cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 314 Documents
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Menggunakan Metode 5M di RS Paru Dr. H.A. Rotinsulu Bandung Serafina, Maritza Dubit; Romodhon, Dion; Hakim, Agya Osadawedya; Aeni, Yomi Nur
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5827

Abstract

Analisis ketidaklengkapan pengisian rekam medis  sangat dibutuhkan, untuk memahami sebesar apa angka ketidaklengkapan rekam medis di RS Paru Dr. HA Rotinsulu Bandung pada triwulan 2024. Ditemukan bahwa dari seluruh rekam medis rawat jalan  di bulan Oktober terdapat 2 . 946 berkas, di bulan November terdapat 2 . 838 berkas, dan di bulan Desember ada 2 . 826 berkas.  Ketidaklengkapan tertinggi pada bulan Oktober sebesar 132 (91,86%) pada lembar asesmen medis, ketidaklengkapan tertinggi pada bulan November sebesar 82 (97,06%) pada lembar  nurse note , dan ketidaklengkapan tertinggi pada bulan Desember sebesar 18 (91,71%) pada lembar edukasi .  Metode penelitian yang dimanfaatkan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara. Ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis rawat jalan ini dapat disebabkan oleh faktor 5M yang beragam dari  manusia : kurangnya ketelitian petugas , uang :  dana yang belum optimal , metode : belum ada SOP dan evaluasi berkala , mesin : gangguan akses internet ,  dan  bahan : sudah melakukan rekap itu ulasi data rekam medis dengan benar. Kesimpulan penelitian ini adalah angka kelengkapan pengisian rekam medis belum menggapai  s trandar rekam medis di rumah sakit. Hal ini disebabkan karena penerapan sistem layanan rekam medis belum maksimal.      Kata  kunci : ketidaklengkapan rekam medis, rawat jalan, 5M 
Gambaran Pengelolaan Sistem Manajemen Logistik Medis Di Rumah Sakit Umum Permata Bunda Kota Tasikmalaya Prabowo, Tony; Ahmad Junaedi, Fadil
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan sistem manajemen logistik medis dengan fokus pada pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan atau penarikan, pengendalian dan administrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara langsung secara mendalam terhadap 3 informan terkait pengelolaan sistem manajemen logistik medis. Hasil penelitian ini memberikan gambaran yang jelas tentang pengelolaan sistem manajemen logistik medis serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan sistem yang lebih baik bagi pihak rumah sakit dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan logistik medis, sehingga dapat mendukung tuntutan pelayanan kesehatan serta membantu dalam proses pengambilan keputusan yang terkait dengan pengelolaan sistem manajemen logistik medis di rumah sakit permata bunda kota tasikmlaya. Kata Kunci: Logistik Medis; Manajemen Logistik; Pengelolaan.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN INTENSIF TERHADAP BUDAYA KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CIBINONG TAHUN 2024 PAngkey, DIcky Yulius; Saumly Agniesta, Faradiba; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.6032

Abstract

Keselamatan pasien merupakan aspek krusial dalam mutu layanan rumah sakit, kepala ruangan memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan melalui gaya kepemimpinan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, dan campuran dengan budaya keselamatan pasien di ruang intensif RSUD Cibinong. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan pendekatan explanatory sequential design, data dikumpulkan melalui kuesioner Hospital Survey on Patient Safety Culture, observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Analisis data kuantitatif menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional (p>0,05), transaksional (p>0,05), maupun campuran (p>0,05) dengan budaya keselamatan pasien. Namun dari hasil wawancara mendalam didapatkan bahwa kepemimpinan transaksional paling sesuai untuk ruang intensif karena menekankan kepatuhan terhadap SOP dan efektivitas dalam kondisi kritis. Namun budaya keselamatan pasien tidak hanya dipengaruhi gaya kepemimpinan, tetapi juga oleh sistem pelaporan insiden yang lebih efektif, kebijakan manajemen rumah sakit dan tingkat kesadaran tenaga kesehatan terhadap keselamatan pasien. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Transformasional, Transaksional, Campuran, Budaya Keselamat
Hubungan Pelayanan Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Cilincing Marpaung, Lisbet JV
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5894

