cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Representasi Kekuasaan dalam Teks Pidato Presiden Joko Widodo: AWK Norman Fairclough Hajrah Hajrah; Jufri Jufri; Ambo Dalle
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3858

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yakni (1) mengungkap nilai eksperensial, (2) mengungkap nilai relasional, (3) mengungkap nilai ekspresif dalam teks pidato Presiden Joko Widodo pada HUT RI ke-71, 73, 75, dan 77. Penelitian ini merupakan kajian analisis wacana dalam bentuk analisis wacana kritis (AWK). Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalusa, dan kalimat yang terindikasi nilai eksperensial, nilai relasional, dan nilai ekspresif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik pustaka, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan pada aspek nilai eksperensial ditemukan kata-kata ideologis yang diperjuangkan, proses leksikal, relasi makna ideologis, dan metafora. Nilai relasional ditemukan penggunaan modalitas (akan, harus, mampu, ingin), dan kata ganti. Nilai ekspresif ditemukan penggunaan ekspresi penguatan, ekspresi penolakan, ekspresi simbolik, evaluasi positif, dan evaluasi negatif.
Improving Reading Comprehension of Grade Eight Students Throught Experience Text Relationship (ETR) Method Megayanti Lasagena; Sudarkam R. Mertosono; Maf'ulah Maf'ulah; Darmawan Darmawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3863

Abstract

This research aims to determine if the implementation of the Experience Text Relationship (ETR) method can improve the reading comprehension of grade eight students of SMP Negeri 14 Palu. The sample for this study consisted of the grade eight students Slamet Riyadi as the control group and grade eight students Pattimura as the experimental group, selected using cluster random sampling. The researcher used pencil and paper with a test method as the instrument for data collection in the pretest and posttest techniques. Based on the test results, the average pretest score in the control group was 64.1, while in the experimental group, it was 49.7. After treatment in the experimental group, there was an increase above the control group, as evidenced by an increase in the posttest. The posttest score in the control group was 77.13, while in the experimental group, it was 80.2. Furthermore, the researcher calculated the t-counted to be 5.625, applying a significance level of 0.05 with degrees of freedom (df) 58, and the t-table value was 1.684. This means that the t-value is greater than the t-table value, leading to the conclusion that the Experience Text Relationship method can improve students' reading comprehension more effectively.
The Implementation of Dictogloss Technique In Improving Listening Comprehension of The Eighth-Grade Students of MTS Negeri 2 Parigi Nurdia Nurdia; Aminah Aminah; Desrin Lebagi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3868

Abstract

The purpose of this study is to find out how well the Dictogloss technique helps class VIII students at MTs Negeri 2 Parigi improve their listening comprehension. The Dictogloss technique's efficacy in enhancing listening comprehension is the primary research question. This quantitative study employed a quasi-experimental research design with a pre-test, treatment, and post-test with two classes designated as the experimental class and control class. The member in this test was eighth grade understudies. The researcher used a pretest and a posttest to gather data. SPSS version 23 was used to analyze the data that were collected. Students in the experimental class scored 53.83 higher on the posttest on average than students in the control class (42.22). The independence sample t-test revealed that the sig (2 tailed) value (0.000) was less than 0.05. This demonstrates the acceptance of the alternative hypothesis. Subsequently, the analyst presumed that the Dictogloss technique is successful in further developing the listening understanding of class VIII understudies at MTs Negeri 2 Parigi.
The Evolution of English Morphemes: Sociocultural Perspectives and Future Trajectories Ellisa Indriyani Putri Handayani; Agus Hari Wibowo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3872

Abstract

This research observes at how English morphology changes over time, focused on the changes that happen because of new technologies and social upheavals. This study looks at some important issues related to how cultural changes can affect certain morphological patterns and what might happen in the future with the origins of English words. In this project, a qualitative study method is used to look into language data from academic discourse, digital media, and patterns of communication around the world. The results make clear three important events: the rise of neologisms caused by new technologies; the spread of digital communication morphemes; and the effect of global English on morphological structures. As part of this discussion, these facts are looked at, and it is shown that globalization and digitization encourage morphological innovation, which finally leads to the fast adoption of new morphemes. Another thing it looks at is how these changes affect and show the users' linguistic and cultural traits. The paper comes to the conclusion that English grammatical rules are changing because of how language and social interactions work together. It stresses the need for more research into how important this is for teaching languages and making policy, as well as how computer linguistics can be used to track changes in language in real time.
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Minat dan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas 5 SD Ilham Permana; Dadan Djuanda; Dety Amelia Karlina
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3873

Abstract

Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kelebihan model pembelajaran Reciprocal Teaching yaitu menekankan daya pikir siswa untuk mengerti materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap minat dan kemampuan membaca pemahaman siswa, perbedaan penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan model pembelajaran konvensional terhadap proses pembelajaran di kelas, tanggapan dari guru dan peserta didik ketika model pembelajaran Reciprocal Teaching diterapkan terkhusus pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen. Sedangkan desain dari penelitian ini yaitu non equivalent control group design, diujikan pada dua kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa wawancara, angket minat belajar dan tes kemampuan membaca pemahaman Kemudian, data dari penelitian ini menghasilkan dua hasil yaitu data kuantitatif serta kualitatif. Berdasarkan pada hasil rekapitulasi rata- rata nilai Gain kemampuan membaca pemahaman pada kelas eksperimen didapat hasil yaitu 0,70 dengan klasifikasi tinggi yang artinya model Reciprocal Teaching berpengaruh positif. Kemudian berdasarkan pada rekapitulasi rata-rata nilai Gain angket minat siswa pada kelas eksperimen didapatkan hasil yaitu 0,10 dengan klasifikasi peningkatan rendah artinya meskipun peningkatan rendah di kelas eksperimen, penerapan model Reciprocal Teaching berpengaruh positif untuk meningkatkan minat siswa.
New Historicism Greenblatt dalam Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy dan Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Materi Apresiasi Novel di SMA Mutia Alkhaerat; Andi Agussalim AJ; Idawati Garim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dimensi sosial new historicism Greenblatt dalam Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy dan Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi, (2) mendeskripsikan dimensi politik new historicism Greenblatt dalam Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy dan Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi, (3) mendeskripsikan dimensi ekonomi new historicism Greenblatt dalam Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy dan Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi dan (4) mendeskripsikan relevansi dimensi sosial, politik, ekonomi new historicism Greenblatt dalam Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy dan Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi terhadap Materi Pembelajaran Apresiasi Novel di SMA. Fokus penelitian ini yaitu menganalisis new historicism yang terkandung dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy dan novel Buya Hamka karya Ahmad Fuadi terdiri atas tiga kategori yaitu sosial, politik dan ekonomi dengan menggunakan teori Stephen Greenblatt. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks yang mengandung dimensi sosial, politik dan ekonomi. Sumber data yang digunakan adalah Novel Kartini Karya Abidah El Khalieqy dan Novel Buya Hamka Karya Ahmad Fuadi. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini terbagi atas tiga yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat (1) Dimensi sosial (2) Dimensi politik (3) Dimensi ekonomi dan (4) Novel Kartini karya Abidah El Khalieqy dan novel Buya Hamka karya Ahmad Fuadi memiliki relevansi dan dapat digunakan sebagai tambahan materi ajar bahasa Indonesia kelas XII di SMA.
Applying Fact Reason Elaboration Shift (FRESH) Technique to Develope Writing Skill of SMAN Model Terpadu Madani Yanti Permatasari; Abdul Kamaruddin; Afrillia Anggreni; Nur Sehang Thamrin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3879

Abstract

The aims of this research is to find out whether or not the Applying Fact Reason Elaboration Shift (FRESH) Technique can develope the student’s skill to write descriptive text. This research applied a quasi-experimental research design that involved experimental group and control group. The sample of this research was 48 student’s, which were divided into 26 students of class Xl E as the experimental group and 22 student’s of class XI D as the control group. The sample was selected by using clusters technique. The data was collected by administering a writing test consisting of a pre-test and post-test. Then the treatment was only given to the experimental group. The result of the pre-test shows that the mean score of the experimental group is 29.8 while the mean score of the control group is 40.8. This demonstrated that the pre-test mean score of the experimental group were lower compared to the control group. After conducting the treatment, the result of the post-test shows that the mean score of the experimental group is 75.13 while the mean score of the control group is 65.5. It indicates that the experimental group has shown improvement in their writing skill compared to the control group. By applying 46 degree of freedom (df) and 0.05 level of significance, it can be seen that the (3.76) is higher than the (2.021). It means that the research hypothesis is accepted. In conclusion, that the Applying Fact Reason Elaboration Shift (FRESH) Technique can develope the student’s writing skill to the elevent grade of SMAN Model Terpadu Madani
Validitas Isi Butir Soal pada Ujian Akhir Sekolah Bahasa Indonesia Tahun Pelajaran 2023/2024 di SMAN 1 Panji Situbondo Diana Rosita Dewi; Titik Harsiati; Imam Agus Basuki
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas isi pada soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia tahun pelajaran 2023/2024 di SMAN 1 Panji Situbondo. validitas isi butir soal dapat diketahui melalui kesesuaian antara butir soal dan kurikulum yang digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Rancangan penelitian deskriptif kualitatif digunakan peneliti untuk mendeskripsikan validitas isi butir tes pada soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMAN 1 Panji tahun pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan, (1) soal ujian akhir sekolah tersebut diklasifikasikan menjadi dua, yaitu soal kompetensi membaca dan menulis; (2) kesesuaian soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMAN 1 Panji tahun pelajaran 2023/2024 dengan pedoman konstruksi penyusunan soal mencapai 90%, sedangkan ketidaksesuaian soal dengan pedoman konstruksi tersebut mencapai 10%. Dengan demikian, ditinjau dari segi konstruksi penyusunan soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMAN 1 Panji tahun pelajaran 2023/2024 dapat dikategorikan memiliki kualitas yang tinggi.
Unsur Budaya Teks Cerita Rakyat Danau Toba dalam Buku Bahan Ajar Bipa Sahabatku Indonesia untuk Pemelajar Bipa 4 Rosa Lamria Mardiana Simbolon; Yeti Mulyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3894

