cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Evaluasi Pemenuhan Persyaratan Sertifikat Laik Fungsi Gedung Rumah Sakit Palang Merah Indonesia Tahun 2023 Niken Churniadita; Cicilia Widiyaningsih; Supardjo Supardjo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i3.3386

Abstract

Rumah Sakit PMI Bogor adalah lembaga kesehatan nirlaba milik Perhimpunan Palang Merah Indonesia. Untuk dapat beroperasi RS PMI harus memiliki Izin Operasional dengan persyaratan RS memiliki Rencana Strategis, terakreditasi, dan memenuhi persyaratan lain salah satunya Sertifikat laik fungsi Gedung (SLF). Izin RS PMI akan berakhir 31 Desember 2023, dan SLF Gedung akan habis masa berlakunya pada bulan September 2023. Pemerintah mengeluarkan regulasi baru yaitu Permenkes nomor 40 tahun 2022 yang menyatakan bahwa keandalan struktur bangunan gedung harus diuji secara berkala sesuai pedoman teknis dan standar yang berlaku. Selain itu telah terbit PP nomor 16 tahun 2021 yang mengatur penetapan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung, dan proses penyelenggaraan bangunan gedung melalui sistem informasi manajemen bangunan gedung berbasis web. Kedua hal ini belum banyak diketahui oleh pengelola rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komitmen dan pengetahuan tentang perizinan dan akreditasi (MFK) rumah sakit, mengukur kondisi teknis bangunan gedung RS PMI Bogor, melaksanakan proses perpanjangan SLF, dan menyusun program dan kegiatan pelaksanaan pemanfaatan dan pemeliharaan gedung untuk mempertahankan laik fungsi gedung agar pengajuan perpanjangan SLF berikutnya lebih mudah. Tesis ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Dari penelitian disimpulkan bahwa manajemen rumah sakit komitmen terhadap perizinan dan akreditasi RS (MFK). Untuk kelengkapan dokumen persyaratan ada beberapa sertifikat laik operasi sarana yang habis masa berlakunya. Pada kajian teknis ditemukan temuan minor yang memerlukan perbaikan agar tidak memengaruhi struktur dan keamanan gedung. Belum ada dokumentasi kegiatan perbaikan dan pemeliharaan gedung berdasarkan rekomendasi tim pengkaji teknis SLF sebelumnya. Kata kunci : (SLF, sertifikat, perizinan, rumah sakit )
Analisis Efektivitas Strategi Pemasaran Terhadap Peluang Penggunaan Metoda Pemasaran Digital RACE (Reach, Act, Convert, Engage) di RSUD Tamansari Tahun 2023 Ariesanti, Widiawati; Indrawati, Lili; Andarusito, Nurcahyo; Dumesty, Refni
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3570

Abstract

Persaingan antar rumah sakit yang semakin ketat disekitar lokasi RSUD Tamansari, adanya penurunan pendapatan, promosi layanan di RSUD Tamansari lebih banyak menggunakan pemasaran digital, adanya keterbatasan sumber daya manusia, strategi pemasaran belum dievaluasi, serta belum menggunakan metode strategi pemasaran digital untuk menuntun dan mengarahkan kegiatan pemasaran dalam mencapai tujuan pemasaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis, Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, telaah dokumen, subyek penelitian 3 orang. Analisis data menggunakan analisis isi (content analysis), validasi data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian, pemasaran RSUD Tamansari belum efektif, sasaran belum tercapai, sumber daya manusia dan asuransi yang bekerjasama terbatas, kegiatan pemasaran belum berjalan sesuai target. Strategi pemasaran belum optimal, belum menentukan positioning, Peluang RSUD Tamansari dalam penggunaan metode pemasaran digital RACE ((Reach, Act, Convert, Engage) cukup besar karena sebagian besar langkah-langkah dalam metode RACE sudah dilaksanakan oleh RSUD Tamansari. Atas temuan ini disarankan kepada manajemen untuk menentukan strategi yang akan digunakan dan membentuk tim pemasaran terpadu untuk meningkatkan promosi dan membangun citra rumah sakit. Kata kunci: strategi, pemasaran digital, promosi layanan.
Pengaruh Persepsi Mutu Pelayanan Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang Tahun 2023 Kartika, Sally; Sumijatun, Sumijatun; Satar, Yuli Prapanca
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3559

