cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
The Correlation Between Metacognitive Reading Strategies, Vocabulary Mastery and Reading Comprehension of The Ninth-Grade Students In SMP Negeri Hindu 2 Payangan Ni Putu Pebriyanti; Ni Made Ratminingsih; Made Hery Santosa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3076

Abstract

Reading is a process of getting information and understanding the message of printed material. The research objective was to know 1) How much do metacognitive reading strategies contribute to students’ reading comprehension of ninth- grade students. 2)How much does vocabulary mastery contribute to students’ reading comprehension in the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan. 3) How much do metacognitive reading strategies and vocabulary mastery simultaneously contribute to students’ reading comprehension of the ninth-grade students. The research instruments, tests and questionnaire, were administered to collect the required data. The samples of this study were 164 students. They were selected through total sampling technique. Linear regression and multiple regression were carried out to analysis the data that assisted by SPSS 26.0 version. Based on the results of the research instruments, it could be concluded. The contribution of students’ metacognitive contribute of 33,3% towards reading comprehension and there is a significant contribution of metacognitive reading strategies to students’ reading comprehension of the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan in the academic year 2023/2024. Moreover, students’ vocabulary mastery contributes 50,8% towards reading comprehension and there is a significant contribution of metacognitive reading strategies to students’ reading comprehension of the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan, and the contribution of metacognitive reading strategies and vocabulary mastery to students’ reading comprehension was 35.1%. There is a significant contribution of metacognitive reading strategies to students’ reading comprehension of the ninth-grade students in SMPN 2 Payangan.
Sarcasm in Social Media: A Study of Comments on Sam Smith's Instagram Posts Iraisha Fadilah; Agus Wijayanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3077

Abstract

This study aims to explain the types of sarcasm expressions and determine the purpose of sarcsm used by netizens in Sam Smith's Instagram comment column. Descriptive qualitative was used in this research. The objects of the research were sarcasm in netizen comments on Sam Smith's Instagram posts and their intended meaning. Documentation was employed to collect the research data and content analysis was employed to observe the sarcasm. The findings revealed that four types of sarcasm were used by netizens to comment Sam Smith's Instagram posts, including propositional, lexical, like - prefix, and illocutionary sarcasm. The study found five purposes of sarcasm: sophistication, evaluation, politeness, persuassive communication, and retraction.
Menguak Isotopi Pandemi Covid-19 dalam Cerpen Koran Digital Indonesia Sri Ulina Br Sembiring; Sumiyadi Sumiyadi; Halimah Halimah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan simbolisme isotopi cerita pendek (cerpen) yang dimuat dalam koran digital Indonesia era pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penelaahan isotopi dengan fokus penggunaan istilah dan konsep dalam setiap narasi serta hubungannya dengan realitas. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa cerpen-cerpen yang dimuat dalam Kompas, Republika, Jawa Pos, Media Indonesia, dan Koran Tempo dalam rentang waktu Maret 2020 hingga Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isotopi sebagai alat ekspresi dalam cerpen untuk menggambarkan perasaan, pengalaman, dan pandangan masyarakat selama masa pandemi. Adapun isotopi yang ditemukan meliputi isotopi kesehatan, isotopi psikologis, isotopi isolasi, isotopi solidaritas, isotopi ketidakpastian, isotopi perubahan sosial, dan isotopi ruang. Analisis ini juga akan membantu memahami pemahaman budaya dan sosial masyarakat Indonesia terhadap pandemi Covid-19 melalui karya sastra serta isu-isu terkait pandemi yang diintegrasikan ke dalam cerita pendek.
Analisis Kebutuhan Dalam Pengembangan Asesmen Diagnostik Literasi Informasi Mahasiswa dalam Penulisan Karya Ilmiah Iffatul Khoiroh; Kusubakti Andajani; Didin Widyartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3082

Abstract

Literasi informasi dalam penulisan karya ilmiah memiliki peran yang sangat penting. Setiap mahasiswa harus memiliki kemampuan dalam menerapkan literasi informasi, terutama dalam menulis karya ilmiah. Dalam hal ini peneliti ingin mengembangkan asesmen diagnostik literasi informasi yang didasarkan pada Standar Kompetensi Literasi Informasi di perguruan tinggi yang diterbitkan Association College Research Library (ACRL). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengenali kebutuhan pengembangan instrumen asesmen diagnostik literasi informasi dalam penulisan karya ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara pengajar mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah dan angket mahasiswa. Hasil dari penelitian ini terdapat empat kesimpulan yang menjadi landasan perlunya pengembangan instrumen asesmen diagnostik ini, yaitu (1) menemukan permasalahan mengenai mahasiswa yang belum mampu dalam mengumpulkan kebutuhan informasi yang akan digunakan sebagai topik bahasan dalam menulis sebuah karya ilmiah, (2) mahasiswa yang belum mampu mencari bahan yang akan digunakan sebagai rujukan, (3) perguruan tinggi belum pernah melakukan diagnosis dari kesulitan yang dialami mahasiswa dalam memahami literasi informasi, dan (4) terdapat 5 komponen yang menjadi rekomendasi sebagai indikator untuk mendiagnosis literasi informasi mahasiswa, yaitu menentukan kebutuhan informasi, mengakses sumber informasi, mengevaluasi data, menggunakan data, dan memahami rujukan sesuai hak akses sumber informasi.
Analysis Of Derivational Affixes Found In Sentences Written By The Efl Students Of Tadulako University Shanti Rachmawati Afrilya; Siska Bochari; Hastini; Mochtar Marhum
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3102

