cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Pengembangan E-Modul Mata Kuliah Apresiasi Prosa Fiksi dengan Pendekatan Student Centered Learning Berorientasi Kearifan Lokal pada Mahasiswa Perbatasan Indonesia Ferdinandus Siki; Jose Da Conceicao Verdial
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kepraktisan dan kelayakan E-modul berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan research and development menggunakan model 4-D analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Lokasi penelitian dilakukan universitas timor. Sampel penelitian mahasiswa semester III program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas timor. instrumen pengumpulan data dibedakan menjadi dua. Pertama, instrumen utama, berbentuk prototipe e-modul yang dikembangkan dan RPS mata kuliah Apresiasi Prosa Fiksi yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. Kedua, instrumen pendukung, berbentuk angket yang digunakan pada tahap analisis kebutuhan, validasi ahli, serta uji coba produk yang telah diproduksi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mencatat poin-poin hasil angket dari ahli, dan mahasiswa, analisis data numeral berbentuk hasil validasi praktisi, dan uji coba produk yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji dari 2 ahli aspek materi isi 76% layak, aspek materi 80% layak, dan aspek desain dan tampilan 76% layak. Sedangkan sedangkan uji pada mahasiswa aspek minat 93,33% sangat layak. Aspek penggunaan 94,11% sangat layak. Aspek kemudahan 94,11% sangat layak. Aspek manfaat 93,75% sangat layak. Aspek evaluasi 94,11% sangat layak. Dari uraian tersebut disimpulkan bahwa pengembangan e-modul mata kuliah apresiasi prosa fiksi dengan pendekatan student centered learning berorientasi kearifan lokal sangat praktis dan layak.
Perjuangan Perempuan terhadap Diskriminasi dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala Afidha Anhar; B. Widharyanto; Fidelis Chosa Kastuhandani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5473

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perlawanan perempuan terhadap diskriminasi dengan tujuan untuk menganalisis bentuk perjuangan yang ditampilkan dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa kalimat, rangkaian kalimat, atau paragraf yang dianalisis menggunakan teori analisis wacana kritis Sara Mills. Model analisis ini menitikberatkan pada wacana feminis untuk memahami bagaimana posisi perempuan direpresentasikan dalam teks. Dalam pendekatan Sara Mills, posisi yang dianalisis mencakup siapa yang berperan sebagai subjek dan objek dalam penceritaan, serta bagaimana pembaca ditempatkan dalam wacana tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Gadis Kretek terdapat dua bentuk utama perjuangan perempuan terhadap diskriminasi, yaitu perjuangan radikal dan perjuangan kompromis. Kedua bentuk perjuangan ini ditampilkan dalam tiga posisi utama sesuai dengan teori Sara Mills, yakni sebagai subjek, objek, dan pembaca. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa Ratih Kumala melalui Gadis Kretek memberikan afirmasi terhadap perjuangan perempuan dalam melawan diskriminasi dengan menampilkan tokoh perempuan yang berani melawan sistem patriarki dalam industri kretek dan kehidupan sosial mereka.
Pengembangan Bahan Ajar Materi Teks Bahasa Indonesia Berbasis Budaya Jawa Barat Fase C Sinta Rohaeni; Dadan Djuanda; Prana Dwija Iswara
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5495

Abstract

Penelitian ini berbentuk sebuah pengembangan bahan ajar materi teks Bahasa Indonesia berbasis budaya Jawa Barat untuk peserta didik SD Fase C dalam bentuk buku teks pendamping e-book. Minimnya bahan ajar yang merepresentasikan budaya lokal dalam buku paket yang digunakan sekolah menjadi latar belakang utama penelitian ini. Model pengembangan yang digunakan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Buku teks pendamping e-book ini dirancang selaras dengan Kurikulum Merdeka dan mendukung peningkatan literasi peserta didik melalui berbagai jenis teks, yaitu teks biografi, narasi, deskripsi dan prosedur yang mengandung bacaan tema budaya Jawa Barat. Buku ini terdiri dari 80 teks dilengkapi dengan 400 soal latihan AKM literasi level 3 berbasis digital, ilustrasi visual, animasi, video pembelajaran, puzzle, riwayat penyimpanan, forum diskusi dan QR code untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa bahan ajar ini memiliki tingkat validitas tinggi dalam aspek isi, kebahasaan, dan penyajian. Implementasi metode evaluasi satu-satu di tiga daerah sekolah dasar Jawa Barat dengan melibatkan 36 peserta didik menunjukkan bahwa bahan ajar ini efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca dan minat belajar peserta didik terhadap teks berbasis budaya lokal. Respon guru dan peserta didik positif, terutama dalam aspek keterbacaan, daya tarik, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan sebagai sumber belajar yang kontekstual dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan lebih lanjut bahan ajar berbasis budaya lokal guna mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendidikan.
Investigation of Qawā’id Al-‘Arabiyyah Learning in IIK Program Based on Ṭarīqah An-Nuṣūṣ Al-Mutakāmilah At MAN 1 Sumedang Fayidla Nurul Fikri; Mia Nurmala; Maman Abdurahman; Syukran Syukran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5505

Abstract

The purpose of this study is to describe various information regarding the implementation of ṭarīqah an-nuṣūṣ al-mutakāmilah in qawā'id al-‘arabiyyah learning. This research paradigm is interpretive with a qualitative approach. The research method used is a case study. The data collection techniques used are observation, interview, and document analysis. The data analysis technique in this research uses pattern-matching theory. The results showed that ṭarīqah an-nuṣūṣ al-mutakāmilah is an applicative and interactive learning method based on Arabic texts used to improve the ability of qawā'id al- 'arabiyyah to students. This method can help students apply the material quickly. Teachers and students are actively involved in learning and use supporting books published by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia in 2020.
Interpretasi Imajif dan Emosif melalui Metafora dalam Antologi Puisi Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMP Firdayani Firdayani; Anshari Anshari; Sulastriningsih Djumingin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metafora dalam membangun imaji dan emosi dalam antologi puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengamati dan menganalisis penggunaan nmetafora dalam membangun imaji dan emosi yang terkandung dalam antologi puisi “Melipat Jarak” sesuai dengan teori linguistik kognitif Lakoff. Data penelitian berupa puisi-puisi “Melipat Jarak” karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku antologi puisi karya Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Melipat Jarak” yang berjumlah 75 judul puisi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Hasil penelitian ditemukan metafora berupa metafora struktural, metafora orientasional, dan metafora ontologis yang sesuai dengan pengklasifikasian metafora menurut Lakoff. Imaji berupa imaji visual (penglihatan), imaji taktis (rabaan), imaji auditorik (pendengaran), imaji olfaktori (penciuman), imaji gustatori (pengecapan), dan imaji kinestetik (gerak). Emosi berupa emosi positif, emosi negatif dan emosi netral. Pembelajaran sastra di SMP, khususnya puisi memerlukan pendekatan yang tepat untuk membantu siswa memahami makna dan pesan yang terkandung dalam puisi. Interpretasi imajif dan emosif melalui metafora merupakan salah satu pendekatan yang relevan dengan pembelajaran sastra di SMP.
Analisis Linguistik Forensik terhadap Penggunaan Bahasa dalam Kelas Bahasa Indonesia: Dampak Kekuasaan dan Hierarki pada Interaksi Guru dan Siswa Gigit Mujianto; Daroe Iswatiningsih; Arif Setiawan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5541

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mengidentifikasi bagaimana bahasa digunakan untuk mempertahankan atau mengubah hierarki sosial yang ada dalam pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis dan analisis percakapan, penelitian ini mengkaji bagaimana kekuasaan dan hierarki memengaruhi interaksi antara guru dan siswa, yang merupakan aspek penting dalam dinamika pendidikan tetapi sering diabaikan dalam penelitian linguistik forensik yang lebih fokus pada konteks hukum atau kejahatan verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dan hierarki antara guru dan siswa di kelas nampak sebagai kontrol yang dimiliki guru dalam proses pembelajaran di kelas tercermin dari cara interaksi guru melalui struktur kalimat dan tindak tutur yang digunakan guru, serta pola giliran berbicara sesuai konteks sebagai indikator dominasi guru atau partisipasi siswa. Hal ini membawa dampak pada keterlibatan siswa dalam pembelajaran, yang mendorong keterlibatan aktif dan refleksi mendalam.
Tindak Tutur Asertif Tenaga Kesehatan dalam Membangun Hubungan Baik dengan Pasien di Rumah Sakit Sumarni Sumarni; Johar Amir; Nensilianti Nensilianti; Usman Usman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wujud tindak tutur asertif yang digunakan oleh tenaga kesehatan dalam membangun hubungan baik dengan pasien di rumah sakit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap tenaga kesehatan dan pasien di RSUD dr. La Palaloi, Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur asertif yang dominan digunakan mencakup bentuk deklaratif, interogatif, dan imperatif. Tuturan deklaratif terdiri atas deklaratif bermakna penjelasan keadaan, nasihat, perkiraan, pertentangan, dan penegasan. Tuturan imperatif terdiri atas imperatif bermakna desakan dan anjuran. Tuturan interogatif terdiri atas interogatif bermakna menyatakan, memberitahukan, menyarankan, mengeluh, dan meminta tindakan. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa tindak tutur asertif yang digunakan tenaga kesehatan berperan penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pelayanan. Tuturan deklaratif yang berisi penjelasan kondisi pasien membantu mengurangi kecemasan pasien dan keluarganya. Tuturan interogatif yang mengarah pada permintaan informasi dan saran menunjukkan kepedulian tenaga kesehatan terhadap kondisi pasien, sehingga pasien merasa lebih diperhatikan. Sementara itu, tuturan imperatif yang bersifat anjuran dan desakan sering digunakan dalam konteks pemberian instruksi medis atau anjuran kepatuhan terhadap pengobatan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian pragmatik, khususnya dalam memahami peran tindak tutur asertif dalam interaksi medis. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dengan pasien, sehingga dapat memperbaiki hubungan interpersonal dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa Kelas X SMAN 1 Pangkep Nur Azira Azis; Salam Salam; Nensilianti Nensilianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5551

Abstract

Artikel ini membahas tentang pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Suara Demokrasi" dalam upaya meningkatkan keterampilan literasi baca dan tulis siswa kelas X. P5 bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa melalui pembelajaran yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila, dengan fokus pada penguatan keterampilan literasi sebagai bagian integral dari pendidikan. Penelitian ini mengamati bagaimana kegiatan eksplorasi, penulisan esai, simulasi pemilu, dan presentasi kampanye dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca teks yang kompleks, menganalisis informasi, serta menulis esai dan materi persuasif. Selain itu, siswa juga lebih aktif dalam berdiskusi, berpikir kritis, dan menyusun argumen secara terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa P5 dengan tema "Suara Demokrasi" efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi baca dan tulis, serta memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep demokrasi dan hak suara. Oleh karena itu, penerapan P5 dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kualitas literasi di sekolah menengah.
"Belenggu Emas" sebagai Pergulatan Identitas Perempuan dalam Konteks Kolonial: Analisis Sara Mills Dewi Ulfah; Anwar Efendi; Hartono Hartono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam konteks kolonial menggunakan Analisis Wacana Kritis (AWK) Sara Mills. Selama ini identitas perempuan terjebak dalam narasi patriarkal dan norma-norma gender yang mengekang. Fokus penelitian ini yaitu 1) mengkaji cara perempuan digambarkan, baik sebagai subjek dan objek penceritaan dalam teks. 2)mengkaji cara penceritaan penulis kepada pembaca yang mempengaruhi konstruksi identitas perempuan dalam teks. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kosa kata, klausa atau kalimat, yang berkaitan dengan identitas perempuan, norma-norma gender, dan konteks sosial politik masa kolonial yang ada dalam cerpen Belenggu Emas karya Iksana Banu. Penelitian ini juga akan melibatkan kajian literatur untuk memahami konteks historis dan teori gender yang relevan untuk mendalami konsep gender dan wacana. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu, 1) kondensasi data, 2) penyajian data, 2) penarikan kesimpulan atau verifiaksi. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan digambarkan sebagai subjek sekaligus objek penceritaan. Dalam cerpen yang diteliti menunjukkan, 1) perempuan mengalami dualitas identitas mengakibatkan konflik internal dan ekternal sehingga perempuan sering terjebak dalam narasi patriarkal. 2) Adanya gerakan untuk menciptakan ruang bagi diri mereka sendiri dan kelompoknya dengan pendidikan dan keterampilan. 3) Adanya keberanian untuk menolak hierarki kekuasaan yang menciptakan ketidaksetaraan. Selain itu, dalam penelitian ini penulis juga berusaha untuk memberi kesadaran kepada pembaca mengenai tantangan-tangangan yang dihadapi perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan di masa kolonial dan saat ini. Dengan demikian melalui penelitian ini, masyarakat lebih peka terhadap isu gender serta dapat membuka ruang bagi kebijakan yang lebih sensitif gender
Representasi Isu Lingkungan dalam Dongeng P5 Mengusir Mesin Raksasa Karya Rama Aji: Kajian Ekokritik Greg Garrard Zahrah Aulia Nabila; Nina Queena Hadi Putri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5572

Abstract

dongeng Mengusir Mesin Raksasa karya Rama Aji menggunakan pendekatan ekokritik Greg Garrard, yang mencakup enam aspek utama: Pencemaran (pollution), Hutan Belantara (wilderness), Bencana (apocalypse), Perumahan/Tempat tinggal (dwelling), Binatang (Animals), dan Bumi (earth). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, yakni membaca dan mencatat bagian-bagian teks yang mencerminkan isu-isu lingkungan. Hasil penelitian menemukan 11 data yang mencerminkan enam aspek ekokritik dalam narasi dan dialog yang mengemukakan dampak eksploitasi lingkungan, seperti pencemaran suara dan udara, kerusakan hutan, serta bencana ekologis berupa kelaparan dan kehilangan habitat. Dongeng ini juga menggambarkan perlawanan hewan-hewan terhadap mesin-mesin raksasa sebagai simbol perlawanan alam terhadap eksploitasi manusia.

Page 90 of 178 | Total Record : 1779