cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) pada Siswa SMA Katolik Rosa De Lima Tondano Fethrin Enggelina Lapulalang; Santje Iroth; Mayske R. Liando
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1758

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas XI SMA Katolik Rosa de Lima Tondano. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan tes awal untuk mendapatkan nilai rata-rata dari seluruh peserta didik yang ada di kelas XI. Dari hasil tes awal sebelum ada perlakuan keterampilan menulis teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning diperoleh hasil peserta didik masih rendah. Dari hasil tes awal peneliti telah mendapatkan acuan untuk melakukan penelitian dengan Siklus I. Hasil dari Siklus I telah menunjukan peningkatan dan mendapatkan nilai 70.33% namun hasil tersebut belum memenuhi standar nilai yang ada. Dilanjutkan dengan Siklus II dan mendapatkan hasil yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal dengan nilai 84.33%. Hasil yang telah didapatkan sangat memuaskan sehingga peneliti mengakhiri penelitian tersebut dengan harapan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat mempertahankan metode yang digunakan peneliti, menulis teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Peneliti berharap guru dan peserta didik dapat bekerjasama untuk mempertahankan atau lebih meningkatkan lagi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Analisis Struktur Genetik Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari Wiwik Artika Sari Ikmal marpaung; Mhd. Isman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur novel, ekspresi pandangan dunia pada tokoh Bung, latar belakang sosial dan nilai-nilai sosial dalam novel Arah Langkah karya Fiersa Besari dengan analisis struktur genetik. Sumber data penelitian ini adalah novel Arah Langkah karya Fiersa Besari berjumlah 300 halaman diterbitkan oleh Mediakita di Jagakarsa, Jakarta Selatan, cetakan pertama 2018. Data penelitian ini adalah gambaran dari tokoh Bung yang mencakup dalam ekspresi pandangan dunia, latar belakang sosial dan nilai-nilai sosial. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode dokumentasi dengan instrumen pedoman dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah mengetahui struktur novel dengan unsur intrinsik yaitu tema, tokoh, alur, dan latar tempat. Kemudian ekspresi pandangan dunia terhadap tokoh Bung mengkisahkan perasaan sedih dibalut dengan kekecewaan yang dialami oleh Bung sangatlah komplit. Terlebih lagi hatinya merasa sangat sakit melihat orang yang sudah ia pilih kini mengkhianatinya. Selanjutnya latar belakang sosial kehidupan Bung merupakan gambaran yang nyata dari segi kehidupan yang dialami oleh tokoh Bung. Tokoh Bung mengalami kesepian dan kesedihan akibat patah hati yang dideritanya. Akan tetapi, Bung tidak begitu saja menyerah dengan keadaan yang dialaminya justru dari patah hati tersebut membuat dirinya ingin berkeliling Indonesia demi mendapatkan ketentraman dan kedamaian bahkan keindahan yang mungkin akan menyejukan hatinya ketika sudah berkeliling Indonesia dan nilai sosial ini merujuk pada menghargai orang lain, tanggungjawab, dan rasa kemanusiaan.
Transivitas dan Konteks Situasi dalam Teks Pidato Nadiem Makarim pada Hari Guru Sedunia 2021: Kajian Linguistik Sistemik Fungsional Warits Kramadanu; Gusnawaty Gusnawaty; Tadjuddin Maknun; Muhammad Hasyim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1762

Abstract

Abstract This study aims to describe transivity and its relationship to the context of the situation in Nadiem Makarim's speech on World Teachers' Day 2021 by using functional systemic linguistic theory as an analytical tool. This research is descriptive with a qualitative approach. The data source for this research is Nadiem Makarim's speech on world teacher's day 2021 which is accessed through the official website of the Ministry of Education and Culture. The method used is the listening method with a note-taking technique. Listening is in the form of reading the entire speech, then recording it and dividing it into clauses. The results showed that from the 25 clauses, there were two participants, namely human participants and non-human participants. Human participants became the participants with the most occurrences. There were five types of processes which consisted of material, mental, relational, existential and verbal processes. The type of material process is the process that occurs most frequently. There were five circumstantials which consisted of circumstantial causes, methods, locations, ranges and views. The circumstantial most commonly found is the cause circumstantial. Based on the results of the transivity research in relation to the context of the situation, it can be seen that Nadiem Makarim wants to emphasize that work ethic, competence and real action are important things in advancing education in Indonesia, especially during this pandemic.
Penerapan Asesmen Autentik Materi Menulis Teks Anekdot Kelas X SMA Farah Ayuni; Andiopenta Purba; Akhyaruddin Akhyaruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1763

Abstract

Asesmen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan asesmen auntentik materi menulis teks anekdot kelas X SMA. Subjek pada penelitian ini yakni guru bahasa Indonesia dan objek penelitian ini ialah penerapan asesmen autentik yang diterapkan guru pada materi menulis teks anekdot. Metode yang digunakan dalam pembahasan artikel yakni metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan asesmen autentik pada materi menulis teks anekdot kelas X SMA dapat ditempuh melalui kegiatan; (1) Perencanaan Penerapan Asesmen Auntentik (2) Pelaksanaan Penerapan Asesmen Auntentik (3) Evaluasi Penerapan Asesmen Auntentik, serta mendeskripsikan kendala-kendala yang terjadi pada saat guru menerapakan assement ini.
Alih Kode dan Campur Kode Bahasa Toraja dengan Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas X SMK Kristen Palopo Etik Etik; Harsia Harsia; Kartini Kartini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1769

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan alih kode dan campur kode Bahasa Toraja dengan bahasa Indonesia pada siswa kelas X SMK Kristen Palopo, 2) Faktor yang menyebabkan siswa melakukan alih kode dan campur kode bahasa Toraja dan bahasa Indonesia, dan dampak terhadap proses belajar mengajar mata pelajaran bahasa Indonesia. Data penelitian ini adalah data langsung yang bersifat alamiah tanpa ada proses pemberian tindakan terhadap sumber data atau objek. Sumber data dalam penelian ini adalah siswa kelas X SMK Kristen Palopo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) alih kode dan campur kode bahasa Toraja dengan bahasa Indonesia yaitu penyisipan unsur kata, frasa dan klausa, 2) faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan alih kode dan campur kode, yaitu faktor linguistik terjadi karena padanan bahasa Toraja kurang padanan katanya dan faktor nonlinguistik, yaitu kesantaian bahasa, lebih mengakrabkan, dan kebiasaan, dan 3) dampak yang menyebabkan alih kode dan campur kode, yaitu dampak negatif dan positif dalam pengajaran bahasa Indonesia. Secara tidak sadar dampak negatif pada siswa diajarkan pada kaidah-kaidah bahasa daerah kedalam bahasa Indonesia. Sedangkan dampak positif terjadi dalam hal penyampaian materi yang cepat dimengerti dibandingkan dengan menggunakan bahasa Indonesia
Strategi Pembelajaran Budaya dan Sistem Kepercayaan Masyarakat Bugis, Dari Mitos Ke Logos, Dan Fungsional (suatu Tinjauan Filsafat Budaya C.A. van Peursen) Sunarni Yassa; Muhammad Hasby; Edi Wahyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i2.1818

Abstract

Perkembangan budaya dan kepercayaan masyarakat Bugis, tidak terlepas dari peran dan fungsi mitologi, meskipun mitos tidak memberikan bahan informasi kepada manusia bahwa kekuatan-kekuatan ajaib itu seperti apa bentuknya, tetapi minimal dapat membantu manusia agar mampu menghayati daya-daya itu sebagai kekuatan yang mempengaruhi dan menguasai alam kehidupan. Menurut C. A. van Peursen strategi dalam memahami perkembangan budaya terbagi dalam tiga tahap, yakni; tahap mitis, tahap ontologis, dan tahap fungsional. Pada masyarakat Bugis dalam tahap mitis telah nampak di periode Galigo yang menggambarkan gejala-gejala metafisik tentang awal-mula terciptanya dunia, dan bagaimana Dewa di langit menempatkan penguasa di muka bumi. La Toge’ Langi’ (Batara Guru) yang diturunkan di Ware’ Luwu dan mempunyai kekuasaan mutlak. Masyarakat Bugis pada tahap ontologis, telah terdapat konsep-konsep Dewa tertinggi yang disebut To-Palanroe, hal ini terdapat pada kaum To-Lotang di Sidrap. Kemudian kepercayaan seperti itu juga terdapat di Kajang yang disebut kepercayaan Patuntung yang dipimpin oleh seorang pemimpin kepercayaan yang disebut Amma-toa (ayah tertua), konsep dewa tertinggi mereka disebut Turie a’ra’na (Orang yang berkehendak). Dalam prosesi penyembahan terhadap Dewata, bissu dapat memiliki posisi di luar sistem kemasyarakatan dengan berperan sebagai pendeta, dukun, serta ahli “ritual trance” (kemasukan oleh roh), dalam bahasa Bugis disebut asoloreng, ia adalah penghubung antara umat manusia dengan dunia Dewa. Kemudian ditahap fungsional, budaya masyarakat Bugis dapat dilihat dalam hal kepemimpinannya, walaupun tidak memiliki satu pemimpin (raja) yang sama, tetapi mereka membuat persahabatan yang mereka sepakati, yang dapat mempersatukannya.
Analisis Sirkumstan dalam Teks Terjemahan dengan Pendekatan Sistemic Functional Linguistics (SFL) Irawati; Gusnawaty; Tadjuddin Maknun; Muhammad Hasyim; Asriani Abbas
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1771

Abstract

This research is a descriptive research. In this study, researchers analyzed the circumstantial elements contained in a children's story book entitled The 7 Habits of Happy Kids by Sean Covey and its translation. The approach used in this research is Systemic Functional Linguistic (SFL). The method used in this study is the results showed that the types of circumtances that appear in the bilingual children's story book are 7 types of circumtances consisting of: location, extension, role, matter, manner, accompaniment and cause circumtances. The seven circumstantials are formed by words, groups of words and prepositional phrases. These forms can be grouped into: (1) accompaniment circumstantial formed by prepositional phrases, (2) circumstantial ways include 4 types, namely tools, quality, comparison and degree. The method circumstantial (tool and comparison) is formed by prepositional phrases and word groups while the manner (quality and degree) circumstantial is formed by words and word groups, (3) the location circumstantial includes 3 types, namely time, place and space. Time and place circumstantials are formed by words, groups of words and prepositional phrases while space circumstantials are only formed by prepositional phrases, (4) role circumstantials are formed by prepositional phrases and word groups, (5) external circumstantials are formed by words, groups of words and prepositional phrases, (6) circumstantial matter is formed by prepositional phrases, and (7) circumstantial cause includes 3 types, namely behalf, purpose and reason. The three types of circumstantial cause are only formed by prepositional phrases. Children's stories in the books studied are dominated by circumstantial time and place locations. Keywords: transivity, circumtances, translated text
Kajian Linguistik Fungsional Sistemik: Konkretisasi Makna Ideasional dalam Pidato Cinta Laura pada Malam Peluncuran Moderasi Beragama Syamsurijal; Gusnawaty; Tadjuddin Maknun; Muhammad Hasyim; Asriani Abbas
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1777

Abstract

Penelitian ini fokus pada makna Ideasional. Makna ideasional melingkupi sistem transivitas yang dipahami sebagai proses dan memahaminya berada pada level analisis klausa. Tujuan penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan makna ideasional melingkupi sistem transivitas (proses dan sirkumtans) dalam pidato Cinta Laura pada malam peluncuran moderasi beragama. Penelitian ini bersifat `deksriprif kualitatif dengan menerapkan pendekatan linguistik fungsional sistemik (LFS) sebagai pisau analisis dalam mengkaji pidato Cinta Laura pada malam peluncuran moderasi beragama. Metode dalam peneltian ini menggunakan metode simak dengan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa proses yang muncul antara lain; proses material, mental, relasional, behavioral dan ekstensial. Dari beberapa proses yang muncul, unsur proses mental adalah sangat banyak muncul dengan kemunculan sebanyak 15 (51%), ini menunjukkan bahwa Cinta Laura melalui pidatonya lebih menekankan pada masyarakat agar bisa merasakan, serta sadar akan pentingya akal kritis dalam beragama guna menjadikan agama landasan membentuk akhlak manusia. Sirkumtans yang terdapat dalam pidato Cinta Laura pada malam peluncuran moderasi beragama meliputi; tempat, cara, sebab, peran, sudut pandang/perspektif, rentang/waktu. Dari beberapa kategori sirkumtans yang muncul, sirkumtans berkategori sebab sangat sering muncul dengan kemunculan sebanyak 14 (53%), ini menunjukkan bahwa Cinta Laura lebih menekankan pada tujuan yang ingin diraih bersama dalam hal mewujudkan akhlak manusia yang sehat. Hasil penelitian transivitas dalam pidato Cinta Laura pada malam peluncuran moderasi beragama dapat diketahui bahwa Cinta Laura lebih menekankan kepada masyarakat agar sadar dan mampu berpikir kritis untuk mewujudkan akhlak manusia yang sehat.
Analisis Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Ancika Karya Pidi Baiq (Tinjauan Sosiologi Sastra) Abdul Harun; Slamet Triyadi; Imam Muhtarom
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial dalam novel karangan Pidi Baiq dengan judul Ancika. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif sendiri banyak jenis-jenisnya, dalam penelitian dengan metode kualitatif yang digunakan yaitu jenis deskriptif analisis. Metode deskriptif analitis adalah suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data kutipan yang telah terkumpul. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, simak dan catat. Teknik pustaka merupakan teknik yang menggunakan sumber tertulis untuk memperoleh data, sedangkan simak dan catat menunjukkan bahwa peneliti sebagai instrumen kunci melakukan penyimakkan secara cermat, terarah, dan teliti selama pengumpulan data dengan memanfaatkan pedoman analisis yang telah dirumuskan terhadap sumber data terkait. Hasil penelitian yang disajikan peneliti yakni mencakup tujuh nilai sosial berdasarkan teori Risdi, di antaranya: nilai kepribadian, kebendaan, biologis, kepatuhan hukum, pengetahuan, agama, dan keindahan.
Analisis Nilai Moral dalam Novel Iblis Menggugat Tuhan Karya Shawni Muhammad Rusdi; Muhammad Idris; Nurmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai Moral dalam Novel Iblis Menggugat Tuhan Karya Shawni dan mendeskripkan masalah nilai moral yang terdapat pada novel Iblis Menggugat Tuhan karya Shawni. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode dokumen. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan novel Iblis Menggugat Tuhan karya Shawni, metode analisis isi (content analysis) untuk mengungkapkan isi pesan dalam novel Iblis Menggugat Tuhan, dan metode interpretasi penulis gunakan dalam memahami melalui isi buku dengan menangkap arti dan nuansa uraian yang disajikan. Hasil penelitian ini yaitu nilai-nilai moral dalam novel Iblis Menggugat Tuhan yaitu kebersihan, kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan.

Page 17 of 178 | Total Record : 1779