Abstract

The objectives of this study were to find out the most dominant and the most difficult function of derivational affixes in the sentences written by the students, and also to know the factor that influences students difficult to use the function of derivational affixes. The design of this study was quantitative descriptive with population were the 5th semester students of English education study program of Tadulako University who have taken the Morphology subject. The sample of this study was 151 students of the 5th semester students used simple random sampling technique. The instruments to collect the data were test and questionnaire. The result of the data analysis show that: (1) the most dominant function of derivational affixes used by the students was verbal suffix –ize that has function to change noun become verb, (2) the most difficult function of derivational affixes used by the students was the suffix -wise as the adverbial suffix that attached to a noun to form an adverb, (3) there were two factors influencing the students difficult in using the function of derivational affixes which was internal factor.
Artikulasi Budi Pekerti dalam Pembelajaran Pantun di SMP Negeri 1 SBB Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Mariana Lewier; Romilda Arivina da Costa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3103

Abstract

Pantun merupakan salah satu bentuk sastra daerah di Indonesia, termasuk di Maluku, yang tersebar, baik secara lisan maupun tertulis. Penggunaan bahasa Melayu Ambon sebagai media penyampaian memungkinkan persebaran pantun ini ke seluruh pelosok Maluku. Bahasa Melayu Ambon sebagai basantara dalam komunikasi sehari-hari masyarakat Maluku membuat pantun berbahasa Melayu Ambon dikenal dengan baik hingga saat ini. Penggunaan pantun Melayu Ambon dalam berbagai acara formal dan nonformal juga sangat beragam. Berkaitan dengan persebaran dan penggunan pantun Melayu Ambon di Maluku, penelitian ini hendak memfokuskan pada aspek artikulasi pantun dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP. Pantun merupakan salah satu materi pembelajaran sastra klasik yang terdapat dalam Kurikulum SMP yang disesuaikan pula dengan karakteristik pendidikan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini akan melihat bagaimana model pembelajaran multiliterasi dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis pantun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pra-Eksprerimental One group Pretest-Postest yang digunakan untuk memahami pantun dan artikulasi budi pekerti dalam kaitannya dengan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Kecamatan Kairatu. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan pembelajaran multiliterasi dalam menulis pantun, khususnya artikulasi pantun yang mengandung budi pekerti lewat pantun berjenis nasihat. Hal ini terbukti dari nilaihasil tes akhir yang memenuhi KKM, yakni 71,75.6
Bentuk Tuturan Interferensi Bahasa Mahasiswa IAIN Ambon pada Peristiwa Tutur Bahasa Indonesia Syaidah Syaidah; Nanik Handayani; Israwati Amir; Ijriah Musaali
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3106

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Ambon pada pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif menggunakan pendekatan etnografi sosiolinguistik dengan data peristiwa tutur mahasiswa. Teknik pengumpulan datanya berupa simak dan cakap, sedangkan teknik analisis data melalui penyajian, pereduksian, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dari bentuk interferensi bahasa mahasiswa IAIN Ambon pada peristiwa tutur pembelajaran Bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 125 data dari 52 korpus data: 1) bentuk interferensi produktif sebanyak 34 data, dan 2) bentuk interferensi sistemik sebanyak 91 data yang diuraikan sebagai berikut: a) interferensi sistemik fonologi sebanyak 32 data yang terbagi atas: tambahan fon e sebanyak 26 data, tambahan fon h sebanyak 2 data dan pengurangan fon h sebanyak 1 data, tambahan fon g sebanyak 2 data dan pengurangan fon g sebanyak 1 data, serta pengurangan fonem k sebanyak 1 data, b) interferensi sistemik morfologi sebanyak 12 data yang terbagi atas: prefik-sufiks sebanyak 1 data, prefix 6 data, sufiks 2 data, reduplikasi 1 data, dan klitik -nya 2 data, c) interferensi sistemik sintaksis 47 data yang terdiri dari: i) interferensi kata sebanyak 36 data, diantanya: adverbia 6 data, pronomina 6 data, verba 8 data, nomina 9 data, dan partikel sebanyak 7 data, ii)interferensi frasa sebanyak 6 data, diantanya: frasa adjectiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 1 data, iii) interferensi klausa sebanyak 5 data, diantaranya: klausa bebas sebanyak 3 data dan klausa terikat sebanyak 2 data yang disebabkan karena tiga faktor, yaitu kemampuan bilingual penutur, penggunaan gaya bahasa, dan pengaruh bahasa ibu.
Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa: Analisis Profil dan Problematika Pembelajaran Zain Syaifudin Nakrowi; Dadang S. Ansori; Yeti Mulyati; Yuliana Setyaningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3107

