cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Peningkatan Sikap Suportif Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Latihan Asertif Fitri Pradita Pertiwi; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.564 KB)

Abstract

The major problem of this research was students have low-supportive attitude. The purpose of this research was to improve studentss supportive attitude in interpersonal communication by counseling group. The method use in this research was experimental quasi designs with techniques non-equievalent control group design. The data collecting technique used supportive attitude in interpersonal communication scale. From the result analysis used Wilcoxon test , it was obtained that probability from the experiment group Zvalue = -2,524 Ztable = 1,645, the meaning t value t table (-2,524 1,645) , then H0 rejected. The finding suggest counseling service group of assertive training technique to improve students supportive attitude in interpersonal communication.Masalah penelitian ini adalah sikap sportif dalam komunikasi interpersonal siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap sportif komunikasi interpersonal dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik latihan asertif. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen, desain penelitian nonequievalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Sikap Sportif Komunikasi Interpersonal. hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh nilai probabilitas pada kelompok eksperimen dengan nilai Zhitung = -2,524 Ztabel = 1,645 maka Ho1 ditolak. Kesimpulannya adalah penggunaan bimbingan kelompok teknik latihan aserif dapat meningkatkan komunikasi interpersonal khususnya pada sikap suportifKata kunci: bimbingan kelompok, komunikasi interpersonal, latihan asertif, sikap suportif
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KONSELING SEBAYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.678 KB)

Abstract

The purpose of this research was to increase the motivation to learn through peer counseling. Method used in this research was experiments method with one group pretest-posttest design, the subject in this study were four high school students of class X at YP Unila which have low learning motivation. Data collection techniques used motivation questionnaire. Analysis used t test. The results obtained in the study showed that there was an increasement in motivation to study after peer counseling. In the experimental group obtained t = 5.14 and 0.05 t table with df ( 4-1 = 3 ) = 2.35 for t count t table it can be concluded that students' motivation can be enhanced with peer counseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar melalui konseling sebaya Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan desain one group pretest-postest, yang menjadi subjek penelitian ini adalah empat orang siswa kelas X SMA YP Unila Bandar Lampung yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil yang diperoleh dalam penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan motivasi belajar setelah mengikuti konseling sebaya. Pada kelompok eksperimen diperoleh thitung = 5,14 dan ttabel 0,05 dengan dk (4-1 = 3 ) = 2,35 karena thitung  ttabel maka dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan konseling sebaya. Katakunci : bimbingan dan konseling, konseling sebaya, motivasi belajar
Peningakatan Percaya Diri Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan Simulasi Vista Ambar Wulan; Shinta Mayasari; Yohana Oktariana
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.941 KB)

Abstract

The problem with this research is the low of student’s self-confidence. The purpose of this research is to find out how to increase self-confidence with simulation game techniques in group counseling services of the student grade VIII Junior High School number 2 academic year 2019/2020. This research method is experiment. The research sub-subjects were 20 students who were divided into two groups, namely the control group and the experimental group. Data collection techniques using a scale of confidence. The results showed a change in student confidence after being given simulation game techniques in group counseling services This is indicated by an average increase of 8.04% and the results of data analysis using the Wilcoxon matched pairs test, obtained zcount= -2.803 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion of the study is the simulation game techniques in group counseling services can be used to increase self-confidence in eighth graders of state junior high school 2 in the 2019/2020 school year.Masalah penelitian ini percaya diri siswa yang rendah.Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan percaya diri dengan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi pada siswa kelas VIII SMPN 2 Menggala tahun pelajaran 2019/2020.Metode penelitian ini adalah Eksperiment.Subjek penelitian sebanyak 20 orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Percaya Diri.Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan percaya diri siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan rata – rata 8,04% serta hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh = -2.803 = 1.645 maka Ho ditolak dan Ha diterima Kesimpulan penelitan adalah bimbingan kelompok teknik permainan simulasi dapat digunakan untuk meningkatkan percaya diri pada siswa kelas delapan SMPN 2 Menggala Tahun ajaran 2019/2020.Kata kunci: bimbingan dan konseling, percaya diri, teknik permainan simulasi
Penggunaan IEKAD untuk Membantu Meningkatkan Pemahaman Diri Vocational Mahasiswa Anggi Yulia; Syarifuddin Dahlan; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.546 KB)

Abstract

The problems of this research were students have not been able to mention the interest and talent, do not know the type of work to be selected after college.The purpose of this reasearch was to know using IEKAD can help to improve the students vocational understanding in Faculty of Teacher training and Education Unila. The method used whether in this research was pre-experimental designs with techniques of one grup pretest posttest. This research was done gradually and 15 students from different courses. Data collection technique was using questionnaires. From the result of calculation analysis using t-test, it was obtained that t value = 15.971 t table = 2,8 then Ho rejected. The finding suggest that the use IEKAD can help to improve students vocational self understanding.Masalah dalam penelitian ini adalah mahasiswa belum mampu menyebutkan minat dan bakat bidang pekerjaannya ada dimana, belum tahu jenis pekerjaan yang akan dipilih setelah lulus kuliah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penggunaan IEKAD dapat membantu meningkatkan pemahaman diri vocational mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan design one grup pretest posttest. Penelitian ini dilakukan secara bertahap dan melibatkan 15 mahasiswa FKIP Unila dari 15 program study berbeda. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil perhitungan analisis menggunakan uji t-test diperoleh nilai t hitung = 15.971 t tabel = 2,8 maka Ho ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Penggunaan IEKAD dapat membantu meningkatkan pemahaman diri vocational mahasiswa.Kata kunci: bimbingan konseling, pemahaman diri vocational, IEKAD
Analisis Perilaku Bullying Siswa SMK Negeri 2 Bandar Lampung Siti Aminah; Syarifuddin Dahlan; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.89 KB)

Abstract

The research problem was the students bullying behavior. This research aims to analyze the students bullying behavior in SMK Negeri 2 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The method used in this research is Quantitative Descriptive and the data analysis techniques used is Percentage Descriptive Analysis. The technique of collecting data used was the Bullying Behavior Questionnaire. The samples of this researh was 277 students from 1,851 students of SMK Negeri 2 Bandar Lampung. The results showed that 95% (263 students) carried out bullying behavior. The most common form of bullying behavior carried out by the students is verbal bullying, which is done by 87% (243 students). Verbal bullying is done in the form of reproachful behavior by cheering, giving and calling with a negative name and gossiping about the ugliness of others.Masalah dalam penelitian ini adalah perilaku bullying siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku bullying siswa SMK Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif dan teknik analisis data menggunakan Analisis Deskriptif Presentase. Teknik pengumpulan data menggunakan Angket Perilaku Bullying. Sampel penelitian ini sebanyak 277 siswa dari 1.851 siswa SMK Negeri 2 Bandar Lampung.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% (263 siswa) melakukan perilaku bullying. Bentuk perilaku bullying yang paling banyak dilakukan oleh siswa adalah bullying verbal yaitu 87% (243 siswa). Bullying verbal yang dilakukan berupa perilaku mencela dengan menyoraki, memberikan dan memanggil dengan nama yang negatif dan bergosip tentang keburukan orang lainKata kunci: bullying elektronik, bullying fisik, bullying relasional, bullying verbal, perilaku bullying
Hubungan Konsep Diri Dengan Interaksi Sosial Siswa Azlia Febrina Dwinanda; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.02 KB)

Abstract

This study aim to study the relationship between self-concept and social interaction in class X SMK SMTI Bandar Lampung. The research method used quantitative. The research sample was taken by 70 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of self-concept and scale of social interaction. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that relationship self-concept and social interaction with a ratio of r count = 0.556 rtable = 0.306 significance level p = 0.01 then. The conclusion of the results study relationship between self-concept and student social interaction.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan interaksi sosial pada siswa kelas X SMK SMTI Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri dan skala interaksi sosial.Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan interaksi social dengan nilai korelasi rhitung= 0,556rtabel= 0,306  taraf signifikasi p=0,01. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara konsep diri dengan interaksi sosial siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, interaksi social, konsep diri
STUDI KASUS SISWA UNDERACHIEVER DI SMP NEGERI I KOTABUMI LAMPUNG UTARA Shufiyanti Arfalah; Muswardi Rosra; Giyono Giyono
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.868 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the students characteristic in terms of underachiever and its causal factors. Qualitative by case study model was used in this research as research method. Semi structure interview, observation, and documentation were used in this research to collect the data. A student who gets underachiever was the researchs subject. Miles and Huberman technique were used to analyze the data. The result showed that underachiever HT had the characteristics such as low self-esteem and low academic self-esteem, avoided schools tasks. Casual factors of underachiever HT were learning strategy, psychology factor, including emotion factor. Moreover, low motivation, psychosocial factor in terms of family, less attention from the parents, fathers punishment for HT, and parents critics were the factors for underachiever. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memperoleh gambaran mengenai karakteristik siswa yang mengalami underachieverdan faktor-faktor penyebabnya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan model penelitian studi kasus.Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara semiterstruktur, observasi dan dokumentasi.Subjek penelitian satu orang siswa yang mengalami underachiever. Analisis data menggunakan teknik model Miles dan Huberman. Kesimpulannya yaitu HT mengalami underachiever dengan karakteristik rendahnya self-esteemdan rendahnya konsep diri akademik.Faktor-faktor yang menyebabkan HT mengalami underachiever strategi dalam belajar, faktor kondisi psikologis, faktor emosi.Faktor motivasi yang rendah, faktor kondisi psikososial yaitu kondisi keluarga, orangtua kurang memberikan perhatian, seringnya ayah memberi hukuman kepada HT dan orangtua yang sering mengkritik menjadi faktor penyebab underachiever.Kata kunci: bimbingan dan konseling, faktor penyebab, underachiever
Hubungan Sikap Terhadap Guru Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas VIII Dwi Agustina Damayanti; Yusmansyah Yusmansyah; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.484 KB)

Abstract

The purpose of this study is find out the relationship between Students Attitude toward teachers with learning achievement. The problem in this research is student achievement. Research method is Product moment correlationThe sample of research is 72 students of class VIII SMP Negeri 1 Seputih Raman. The result of this research showed that there is a positive and significant relationship between students attitudes toward teachers with achievement that is proved by result of data analysis using product moment correlation of Karl Pearson. Based the result of data tabulation it was obtained r Count=0,273 r Table=0,233 which means Ho refused and Ha accepted. The conclusion of this research is there is a positive and significant relationship between students attitude toward teachers with Students learning achievementTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa. Metode penelitian adalah korelasi Product moment. Sampel penelitian sebanayak 72 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Seputih Raman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar terbukti dari hasil analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Dari hasil pengolahan data diperoleh r hitung = 0,273 r tabel= 0,233 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar siswa.Kata kunci: guru, sikap, prestasi belajar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ASSERTIVE TRAINING Nuraini Indriyani; Syaifuddin Latif; Ranni Rahmayanthi Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.099 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know whether there is an improvement on students social interaction by using assertive training. The method used in this research is an experimental method with one group pretest-posttest design. Subjects of this study are 8 students. Data collection techniques in this study used observation. The result of analysis showed that Zoutput Ztable (2,5364) which means that Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion is that there is an increase in the ability of social interaction after being given an assertive training in class XI IPS in high school Muhammadiyah 2 Bandar Lampung in 2013-2014.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan interaksi sosial siswa melalui assertive training. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis desain One Group Pretest-Postest. Subjek penelitian ini sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Zhitung Ztabel (2,536 4) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan adalah terdapat peningkatan kemampuan interaksi sosial setelah diberi assertive training pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013-2014.Kata kunci : assertive training, bimbingan dan konseling, interaksi sosial siswa
PENGARUH PENGELOLAAN KELAS PEDULI AGRESI/BULLYING TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DAN PERILAKU AGRESI/BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 4 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.322 KB)

Abstract

Karakter anak bangsa terbentuk melalui berbagai kualitas diri, seperti kemampuan bersosialisasi sesuai norma dan berprestasi. Salah satu perilaku yang tidak sesuai/menyimpang dari karakter positif bangsa adalah agresi/bullying, yang berpotensi membuat anak menjadi pelaku kriminal dan berprestasi rendah. Pendidikan dapat membentuk karakter dan watak anak bangsa; sehingga anak akan lebih bermoral, mudah beradaptasi dan mengembangkan diri secara optimal. Program pengelolaan kelas peduli agresi/bullying menciptakan situasi dan kondisi kelas yang bebas dari agresi/bullying melalui pemberian hadiah/token economy oleh guru untuk perilaku non agresi/bullying di kelas, meningkatkan empati terhadap korban, dan mendukung kelompok sebaya menentang agresivitas/bullying. Hipotesis penelitian ini adalah: ada peningkatan prestasi akademik dan penurunan perilaku agresi/bullying terhadap siswa Sekolah Dasar. Subjek penelitian sebanyak sepuluh siswa pelaku agresi/bullying dalam satu kelas. Perubahan prestasi akademik dilihat dari nilai tes harian dan pengumpulan tugas; perubahan perilaku agresi/bullying dilihat melalui observasi. Hasil analisis dengan uji Sign menunjukkan peningkatan prestasi akademik secara signifikans dengan p=0,004 (p0,05) dan penurunan perilaku agresi/bullying secara signifikans dengan p=0,002 (p0,05). Kendala penelitian ini adalah perlunya keterlibatan pihak sekolah secara keseluruhan dan orang tua; serta perlunya konseling pribadi agar hasilnya lebih optimal.Kata kunci: pengelolaan kelas peduli agresi/bullying, prestasi akademik, agresi/bullying.