cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Penambahan HHO pada Bahan Bakar dan Restore Condition Engine guna Meningkatkan Performa Motor 4 Tak 125 CC Purwono, Arif Hidayat; Suhartoyo, Suhartoyo; Karminto, Karminto; Rosyid, Alfian Pragita
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.14481

Abstract

Tujuan penelitian ini meningkatkan performa kendaraan keluaran tahun lama yang tidak bertenaga karena usia penggunaan dari unit, dan tentunya telah mengalami beberapa keusan di bagian liner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembalikan performa mesin dan meningkatkan performa mesin dengan cara restore condition engine. Peningkatan performa mesin dengan cara penggantian liner dan torak, kemudian penambahan HHO untuk suplai ke bahan bakar agar pembakaran menjadi lebih sempurna. Pembakaran sempurna akan mengurangi kandungan CO dan HC pada gas buang. Bahan bakar yang digunakan adalah pertalite yang dicampur dengan HHO di dalam karburasi yang akhirnya masuk ruang bakar. Mesin dalam pengujian menggunakan mesin 4 tak, untuk roda dua kapasitas 125 CC tahun 2006. Penggantian liner dan torak pada kendaraan serta penambahan gas HHO pada saluran intake mesin akan menurunkan emisi gas buang serta menurunkan konsumsi bahan bakar dengan hasil terbaik untuk CO sebesar 0,33% dan untuk HC sebesar 94 ppm pada putaran mesin 4500 rpm. Pada uji jalan kendaraan hasil terbaik juga diperoleh pada kondisi yang sama dengan konsumsi bahan bakar 76,9 km/liter.
Analisis Kegagalan Pipa Elbow Superheater 90° Terhadap Perlakuan Bending Menggunakan Hydraulic Pipa Bender Sampurno, Rachmat Dwi; Tafrant, Dodi; Putri, Fenoria; Hendradinata, Hendradinata; Arnoldi, Dwi; Ramadhan, Surya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15058

Abstract

Steam power plants are the most widely used power plants. The steam produced will be channeled using a superheater pipe. The component that often fails is the superheater elbow pipe. The method used is purposive sampling. The test method used is metallographic testing where the test is based on ASTM. For the results of reading the microstructure content, the percentage of the microstructure phase of the sample tested was factory factory elbow superheater pipe with a percentage of 53.50% pearlite and 27.50% ferrite, the flexible superheater elbow pipe sample contained 43.00% pearlite and 36% ferrite. . 00%, the leaking superheater elbow pipe sample contained 37.50% pearlite and 43.00% ferrite. So the conclusion is that the superheater elbow pipe which has high hardness and good pearlite and ferrite content is found in the factory ebow superheater pipe sample, the manual bending elbow superheater pipe experienced a reduction in the pearlite phase and the addition of a ferrite phase, so it can be concluded that this sample experienced a reduction in resistance and hardness, The Leaking superheater elbow pipe sample has high hardness due to the heat treatment process and a martensite phase appears due to heating, while the percentage of pearlite decreases and ferrite increases, and if there is more ferrite in the material, the pressure in the pipe will be decreased.Steam power plants are the most widely used power plants. The steam produced will be channeled using a superheater pipe. The component that often fails is the superheater elbow pipe. The method used is purposive sampling. The test method used is metallographic testing where the test is based on ASTM. For the results of reading the microstructure content, the percentage of the microstructure phase of the sample tested was factory factory elbow superheater pipe with a percentage of 53.50% pearlite and 27.50% ferrite, the flexible superheater elbow pipe sample contained 43.00% pearlite and 36% ferrite. . 00%, the leaking superheater elbow pipe sample contained 37.50% pearlite and 43.00% ferrite. So the conclusion is that the superheater elbow pipe which has high hardness and good pearlite and ferrite content is found in the factory ebow superheater pipe sample, the manual bending elbow superheater pipe experienced a reduction in the pearlite phase and the addition of a ferrite phase, so it can be concluded that this sample experienced a reduction in resistance and hardness, The Leaking superheater elbow pipe sample has high hardness due to the heat treatment process and a martensite phase appears due to heating, while the percentage of pearlite decreases and ferrite increases, and if there is more ferrite in the material, the pressure in the pipe will be decreased.
Alat Monitoring Kecepatan Angin, Arah Angin, Suhu, Tekanan Udara dan Kelembapan Berbasis IOT dengan Integrasi Notifikasi Whatsapp Wahyu, Bernard; Prayitno, Tri Hadi; Imawan, Ahmad Rosyadi; Gunadhi, Albert; Joewono, Andrew
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15006