Abstract

Kemampuan menulis argumen sangatlah penting dan kompleks. Oleh karena itu, penelitian mengenai kemampuan menulis argumentasi sering dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas menulis argumentasi siswa untuk memetakan profil dan problematika pembelajaran menulis argumentasi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji kemungkinan konsep berpikir kritis sebagai model pembelajaran menulis argumentasi. Metode yang digunakan adalah metode campuran. Statistik sederhana digunakan untuk analisis kualitatif. Objek penelitiannya adalah 173 siswa dari 5 (lima) SMA Negeri di Jawa Tengah. Hasil penelitiannya adalah: 1) tingkat kemandirian berpikir siswa rendah; sebanyak 69,94% karya siswa tidak lolos uji kemiripan; 2) Rata-rata hasil karya siswa secara keseluruhan berada pada klasifikasi rendah dengan perolehan skor 1,19 dari rentang 0,00-4,00; 3) Secara konseptual, berpikir kritis dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran menulis argumentasi. Berdasarkan hasil tersebut maka penguatan literasi, keteladanan, dan melibatkan berpikir kritis sangat penting dalam pembelajaran menulis argumentasi. Guru dan siswa harus meningkatkan kemampuan literasinya. Literasi sangat penting dalam menulis argumen. Struktur jaminan tersebut hanya akan terpenuhi apabila penulis mempunyai kemampuan literasi yang baik. Siswa harus diberikan contoh bagaimana memperoleh dan menggunakan informasi dalam menyusun teks argumentatif. Selain itu, siswa harus terbiasa menentukan tujuan, merumuskan pertanyaan, menggali informasi, menarik kesimpulan, membuat konsep, melihat berbagai asumsi, mempertimbangkan implikasi, dan mengkonstruksi sudut pandang. Dengan cara ini, siswa dapat menyusun argumen dengan struktur klaim, landasan, pernyataan, jaminan, dan sanggahan.
Analisis Wacana Kritis Surat Edaran Gubernur NTB tentang Pencegahan Covid-19: Aplikasi Model Fairclough Sukarismanti Sukarismanti; Rustono Rustono; Hari Bakti Mardikantoro; Samsudin Samsudin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3110

Abstract

Penelitian ini fokus pada analisis wacana kritis terhadap Surat Edaran Gubernur NTB tentang pencegahan penularan COVID-19 selama masa libur panjang dan cuti Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun 2020. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan dokumentasi, di mana data yang relevan dikumpulkan dari sumber-sumber tertulis yang terkait dengan Surat Edaran tersebut. Teknik analisis data penelitian ini mengadopsi analisis wacana kritis model Fairclough. Fokus utama adalah mengungkap makna eksplisit dan tersembunyi dari surat edaran tersebut, serta memahami bagaimana bahasa digunakan untuk mempertahankan struktur kekuasaan sosial dan ideologi pemerintah. Hasil analisis mengungkap bahwa surat edaran ini tidak hanya memberikan informasi eksplisit terkait kebijakan pencegahan COVID-19, tetapi juga mencerminkan dinamika kekuasaan, ideologi, dan struktur sosial melalui penggunaan bahasa. Surat edaran tersebut menggunakan bahasa yang mencerminkan otoritas dan kekuasaan pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa dalam surat edaran gubernur NTB tidak hanya sebagai alat komunikasi informasi, tetapi juga sebagai instrumen kekuasaan dan ideologi. Analisis wacana kritis memberikan wawasan mendalam mengenai peran bahasa dalam konteks krisis dan kontribusi nya dalam memahami serta membentuk pandangan publik terhadap kebijakan pencegahan COVID-19.
Criticism Strategies Found In The Youtube Video “Trevor Noah Unpacks The Racist Response To The Little Mermaid” By The Daily Show Rakinza Dewina Sari; Agus Wijayanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3122

Abstract

Criticism is one type of oppositional behavior in language. This research aimed to identify the types of criticism strategies and to examine the external pragmatic modifiers used by Trevor Noah in the video Trevor Noah Unpacks the Racist Response to The Little Mermaid. The researcher used a qualitative descriptive method. The data in this research are speech acts of criticism uttered by the speaker (Trevor Noah) whose data source was taken from YouTube video. This research used documentation to collect the data and was analyzed using a qualitative approach with Nguyen's (2005) theory of criticism strategies. The results of this research showed that there were 18 data which contained criticism speech acts found in Trevor Noah's utterances. The data were classified into two types of criticizing strategies including 9 direct criticizing strategies, such as 1 negative evaluation, 2 disapprovals, 2 expressions of disagreement, 3 identifications of problems, and 1 consequence, and 9 indirect criticizing strategies, such as 1 correction, 2 indicating standards, 1 demand for change, 2 requests for change, while expressions of uncertainty, asking/presupposing, and other hints (sarcasm), each found one utterance. The researcher also found 4 classifications of external pragmatic modifiers used to mitigate criticism, such as steers, sweeteners, disarmers, and grounders contained in Trevor Noah's utterances.

Page 38 of 178 | Total Record : 1779