Abstract

Latar Belakang : Peilayanan keiseihatan meirupakan salah satu koimpoinein dalam sisteim keisehatan nasioinal yang beirseintuhan langsung deingan masyarakat. Peilayanan keiseihatan adalah hak dasar masyarakat. Rumah Sakit seibagai salah satu sarana peilayanan keiseihatan yang paling peinting meingeimban tugas untuk meimbeiri peilayanan keiseihatan. Meinurut Undang-Undang Noi.44 Tahun 2009 bahwa Rumah Sakit meirupakan institusi peilayanan keiseihatan yang meinyeileinggarakan peilayanan keiseihatan peiroirangan seicara paripurna. Seimakin banyaknya Rumah Sakit teintu meinyeibabkan peirsaingan dalam meireibut dan meimpeirtahankan peilanggan meireika. Sehingga Rumah Sakit seibagai leimbaga harus meingeideipankan mutu peilayanan yang teirbaik untuk pasiein. Pelayanan yang baik bisa dioptimalkan dengan meningkatkan kualitas 5 dimensi, yaitu tangiblei (bukti fisik), reiliability (keihandalan), reispoinsiveineiss (daya tanggap), assurancei (jaminan) dan eimphaty (eimpati). Apabila mutu peilayanan telah tercapai dengan baik tentunya akan meimbeirikan keipuasan sehingga mempengaruhi terbentuknya loyalitasd pasiein. Rumah Sakit Karya Medika Bantar Geibang beirdasarkan lapoiran data kunjungan pasiein rawat jalan dari awal tahun meingalamai fluktuasi jumlah kunjungan pasiein lama yang ceindeirung keiarah meinurun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Persepsi Mutu Pelayanan di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang Tahun 2023. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif yaitu mengidentifikasi variabel bebas pegaruh persepsi mutu pelayanan terhadap variabel terikat loyalitas pasien. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel merupakan pasien rawat jalan usia >17 dengan minimal kunjungan rawat jalan kedua yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 45 orang. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner PSQ dan kuesioner Indikator loyalitas. Hasil Penelitian : Hasil penelitian uji chi square menunjukan terdapat pengaruh persepsi mutu pelayanan terhadap loyalitas pasien (p=0.006), terdapat pengaruh signifikan responsiveness (p=0,035), dan reliability (p=0.012). Sedangkan assurance nilai p=0.000 terdapat hubungan antara assurance dan loyalitas pasien. Namun pada uji regresi logistic didapatkan nilai p= 0.061 sehingga tidak terdapat pengaruh parsial. empathy (p=0,575) dan tangible (p=0,585) yang tidak berpengaruh simultan terhadap loyalitas pasien rawat jalan di Rumah sakit Karya Medika Bantar Gebang Kata Kunci : Mutu, Pelayanan, Loyalitas, Pasien
Analisis Pengaruh Pengetahuan, Kepatuhan Dokter dan Peran Rumah Sakit Terhadap Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap RSIA Brawijaya Sari, Putri Indah; Hatta, Gemala Rabiah; Nuraini, Ani
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3566

Abstract

Menurut Permenkes RI No.24 Tahun 2022 Rekam Medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien, sementara Rekam Medis Elektronik adalah Rekam Medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektronik yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan. Rekam medis di RSIA Brawijaya menggunakan sistem elektronik rekam medis yang terintegrasi, mulai dari data assestment, hingga penginputan data atau hasil penunjang medis. Namun memang masih ada beberapa berkas assestment yang belum lengkap ada didalam sistem elektronik rekam medis. Tujuan tesis ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan dokter, kepatuhan dokter dan peran rumah sakit terhadap kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap RSIA Brawijaya periode Januari - Juli 2022. Metode Penelitian menggunakan metode kuantitatif, dengan metoda survey yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah, tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test, wawancara terstruktur, dan sebagainya (Sugiyono, 2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh antara pengetahuan, kepatuhan dan peran serta rumah sakit pada kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di RSIA Brawijaya. Sementara tidak ada pengaruh antara pengetahuan sendiri dengan kelengkapanan pengisian berkas rekam medis rawat inap. Sebaliknya untuk kepatuhan dan peran rumah sakit, masing - masing dapat berpengaruh dalam kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di RSIA Brawijaya. Dalam hal ini untuk meningkatkan angka kelengkapan, maka perlu peran serta manajemen RS dalam meningkatkan angka kepatuhan dokter dengan memberikan motivasi, aktif melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelayanan rekam medik di RSIA Brawijaya. Kata kunci : Rekam medis, Dokter, Rumah sakit
Analisis Iklim Kerja Perawat Terhadap Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih Fernanda, Nadia; Yoshida, Eka; Wulandari, Sonya Dewi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3560

Abstract

Latar belakang: Instalasi rawat jalan melakukan prosedur diagnostik dan terapeutik tidak lebih dari 24 jam. Guna menjamin mutu layanan kesehatan, diaturlah Standar Pelayanan Minimal, salah satunya adalah waktu tunggu. Kontribusi tenaga medis terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan sangat penting. Semangat karyawan dipengaruhi oleh lingkungan tempat kerja. Berdasarkan data tahun 2022 di Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih, capaian waktu tunggu pasien rawat jalan adalah 56,36%. Tujuan penelitian: Menganalisa iklim kerja perawat antara lain variabel struktur, standar, tanggung jawab, pengakuan, dukungan, dan komitmen terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling adalah purposive sampling dengan 33 sampel iklim kerja dan 392 sampel waktu tunggu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi Hasil penelitian: Skor iklim kerja pada seluruh responden adalah < 72 dan waktu tunggu pasien yang tercapai adalah 87.9%. Berdasarkan uji chi square pada masing-masing indikator bernilai 60 menit. Kesimpulan: Indikator iklim kerja standar, struktur, tanggung jawab, dukungan, komitmen dan pengakuan berpengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan rawat jalan. Sedangkan indikator pengakuan mempunyai pengaruh paling dominan terhadap waktu tunggu. Kata kunci: Iklim Kerja, Waktu Tunggu, Perawat
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Kewaspadaan Standar di RSUP Persahabatan Tahun 2023 Aryanto, Eddy; Indrawati, Lili; Rosa, Tina
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3567

Abstract

Pendahuluan : Kewaspadaan standar merupakan tindakan antisipatif terhadap zat berbahaya dan berpotensi menular seperti darah, sekresi atau feses, kulit, selaput lender dan cairan lain yang bocor atau keluar dari tubuh manusia. Upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi adalah upaya perlindungan kesehatan dan keselamatan warga yang berada di rumah sakit. Metode : penelitian dilakukan melalui pendekatan descriptive cross sectional yang dilakukan pada Bulan Januari 2023 kepada 178 Perawat yang dilakukan berdasarkan random sampling stratified yang bertugas pada Ruang Rawat Inap RSUP Persahabatan. Variabel Dependen adalah kepatuhan perawat dalam penerapan kewaspadaan standar. Variabel independent adalah demografi (usia dan masa kerja), pengetahuan, sikap, persepsi risiko, ketersediaan sarana dan motivasi kerja. Hasil : Tidak terdapat hubungan antara demografi usia (P = 0,06) dan masa kerja (p= 0,08) dengan kepatuhan perawat dalam penerapan kewaspadaan standar. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,0001), sikap (p = 0.0005), persepsi risiko (p = 0,0004), ketersediaan fasilitas (p = 0,0001) dan motivasi kerja (p = 0,0001) terhadap kepatuhan perawat dalam penerapan kewaspadaan standar. Kesimpulan : Semua variabel mempunyai peran penting pada kepatuhan perawat dalam penerapan kewaspadaan standar, sehingga diperlukan upaya peningkatan pengetahuan perawat, sikap perawat, persepsi resiko, ketersediaan fasilitas dan motivasi kerja pada perawat dalam mendukung keptuhan perawat dalam menerapkan kewaspadaan standar. Kata Kunci: kepatuhan perawat, kewaspadaan standar
Pengaruh Pelatihan Kanban Terhadap Perilaku dan Persediaan Obat di Rumah Sakit Karitas Tahun 2023 Vini Pertiwi, Maria; Sunita, Anna; Widiyaningsih, Cicilia
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3561