Abstract

Pengajaran BIPA bagi pemelajar memiliki tujuan bukan hanya untuk memperlancar berbahasa Indonesia tapi juga memperkenalkan budaya Indonesia. Pemerolehan pengenalan budaya Indonesia dalam proses pembelajaran BIPA dapat ditemukan dalam suatu teks narasi, salah satunya adalah cerita rakyat. Salah satu cerita rakyat Indonesia yang dapat ditemukan yakni Legenda Danau Toba seperti yang disajikan dalam buku Sahabatku Indonesia bagi Pemelajar BIPA level 4 yang diterbitkan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Teks cerita rakyat menjadi sarana yang efektif dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada pemelajar bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana unsur budaya terkandung dalam cerita rakyat Danau Toba dan bagaimana pemanfaatannya dalam buku bahan ajar BIPA Sahabatku Indonesia untuk pemelajar BIPA 4. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan melakukan analisis terhadap teks cerita rakyat Danau Toba yang terdapat dalam buku bahan ajar BIPA Sahabatku Indonesia untuk pemelajar BIPA 4. Data dikumpulkan melalui pencermatan teks dan interpretasi terhadap unsur budaya yang terdapat dalam cerita rakyat tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks cerita rakyat Danau Toba dalam buku bahan ajar tersebut mengandung berbagai unsur budaya, termasuk bahasa daerah, pengetahuan lokal, mata pencaharian masyarakat setempat, dan aspek religi. Pemanfaatan cerita rakyat ini dalam buku bahan ajar BIPA Sahabatku Indonesia untuk pemelajar BIPA 4 dapat memberikan pengalaman belajar yang holistik, menggabungkan aspek linguistik dengan pemahaman mendalam tentang konteks budaya Indonesia.
Pesan Asertif dalam Dokumen Kebijakan Pendidikan Kurikulum Merdeka: Sebuah Tinjauan Isi Wacana Aldiri Septian Syafiudin; Roekhan Roekhan; Kusubakti Andajani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua pembahasan, yaitu (1) bagaimanakah jenis pesan asertif dalam wacana kebijakan pendidikan tentang kurikulum Merdeka dan (2) bagaimanakah isi pesan asertif dalam kebijakan pendidikan tentang kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif isi. Data penelitian ini adalah kalimat yang mengandung pesan asertif kebijakan pendidikan. Sumber data penelitian ini adalah wacana KM, meliputi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Permendikbud) dan Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Hasil penelitian ini adalah ditemukan empat jenis pesan asertif dalam dokumen kebijakan pendidikan KM, yaitu 21 data pesan asertif informatif, 18 data pesan asertif instruktif, 8 data pesan asertif validatif, 4 data pesan asertif justifikatif. Tidak ditemukan adanya jenis pesan asertif klarifikatif maupun koersif mengindikasikan bahwa pemangku kebijakan (Kemendikbud dan Kepala BSAKP) merasa cukup jelas dan tegas dalam menyampaikan kebijakannya tanpa harus ada redaksi klarifikasi berupa penjelasan detail ulang. Selain itu, mereka juga lebih mengutamakan pendekatan yang persuasif dan edukatif, daripada menggunakan sanksi ataupun paksaan. Sanksi koersif diganti dengan pilihan kebijakan yang disesuaikan dengan kesiapan satuan pendidikan masing-masing. Selanjutnya, ditemukan empat isi wacana utama dalam dokumen kebijakan pendidikan tentang KM, meliputi perihal mengenai (1) penyampaian latar belakang, (2) penyampaian makna tuntutan utama kebijakan, (3) penyebutan keterkaitan dasar hukum (peraturan), dan (4) penyampaian tujuan pendidikan dalam KM. Selain itu, tidak dijelaskannya sanksi dan konsekuensi mengindikasikan bahwa secara eksplisit dampak apabila kurikulum ini tidak dilaksanakan juga tidak ada.

Page 60 of 178 | Total Record : 1779