cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Korelasi Kemampuan Membaca Ekstensif dengan Minat Baca pada Mahasiswa Strata 1 Departemen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang Dekki Priyatama Novian Agni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan membaca ekstensif, minat membaca, dan korelasi kemampuan membaca ekstensif dengan minat membaca mahasiswa strata 1 Departemen Sastra Indonesia UM angkatan tahun 2020 – 2023. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik kuantitatif digunakan untuk mengukur skor kemampuan membaca ekstensif, skor angket minat membaca, dan mencari korelasi antara kemampuan membaca ekstensif dengan minat membaca. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa strata 1 Departemen Sastra Indonesia angkatan tahun 2020, 2022, dan 2023 memiliki kemampuan membaca ekstensif yang memadahi (lebih dari 50% dari jumlah responden memiliki skor uji kemampuan membaca ekstensif lebih dari 80,00. Sedangkan untuk skor angket minat membaca, pada mahasiswa angkatan 2020 – 2023 menunjukkan hasil yang baik namun belum memuaskan (skor rata-rata angket minat membaca berkisar 78,20). Berdasarkan analisis statistik uji korelasi menggunakan Uji Korelasi Pearson menunjukkan nilai signifikansi 0,521 dan p-value sebesar 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa korelasi kemampuan membaca ekstensif mahasiswa dengan minat membaca memiliki hubungan yang sedang, positif, dan signifikan.
Using Fable In Developing Reading Comprehension of Grade Eight Students of SMP Negeri 2 Balaesang Nur Alisa; Afrilia Anggreni; Sudarkam R. Mertosono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3757

Abstract

The objective of this research is to find out if using fable can develop the reading comprehension of grade eight students of SMP Negeri 2 Balaesang. This research used a quasi-experimental research design. The population of this research was the grade eight students of SMP Negeri 2 Balaesang. The researchers was selected using the cluster sampling technique. The sample of this research were 54 students, which were divided into 27 the students of VIIIB as a experimental group and 27 the students of VIIIA as a control group. The data were collected through the reading test that consisted of pre-test and post-test. By applying the 0.05 level significance, the researchers found that the sig value obtained (p) was lower than alpha (α) (0,000<0,05) It means that the hypothesis is accepted or using fable can develop reading comprehension of grade eight students of SMP Negeri 2 Balaesang. This research implies that the use of fable can increase students' literacy, make learning more enjoyable, and boost their activeness and engagement in the learning process.
Kontak Bahasa dan Perubahan Dialektika: Tinjauan Sosiolinguistik di Wilayah Perbatasan Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare Siti Hardianti Kahar; Mujahida Mujahida; Arief Fiddienika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3759

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi fenomena kontak bahasa dan perubahan dialektal di wilayah perbatasan antara Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, dengan pendekatan sosiolinguistik. Melalui metode penelitian kualitatif, kami menganalisis jenis kontak bahasa yang terjadi, faktor-faktor yang memengaruhinya, dan dampaknya terhadap perubahan dialektal. Berdasarkan tinjauan pustaka tentang konsep kontak bahasa dan teori perubahan dialektal, serta data primer yang kami kumpulkan, kami mengidentifikasi profil komunitas bahasa, kondisi geografis, sosial, dan kultural wilayah perbatasan. Analisis kami menunjukkan adanya perubahan dialektal yang signifikan, terutama dalam penggunaan kosakata dan sintaksis, yang dapat ditelusuri kembali ke kontak intensif antara berbagai kelompok bahasa di wilayah ini. Implikasi sosiolinguistik dari temuan kami menyoroti perlunya perhatian dalam pemeliharaan dan pengembangan bahasa. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas dinamika bahasa di wilayah perbatasan dan memberikan sumbangan penting bagi literatur sosiolinguistik regional.
Potret Penggunaan Bahasa di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan: Kajian Lanskap Linguistik Hilda Hilaliyah; Chadis Chadis; Ahmad Muzaki; Aditya Rahman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3762

Abstract

Lanskap Linguistik (LL) telah menjadi bidang penelitian yang cukup dinamis. Semua kajiannya berfokus pada pemakaian bahasa di ruang publik. Hal tersebut tidak terkecuali sebuah kantor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penggunaan bahasa Indonesia dalam lanskap linguistik di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan (KPMIJS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa gambar visual dikumpulkan dengan cara dipotret dan didokumentasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, bahwa monolingual berbahasa Indonesia sebanyak 47%, merupakan situasi kebahasaan yang dominan ditemukan pada penggunaan bahasa di KPMIJS, disusul oleh monolinguistik Bahasa Inggris sebanyak 35%, dan bilingualistik bahasa Indonesia dan bahasa Inggris hanya 18%. Kedua, bentuk bahasa yang paling banyak digunakan adalah kata sebesar 34%, kalimat sebesar 34%, disusul oleh frasa yaitu 24%, dan wacana yaitu 8%. Ketiga, kesalahan penggunaan bahasa kerap ditemukan di area publik. Bentuk kesalahan berbahasa bahasa di KPMIJS dikarenakan salah tik (typo), penggunaan kata tidak baku, dan beberapa kesalahan berbahasa lainnya. Keempat, KPMIJS masih-masing bahasa memiliki fungsi, salah satu yang terbanyak adalah berfungsi sebagai pemberi petunjuk sebanyak 50%. Hal ini karena ada banyak sekat dan ruang di PMI olehnya petunjuk tertulis sangat dibutuhkan, terutama bila tidak ada orang untuk bertanya sesuatu, karenanya petunjuk lokasi, petunjuk tempat, petunjuk ruangan sangat penting. Selain itu, fungsi bahasa sebagai sumber informasi dan imbauan turut menghiasi di KPMIJS. Hal ini karena pengunjung yang datang ke KPMIJS, baik untuk mendonorkan darah maupun mencari darah sangat membutuhkan informasi, misal di mana harus mendaftar, bertanya (posko pengaduan), dan sebagainya. Selanjutnya, fungsi bahasa imbauan biasanya berisi perintah atau larangan kepada pengunjung.
Mantra dalam Ritual Gentong Tirto Nusantoro sebagai Representasi Makna Ungkapan Syukur, Permohonan, dan Harapan Rizki Nurul Prasetyani; Djoko Saryono; Dwi Sulistyorini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3763

Abstract

Ungkapan atau tuturan yang dirapalkan dan memiliki kekuatan magis dengan tujuan tertentu disebut sebagai mantra. Fungsi mantra disesuaikan dengan ideologi yang dianut oleh masyarakat yang mempercayainya. Adapun perapalan mantra tidak luput dari adanya tradisi budaya yaitu ritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mantra Ritual Gentong Tirto Nusantoro berdasarkan representasi makna. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bentuk representasi makna yang terdapat dalam mantra Ritual Gentong Tirto Nusantoro. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, Data dalam penelitian ini adalah kata dan kalimat dalam mantra Ritual Gentong Tirto Nusantoro. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara informan berupa transkrip yang sudah diklasifikasi dengan menggunakan tabel. Tempat penelitian dilakukan di kompleks arca Ganesha yang berada di Wisma Perum Jasa Tirta, Desa Karangkates, Kabupaten Malang.Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, lebih tepatnya teknik wawancara bebas terpimpin. Hasil penelitian ini adalah terdapat tiga bentuk representasi makna. Ketiga bentuk representasi makna tersebut adalah (1) representasi makna ungkapan syukur, (2) representasi makna ungkapan permohonan, dan (3) representasi makna ungkapan harapan.
Nilai Pendidikan Budaya Masyarakat Madura dalam Kèjhung Ely Hikmatul Maulidiah; Yuni Pratiwi; Azizatuz Zahro
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3764

Abstract

Kèjhung merupakan salah satu sastra lisan Madura yang kaya akan nilai moral. Kèjhung dapat difungsikan sebagai sumber pendidikan yang mencakup adat, norma, agama, nilai sosial, nilai moral, dan etika. Kèjhung juga berfungsi sebagai media kritik tentang isu-isu yang sedang ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat Madura maupun luar Madura. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan budaya yang terkandung dalam syair kèjhung. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Data dalam penelitian ini berupa data lisan yang berisi tentang nilai pendidikan budaya dalam ranah keluarga, nilai pendidikan budaya dalam ranah sosial, dan nilai pendidikan budaya ranah instansi pendidikan yang di dapat dalam syair kejhung. Sumber data penelitian ini adalah kejhung yang dipentaskan oleh kelompok kesenian Rukun Family. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian ini adalah terdapat tiga nilai pendidikan budaya, yaitu (1) nilai-nilai pendidikan budaya dalam ranah keluarga, (2) nilai-nilai pendidikan budaya dalam ranah sosial, dan (3) nilai-nilai pendidikan budaya dalam ranah instansi pendidikan. Akan tetapi ketiga nilai-nilai pendidikan budaya tersebut hanya terbatas pada beberapa aspek dan tidak mencakup keseluruhan nilai-nilai pendidikan budaya.
Penerapan Motivasi dan Kesopanan Berbasis Budaya Lokal melalui Media Bahasa dalam Kurikulum Pengajaran di Tingkat SD Aris Kaban Sendana; Daud Rodi Palimbong; Lean Kaban Sendana; Sushy Teko Patanduk
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan motivasi dan kesopanan berbasis budaya lokal melalui media bahasa dalam kurikulum pengajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan beberapa SD di daerah yang mewakili keberagaman budaya lokal. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, serta kuesioner yang diberikan kepada siswa dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan motivasi dan kesopanan berbasis budaya lokal melalui media bahasa memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran di tingkat SD. Guru yang menggunakan pendekatan ini melaporkan peningkatan dalam partisipasi siswa, motivasi belajar, dan pemahaman materi pelajaran. Siswa juga menunjukkan respon yang positif terhadap penggunaan media bahasa yang mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal, menyatakan bahwa hal tersebut membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan relevan bagi mereka. Selain itu, orang tua juga mengamati perubahan positif dalam perilaku dan minat belajar anak-anak mereka setelah menerapkan pendekatan ini. Mereka melaporkan peningkatan dalam sikap sopan santun dan rasa hormat terhadap budaya lokal mereka. Penerapan motivasi dan kesopanan berbasis budaya lokal melalui media bahasa dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pembelajaran di tingkat SD. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya termasuk pengembangan lebih lanjut terhadap kurikulum yang mengintegrasikan aspek budaya lokal secara menyeluruh, serta pelatihan untuk guru dalam mengimplementasikan pendekatan ini secara efektif.
Improving Reading Comprehension of Tenth Grade Students of SMA Negeri 1 Sojol Using Read-Cover-Remember-Retell (RCRR) Strategy Nur’Ainun Nur’Ainun; Syahrul Munir; Wahyudin Wahyudin; Darmawan Darmawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3786

Abstract

The research aims to find out whether or not the use Read-Cover-Remember-Retell (RCRR) can improve students’ reading comprehension of the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sojol. The researcher used quasi-experimental research design which involved two groups namely experimental group and control group. The population was 166 students in grade tenth. The samples were 67 students, selected by using the purposive sampling technique. The instrument of collecting the data was test. The test consisted of pre-test and post-test. The data were analyzed statistically using, 0.05 level of significance and 60 degree of freedom. Based on the data analysis, it was founds that the students’ mean score of experimental groups post-test was 64.38 greater than the control groups mean score, 47.12. Comparison the two tests of scale describes that value = 10.18> value = 1.659 which indicates that the research hypothesis is accepted. In other words, the reading comprehension of the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sojol can be improved by using the ReadCover-Remember-Retell (RCRR) Strategy
Eksplorasi Potensi Boneka Tangan Sebagai Media Pengembangan Keterampilan Berbahasa Anak Usia Dini Sih Jami Rahayu; Farida Nugrahani; Benedictus Sudiyana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3789

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi potensi media pembelajaran boneka tangan dalam pengembangan keterampilan berbahasa anak usia dini di TK 01 Jeruksawit. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa siswa di TK 01 Jeruksawit masih menghadapi permasalahan dalam pengembangan kemampuan berbahasa yang mereka miliki. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam pembelajaran di kelas. Pembelajaran yang monoton ini mengakibatkan siswa cenderung tidak terlibat sepenuhnya dalam kegiatan pembelajaran dan siswa merasa bosan sehingga rasa percaya diri siswa dalam menggunakan bahasa dapat terpengaruh negatif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Terdapat tiga metode pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran bercerita dengan media boneka tangan di TK dalam perspektif pembelajaran berdiferensiasi memiliki dampak positif pada partisipasi dan keterlibatan anak-anak dalam proses pembelajaran. Kendala dalam implementasi pembelajaran ini meliputi persiapan waktu yang dibutuhkan oleh guru, penyesuaian strategi pembelajaran, dan kemungkinan kebingungan antara suara boneka dan guru. Namun, dengan pengembangan strategi persiapan yang efisien dan penyesuaian dalam manajemen kelas, kendala-kendala tersebut dapat diatasi.
Kejahatan Berbahasa dalam Media Sosial Masa Pemilihan Presiden RI Tahun 2024 Berdasarkan Linguistik Forensik Nur Halisa; Muhammad Saleh; Mayong Maman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3799

Abstract

Rumusan masalah secara umum penelitian ini adalah Bagaimanakah bentuk kejahatan berbahasa yang terjadi dalam media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. Adapun rumusan masalah secara khusus dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah bentuk kejahatan berbahasa berupa fitnah yang terjadi di media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. (2) Bagaimanakah bentuk kejahatan berbahasa berupa penghinaan yang terjadi di media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. (3) Bagaimanakah bentuk kejahatan berbahasa berupa pencemaran nama baik yang terjadi di media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk mengkaji dan mendeskripsikan bentuk kejahatan berbahasa berupa fitnah yang terjadi di media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. (2) Untuk mengkaji dan mendeskripsikan bentuk kejahatan berbahasa berupa penghinaan yang terjadi di media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. (3) Untuk mengkaji dan mendeskripsikan bentuk kejahatan berbahasa berupa pencemaran nama baik yang terjadi di media sosial masa pemilihan Presiden RI tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif artinya menganalisis bentuk deskripsi, tidak berupa angka atau koefisien tentang hubungan antar variabel. Adapun hasil penelitian ini adalah, (1) Kejahatan fitnah, adapun data yang ditemukan berjumlah 9 temuan di twit berjumlah 3 temuan dan instagram 6 data yang mengandung unsur kejahatan berbahasa diatur dalam tindak pidana pasal 311 ayat (1) KUHP. (2) Kejahatan Penghinaan, data yang ditemukan di media sosial instagram berjumlah 9 dan twit 1 temuan. Data tersebut mengandung unsur kejahatan berbahasa yang sebagai tindak pidana diatur dalam UU ITE pasa 45 ayat (3). (3) Kejahatan pencemaran nama baik, data yang ditemukan dalam media sosial instagram berjumlah 1 temuan dan twit berjumlah 6 temuan. Data tersebut mengandung unsur kejahatan berbahasa diatur UU ITE pasal 45 A ayat 1.

Page 58 of 178 | Total Record : 1779