Abstract

Belanja perbekalan farmasi menyerap anggaran sekitar 33-66% biaya operasional rumah sakit. Pengelolaan persediaan farmasi yang kurang baik dapat menyebabkan dis efisiensi oleh karena itu butuh perhatian khusus. Salah satu alat dalam penerapan metode lean dengan pendekatan persediaan tepat waktu dan efisien adalah Kanban. Tren nilai persediaan obat di RS Karitas fluktuatif, persediaan obat stagnant di Instalasi Farmasi RS Karitas sebesar 4-24% dan cenderung mengalami peningkatan. Berdasarkan analisis akar permasalahan kejadian tersebut karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan SDM dalam pengelolaan persediaan obat. Oleh karena itu dibutuhkan intervensi pelatihan guna meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku petugas tentang lean inventory menggunakan metode Kanban. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persediaan obat, pengetahuan, sikap dan praktek petugas sebelum dan setelah pelatihan sistem Kanban di Rumah Sakit Karitas. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan one group pretest-postest design. Dengan jumlah sampel petugas sebanyak 20 orang menggunakan total sampling, dan sampel obat sebanyak 96 item dengan random sampling. Penelitian dilakukan selama 1 bulan di logistik Farmasi Rumah Sakit Karitas. Perilaku petugas diukur menggunakan kuesioner sebelum dan setelah pelatihan, persediaan obat di analisis dengan membandingkan nilai stagnant obat sebelum dan setelah implementasi Kartu Kanban. Terdapat perbedaan pengetahuan petugas sebelum dan setelah pelatihan dengan uji t-test (p value = 0,0000,05). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan pelatihan sistem Kanban dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap petugas farmasi di Rumas Sakit Karitas. Pelatihan tidak meningkatkan praktik petugas farmasi di Rumas Sakit Karitas. Pelatihan tidak menurunkan persediaan obat stagnant di Rumas Sakit Karitas. Kata kunci: lean management, persediaan obat, RS, Kanban, NTT
Analisis Pengaruh Rekam Medis Elektronik Rumah Sakit Terhadap Peningkatan Kualitas Mutu dan Keselamatan Pasien di RSIA Permata Sarana Husada Tahun 2023 Gabriella, Tasha; Widiyaningsih, Cicilia; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3568

Abstract

Rekam medis elektronik merupakan rekam medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektronik yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan rekam medis sesuai dengan peraturan dari PERMENKES No 24 Tahun 2022 dan STARKES. Tetapi kenyataannya banyak rumah sakit yang belum menerapkan karena terkendala SDM, biaya, dan sarana prasarana atau bahkan belum ada karena ketidaktahuan informasi. RSIA Permata Sarana Husada sudah menggunakan Rekam Medis Elektronik walaupun masih belum optimal karena kendala aplikasi yang ada maupun kemahiran pengguna Rekam Medis Elektronik yang kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dengan rekam medis elektronik dapat membuat pekerjaan staf lebih efektif sehingga lebih fokus ke pelayanan dan dapat meningkatkan keselamatan pasien. Metode dilakukan dengan desain cross sectional study dan dilakukan di ruangan rekam medis pada bulan Februari 2023 dengan 40 responden non medis, perawat, farmasi, dokter dan dokter gigi lalu dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian tersebut didapatkan pengetahuan responden mengenai RME 100% sangat baik, karena seluruh tenaga kerja yang menggunakan RME sudah mengikuti pelatihan mengenai RME. Kualitas pelayanan meningkat karena adanya RME yaitu sebesar 92,5%, kualitas mutu RME di RSIA Permata Sarana Husada juga sudah baik yaitu sebesar 99,16%, dan keselamatan pasien dapat meningkat karena adanya RME yaitu sebesar 95,5%. Dari variable yang diuji yaitu kualitas pelayanan, kualitas mutu, dan keselamatan pasien semuanya berhubungan dengan tersedianya RME. Kesimpulan: dengan adanya kualitas pelayanan dan kualitas mutu RME akan mempengaruhi tingkat baik dan buruknya keselamatan pasien yang akan terjadi. Saran: Monitoring dan evaluasi secara rutin mengenai aplikasi yang sudah tersedia agar dapat mengurangi terjadinya gangguan pada saat memasukan data rekam medis, peningkatan kemampuan aplikasi agar tenaga medis dapat melakukan monitoring data di luar rumah sakit, pelatihan secara berkala mengenai RME harus tetap dilakukan terutama bagi tenaga kerja baru, Kata kunci: Rekam Medis Elektronik, Keselamatan Pasien
Analisis Persepsi Bauran Pemasaran Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Pada Pasien Di Poliklinik Rawat Jalan Eksekutif RS Haji Jakarta Dahlia, Zaida; Satar, Yuli Prapanca; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3562