Abstract

Kualitas pelayanan keperawatan dinilai dari kepuasan pasien yang dirawat, sebagai indikasi terpenuhinya harapan dan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara pelayanan perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Cilincing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri dari 401 pasien rawat inap di RSUD Cilincing pada bulan Juli–Agustus 2024, dengan sampel sebanyak 200 orang yang dipilih menggunakan teknik Accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Uji Chi Square dan Uji Regresi Logistik Berganda pada α = 0,05. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keteraturan pelayanan perawat (p=0,006), tanggapan perawat terhadap keluhan pasien (p=0,023), kesungguhan perawat melayani kebutuhan pasien (p=0,032), keterampilan perawat (p=0,006), pemberian obat dan penjelasan cara minum (p=0,040), serta penjelasan perawat atas tindakan medis (p=0,040) dengan kepuasan pasien. Uji logistik berganda menunjukkan tidak adanya pengaruh variabel confounding seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pengalaman kerja terhadap hubungan variabel independen dan dependen. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara kualitas pelayanan perawat dengan kepuasan pasien. Disarankan agar perawat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan dan rumah sakit secara berkala mengevaluasi kinerja perawat berdasarkan standar yang ditetapkan. Kata Kunci : Pelayanan Perawat, Kepuasan Pasien, Instalasi Rawat Inap RSUD.
Hubungan Waktu Tunggu, Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Poliklinik Onkologi Rumah Sakit Kanker Dharmais Santhes, Stillo; Widiyaningsih, Cicilia; Nurhayati, Nurhayati; Asmarani, Utami
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5903

Abstract

Pendahuluan: Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak di jumpai dalam peraktik pelayanan kesehatan. Lama waktu tunggu pasien dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal penting dalam menentukan kualitas pelayanan Menganalisis hubungan waktu tunggu dengan kualitas pelayanan pasien rawat jalan. Waktu tunggu adalah yang dirasakan atau dipikirkan konsumen selama menunggu pelayanan yang diberikan oleh perusahaan jasa. Waktu tunggu yang dirasakan jelas mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan. Konsumen yang puas adalah pengguna jasa yang menganggap proses/waktu tunggunya cepat. Persepsi seseorang dipengaruhi oleh faktor (kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, penampilan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, penampilan serta faktor dominan yang mempengaruhi persepsi waktu tunggu. Tujuan: Mengetahui adanya Hubungan waktu tunggu, Kualitas pelayanan demgan kepuasan pasien rawat jalan dipoliklinik ongkologi Rumah Sakit Kanker Dharmasi. Metode: Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada 200 responden secara acidental Sampling.Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara factor Kehandalan, Ketanggapan, Jaminan, Emapti, Penamilan.Hasil: Hasil uji statistik dengan Chi-Square α=0.05 didapatkan nilai p value yaitu 0,000 (p
Analisis Alur Proses Pelayanan Administrasi Terpadu Rawat Jalan di Rumah Sakit RK Charitas Tahun 2015 Liusono, Justinus; Sulistiadi, Wahyu
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5575

Abstract

Hasil penelitian didapatkan :Alur proses Pelayanan Administrasi Terpadu  rawat jalan (tanpa pemeriksaanpenunjang) melibatkan 6 unit terkait yaitu: Counter Pendaftaran, Nurse Station, Poliklinik, Counter Farmasi, Instalasi Farmasi Rawat Jalan dan Counter Kasir.Tiga masalah utama yang ditemukan pada proses PelayananAdministrasi Terpadu rawat jalan adalah pengisian formulirdata umum pasien baru yang banyak dan membingungkan di counter pendaftaran, lamanya waktu tunggu dokterdipoliklinik  dan lamanya waktu tunggu obat di Farmasi rawatjalan.Indikator proses pelayanan Rawat Jalan didapatkan nilaikriteria Perfectly Order Percentage documented dan fillable < 90% berarti tidak terpenuhi, dan nilai waktu tunggu rawatjalan didapatkan 80% tidak memenuhi standard pelayananminimal.Value stream analisis  proses Pelayanan Administrasi Terpadurawat jalan  saat ini menunjukkan dalam alur proses terjadi 22kegiatan yang dilakukan petugas dan pasien. Sebagian besarbukan waktu yang sebesar 85%, dengan total waktu proses  149 menit. Usulan perbaikan proses Pelayanan Administrasi Terpadurawat jalan yang lebih sederhana terdiri dari 21 kegiatan,  waktu bukan kegiatan turun menjadi  44% dan dengan total waktu proses  sebesar 78 menit.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Perawat Rumah Sakit Dr. Ak Gani Palembangtahun 2024 Shafa Maharani, Vashti; Nugroho, Deddy; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5905

Abstract

Dalam upaya menghindari risiko tersebut, terdapat pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) rumah sakit yang dapat menjadikan tempat kerja aman, sehat, tidak ada pencemaran lingkungan, dan terhindar dari akibat dari pengetahuan yang kurang, sikap tidak sadar akan bahaya kecelakaan kerja, dan mengabaikan aturan menjadi penyebabnya. Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada perawat di Rumah Sakit AK. Gani Palembang. Penelitian ini adalah sebuah studi kuantitatif yang menggunakan desain penelitian cross-sectional dan pendekatan survei observasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, masa kerja, dan fasilitas terhadap penerapan K3 bagi perawat di Rumah Sakit dr AK. Gani Palembang. Sampel penelitian terdiri dari perawat yang bekerja rumah sakit dr AK. Gani Palembang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala guttmen dan skala likert. Data dianalisa mengenai analisis chi-square kemudian dianalisa lebih lanjut menggunakan uji regresi. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan p value = 0,000, sikap p value = 0,000, masa kerja p value = 0,021, ketersediaan fasilitas p value = 0,045 dengan kepatuhan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada perawat di Rumah Sakit AK. Gani Palembang Tahun 2024. Kesimpulan : Pengaruh variabel pengetahuan, sikap, masa kerja dan ketersediaan fasilitas secara simultan terhadap kepatuhan penerapan K3 adalah sebesar 24.2 % Saran : Disarankan pihak K3RS melakukan re sosialisasi kepada perawat RS AK. Gani Palembang terkait manfaat penerapan K3 dan bahayanya termasuk disosialisasikan tingkatan penggunaan APD termasuk cara pemakaian, pelepasan, dan pengelolaan sampah APD agar tidak menimbulkan infeksi nosokomial. Kata Kunci : Rumah Sakit, Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Perawat
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Pematangsiantar Handayani, Astika; Devi Fitriani, Arifah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6085

Abstract

Keselamatan pasien rumah sakit adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman. Upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit merupakan sebuah gerakan universal. Perbaikan pada kualitas pelayanan seharusnya sejalan dengan meningkatnya keselamatan pasien dengan penerapan sasaran keselamatan pasien dan meminimalkan terjadinya insiden. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, motivasi, supervisi dan fasilitas rumah sakit terhadap penerapan sasaran keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Pematangsiantar. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 perawat yang bertugas di Ruang Rawat Inap dengan tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner pengetahuan, sikap, motivasi, supervisi dan fasilitas rumah sakit. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji chi-square dan analisa data multivariat dengan menggunakan uji Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan (p- value=0,000), sikap (p-value=0,001, motivasi (p-value=0,003), supervisi (p-value=0,000) dan fasilitas rumah sakit (p-value=0,000) terhadap penerapan sasaran keselamatan pasien. Berdasarkan hasil analisis multivariat didapatkan faktor paling dominan berpengaruh terhadap penerapan sasaran keselamatan pasien adalah supervisi dengan nilai standardized coefficient Beta=0,316. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Motivasi, Supervisi, Fasilitas RS, Sasaran Keselamatan Pasien Abstract Hospital patient safety is a system which hospitals make nursing care patient safe. Efforts to improve the quality of service and patient safety in hospitals are a universal movement. Improvements in service quality should be in line with increasing patient safety by implementing patient safety goals and minimizing incidents. This study aims to analyze the effect of knowledge, attitudes, motivation, supervision and hospital facilities on the implementation of patient safety targets in the Inpatient Room at the Army Hospital TK IV 01.07.01 Pematangsiantar. The design of this research is observational analytic with a cross sectional design. The sample in this study was 72 nurses who served in the Inpatient Room using a purposive sampling technique. Data collection techniques using instruments in the form of questionnaires on knowledge, attitudes, motivation, supervision and hospital facilities. Data analysis in this study used the chi- square test and multivariate data analysis using the Multiple Linear Regression test. Based on the results of bivariate analysis, it was found that there was an effect of knowledge (p-value=0.000), attitude (p-value=0.001, motivation (p-value=0.003), supervision (p- value=0.000) and hospital facilities (p-value = 0.000) on the implementation of patient safety goals. Based on the results of multivariate analysis, it was found that the most dominant factor influencing the implementation of patient safety targets was supervision with a standardized coefficient value of Beta = 0.316. Keywords: Knowledge, Attitude, Motivation, Supervision, Hospital Facilities, Patient Safety Goals
Analisis Kesiapan Manajemen Dalam Penerapan Rekam Medik Elektronik Di Rumah Sakit Bhayangkara Tk II Biddokkes Polda Kalimantan Timur Tahun 2023 Rakhmawati, Iwana A.; Kodyat, Alih Germas; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6159

Abstract

Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) terbukti efisien dan hemat biaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan aksesibilitas catatan kesehatan, serta kualitas dan ketepatan informasi pasien. Belum optimalnya RME di RS Bhayangkara dikarenakan belum adanya pelatihan dan sosialisasi terkait RME. Akibat permasalahan tersebut diatas maka mengakibatkan berbagai masalah lainnya seperti semakin banyak jumlah dokumen retensi/inaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari ke empat aspek tersebut serta faktor yang dominan yang berperan dalam optimalisasi rekam medis elektronik. Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada 70 responden secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aspek sdm, budaya kerja organisasi, tata kelola kepemimpinan terhadap optimalisasi rekam medis elektronik (p-value
Evaluasi Efektivitas Pelatihan Peningkatan Mutu & Keselamatan Pasien (PMKP) di Rumah Sakit Universitas Indonesia Gunawan, Susilawati; Shelladien Andrina, Kafa; Suhaeri, Muhammad
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.4233

Abstract

Education and training  is a learning process to improve the competence and performance of hospital staff. Programme evaluation is a crucial aspect of human resource development (HRD) in the health sector and an integral part of continuous efforts to improve quality of health care and has an important role in ensuring the effectiveness, efficiency, and relevance of the programmes as well as helping to ensure that health personnel have knowledge, skills, and attitudes in line with established standards, also contributing to the improvement of patient safety. The aim of this research is to explore empirically the evaluation of training culture improvement of quality & safety of patients & 5R culture in the University of Indonesia Hospital,  to know the training evaluation at the level of reaction, learning, behavior and results. The method used by the Kirkpatrick evaluation model with the type of research mix (quantitative-qualitative) in the Diklat Installation period 11 December 2023 – 10 January 2024. Evaluation of reaction levels using secondary data from RSUI survey results to evaluate sources, facilities, training success. Data collection is done by means of observation, in-depth interviews and documentation. The results obtained from the RSUI training course are good with good delivery quality (66%), good facilities (87%), good delivery success 89%, high reaction satisfaction of participants 83%, participant presence far from target. Evaluation of learning level is good with passing post test 97%. Behavior level evaluation requires organizational support, working environment and instructive motivation to change behavior. Training recommendations using blended learning devices/e-learning attempts to overcome low attendance, conduct pre-training tests and are interactive.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue