cover
Contact Name
Jurnal Bantenese
Contact Email
jurnalbantenese@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
budihasanah@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26561840     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Bantenese adalah Publikasi ilmiah dibidang Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan oleh Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat (PS2PM) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Hukum Universitas Serang Raya (Unsera) dengan nomor e-ISSN 26561840 yang mencakup : Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan manusia dan daya saing bangsa, Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, Pengembangan Ekonomi lokal dan nasional, Sociopreuner, Industri Kreatif, dan UMKM, sosial dan budaya dan harmoni sosial, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari-Juni dan Juli-Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
PENINGKATAN NILAI TAMBAH UDANG MENJADI PRODUK TERASI UDANG UNTUK DIVERSIFIKASI EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI DESA PUTRAPINGGAN, KECAMATAN KALIPUCANG, KABUPATEN PANGANDARAN Agi Rosyadi; Dim Zarita Suryanugraha; Mira Rahmawati; Sakifah; Fitri Deviani
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sdyx4k84

Abstract

Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran memiliki potensi sumber daya udang yang melimpah, namun pemanfaatannya masih didominasi oleh penjualan bahan baku sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh masyarakat relatif rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Pengabdian Berbasis Kewirausahaan (PPBK) bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah udang menjadi produk terasi yang memiliki daya saing melalui desain kemasan dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi, penyuluhan, demonstrasi proses produksi serta edukasi pemasaran digital. Mitra kegiatan terdiri atas Pemerintah Desa, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan masyarakat pesisir Desa Putrapinggan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai proses produksi terasi, pentingnya kualitas produk, desain kemasan, serta pemanfaatan platform digital sebagai media pemasaran. Selain memperoleh edukasi, peserta juga menerima dukungan berupa alat produksi sederhana untuk meningkatkan produktivitas usaha. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal dan berpotensi memperkuat diversifikasi ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
MENUJU UMKM BANKABLE: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TRANSAKSI DIGITAL BERBASIS QRIS DI DESA PUTRAPINGGAN Mira Rahmawati; Wilman Marino; Annas Syams Rizal Fahmi; Ageng Asmara Sani; Dede Arif Rahmani
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/w6aha476

Abstract

Transformasi ekonomi digital menuntut sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan instrumen pembayaran non-tunai guna meningkatkan efisiensi operasional. Namun, pelaku UMKM di Desa Putrapinggan, Kabupaten Pangandaran, masih menghadapi tantangan rendahnya literasi finansial dan ketergantungan yang tinggi pada transaksi tunai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintroduksi, mensosialisasikan, serta mendampingi pelaku UMKM dalam mengimplementasikan teknologi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Metode pelaksanaan program meliputi tahap identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan literasi keuangan dan simulasi transaksi digital, serta pendampingan aktivasi QRIS yang dilakukan berkolaborasi dengan Bank Mandiri Taspen selaku mitra perbankan. Kegiatan yang dilaksanakan pada 16 Juli 2026 ini diikuti oleh 38 pelaku UMKM secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat konversi adopsi langsung sebesar 34,2%, di mana 13 pelaku UMKM berhasil membuka rekening settlement dan menerima media QRIS akrilik resmi untuk lokasi usaha mereka. Berdasarkan analisis Technology Acceptance Model (TAM), adopsi ini didorong oleh kuatnya persepsi akan kemudahan dan manfaat teknologi, sementara hambatan administratif dan kecemasan teknologi (technological anxiety) menjadi kendala bagi peserta lainnya. Secara makro, integrasi ini berkontribusi dalam membangun jejak digital (digital footprint) yang mendukung inklusi keuangan dan akses permodalan UMKM di masa depan.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI INOVASI KUE TAPIS UNTUK PENANGANAN BALITA STUNTING Tintien Harsonowati; Eko Mei Susanto; Deny Edy Widodo; Nadyaning Tyas Pratiwi
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/8509m849

Abstract

Stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak di bawah lima tahun, yang disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak memadai dan penyakit infeksi kronis. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa terdapat 89 anak di bawah lima tahun yang mengalami stunting di wilayah Puskesmas Punggur pada tahun 2024. Program pengabdian masyarakat ini memberdayakan 30 kader posyandu dari Puskesmas Punggur untuk memperkuat pemahaman mereka tentang strategi pencegahan dan intervensi untuk stunting pada balita. Pada saat yang sama, program ini memajukan ekonomi kreatif lokal melalui KUE TAPIS, yang mengintegrasikan inovasi budaya dengan pendidikan kesehatan. Program ini menggabungkan presentasi interaktif, diskusi dinamis, dan praktik langsung. Pemberdayaan berkelanjutan dan evaluasi rutin terhadap kader posyandu didorong, untuk memastikan bahwa keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING MELALUI PENGUATAN KARAKTER SANTRI DAN IMPLEMENTASI POLA PENGASUHAN HUMANIS DI PONDOK PESANTREN MODERN Hasuri Hasuri; Rethorika Berthanila; Marthalena Marthalena; Endang Tri Santi; Siti Mahpudoh; Ilyas Ilyas
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/er294g05

Abstract

Fenomena bullying atau perundungan masih menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan karena berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, emosional, dan akademik peserta didik. Di lingkungan pondok pesantren, interaksi yang berlangsung intensif selama 24 jam berpotensi memunculkan perilaku perundungan apabila pola senioritas, disiplin, dan adaptasi santri baru tidak diimbangi dengan pengasuhan yang humanis dan pendidikan karakter. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman santri, pengurus asrama, dan pengasuh mengenai bullying, dampaknya, serta strategi pencegahannya melalui penguatan karakter Islami dan pola pengasuhan humanis. Metode yang digunakan adalah participatory educational approach melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pencegahan bullying, komunikasi empatik, disiplin tanpa kekerasan, serta penguatan budaya pesantren yang aman, ramah anak, dan berlandaskan nilai ukhuwah, rahmah, ta'zim, serta keteladanan. Program ini mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan Islam yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.