cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Tindak Tutur Presiden Jokowi yang Terpilih pada Media Sosial Twitter Anugrah Sari; Ikhwan, M Said; Gusnawaty Gusnawaty
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1718

Abstract

In this study, the researcher focused on examining the speech acts used by the 7th Indonesian President, Ir. H. Joko Widodo or known as Jokowi on his official account on Twitter. This study is aimed to (1) Describe what types of speech act used by Jokowi on Twitter, and (2) Describe about the factors of situation that underlying the use of Jokowi’s speech act on Twitter. The technique used in retrieving the required data is the purposive sampling technique and based on the speech act theory of Austin. It is ramified for three types, namely locutionary act, illocutionary act, and perlocutionary act. This study used a descriptive qualitative method to clarify the problems by using qualitative data that produced descriptive data. The technique of collecting the data referred to the theory of Miles and Huberman (1994) which is divided into four as follows (1) Data collection, (2) Data reduction, (3) Data display, and (4) Conclusion. The result of the research showed that, (1) Jokowi used three types of speech act based on Austin theory as follows (a) locutionary act, (b) illocutionary act, and (c) perlocutionary act. (2) Factors that influence the use of Jokowi’s speech act on Twitter are political factors, economic factors, and social factors.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks dengan Metode Demonstrasi Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Inpres Maliku Fitria E. W. Tumewang; Donal M. Ratu; Mayske R. Liando
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1719

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca teks dengan menggunakan metode demonstrasi di Sekolah dasar Inpres Maliku Amurang khususnya pada kelas IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif kualitatif. Sebelum melakukan penelitian, penelitian melakukan observasi atau melihat keadaan sekolah dan kelas yang ada serta melihat permasalahan yang terjadi [ada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Siklus I dan II, pada tahap Siklus I peneliti belum menemukan nilai yang sesuai dengan standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sehingga peneliti melakukan Siklus yang II untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Siklus I, peneliti mendapatkan hasil presentase 62.5% dan belum memenuhi KKM yang ada di sekolah. Sedangkan KKM yang dituntut dari sekolah 75. Siklus II dilanjutkan dengan mengacu pada langkah-langkah sesuai dengan Siklus I dan peneliti mendapatkan hasil yang signifikan yaitu 80.62%. Setelah mendapatkan hasil yang memuaskan peneliti mengakhiri penelitian ini karena sudah mendapatkan nilai yang melampaui standar nilai sekolah. Hasil sangat memuaskan sehingga peneliti dapat menyelesaikan penelitian dapat menyelesaikan penelitian ini. Peneliti berharap bagi guru kelas khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat melanjutkan metode yang digunakan oleh peneliti agar dapat mempertahankan nilai yang sudah dihasilkan oleh siswa. Nilai yang sudah didapat diharapkan dapat lebih dikembangkan untuk prestasi siswa juga sekolah. Sanagt diharapkan guru dan siswa dapat bekerjasama untuk lebih ditingkatkan lagi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Wacana Stand Up Comedy sebagai Media Kritik Lisma Meilia Wijayanti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1720

Abstract

Di samping fungsi untuk mengubah situasi emosional seseorang, humor juga memiliki fungsi sebagai sarana kritik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kritik yang disampaikan Abdur Arsyad melalui stand up dengan menggunakan pendekatan wacana. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian daskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik simak catat dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Content Analysis. Hasil penelitian menujukkan bahwa wacana stand up comedy Abdur Arsyad “Indonesia Ibarat Kapal Tua” aspek gramatikal yang ditemukan di antaranya pengacuan (reference), pelesapan (ellipses), dan perangkaian (conjungtion). Sedangkan aspek leksikal yang ditemukan diantaranya repetisi (perulangan) dan sinonimi (padan kata). Aspek kontekstual yang ditemukan dalam penelitian ini adalah prinsip penafsiran personal, prinsip penafsiran lokasional, dan prinsip penafsiran temporal. Melalui media stand up jika dianalisis menggunakan pendekatan wacana tekstual dan kontekstual, maka terlihat secara detil maksud dari masing-masing kata yang disampaikan oleh komika. Maksud tersebut memiliki makna secara eksplisit terkait keluh kesahnya terhadap birokrasi yang ada di Indonesia.
Keefektifan Metode Group Investigation dalam Pembelajaran Menyimak Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 6 Wajo Kabupaten Wajo Akhiruddin; Nursalam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penggunaan metode Group Investigation dan metode konvensional dalam pembelajaran menyimak puisi siswa kelas X SMA Negeri 6 Wajo Kabupaten Wajo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (quasi eksperimen). Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas X SMA Negeri 6 Wajo Kabupaten Wajo yang berjumlah 257 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Sampel yang terpilih yaitu kelas X-E sebagai kelas control dan kelas X- F sebagai kelas eksperimen. Data dalam penelitian ini adalah tes hasil menyimak puisi. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik tes. Data hasil penelitian dianlisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode Group Investigation efektif digunakan dalam menyimak puisi. Hal ini dibuktikan oleh banyaknya siswa yang mampu menyimak puisi, yaitu sebesar (76.9%) dengan nilai rata-rata 80; (2) metode konvensional tidak efektif digunakan dalam pembelajaran menyimak puisi. Hal tersebut dibuktikan oleh kurangnya siswa yang mampu menyimak puisi, yaitu hanya sebesar (33.3%) dengan nilai rata-rata 70; (3) ada perbedaan keefektifan penggunaan metode Group Investigation dengan metode konvensional dalam pembelajaran menyimak puisi siswa kelas X SMA Negeri 6 Wajo Kabupaten Wajo. Hasil analisis uji-t yang menunjukkan thitung yaitu 3,624. Ini berarti secara signifikan HO ditolak dan H1 diterima sehingga ada perbedaan keefektifan penggunaan metode Group Investigation dan metode konvensional dalam pembelajaran menyimak puisi siswa kelas X SMA Negeri 6 Wajo Kabupaten Wajo. Dalam hal ini, metode Group Investigation lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi parnasian dibandingkan metode konvensional. Kata kunci: Keefektifan, Metode Group Investigation, Puisi
Revitalisasi Nilai Kearifan Lokal melalui Pembelajaran Debat Bahasa Indonesia Zain Syaifudin Nakrowi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1726

Abstract

Era globalisasi menggerus nilai dan jati diri bangsa Indonesia. Salah satu nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu adalah Hibualamo. Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus membahas proses revitalisasi karakter bangsa melalui pembelajaran bahasa Indonesia berbasis nilai kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memanfaatkan studi pustaka sebagai strateginya. Hasilnya, nilai Hibualamo yaitu O dora, O Hayangi, O baliara, O adili, dan O adiai dapat diintegrasikan dalam materi debat bahasa Indonesia dan berpotensi besar dalam materi pembelajaran yang lain. Nilai-nilai tersebut dapat masuk dalam setiap sintak pembelajaran, khususnya pada materi debat. Hal ini juga akan menjaga esensi debat sebagai pembelajaran kolaboratif. Artinya, esensi debat tidak sebatas pada kompetitif, tetapi pada proses pemecahan masalah secara bersama. Simpulan yang dapat dirumuskan dari penelitian ini yaitu, guru harus lebih inovatif dalam mengambangkan model pembelajaran dalam K-13. K-13 memungkinkan guru untuk menginternalisasi nilai budaya lokal sebagai wujud kontekstualisasi dalam kegiatan pembelajaran.
A Review Of The Act Of Category-Shifts In Giving An Equivalence In French-Indonesian Novel Translation “Orang Asing” By Albert Camus: English Ikhwan Zuhdi; Dadang Sunendar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1728

Abstract

Translation is an action of transferring message from source language (SL) to target language (TL) by using the translation technique. The equivalence is a key that will help the reader in understanding the author’s information. In other words, the activity of translating must obey the technique and strategy in order to transmitting the real meaning of each sentences. This study aimed to reveal and describe the category-shifts and its purpose in Indonesian translation text of the novel “orang asing” by Albert Camus that has been translated from the French version “étranger”in giving an equivalence to the target language (TL). The focus of this study is to identify the type of category-shifts such as “structure-shifts, unit-shifts, class-shifts and intra-system-shifts” using the theory of Catford (1978). The methods using in this study is a qualitative design by Kothari (2004) which intend to do a literature study and observation in the data source. The result of the analysis shows that there are many shifting appear from the source language (SL) to the target language (TL). The first aspect provoke this shifting is the culture of the translators and the second aspect is influenced by the translator’s language style.
Defense Mechanism as a Strategy to Overcome Jacob's Anxiety in William Landay's Defending Jacob Annisa Febriana; Diana Budi Darma
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1730

Abstract

Defense mechanism is a strategy or effort developed by the ego to dispel unpleasant feelings caused by anxiety so that unpleasant feelings and experiences feel better. The purpose of the study are to reveal the type of anxiety experienced by Jacob Barber in William Landay's Defending Jacob and discover how defense mechanisms work to overcome this anxiety. The method used in this study is qualitative by applying Sigmund Freud's anxiety and defense mechanism theory in a psychoanalytic approach. The data in this study are in the form of phrases, sentences, and dialogues contained in the novel Defending Jacob written by William Landay. The results of this study indicate that there are three types of anxiety experienced by Jacob Barber. They are neurotic, moral, and realistic anxiety. In order to overcome these anxiety, Jacob Barber uses five types of defense mechanisms, namely denial, projection, displacement, rationalization, and reaction formation. The types of defense mechanisms that are most often used to overcome the anxiety that arise in Jacob Barber are projection and displacement.
The Representation of Multicultural Values in Pearson Big English 6 ELT Textbook: A Discourse Analysis Suci Rizki Sigid Harahap; Didin Nuruddin Hidayat; Nida Husna; Alek Alek
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1731

Abstract

This research aims to examine the visual components of a Pearson primary school English textbook. By applying visual semiotic theory to the visual aspects (Barthes, 1977), this research demonstrates that the EFL textbook has three kinds of multicultural values: respect for other people's traditions, appreciation for women's equal rights, and appreciation for other people's viewpoints. Three photos exemplified respect for other people's traditions, one exemplified gratitude for women's equal rights, and two exemplified appreciation for another person's viewpoint. Additionally, two visual components identified in this research are classified as source culture (SC), four visual elements are classified as universality culture (UC), and there are no visual elements that reflect target culture (TC). The current study discovered that the EFL Pearson textbook for Indonesian primary school continues to have an asymmetric depiction of multicultural values.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Menulis Fabel Siswa Kelas VII SMPN 2 Kutawaluya Jamilah Mukarromah Akmaliah; Oding Supriadi; Sinta Rosalina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh model discovery learning terhadap pembelajaran menulis materi fabel pada siswa SMP kelas VII di SMPN 2 Kutawaluya. Model pembelajaran discovery learning ini nampak melibatkan aktif mereka sendiri dengan konsep- konsep, gagasan-gagasan dan guru mendorong peserta didik untuk memiliki pengalaman yang memungkinkan mereka menemukan prinsip untuk mereka sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Jenis eksperimen ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu). Tahap-tahap penelitian yakni mengadakan pre-test menulis teks fabel, kemudian diberi perlakuan yakni dalam proses kegiatan pembelajaran menggunakan atau menerapkan discovery learning, setelah itu peneliti mengadakan post-test dan kemudian hasil kedua test tersebut dianalisis untuk melihat pengaruh discovery learning terhadap kemampuan menulis fabel siswa. Hasil penelitian merupakan hasil analisis data pada kedua test yang diberikan peneliti dan simpulan seberapa berpengaruh discovery learning pada pembelajaran menulis fabel siswa kelas VII SMPN 2 Kutawaluya.
Pembelajaran Drama Monolog dengan Menggunakan Model Bermain Peran dan Resepsi Siswa SMA Negeri 1 Beo Agtasyia Mayore; Mayske Rinny Liando; Intama Jemmy Polii
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pembelajaran drama monolog dengan menggunaka model bermain peran bagi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Beo. Dalam perkembangan pendidikan, drama bukan lagi sekedar alat yang memainkan permain, tetapi alat untuk menyampaikan ilmu yang ada di dalam pendidikan formal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif analitik dengan mendeskripsikan atau gambaran terhadap objek penelitian yang diteliti melalui sampel atau data yang dikumpulkan. Sejalan dengan penelitian ini maka siswa dalam kategori sangat mampu yaitu pada rentang nilai 90-100% sebanyak 3 orang, dengan jumlah nilai masing-masing. S01, S05 dan S08 mendapatkan nilai 90 siswa dikategorikan sangat mampu adalah siswa yang benar-benar memahami penjelasan tentang materi yang diberikan mengenai drama monolog menggunakan model bermain peran dan resepsi siswa. Secara umum hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan dalam berdrama monolog. Hal ini dirunjukan dengan melihat tingkat keberhasilan siswa secara keseluruhan mencapai nilai rata-rata 81.00%. Resepsi siswa terhadap pertunjukan drama monolog Mesin Tik Yang Tak Mati pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Beo menunjukkan langsung diberikan kuesioner untuk dijawab pertanyaan-pertanyaan tentang drama monolog tersebut.

Page 16 of 178 | Total Record : 1779