Abstract

Kondisi cuaca dan lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai aktivitas, khususnya dalam operasional di pangkalan kapal. Informasi yang akurat dan real-time mengenai parameter cuaca seperti kecepatan angin, arah angin, suhu, tekanan udara, dan kelembapan sangat dibutuhkan untuk mendukung efisiensi serta keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat monitoring cuaca berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan fitur notifikasi WhatsApp guna memberikan informasi secara langsung kepada pengguna. Sistem ini menggunakan sensor FC-03 untuk mengukur kecepatan angin, sensor QMC5883L untuk mendeteksi arah angin, serta sensor BME280 untuk memperoleh data suhu, kelembapan, dan tekanan udara. Seluruh data dari sensor diolah oleh mikrokontroler ESP32 dan dikirimkan ke platform IoT “ThingSpeak” untuk dipantau secara daring melalui antarmuka web. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan fitur pengiriman notifikasi otomatis ke aplikasi WhatsApp apabila terjadi perubahan kondisi cuaca secara signifikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan informasi cuaca yang akurat dan konsisten, dengan tingkat keakuratan sensor yang baik. Integrasi antara teknologi IoT dan notifikasi WhatsApp memungkinkan proses pemantauan data cuaca dilakukan secara fleksibel dan responsif. Implementasi alat ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung aktivitas operasional di pangkalan kapal maupun aplikasi lain yang memerlukan pemantauan cuaca secara real-time.
Rancang Bangun Prototype Alat Pengukur Kualitas Air Sumur Berdasarkan Salinitas PH dan Kekeruhan Menggunakan Metode Fuzzy Logic Maulana, Ilham Rizki; Malik, Muchamad; Mukhtar, Agus
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15133

Abstract

Air tanah merupakan sumber utama air bersih yang dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan harian seperti mandi, mencuci, memasak, dan konsumsi. Namun, kualitas air sumur sering kali menurun akibat kontaminasi lingkungan seperti intrusi air laut, rembesan limbah domestik seperti rembesan septic tank, serta tingginya kandungan logam berat dan partikel tersuspensi. Masalah ini umum terjadi di daerah pesisir dan kawasan pemukiman padat dengan sanitasi yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototype alat ukur kualitas air sumur dengan pendekatan fuzzy logic mamdani, yang mengklasifikasikan kualitas air ke dalam tiga kategori yaitu baik, cukup, dan buruk. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor salinitas, pH, dan kekeruhan. Data ditampilkan secara real-time pada layar LCD. Pengujian dilakukan terhadap sampel air sumur di wilayah Kaligawe, Kota Semarang. Sensor salinitas menunjukkan akurasi 94,76% dengan kadar garam 1438 ppm, melebihi ambang batas air layak konsumsi. Sensor pH memiliki akurasi 92,90% dengan nilai pH 7,9, masih dalam rentang standar (6,5–8,5). Sensor kekeruhan mencatat akurasi 90,89% dengan nilai 10,6 NTU, di atas batas aman 5 NTU. Validasi dengan MATLAB menunjukkan deviasi rata-rata hanya 0,88%, menandakan sistem memiliki tingkat presisi yang sangat baik. Hasil menunjukkan bahwa air sumur tidak layak dikonsumsi karena tingginya kadar garam, sesuai dengan batasan dalam Permenkes No. 2 Tahun 2023.
Rancang Bangun Mesin Pembuat Makaroni dengan Penggerak Motor Listrik 1 HP Sudirman, Zainal; Fuadi, muhammad Ghufron; Tahir, Haerani
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15026

Abstract

Abstract - The advancement of technology in the modern era has significantly driven the adoption of machinery in the food industry to enhance production efficiency, product consistency, and cost-effectiveness. Among the various processed food products, macaroni—produced primarily from wheat flour—has gained popularity due to its unique texture, taste, and adaptability to various culinary applications. However, in Indonesia, small and medium-sized enterprises (SMEs) often rely on raw macaroni materials supplied by large manufacturers, which increases dependency and production costs. This study presents the design and development of a compact macaroni-making machine driven by a 1 HP electric motor, aimed specifically at empowering SMEs to produce macaroni independently. The machine is engineered to produce elbow-shaped macaroni and is capable of achieving a production rate of 23 kilograms per hour. The design methodology involves the calculation of required torque and rotational speed, selection of appropriate materials, and integration of essential components such as the extrusion barrel, screw conveyor, cutting mechanism, and a power transmission system using pulleys and belts. Performance evaluations were conducted to assess the mechanical reliability and production output of the machine. Results indicate that the machine performs consistently under continuous operation, with an average production output of 306.5 grams per minute. Additionally, a cost analysis reveals that the total machine fabrication cost is Rp 5,225,500, with a break-even point (BEP) achieved after processing approximately 1,520 kilograms of macaroni, equivalent to about 12 operational days. This innovation offers an accessible and affordable solution for SME players in the food processing sector, aiming to reduce dependency on large suppliers and improve production autonomy. The study concludes that the proposed machine can significantly contribute to enhancing the productivity and profitability of small-scale food industries. Keywords: macaroni making machine, 1 HP electric motor, extruder, small and medium industries.
Platform Swerve Drive Modular untuk Robot Mobile Otonom Menggunakan ESP32 Alam, Bagus Aditama; Malik, Muchamad; Burhanuddin, Aan
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan platform swerve drive modular untuk robot mobile otonom berbasis mikrokontroler ESP32, guna memungkinkan manuver omnidireksional yang presisi dalam lingkungan dinamis. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan kinematika invers untuk mengatur kecepatan dan arah sudut setiap roda secara independen. Validasi dilakukan melalui pengujian gerakan dasar serta analisis performa aktuator terhadap variasi kecepatan putar roda (RPM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan kecepatan linier maksimum sebesar 0,314 m/s pada 100 RPM, dengan error sudut rata-rata berada dalam rentang ±1,2° hingga ±2,7°. Grafik hubungan antara RPM dan error sudut menunjukkan adanya degradasi presisi pada kecepatan tinggi, yang menandakan keterbatasan respons servo dan sistem kontrol berbasis ESP32. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan efektif pada kecepatan rendah-menengah dan layak digunakan dalam aplikasi robotik otonom berskala kecil. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap desain platform robot modular yang ekonomis, fleksibel, dan adaptif, serta membuka peluang pengembangan lanjutan melalui integrasi kontrol prediktif dan sensor presisi tinggi.  Kata kunci:  swerve drive, robot otonom, ESP32, kinematika robot, kontrol motor.
Peningkatan Kualitas Hasil Assembling Shock Absorber Tipe C 50 Di PT KAI (Persero) UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng Melalui Pemilihan Viskositas Oil Damper Basuki, Stefanus Gangsar; Komariah, Ainur; Prasetyo, Rian; Hartanti, Sri
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.14560

Abstract

Kereta Api merupakan moda transportasi penumpang dan barang yang memiliki berbagai keunggulan. Diantaranya kapasitas angkut yang besar, efisien, aman, serta nyaman. Salah satu faktor yang menunjang keamanan dan kenyamanan perjalanan Kerata Api adalah sistem suspensi. Sistem suspensi ini berfungsi meredam getaran akibat pergerakan kereta dan rel. Komponen penting dalam sistem suspensi adalah shock absorber, yang berfungsi meredam gaya osilasi dan mendispersikan energi kinetik dari guncangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur assembling shock absorber yang sesuai standar, viskositas oil damper yang tepat, serta pengaruh kondisi komponen terhadap kualitas shock absorber di PT KAI (Persero) UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dan komparatif untuk membandingkan dua variabel, yaitu viskositas oli SAE 10 dan SAE 40. Parameter pengujian meliputi grafik perbandingan antara force dan velocity, peak velocity, gas test, dan seal drag. Hasil menunjukkan bahwa oli SAE 40 dengan viskositas tinggi menghasilkan redaman yang lambat dan tidak memenuhi standar, terutama pada posisi rebound pada kecepatan 95mm/sec dengan force 363,19Kgf (di bawah batas toleransi 370-630 Kgf). Hasil gas test menunjukkan 6,67Kgf, serta pengujian seal drag sebesar 20,43Kgf  telah melebihi standar 5-15Kgf. Sebaliknya, oli SAE 10 menunjukkan performa yang lebih baik. Pada posisi rebound, gaya tetap dalam batas standar, yaitu sebesar 401,45Kgf pada kecepatan 102,52mm/sec. Gas test  sebesar 4,23 Kgf dan seal drag sebesar 7,07 Kgf juga memenuhi standar. Sehingga proses assembling dan viskositas yang dipakai dalam assembling sangat berpengaruh terhadap hasil pengujian. Pemilihan komponen shock absorber yang tidak sesuai standar dapat mempengaruhi hasil dari gas test dan seal drag. sebab berdampak pada hasil pengujian yang tidak sesuai standar.
Rancang Bangun Alat Vertical Pressure Filter Berbasis Hidrolik untuk Proses Pemisahan Padatan Cairan Hasil Ekstraksi Bijih Nikel Asnawi, Isran; Perdana, Eriek Aristya; WIJAYANTO, HENDI LILIH; Afandy, Moh; Fathurrasuli, Fathurrasuli; Rianto, Muh Ikbal; Heaven, Rama Yasalam Alquran
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15018

Abstract

Permintaan terhadap bahan baku nikel terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri manufaktur, elektronik, dan baterai. Proses ekstraksi bijih nikel laterit melalui jalur hidrometalurgi, khususnya metode atmospheric leaching (AL), menghasilkan campuran padat-cair yang perlu dipisahkan melalui tahapan filtrasi. Filtrasi yang efisien dibutuhkan untuk memisahkan residu padatan dan filtrat dengan waktu proses yang singkat dan konsumsi energi minimal. Keterbatasan dari alat filtrasi konvensional seperti plate frame filter press mendorong perlunya inovasi dalam perancangan alat filtrasi yang lebih hemat energi dan mudah dioperasikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat vertical pressure filter berbasis pompa hidrolik dengan kapasitas 600 mL yang digunakan untuk menyaring hasil ekstraksi bijih nikel laterit. Evaluasi performa alat dilakukan melalui pengujian efisiensi pemisahan padat-cair menggunakan pelarut asam sitrat. Metode yang digunakan mencakup tahap perancangan alat menggunakan perangkat lunak CAD, fabrikasi menggunakan material akrilik, besi holo, dan filter cloth 450 mesh, serta uji coba alat terhadap parameter efisiensi filtrat dan residu. Alat yang telah dibuat memiliki spesifikasi kapasitas 600 ml, pompa dengan motor hidrolik DC 12 V, pelat saringan nylon 450 mesh, gaya dorong 1000 N, dan waktu filtrasi 30 – 180 s. Dengan spesifikasi alat tersebut, hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai efisiensi filtrat sebesar 3,76% dan efisiensi residu sebesar 76%. Ini mengindikasikan alat mampu menahan padatan dengan baik, namun filtrasi cairan belum optimal. Oleh karena itu, alat perlu disempurnakan, antara lain melalui peningkatan tekanan, pemilihan media filter yang lebih sesuai, dan optimasi waktu filtrasi untuk meningkatkan kinerja alat secara menyeluruh.
Perancangan dan Pengembangan Sistem Panel Surya dengan Penambahan Sirip Pendingin Pranoto, Sigiet Haryo; Girardi, Alan Evin; Nurrohkayati, Anis Siti; Nugroho, Andi
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.15102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan meningkatkan sistem pembangkit listrik tenaga surya dengan menambahkan sirip pendingin guna meningkatkan efisiensi operasional kerja. Tiga variasi prototipe dikembangkan dalam penelitian ini: prototipe pertama dengan 4 sirip pendingin, prototipe kedua dengan 6 sirip pendingin, dan prototipe ketiga tanpa sirip pendingin. Sirip pendingin disusun secara vertikal dan diselaraskan untuk mengoptimalkan aliran udara. Pengaruh sirip pendingin dievaluasi dengan mengukur berbagai parameter, termasuk suhu, intensitas, arus, tegangan, daya masuk, daya keluar, dan efisiensi keseluruhan panel surya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penambahan sirip pendingin menghasilkan suhu panel yang lebih rendah, sementara intensitas, arus, tegangan, daya masuk, daya keluar, dan efisiensi meningkat. Secara khusus, sirip pendingin juga berkontribusi dalam menstabilkan tegangan.
Kaji Eksperimen Pengaruh Jumlah Blade Impeller dan Laju Aliran Massa Fluida terhadap Kavitasi Pompa Sentrifugal Mesin TCU Casting Safi'i, Muhamad; Sinaga, Nazaruddin; Yohana, Eflita; Nugroho, Agung
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i2.14572

Abstract

Kavitasi menjadi masalah utama pada pompa sentrifugal karena mempengaruhi kinerja dan efisiensinya. Studi eksperimental pengaruh jumlah blade impeller dan laju aliran massa fluida terhadap kavitasi pada pompa sentrifugal diselidiki dan dikarakterisasi untuk mengetahui fenomena dan karakteristik kavitasi. Pompa sentrifugal Merk Ebara tipe 65x50 FSS4JA yang terpasang pada instalasi TCU Mesin Casting dengan jumlah blade 4 pcs dan 6 pcs dengan sudut kemiringan konstan 60º digunakan sebagai objek penelitian. Variasi laju aliran massa fluida ditentukan dengan nilai 1,67 kg/s, 3,33 kg/s, 5,67 kg/s, dan 5,67 kg/s. 7,33kg/s. Hasil penelitian menunjukkan nilai kavitasi tertinggi diperoleh pada pompa sentrifugal dengan variasi jumlah blade 4 pcs dengan nilai NPSH 2,02 pada variasi laju aliran massa fluida sebesar 5,67 kg/s, sedangkan yang terendah terjadi pada pompa sentrifugal dengan variasi jumlah blade 6 pcs dengan nilai NPSH 1,88. Pada variasi laju aliran massa fluida sebesar 7,33 kg/s. Pompa sentrifugal dengan jumlah blade 6 pcs yang bekerja pada laju aliran massa fluida sebesar 7,33 kg/s menjadi hasil optimum dalam riset ini dan memungkinkan dapat diterapkan secara praktis di lapangan. Kata kunci:  Impeller, Kavitasi, Pompa, Sentrifugal.