cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 475 Documents
ASPIRATION PNEUMONIA DUE TO NON-FATAL DROWNING Nova Indriyani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1571

Abstract

AbstractNonfatal Drowning was defined as survival, after suffocation by immersion or subemersion. Aspiration pneumonia is one of the most common complications of nonfatal drowning. It was reported that a female patient, aged 50 years, drowned in the Pariaman sea, found aspiration pneumonia due to nonfatal drowning. Bronchial specimen were carried out, a type of gram-negative bacteria was found, namely Pseudomonas aeroginosa. Patients received meropenem and fluroquinolone (levofloxacin). Based on clinical evaluation, laboratory and chest X-ray, the patient improved after 7 days of treatment.Keywords: seawater, nonfatal drowning, aspiration pneumonia, pseudomonas aeroginosa
ANALISIS PELAKSANAAN PENCEGAHAN KANKER SERVIK DI KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2021 Aftri Desy; Tri Andi Eka Putra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1401

Abstract

ABSTRAK Penanggulangan dan pencegahan kanker servik dimulai dari penyampaian informasi tentang faktor risiko dan bagaimana menghindari faktor risiko dimaksud, deteksi dini untuk mendapatkan lesi pra-kanker leher rahim dan melakukan pengobatan segera. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis pelaksanaan pencegahan kanker servik di Kota Sungai Penuh tahun 2021.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jumlah informan yaitu sebanyak 30 orang yaitu Kepala Dinas Kesehatan, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, Kasi Kesga dan Gizi Dinas Kesehatan, Kasi PTM dan Keswa Dinas Kesehatan,  Kasi KB, Kepala Puskesmas, Bidan Pelaksana, Petugas Promkes, Petugas PTM, Kepala Sekolah, Ketua TP-PKK Kecamatan, Ketua TP-PKK Desa, Kader dan Pasangan Usia Subur (PUS). Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dalam pencegahan kanker servik telah dibuat namun belum ada koordinasi yang baik dengan lintas sektor terkait, belum ada pemerataan tenaga bidan terlatih dan fungsional penyuluh kesehatan masyarakat di Puskesmas, peralatan yang belum memadai dalam menunjang kegiatan promosi kesehatan, tidak ada dana khusus untuk pelaksanaan pemeriksaan IVA dan promosi kesehatan tentang kanker servik, monitoring belum dilaksanakan secara optimal oleh Dinas Kesehatan, Puskesmas serta seluruh sektor terkait. Sehingga pelaksanaan promosi kesehatan terkait kanker servik belum optimal dan pemeriksaan IVA juga belum berjalan optimal dan belum melibatkan seluruh sektor.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pelaksanaan pencegahan kanker servik di Kota Sungai Penuh belum berjalan optimal. Oleh karena itu diharapkan peran serta dari lintas program, lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan cakupan deteksi dini kanker servik. Kata Kunci      : Kanker Servik, Deteksi Dini, Promosi KesehatanDaftar Bacaan : 58 (2008-2020)
CARA PENULISAN RESEP YANG BAIK DAN BENAR UNTUK DOKTER UMUM: TINJAUAN SINGKAT Sidhi Laksono; Farhan Kurnia Pratama; Ilham Akbar; Devana Alifia Afifah; Putri Nur Laila Sunandar; Putri Salsabila Ediati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1634

Abstract

Obat merupakan salah satu komiditi dalam bidang kesehatan yang penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Resep adalah permintaan tertulis dari dokter atau dokter gigi kepada apoteker untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi pasien sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Penulisan resep adalah suatu wujud akhir kompetensi dokter dalam pelayanan kesehatan yang secara komprehensif menerapkan ilmu pengetahuan dan keahlian di bidang farmakologi dan teraupetik secara tepat, aman dan rasional kepada pasien khususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya. Bentuk standar penulisan resep di Indonesia terdiri dari inscriptio, invocatio, prescriptio, signatura, subscriptio dan pro.
KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH, KEBIASAAN MINUM TEH, DAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI NABIRE Elisabet Bre Boli; Nur Al-faida; Nur Susan Iriyanti Ibrahim
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1617