Abstract

Latar Belakang: Bauran pemasaran merupakan salah satu strategi yang penting untuk memberikan informasi secara luas kepada konsumen tentang apa yang kita tawarkan, memperkenalkan suatu produk barang atau jasa yang kita miliki menjadi salah satu poin penting dalam bauran pemasaran. Pada dasarnya bauran pemasaran yang paling lazim di aplikasikan di Indonesia adalah product, price, place, promotion, people, process dan physical evidence. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis presepsi bauran pemasaran terhadap pemanfaatan pelayanan pada pasien di poliklinik rawat jalan eksekutif RS Haji Jakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan kuantitatif, dilakukan dengan metode pemberian kuesioner kepada responden yang masuk dalam kriteria inklusi yang nantinya data yang diperoleh akan dilakukan penginputan data dengan SPSS 29. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa semua unsur bauran pemasaran memiliki peran dalam menentukan persepsi terhadap konsumen meskipun unsur price dan physical evidence sangat berpengaruh dalam menentukan presepsi pasien. Banyak pasien yang masih merasakan kurangnya pemanfaatan dalam poliklinik rawat jalan eksekutif terutama dikarnakan jadwal dokter, tempat parkir dan juga alur pengobatan yang tidak efektif dan efisien menjadi salah satu masalah yang dapat ditinjau lebih baik lagi untuk kemudian dijadikan evaluasi terhadap bagaimana jalannya poliklinik rawat jalan eksekutif di RS Haji Jakarta. Kata Kunci: bauran pemasaran, persepsi, product, price, place, promotion, people, process dan physical evidence.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Memilih Pelayanan Pada Pasien Umum Rawat Jalan RS Sari Asih Karawaci Triana Imanda, Evy; Germas Kodyat, Alih; Widiyaningsih, Cicilia
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v7i4.3569

Abstract

RS Sari Asih Karawaci merupakan rumah sakit di kota Tangerang yang telah melayani 132.113 pasien umum rawat jalan pada tahun 2022, yang mengalami tren penurunan jumlah pasien umum rawat jalan, yaitu 22% pada tahun 2021 dan 15% pada tahun 2022, dari target yang ditetapkan sebesar 25%. Belum tercapainya target ini mendorong penelitian untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, fasilitas fisik, terhadap keputusan memilih pelayanan pada pasien umum rawat jalan di RS Sari Asih Karawaci. Penelitian menggunakan studi kuantitatif dengan desain cross – sectional, metode pengambilan sampel secara purposive sampling pada bulan Juli – Agustus 2023. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kepada 94 responden yang merupakan pasien umum rawat jalan RS Sari Asih Karawaci. Dari penelitian ini didapatkan proporsi bauran pemasaran dengan persepsi respoden yaitu persepsi puas terhadap produk (50%), persepsi terjangkau terhadap harga (61%), persepsi sulit dijangkau terhadap tempat (62%), persepsi kurang memadai terhadap promosi (49%), persepsi kurang baik terhadap orang (49%), kurang sesuai terhadap proses (65%), kurang lengkap terhadap fasilitas fisik (69%), serta tidak memilih pelayanan sebesar 53%. Hasil analisis bivariat didapatkan seluruh bauran pemasaran memiliki hubungan signifikan terhadap keputusan memilih pelayanan. Hasil analisis multivariat didapatkan adalah terdapat hubungan signifikan antara bauran pemasaran produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, fasilitas fisik, secara simultan terhadap keputusan memilih pelayanan pada pasien umum rawat jalan RS Sari Asih Karawaci, serta bauran pemasaran produk merupakan faktor yang paling berpengaruh (B = 0,153). Kata kunci: bauran pemasaran, keputusan memilih pelayanan, pasien umum rawat jalan

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue