cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Analisis Kegagalan pada As Roda Belakang Dump Truck Hino 500 Berbasis Finite Element Analysis Wibowo, Donny; Zaenudin, Mohamad; Saleh, Yasya Khalif Perdana
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15040

Abstract

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk (12%) menggarisbawahi urgensi peningkatan keselamatan kendaraan berat ini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seringnya insiden akibat patah as atau poros belakang. Untuk memahami fenomena ini, simulasi Finite Element Analysis (FEA) diterapkan guna memvisualisasikan sebaran tegangan dan deformasi pada poros belakang dump truck HINO 500. Analisis ini dilakukan dengan memvariasikan beban 26-35 ton, mencakup beban standar dan overload) dengan tujuan utama mengidentifikasi area konsentrasi tegangan dan potensi titik kegagalan fatik pada poros roda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tegangan tertinggi terjadi variasi beban 35 Ton dengan nilai tegangan sebesar 1,76 x 10^8 N/m^2 dengan nilai tegangan tertinggi terjadi pada bagian ujung poros roda gigi dan ujung bagian dekat piringan. Nilai masih terbilang aman karena nilai tegangan lebih kecil dari nilai batas tegangan material yaitu 4,6 x 10^8 N/m^2. Sementara hasil simulasi FEA defleksi sebesar 4,026 x 10^-3 m dan hasil simulasi fatigue failure menunjukan pada variasi beban 26 ton memiliki life cycle terbesar 314.886 dan nilai life cycle terkecil terjadi pada variasi beban 35 Ton dengan nilai life cycle sebesar 46.523.
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH KECEPATAN SUPERFISIAL GAS DAN CAIRAN SERTA DIAMETER PIPA TERHADAP POLA ALIRAN DUA FASE DALAM PIPA VERTIKAL Hidayatulloh, Fajar; Karminto, Karminto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi diameter pipa terhadap pola aliran dua fase gas-air dalam pipa vertikal. Variasi diameter yang digunakan meliputi 1 inci, 1¼ inci, dan 1½ inci. Kecepatan superfisial cairan (USL) ditetapkan sebesar 0,0250 m/s, 0,0255 m/s, dan 0,0260 m/s, sedangkan kecepatan superfisial gas (USG) sebesar 0,88 m/s, 0,89 m/s, dan 0,90 m/s. Nilai USL dan USG tersebut digunakan sebagai parameter utama dalam analisis aliran dua fase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan USG secara konsisten mendorong transisi pola aliran dari bubble menjadi slug hingga churn. Pada pipa berdiameter lebih besar, transisi terjadi pada nilai bilangan Reynolds dan Froude yang lebih tinggi. Sementara itu, peningkatan USL memperbesar momentum fase cair sehingga mempersempit ruang gerak fase gas dan mempercepat terjadinya transisi pola aliran. Secara keseluruhan, diameter pipa berpengaruh signifikan terhadap pola aliran, di mana pipa berdiameter kecil cenderung didominasi pola bubble dan slug, sedangkan pipa berdiameter lebih besar lebih sering membentuk pola churn akibat peningkatan turbulensi dan distribusi fase yang tidak merata. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan desain sistem perpipaan yang melibatkan transportasi fluida dua fase gas-cair dalam kondisi vertikal.
ANALISIS EXPERIMENTAL STRATEGI PERLAKUAN PANAS UNTUK PENYUSUNAN WPS SAMBUNGAN LAS BAJA COR AAR M201 GR.B+ Augustino, Immanuel Freddy; Zulfika, Dicki Nizar; Azhad, Faizur Rijal; Tsany, Rahmat Basya Shahrys
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15697