Abstract

Remaja putri rentan terhadap anemia yang dapat disebabkan oleh asupan zat inhibitor dan konsumsi TTD. Zat inhibitor menghambat penyerapan zat besi, sedangkan konsumsi TTD membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kebiasaan minum teh dan konsumsi TTD dengan anemia pada remaja putri. Desain penelitian adalah cross-sectional, dengan teknik cluster sampling terhadap remaja putri di Nabire dengan 41 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara dan obervasi, dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara konsumsi TTD dan kebiasaan minum teh dengan anemia pada remaja putri, masing-masing p-value=0,04 dan 0,02. Perlu dilakukan intervensi yang tepat untuk meningkatkan pemahaman remaja putri dalam memperbaiki asupan makanan dan pentingnya konsumsi TTD dalam membantu mengatasi masalah anemia.Kata kunci: anemia, remaja putri, teh, TTD
BRONKOSKOPI DAN KRIOTERAPI PADA DIAGNOSIS KANKER PARU Lusi Agustini Arda
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1565

Abstract

Kanker paru merupakan penyakit keganasan tersering dan penyebab kematian utama terkait keganasan di dunia. Penentuan jenis sel histopatologis dan stadium kanker paru sangat penting untuk menentukan pendekatan pengobatan yang sesuai yang akan mempengaruhi morbiditas dan mortalitas. Metode invasif digunakan secara luas dalam diagnosis histopatologis kanker paru seperti kriobiopsi, biopsi forcep bronkoskopik, bronkial washing, bronkial brushing, dan aspirasi jarum transthoracic memiliki tingkat keberhasilan yang berbeda. Dilaporkan seorang pasien laki-laki, usia 67 tahun dengan keluhan sesak nafas dan batuk sejak 6 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pasien datang dengan efusi pleura kanan, setelah dilakukan torakosintesis dan dikeluarkan cairan plaura 2350 ml tampak gambaran massa sentral paru kanan pada foto torak. Pasien dilakukan bronkoskopi dan kriobiopsi, didapatkan sampel biopsi ukuran 1 x 0,6 x 0,5 cm dengan perdarahan minimal post tindakan. Dari pemeriksaan histopatologi didapatkan hasil non keratinizing squamous cell carcinoma moderately differentiated. Kata kunci:  kriobiopsi, bronkoskopi, kanker paru
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 Hernitati Hernitati Hernitati
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1469

Abstract

Abstrak Strategi promosi kesehatan adalah cara mencapai visi dan misi promosi kesehatan secara efektif efisien berupa advokasi, bina suasana, gerakan pemberdayaan dan kemitraan. Data Dinkes Kota Pekanbaru, Kecamatan Binawydia termasuk zona merah COVID-19. Sosialisasi penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan diwilayah tersebut. Tujuan penelitian memperoleh informasi mendalam pelaksanaan strategi promosi kesehatan terhadap perilaku masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil advokasi dari informan utama memperoleh kebijakan sedangkan informan pendukung hanya sebagian besar yang memperoleh kebijakan akibat keterbatasan penyampaian informasi. Semua informan utama menyikapi dengan baik, sebagian kecil informan pendukung tidak mematuhi aturan tersebut. Sebagian besar informan utama dan pendukung melaksanakan pemberdayaan masyarakat secara bersama, sedangkan sisanya tidak karena pembatasan aktivitas. Semua informan utama bermitra dengan pemerintah dan swasta. Penerapan protokol kesehatan berupa perilaku masyarakat hanya sebagian kecil tidak menerapkan. Semua informan utama memperoleh kebijakan berupa surat edaran dari Walikota dan ketua Satgas, menyikapi dengan baik dan mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Sebagian besar informan utama melaksanakan program bersama tokoh masyarakat, semua informan utama memberdayakan masyarakatnya, tetapi tidak semuanya mendapatkan pelatihan, Semua Informan bermitra dengan beberapa organisasi baik pemerintah maupun swasta.Kata Kunci: Strategi Promosi Kesehatan, Protokol Kesehatan, COVID-19, Perilaku Masyarakat
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM RUJUK BALIK DI PUSKESMAS KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2021 putri zuliani rika; Neila Sulung
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1453

Abstract

Pelayanan program rujuk balik merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan jangka panjang yang dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas rekomendasi/rujukan dari Dokter Spesialis/ Sub Spesialis yang merawat. Penelitian ini dilakukan di 3 Puskesmas Kota Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pelaksanaan program rujuk balik di Puskesmas Kota Bukittinggi tahun 2021 dengan mengkaji input, proses dan output. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus. Penentuan informan penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 21 informan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada informan, melakukan observasi, studi dokumentasi dan triangulasi. Hasil penelitian diketahui input yaitu pemahaman petugas di Puskesmas dan pasien mengenai program rujuk balik sudah dinilai baik dan petugas BPJS rutin melakukan monitoring evaluasi. Pada proses bahwa implementasi nya masih belum sesuai dengan prosedur mekanisme dan target yang ditetapkan sehingga pada aspek output capaian kunjungan peserta belum memenuhi target. Kesimpulan dari penelitian ini adalah belum optimalnya pelaksanaan program rujuk balik di Puskesmas Kota Buittinggi dilihat dari angka kunjungan balik pasien terdaftar ke Puskesmas setiap bulannya dan akan berdampak terhadap penilaian kinerja Puskesmas dan mempengaruhi penerimaan kapitasi setiap bulannya.
DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAN EMPIEMA Hafis Herdiman
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1569

