cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Tindak Tutur Ekspresif dalam Perspektif Cyberpragmatics Fatmawati Fatmawati; Rika Ningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3165

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beragamnya fungsi tindak tutur ekspresif berdasarkan cyberpragmatics. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah fungsi-fungsi tindak tutur ekspresif berdasarkan perspektif cyberpragmatics. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi fungsi-fungsi tindak tutur ekspresif berdasarkan perspektif cyberpragmatics. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah aktivitas berbahasa yang terdapat dalam kolom komentar akun Instagram @detikcom yang diposting pada tanggal 9 Juni 2023 berjumlah 2509 komentar. Data dalam penelitian ini adalah seluruh tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam kolom komentar yang berjumlah 511 tuturan. Pengumpulan data dilakukan melalui dua teknik yakni teknik dokumentasi dan teknik baca. Analisis data dilakukan dengan identifikasi data, klasifikasi data, dan interpretasi hasil penelitian. Setelah dilakukan rangkaian prosedur penelitian, diperoleh 13 fungsi tindak tutur ekspresif yakni fungsi memuji, mengucapkan terima kasih, memohon maaf/memaafkan, menyalahkan, mengucapkan belasungkawa, menuduh, menaruh simpati, mengeluh, mencaci, mendukung, menolak, dan mengejek. Fungsi tindak tutur ekspresif yang dominan muncul adalah fungsi menolak. Sikap psikologis yang menyebabkan muncul tindak tutur ekspresif menolak dalam perspektif cyberpragmatics adalah tidak suka, kesal, marah, dan kecewa. Sementara itu, fungsi tindak tutur yang tidak ditemukan adalah fungsi tindak tutur ekspresif menyelak, mengucapkan selamat, menyambut, dan mengampuni. Ketidakmunculan fungsi-fungsi tindak tutur ekspresif tersebut berkaitan dengan konten postingan yang tidak mendukung. Berdasarkan perspektif cyberpragmatics, kemunculan fungsi-fungsi tindak tutur ekspresif berbeda-beda tergantung konten postingan yang ditampilkan.
Realitas Kesantunan Berbahasa Gen-Z di Era Digital Rika Ningsih; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3167

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukan banyaknya ketidaksantunan berbahasa Gen Z (mahasiswa) ketika berkomunikasi dengan dosen. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah realitas kesantunan berbahasa Gen Z (mahasiswa). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kenyataan kesantunan berbahasa Gen Z (mahasiswa) dalam berkomunikasi melalui media sosial Whatsapp dengan dosennya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah aktivitas berbahasa yang terdapat dalam chat mahasiswa kepada dosennya pada aplikasi Whatsapp. Data dalam penelitian ini adalah chat mahasiswa yang mengandung skala kesantunan berbahasa Leech. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, FGD, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan sesuai dengan prosedur penelitian analisis isi yaitu coding, klasifikasi, analisis dan deskripsi. Berdasarkan pengumpulan dan analisis data penelitian ditemukan 162 data chat mahasiswa yang mengandung beberapa skala kesantunan Leech. Skala kerugian dan keuntungan (Cost- benefit scale) ditemukan sebanyak 14 data. Skala pilihan (Optionality scale) ditemukan sebanyak 21 data. Skala ketidaklangsungan (Indirecness scale) ditemukan sebanyak 31 data. Skala keotoritasan (Authority scale) ditemukan sebanyak 25 data. Skala jarak sosial (Social distance scale ) ditemukan sebanyak 25 data. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian ini simpulan. Pertama, mahasiswa (Gen Z) kurang memperhatikan kesantunan dalam berbahasa. Hal tersebut tergambar dari banyaknya pelanggaran skala kesantunan Leech yang ditemukan dalam penelitian ini. Kedua, mahasiswa (Gen Z) tidak bisa lagi menempat posisinya sebagai mahasiswa yang seharusnya santun berbahasa kepada orang yang lebih tua dalam hal ini adalah dosennya. Ketiga, kesantunan berbahasa mahasiswa (Gen Z) dipengaruhi oleh teknologi yang sedang berkembang saat ini.
Analisis Pendekatan komunikatif Pembelajaran Bahasa Indonesia Ahmad Mubarok Mubarok; Haryadi Haryadi; Agus Nuryatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3168

Abstract

Istilah pendekatan menggambarkan posisi awal atau sudut pandang yang mengarahkan seseorang sepanjang proses belajar. Salah satu aspek pembelajaran bahasa Indonesia yang perlu ditingkatkan adalah pendekatan pedagogi. Salah satu metode peningkatan pembelajaran yang bersifat komunikatif adalah salah satu pendekatan. Pendekatan komunikatif menekankan pada pertumbuhan dan perkembangan keterampilan komunikatif siswa dalam berbagai konteks, termasuk suasana formal dan informal. Pemeriksaan terhadap atribut pendekatan komunikatif dilakukan sehubungan dengan sudut pandang peserta didik, fungsi instruktur, sumber pengajaran, dan tujuan pendidikan. Pendekatan komunikatif membedakan diri dengan menitikberatkan pada partisipasi siswa, perkembangan belajar, dan sasaran pembelajaran. Pusat perhatian utama dari pendekatan ini adalah memberikan siswa keterampilan komunikasi yang efektif. Siswa menjadi subjek utama dalam penerapan pendekatan komunikatif yang secara penuh melibatkan mereka (siswa berpusat), guru memiliki peran terbatas sebagai penyedia fasilitas.
Efektivitas Penggunaan Media Powtoon pada Pembelajaran Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X SMA Taruna Nusantara Tahun Ajaran 2023/2024 Pebri Dwi Lesmono Nugroho; Haryadi Haryadi; Agus Nuryatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan pembelajaran menulis teks anekdot pada kelas yang menggunakan dan kelas yang tidak menggunakan media powtoon, (2) membuktikan efektivitas penggunaan media powtoon pada pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Taruna Nusantara Tahun Ajaran 2023/2024. Pre-eksperimental merupakan metode yang digunakan dengan jenis desain one group pretest posttest. Siswa kelas X yang terdiri atas 12 kelas merupakan populasi penelitian ini. Kelas X-1 merupakan sampel penelitian yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Selanjutnya, data diambil berdasarkan tes saat pretest dan posttest. Uji-t merupakan analisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan penerimaan materi pembelajaran teks anekdot antara siswa yang mendapatkan media powtoon dengan yang tidak mendapatkannya. 2) Penggunaan media powtoon terbukti efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Taruna Nusantara.
Enhancing Writing Literacy Teachers’ through AI Development Fitri Wulandari; Missy Tri Astuti; Marhamah Marhamah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3175

Abstract

The rapid evolution of technological tools, particularly Artificial Intelligence (AI), has resulted in the integration of technology-aided learning resources within educational environments. This study focuses on teachers' utilization of AI and technology tools in the context of English academic writing and its impact on their writing literacy. This research employs a qualitative approach, gathering data through questionnaires involving 20 English teachers from junior high schools. The findings highlight that these tools encourage and facilitate the enhancement of writing skills among teachers. Participants indicated using tools such as Grammarly, Quill Bot, ChatGPT, Mendeley, and Turnitin, which offer direct feedback, corrections, and aid in writing skills development. Specifically, the participants reported that these tools contribute to their comprehension of grammatical rules and vocabulary acquisition. Moreover, they found these tools instrumental in crafting more cohesive and coherent writing. This study suggests that integrating technology tools into English academic writing has the potential to transform the development and assessment of writing abilities. Nonetheless, it remains crucial for teachers to strike a balance between utilizing these tools and nurturing their writing skills to ensure ongoing writing enhancement
Upaya Baru Peningkatan Literasi Milenial: Studi Fenomenologi Album di Belantara Kata Karya Band Ruangbaca Hilda Hilaliyah; Mintowati Mintowati; Mulyono Mulyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3178

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Pertama, untuk mendeskripsikan fenomenologi Band Ruangbaca yang berupaya untuk mengampanyekan atau meningkatkan budaya literasi. Kedua, fenomena budaya literasi dalam kumpulan lirik lagu pada Album di Belantara Kata yang terdiri dari sebelas lagu oleh Ruangbaca. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah teknik baca-catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada fenomena upaya mengampanyekan atau meningkatkan budaya literasi di masyarakat melalui lagu. 2) latar belakang terciptanya lirik lagu dalam Album di Belantara Kata sangat berpengaruh dengan upaya mereka meningkatkan minat literasi masyarakat dengan penggunaan kata perpustakaan, buku, manusia, dan hubungan diantara ketiganya.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Teks dengan Teknologi Animasi sebagai Internalisasi Nilai-Nilai Religius Vio Amandini Afriliana; Haryadi Haryadi; Agus Nuryatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3180

Abstract

Pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks didasarkan pada empat prinsip yang sering diabaikan, pendekatan ini menjadi sangat penting untuk diterapkan di sekolah-sekolah. Salah satu dari prinsip-prinsip ini adalah sebagai berikut: (1) bahasa harus dilihat sebagai teks, bukan semata-mata kumpulan kata atau kaidah kebahasaan; (2) penggunaan bahasa adalah proses memilih bentuk bahasa untuk mengungkapkan makna; (3) bahasa bersifat fungsional, yaitu bahasa harus digunakan dalam konteks karena mencerminkan sikap, ide, nilai, dan ideologi penggunanya; dan (4) bahasa adalah alat untuk menyampaikan informasi. Pembelajaran teks hikayat dalam kurikulum merdeka diajarkan atau diberikan di jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan. Materi teks hikayat ini dapat diperoleh di kelas X semester pertama yaitu pada Bab 3 Bijak Menelusuri Kehidupan, dengan capaian pembelajaran pada elemen membaca atau memirsa yaitu siswa mampu mengidentifikasi ide dan makna kata dalam hikayat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Alur pembelajaran meliputi building knowledge of field, modelling, joint construction, dan independent construction. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran berbasis teks dengan teknologi animasi sebagai internalisasi nilai-nilai religius.
Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi dengan Model Pembelajaran CIRC Berbantun Media Audiovisual pada Siswa Kelas X SMA Kristen Terang Bangsa Kurikulum Merdeka Michael Johan Sulistiawan; Agus Nusyatin; Haryadi Haryadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3182

Abstract

Dalam keterampilan berbahasa salah satunya adalah menulis dan membaca, kedua keterampilan ini saling berkaitan dan oleh karena hal itu maka dalam dunia Pendidikan dikenal dengan metode CIRC Cooperative Integrated Reading and Composition. Pada jenjang Pendidikan sekolah menengah atas kelas x kurikulum Merdeka terdapat materi yaitu menulis teks laporan hasil obervasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat kemampuan siswa kelas X SMA Kristen Terang Bangsa dalam menulis teks laporan hasil observasi dengan model pembelajaran CIRC berbantu media audiovisual. Penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan teknik yang teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantu media audiovisual, siswa kelas X SMA Kristen Terang Bangsa mampu menulis teks laporan hasil obervasi dengan sangat. Indikator penilaian yang diperoleh adalah 94,5% yang sesuai dengan indikator penilaian tergolong sangat baik. Secara rinci, hasil penelitian tersebut, yaitu: kesesuaian struktur teks observasi 95,5% (baik sekali), ketepatan isi dan 98% (baik sekali), pengungkapan secara detail dan 90% (baik sekali). Keseimpulannya adalah penggunaan model pembelajaran CIRS berbantu media audiovisual sangat baik dan sangat membantu peserta didik untuk memahami materi yang disampaikan dan memudahkan mereka untuk menulis teks laporan hasil observasi.
Love Language Expressions among Newlyweds and Long-Married Couples: Interpersonal Communication’s Perspective Hikmanisa Bahtiar; Hamzah A. Machmoed; Harlinah Sahib
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3183

Abstract

The purpose of this research was to explore the dynamics of love language and the nature of interpersonal communication in encouraging healthy communication in marriage. The research employed a mixed-methods approach to investigate the love languages of newlywed and long-married couples. The sample used is nonprobability sampling, where the population consists of married individuals. Thus, a purposive sampling strategy was employed. For this reason, 64 married individuals from the Bone area were included in the research, divided into 32 newlyweds and 32 long-married couples, each in the Tanete Riattang Barat sub-district, where three of each marital length willingly participated in an in-depth interview. Descriptive and thematic analysis were the types of analysis employed. The findings revealed several key points. Firstly, there is a wide spectrum of love language expressions. Second, "physical touch" was found to be the primary love language among newlyweds. In contrast, long-married couples expressed love primarily through "acts of service. Third, the research further revealed a significant correlation between the duration of marriage (whether newlyweds or long-married couples) and their primary love language, revealing that the duration of marriage may change the way couples express their feelings. Finally, it is worth noting that the findings were limited by a lack of awareness of the sociolinguistic nature of the research population.
Rekontruksi Asesmen Formatif Modul Ajar Teks Deskripsi Bagi Siswa SMP di Era Merdeka Belajar Rifa Aulia; Michael Johan Sulistiawan; Wagiran Wagiran; Deby Luriawati Naryatmojo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekontruksi asesmen formatif pada soal dan rubrik penilaian dalam modul ajar teks deskripsi. Asesmen formatif memiliki peran penting dalam mengukur kemajuan belajar siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah modul ajar bahasa Indonesia materi teks deskriptif kelas VII. Dapat penelitian berupa butir soal dan rubrik penilaian. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa teknik baca catat. Teknik analisis data meliputi; tahap reduksi data, penyajian data, dan tahap terakhir yaitu penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa rekonstruksi asesmen formatif dapat meningkatkan efektivitas penilaian siswa dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Revisi modul ajar dan instrumen penilaian diperlukan untuk memperbaiki spesifikasi pertanyaan, rubrik penilaian, dan tingkat kognitif yang diinginkan. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi asesmen formatif pada soal dan rubrik penilaian dalam modul ajar teks deskripsi untuk meningkatkan kualitas penilaian dan pembelajaran bahasa Indonesia.

Page 40 of 178 | Total Record : 1779