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengoptimalkan strategi perlakuan panas terhadap kualitas sambungan las komponen bogie kereta api berbahan casting AAR M201 Grade B+ berdasarkan standar AWS D15.1. Pengelasan dilakukan menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan elektroda E8018-B2, melalui empat variasi perlakuan: tanpa perlakuan panas, preheat 100°C, PWHT saja, serta kombinasi preheat dan PWHT. Pengujian meliputi uji tarik, tekuk, kekerasan, impak, radiografi, dan analisis struktur mikro. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan panas tidak secara signifikan memengaruhi kekuatan tarik, namun mampu meningkatkan ketangguhan zona HAZ hingga 62%, menurunkan kekerasan hingga 19% akibat pelunakan dan pelepasan tegangan, serta menghasilkan struktur mikro yang lebih homogen. Kombinasi preheat dan PWHT dinilai paling optimal dalam meningkatkan performa sambungan, meskipun ketangguhan logam las sedikit menurun. Temuan ini mendasari penyusunan Welding Procedure Specification (WPS) dan Procedure Qualification Record (PQR) yang valid dan mendukung proses pengelasan bogie kereta api yang aman dan andal.
PENGARUH JENIS PLASTIK TERHADAP KUALITAS MINYAK PIROLISIS: STUDI KONVERSI, ANGKA CETANE DAN ANGKA OKTAN MENGGUNAKAN REACTOR PIROLISIS TABUNG MENDATAR KAPASITAS 100 KG SELF-SUFFICIENT Mulyana, Riyan; Warso, Warso; Sugiantoro, Bambang; Amanulloh, Rivkih; Sutarno, Sutarno
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15495

Abstract

Penelitian ini menganalisis karakteristik minyak hasil pirolisis dari berbagai jenis plastik, termasuk polietilena (PE), polipropilena (PP), polistirena (PS), dan Styrofoam, serta plastik campuran, dengan fokus pada konversi minyak, angka cetane, dan angka oktan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa durasi optimal pirolisis adalah 4 jam, di mana produksi minyak mencapai titik tertinggi sebelum berkurang akibat peningkatan pembentukan gas. PE dan PP menunjukkan konversi minyak tertinggi (lebih besar dari 70 persen), dengan rantai hidrokarbon yang lebih panjang dan kestabilan termal yang baik, sehingga lebih sesuai untuk aplikasi bahan bakar diesel. Sebaliknya, PS dan Styrofoam menghasilkan minyak dengan angka oktan tinggi (lebih besar dari 90), tetapi dengan konversi minyak yang lebih rendah (lebih kecil dari 70 persen), akibat dekomposisi struktur aromatiknya yang lebih kompleks. Hal ini menjadikan minyak hasil pirolisis PS dan Styrofoam lebih sesuai sebagai substitusi bensin. Perbedaan komposisi hidrokarbon dalam produk minyak ini menunjukkan bahwa karakteristik bahan bakar yang dihasilkan sangat bergantung pada jenis plastik yang digunakan. Oleh karena itu, optimasi pirolisis dengan katalis atau modifikasi kondisi reaktor diperlukan untuk meningkatkan selektivitas terhadap fraksi bahan bakar yang diinginkan, baik untuk aplikasi diesel maupun bensin
ANALISIS SEBARAN GAYA PADA KAKI STRUKTUR HELIDECK DENGAN VARIASI PEMODELAN TIPE BRACE Anwar, Anwar; Siswanto, Rudi; ma'ruf, ma'ruf
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15268

Abstract

Helideck merupakan geladak khusus untuk pendaratan helikopter pada kapal dan jacket. Kekuatan struktur helideck menjadi perhatian yang sangat penting dikarenakan harus menahan beban pendaratan helikopter baik dalam kondisi normal ataupun kondisi pendaratan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran gaya yang bekerja pada kaki struktur helideck berdasarkan variasi tipe brace dalam menahan beban pedaratan darurat helikopter. Perhitungan tegangan dan pemodelan struktur helideck menggunakan software SACS, pendaratan darurat menggunakan posisi diagonal menyimpang 4 meter. Hasil perhitungan sebaran gaya terbesar yang bekerja terjadi pada kaki struktur helideck nomor 3 dengan nilai IR 1.13 sedangkan untuk tegangan kerja paling kecil terjadi pada kaki helideck nomor 1 dengan nilai IR 0.1. Pada kaki helideck nomor 1 nilai IR terbesar adalah model brace N sedangkan nilai IR terkecil adalah model brace K, Pada kaki helideck nomor 2 IR terbesar adalah model brace Y dan IR terkecil adalah model brace K, pada kaki nomor 3 IR terbesar adalah model K dan terkecil adalah model brace X, dan pada kaki nomor 4 IR terbesar adalah model brace Y sedangkan IR terkecil adalah model brace N. Nilai IR terbesar terjadi pada kaki struktur helideck nomor 3 sedangkan nilai IR terkecil terjadi pada kaki struktur helideck nomor 1. Kata Kunci : Helideck, Beban Helikopter, Brace, Kekuatan Struktur.
Pengaruh Temperatur Terhadap Uji Tarik dan SEM Komposit UHMWPE dengan Penguat Serat Rami sebagai Potensi Biomaterial Huda, Evan Hardi Nurul; Hastuti, Sri; Hilmy, Fuad; Saputra, Eko; Indrawati, Ragil Tri; Nugroho, Wahyu Isti; Putri, Farika Tono
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.14007

Abstract

ABSTRAK Ultra High Molecular Weight Polyethylene (UHMWPE) dikenal sebagai material dengan sifat fisik dan mekanik yang luar biasa. Sehingga membuka peluang untuk mengeksplorasi kombinasi dengan bahan alami seperti serat rami. Serat rami memiliki karakteristik mekanik yang baik dan merupakan penguat potensial untuk komposit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan tarik pada komposit UHMWPE-serat rami yang diproduksi melalui metode cetak panas pada tiga variasi suhu, yaitu 190°C, 205°C, dan 220°C. Pengujian uji tarik mengacu pada standar ASTM D638. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pemrosesan mempengaruhi sifat mekanik komposit, dengan suhu 205°C menghasilkan nilai tegangan tarik maksimum sebesar 18,20 MPa, nilai regangan tarik maksimum sebesar 1,177, dan modulus elatisitas terbesar terdapat pada variasi 190°C, dengan hasil rata-rata nilai modulus elatisitas sebesar 41,16 MPa. Patahan dari uji tarik dilakukan uji SEM untuk mengetahu model kegagalan dari pencetakan. Dari hasil uji SEM terlihat dari keselurahan spesimen mengalamai fiber pull out yang diakibatkan dari UHMWPE tidak dapat mengikat serat rami dengan sempurna. Komposit UHMWPE dengan penguat serat rami berpotensi untuk digunakan sebagai biomaterial. Kata kunci : serat rami, UHMWPE, komposit, hot press, uji tarik, uji SEM,
Pengaruh Variasi Fraksi Massa Bio-Fiber dengan Perlakuan Alkalisasi NaOH Terhadap Kekuatan Tarik Material Komposit Yusuf, Alfian Rachman; Zaenudin, Mohamad; Fikri, M. Luqman Saiful
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15759

Abstract

Kebutuhan akan komposit ramah lingkungan mendorong pemanfaatan bio-fiber sebagai penguat. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi massa serat resam (Dicranopteris linearis) dan ijuk (Arenga pinnata) serta perlakuan alkalisasi NaOH 5% (2 jam) terhadap kekuatan tarik komposit bermatriks epoksi. Spesimen dibuat dengan metode hand lay-up sesuai ASTM D638 Tipe I pada tiga tingkat massa serat (1, 2, 3 g) untuk dua kondisi (tanpa alkalisasi dan beralkalisasi), masing-masing dua replikasi (total 24 spesimen). Hasil pengujian menunjukkan respons yang berbeda antara kedua serat. Pada ijuk, perlakuan alkalisasi menghasilkan tren kenaikan kekuatan tarik yang linier dan stabil seiring meningkatnya massa (27,42 → 31,88 → 34,59 MPa; R² ≈ 0,98), sekaligus menurunkan variasi data (coefficient of variant (CV) kelompok ≈11,6%). Tanpa alkalisasi, kekuatan material cenderung lebih lemah (29,07 → 19,08 → 36,06 MPa; R² ≈ 0,17) dengan variasi yang lebih tinggi (CV ≈30,4%). Pada resam, alkalisasi menghasilkan nilai optimum pada fraksi massa 2 g (22,43 MPa) namun menurun di 3 g (16,10 MPa), sedangkan tanpa alkalisasi nilainya moderat (16,53; 19,38; 16,12 MPa) dengan konsistensi lebih baik (CV ≈ 10,27% vs 18,61% beralkali). Seluruh kekuatan tarik melebihi acuan SAE J1717 (8,09 MPa).
OPTIMASI VORTEX WET SCRUBBER DENGAN SUSPENSI DOLOMIT UNTUK PENANGKAPAN PARTIKEL KARBON ULTRAFINE DAN POLUTAN ASAM YANG LEBIH EFISIEN Gunawan, Gunawan; Sugiantoro, Bambang; Ngisomudin, Ngisomudin; Warso, Warso; Supriyana, Nana
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15565

Abstract

Pencemaran udara akibat emisi partikulat dari pembakaran sampah menjadi tantangan lingkungan yang signifikan. Penelitian ini mengembangkan sistem Vortex Wet Scrubber (VWS) berbasis larutan air dan dolomit untuk meningkatkan efisiensi pengendalian emisi gas dan partikulat halus. Uji eksperimental menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengurangi PM10 hingga 95–98%, PM2.5 hingga 90–95%, dan PM1.0 hingga 75–85%, dengan efisiensi absorpsi gas mencapai 98% untuk SO₂ dan 90% untuk NOₓ pada kelarutan dolomit 20% (pH 9.5–10.0). Namun, 5–15% partikel karbon ringan (1 µm) masih lolos, disebabkan oleh hidrofobisitas partikel, waktu kontak yang terbatas, dan ukuran partikel yang sangat kecil. Optimasi dilakukan melalui peningkatan turbulensi, penggunaan surfaktan, dan penambahan koagulan untuk meningkatkan penyerapan karbon ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini lebih hemat energi dibandingkan Ventury Scrubber, dengan konsumsi daya yang lebih rendah. Kombinasi teknologi VWS dengan elektrostatik atau penyemprotan ultra-halus berpotensi meningkatkan efisiensi lebih lanjut. Studi ini menawarkan solusi inovatif dalam teknologi pengendalian emisi yang ramah lingkungan, serta menjadi dasar pengembangan sistem pencucian asap yang lebih efektif untuk aplikasi industri dan perkotaan.
ANALISIS PERBAIKAN DOWNTIME PADA AUTOMATIC STACKING MACHINE DALAM OPTIMALISASI PROSES PRODUKSI DENGAN METODE DMAIC Bahar, Shofwan; Damayanti, Vita Ayu; Priyadi, M. Untung Zaenal
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15708

Abstract

Automatic Stacking Machine merupakan bagian penting dalam proses produksi baterai di PT. XYZ, khususnya dalam proses penyusunan plat positif yang dilapisi separator. Namun, proses ini sering mengalami downtime akibat keterbatasan kapasitas magazine house dan kesalahan operasional yang menyebabkan terganggunya kontinuitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab downtime serta merancang solusi perbaikan menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas magazine house yang terbatas dan desain yang tidak ergonomis menjadi faktor utama penyebab berhentinya mesin. Dengan melakukan re-design pada magazine untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi pengisian plat, waktu operasional mesin dapat diperpanjang dan frekuensi intervensi operator berkurang. Penerapan solusi ini berpotensi meningkatkan output produksi, mengurangi kerugian waktu hingga 57 plat per jam, serta menurunkan beban kerja operator. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan sistematis melalui DMAIC efektif dalam mengatasi permasalahan teknis di lini produksi.
ANALISIS STRUKTURAL POROS STEERING KNUCKLE MOBIL LISTRIK PROTOTIPE MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Khoeron, Slamet; Setiawan, Hera; Qomaruddin, Qomaruddin; Ramadhani, Aufar Nur
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15173

Abstract

Poros pada steering knuckle merupakan komponen krusial dalam sistem suspensi dan kemudi kendaraan listrik prototipe. Komponen ini harus mampu menahan kombinasi beban statis akibat berat kendaraan serta beban dinamis dari gaya lateral dan pengereman. Penelitian ini menerapkan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM) untuk menganalisis distribusi tegangan dan deformasi pada poros steering knuckle. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak CAD, sementara simulasi FEM dijalankan dengan mempertimbangkan dua skenario pembebanan utama: beban vertikal 3750 N dan lateral 5500 N. Material yang digunakan adalah alloy steel dengan yield strength sebesar 620,8 MPa. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum terjadi pada area sambungan, dengan nilai tegangan Von Mises mencapai 11,63 MPa. Tegangan ini melampaui batas aman material, sehingga diperlukan optimalisasi desain berupa penyesuaian geometri, penebalan area kritis, atau pemilihan material alternatif. Studi ini menegaskan pentingnya analisis numerik dalam pengembangan komponen struktural kendaraan listrik, demi menjamin keandalan, keamanan, dan efisiensi struktural. Kata kunci:  steering knuckle, kendaraan listrik, metode elemen hingga, distribusi tegangan, optimasi desain.