Abstract

Empiema merupakan salah satu infeksi pleura yang terjadi akibat kumpulan cairan eksudatif (pus) di rongga pleura. Secara epidemiologi, insidensi empyema meningkat pada anak dan dewasa. Empyema dapat disebabkan oleh infeksi paru, prosedur operasi, trauma, pneumotoraks spontan, torakosintesis, dan septikemia. Cairan pleura terakumulasi ketika laju pembentukannya melebihi laju absorpsi. Selain dari gejala klinis, diagnosis ditegakkan dengan menggunakan pemeriksaan cairan pleura, baik secara makroskopis dan mikroskopis, dan CT-scan.  Tatalaksana bertujuan untuk mengembalikan fungsi respirasi normal dan fungsi pengembangan paru dengan pemberian oksigen, pemberian cairan dan terapi awal meliputi antipiretik, analgesik dan antibiotik dan kemudian dilakukan drainase dengan menggunakan kateter, torakotomi terbuka atau menggunakan VATS.  Kata kunci: empyema, infeksi pleura, pemeriksaan cairan pleura, drainase pleura  
LITERATURE REVIEW: ANALISIS BRAND EQUITY TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI PUSKESMAS Satriya - Wijaya; Edza Aria Wikurendra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1602

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Tujuan penulisan literature review ini adalah untuk menganalisis ekuitas merek terhadap loyalitas pelanggan di Puskesmas. Penelitian ini adalah penelitian literature review. Metode yang digunakan pada penelitian literature review yaitu systematic literature review. Sumber artikel berasal dari Portal garuda, dan Google scholar. Terdapat tahapan screening dalam memilih jurnal yang terdiri dari 3 tahap yaitu screening 1 memilih jurnal berbayar dan tidak berbayar, screening 2 mereview judul dan abstrak, screening 3 mereview latar belakang, metode, hasil dan pembahasan. Peenjabaran hasil temuan artikel, dapat disimpulkan bahwa ekuitas merek berpengaruh terhadap loyalitas, kepuasan pelanggan, keputusan pemanfaatan pelayanan, dan pemanfaatan kembali. Selanjutnya untuk elemen ekuitas merek yang lebih dominan saat diterapkan di puskesmas, yaitu elemen persepsi kualitas. Kesimpulan literature review ini yaitu terdapat pengaruh antara ekuitas merek terhadap loyalitas pelanggan, dikarenakan ekuitas merek dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh pelanggan. Oleh karena itu, untuk penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih mendalam mengenai ekuitas merek dan loyalitas pelanggan, baik satu arah maupun dua arah. Kemudian mengenai elemen yang dominan digunakan, hendaknya dapat diteliti secara menyeluruh pada keempat elemen ekuitas merek yang digunakan dan kekuatan masing-masing elemen saat penerapan di puskesmas.
UJI POTENSI AROMATERAPI BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP KUMAN DI UDARA, SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KOINFEKSI PENDERITA ISPA Shantrya Dhelly Susanty; Harry Ade Saputra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1635

Abstract

Sebagian besar ISPA disebabkan oleh virus atau campuran infeksi virus-bakteri. Pencegahan koinfeksi oleh bakteri merupakan salah satu cara untuk menurunkan kematian akibat ISPA yang disebabkan oleh virus. Penggunaan terapi bawang merah berpotensi menawarkan pengobatan yang efektif untuk infeksi saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh aromaterapi bawang merah (Allium cepa L.) terhadap jumlah angka kuman di udara. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain pretes-postest group design. Variabel bebas adalah aromaterapi bawang merah dan variabel terpengaruh adalah jumlah angka kuman di udara. Data hasil penelitian yang normal dan homogen (setelah diuji dengan uji Saphiro-Wilk dan uji Levene's) akan dianalisa dengan Repeated-Measures Analysis of Varians (ANOVA) dengan taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi bawang merah terhadap jumlah angka kuman di udara. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil uji Signifikansi Variabel angka kuman di udara dengan nilai p value 0,00. Ho ditolak, ada perbedaan signifikan rata – rata angka kuman di udara sebelum dan sesudah pendispersian aromaterapi bawang merah