cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 270 Documents
Pengaruh Bauran Pemasaran 10P (Mega Marketing Mix) Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan Di RSIA Ananda Lubuklinggau Lutfi A, M. Taufan; Indrawati, Lili; Nugraha, Susiana
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran 10P (mega marketing mix) terhadap loyalitas pasien rawat jalan di RSIA Ananda Lubuklinggau. Penelitian ini melibatkan 403 responden dengan 99,75% di antaranya adalah perempuan, dan usia mayoritas responden berada pada rentang 21-30 tahun (57,82%). Bauran pemasaran 10P yang diteliti meliputi: Product, People, Place, Promotion, Price, Process, Physical Evidence, Performance, Power, dan Public Relation. Metode yang digunakan adalah pendekatan cross-sectional dengan data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pasien rawat jalan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (bauran pemasaran 10P) dan variabel dependen (loyalitas pasien). Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen-elemen dalam bauran pemasaran 10P memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda, variabel yang paling dominan memengaruhi loyalitas pasien adalah Public Relation, dengan nilai koefisien regresi terbesar (β = 0.561) dan nilai p= 0.001, yang menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan. Variabel-variabel lain, yaitu Performance (β = 0.261, p = 0.001) dan Power (β= 0.184, p = 0.001) juga berpengaruh meskipun dengan nilai pengaruh yang lebih kecil. Nilai Adjusted R Square sebesar 0.952 menunjukkan bahwa model regresi dapat menjelaskan 95,2% varian dalam loyalitas pasien. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa Public Relation merupakan variabel paling dominan yang memengaruhi loyalitas pasien, sehingga RSIA Ananda Lubuklinggau perlu lebih memperhatikan strategi komunikasi publik dalam meningkatkan loyalitas pasien. Kata Kunci: Loyalitas Pasien, Bauran Pemasaran 10P, Mega Marketing Mix.
INTERDISCIPLINARY BEDSIDE ROUNDS AND ITS IMPACT ON HOSPITAL LENGTH OF STAY Yustama, Ida Bagus Yudistira Nugraha
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.5082

Abstract

Introduction: Health-care services has developed towards patient-centered care (PCC). Currently, cases of the prolonged length of stay in hospital arises due to the lack of holistic approach. This study aims to analyze the role of IBR (interdisciplinary bedside rounds) implementation and its impact on hospital LOS (length of stay).Methods: This scoping review was adapting the PICOS framework and reporting guidelines by Prisma. Google scholar, PubMed, Cochrane, and Embase were systematically searched for key IBR words and concepts from 2019. Eligibility of the study uses inclusion and exclusion criteria. Seven articles met inclusion criteria and underwent data abstraction.Results: IBR implementation was able to decrease LOS as it empowers communication between interprofessional teams and patients/families during rounds and improves patient outcomes. However, it was still debated as IBR’s implementatios were found innefective due to multiple confounding factors including elderly patient with acute illness combined with comorbidities of dementia, delirium, and gap of language barrier as the external factors, and the team readiness as the internal factors.Discussion: This scoping review highlights IBR’s impact on reducing the LOS and the need for further studies which considers the confounding factors. Keywords: Interdisciplinary bedside rounds, length of stay, scoping review
Evaluasi Pelayanan Geriatri Berdasarkan Standar Akreditasi Kemenkes RI (STARKES) di Rumah Sakit YARSI Tahun 2025 Fratiwi, Linda; Nugroho, Dedy
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6163

Abstract

Peningkatan jumlah populasi lansia di Indonesia menuntut pelayanan geriatri yang berkualitas sesuai dengan standar akreditasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. RS YARSI sebagai salah satu rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan geriatri perlu mengevaluasi implementasi standar akreditasi guna memastikan mutu layanan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pelayanan geriatri di RS YARSI berdasarkan Standar Akreditasi Kemenkes RI (STARKES), mengidentifikasi hambatan, serta memberikan rekomendasi peningkatan mutu pelayanan geriatri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, FGD (Focus Group Discussion), observasi, dan telaah dokumen, dengan analisis menggunakan model evaluasi Input-Proses-Output untuk mengidentifikasi kesesuaian dengan standar akreditasi. Hasil analisis gap menunjukkan bahwa RS YARSI telah memenuhi standar dalam aspek regulasi, tim geriatri, edukasi, dan pendanaan, namun masih terdapat kekurangan dalam pembaruan regulasi, kesiapan SDM, fasilitas mandiri, metode edukasi lansia, serta digitalisasi pelaporan dan evaluasi. Dengan tingkat pemenuhan 60-70%, RS YARSI dikategorikan pada jenis layanan tingkat LENGKAP, namun belum mencapai SEMPURNA LANJUTAN. Untuk mencapai standar pelayanan geriatri tingkat sempurna, RS YARSI perlu melakukan pembaruan regulasi internal, peningkatan SDM bersertifikasi geriatri, penguatan fasilitas layanan mandiri, digitalisasi sistem pelaporan dan evaluasi, serta optimalisasi koordinasi antarprofesional. Implementasi strategi ini akan mendukung pencapaian akreditasi penuh dan meningkatkan kualitas pelayanan geriatri secara menyeluruh. Kata Kunci: Pelayanan geriatri, standar akreditasi, evaluasi, mutu layanan, rumah sakit.
Analisis Lean Manajemen Untuk Menurunkan Waktu Tunggu Pasien Jkn Rawat Jalan Pada Layanan Farmasi Di Rumah Sakit Umum Medimas Cirebon Mutmainah, Mutmainnah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6148

Abstract

Waktu tunggu pelayanan farmasi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas layanan rumah sakit. Rumah Sakit Umum Medimas Cirebon menghadapi tantangan dalam memenuhi standar waktu tunggu pelayanan resep obat, yang berdampak pada tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Management dalam menurunkan waktu tunggu pasien JKN rawat jalan pada layanan farmasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan analisis Value Stream Mapping (VSM) untuk mengidentifikasi pemborosan dalam alur pelayanan farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai faktor yang berkontribusi terhadap tingginya waktu tunggu, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, sistem antrian yang kurang efisien, serta tidak optimalnya distribusi resep antara pasien JKN dan non-JKN. Penerapan Lean Management melalui strategi 5S, Visual Management, dan perbaikan alur kerja dengan Kanban berhasil mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta menurunkan waktu tunggu pasien secara signifikan. Dengan demikian, implementasi Lean Management dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas layanan farmasi di rumah sakit. Kata Kunci: Lean Management, waktu tunggu, layanan farmasi, Value Stream Mapping, efisiensi pelayanan Abstract
Hubungan Service Excellence Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien Rawat Jalan di RS Primaya Makassar Christella Chandra, Cindy; Windiyaningsih, Cicilia; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6164

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan dan loyalitas pasien adalah faktor penting dalam menilai suatu keberhasilan rumah sakit. Penerapan service excellence yang mencakup enam aspek antara lain sikap, perhatian, tindakan, kemampuan, penampilan, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan service excellence terhadap kepuasan dan loyalitas pasien di RS Primaya Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 100 pasien umum rawat jalan yang dipilih dengan teknik accidental sampling, dan dianalisis dengan SPSS. Hasil: Hasil analisis menujukan bahwa penampilan (0.132), tindakan (0.398), perhatian (0.509), kemampuan (0.368) dan tanggung jawab (0.11) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Sikap (0.026), penampilan (0.104), tanggung jawab (0.045) dan kepuasan (0.006) berpengaruh signifikan terhadap loyalitas. Kesimpulan: Penampilan dan tanggung jawab dokter menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien di RS Primaya Makassar. Oleh sebab itu, peningkatan terhadap kerapihan, kebersihan, profesionalisme, tanggung jawab, komitmen dan ketepatan waktu dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan perlu dijadikan fokus utama rumah sakit. Kata Kunci: pelayanan prima, kepuasan, loyalitas, rumah sakit.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI LABORATORIUM (SILAB) DENGAN METODE PROTOTYPE DI JURUSAN KESEHATAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER Roziqin, Mochammad Choirur; Selviyanti, Erna; Hendyca Putra, Dony Setyawan; Swari, Selvia Juwita; Alfiansyah, Gamasiano; Ari Yuanita6, Aini Lolita; Firdaus, Rosinta; Sabran, Sabran
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6103

Abstract

Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember memiliki laboratorium yang berguna untuk berbagai keperluan penting dalam praktikum dan pembelajaran, mendukung penelitian klinis, simulasi kasus klinis, penelitian dan pengembangan sistem, pelatihan profesional dan pelayanan kesehatan. Terdapat sembilan belas laboraturium di Jurusan Kesehatan. Namun, laboratorium masih menghadapi tantangan dalam menyajikan profil mereka secara efektif kepada masyarakat, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya. Laboratorium di Jurusan Kesehatan sering kali menghadapi kendala dalam menyediakan informasi yang komprehensif dan mudah diakses tentang layanan yang ditawarkan, teknologi yang digunakan, serta prestasi dan keunggulan yang dimiliki. Keterbatasan dalam penyajian profil laboratorium dapat menghambat kemampuan laboratorium untuk menarik klien baru, menjalin kemitraan dengan industri terkait dan mempromosikan penelitian dan pengembangan terbaru. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah Sistem Informasi yang akan membantu laboratorium dalam menyajikan informasi secara efektif kepada berbagai pemangku kepentingan, meningkatkan visibilitas dan citra laboratorium, serta mendukung pertumbuhan dan pengembangan laboratorium secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam mengembangkan sistem informasi (SILAB) adalah metode prototyping, metode ini melibatkan pembangunan prototipe sistem secara bertahap yang memungkinkan pengguna untuk memberikan umpan balik secara terus-menerus. Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat diwujudkan dalam sebuah sistem informasi laboratorium berbasis website guna untuk kemandirian laboratorium. Kata kunci: Sistem; Informasi; Laboratorium; Polije
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PADA PASIEN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM ADHYAKSA 2024 Ayuareny, Tenny; Indrawati, Lili; Prapanca, Yuli
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6157

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan yang baik kepada pasien dalam pelayanan waktu tunggu dapat dioptimalkan dengan meningkatkan mutu 9 faktor dimensi Sikap, Harapan, Kenyamanan fisik, Distraksi positif, Komunikasi efektif, Lingkungan menyenangkan, Motif, Minat, Pengalaman yang dapat mempengaruhi persepsi waktu tunggu di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Adhyaksa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persepsi waktu tunggu pelayanan resep pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Adhyaksa Tahun 2024. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel sebanyak 112 responden yang merupakan pasien atau pendamping, dan yang sudah berobat atau merupakan pasien lama minimal kunjungan rawat jalan kedua yang memenuhi kriteria inklusi. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner PSQ dan kuesioner indikator persepsi waktu tunggu. Hasil Penelitian: Hasil penelitian uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat faktor yang berhubungan dengan persepsi waktu tunggu pelayanan resep, terdapat pengaruh signifikan dengan distraksi positif pasien (p=0,000) OR 19,667, terdapat pengaruh signifikan Motif (p=0,001) OR 14,106, Lingkungan yang menyenangkan (p=0,002) OR 14,106, Harapan (p=0,005) OR 7,067, Pengalaman (p=0,032) OR 3,979, Komunikasi efektif (p=0,000) OR1,7737, Minat (p=0,000) OR 1,318, Kenyamanan fisik (p=0,000) OR 1,311. Pada uji Multivariat diperoleh nilai p = 0,029 untuk faktor distraksi positif paling berhubungan dengan persepsi waktu tunggu pelayanan resep di instalasi farmasi RSU Adhyaksa. Kata Kunci: Gangguan positif, motif, lingkungan yang menyenangkan, harapan, pengalaman, komunikasi yang efektif, minat, kenyamanan fisik.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN LANSIA TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN DI RSAU DR MOHAMMAD SUTOMO Fadil, Muhammad; Widiyaningsih, Cicilia; Sangadji, Ismail
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6518

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan untuk lansia sangat diperhatikan oleh pemerintah maupun layanan kesehatan lainnya, akan tetapi masih banyak sekali lansia yang enggan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada. Kesadaran maupun support dari keluarga maupun masyarakat perlu digalakkan supaya nantinya harapan pemerintah untuk lansia sejahtera dapat dicapai serta mengurangi jumlah kematian yang disebabkan oleh tidak mampunya pelayanan kesehatan dikarenakan biaya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap kepuasan dan loyalitas pasien di RSAU dr. Mohammad Sutomo. Populasi penelitian ini seluruh pasien lansia di RSAU dr. Mohammad Sutomo. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan rumus Hair jumlah indikator x variabel, dengan 130 sampel. Metode analisis yang digunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS Ver. 25. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap kepuasan, Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap loyalitas pasien, Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepuasan terhadap loyalitas pasien serta Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara secara tidak langsung kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap loyalitas pasien di RSAU DR Mohammad Sutomo melalui kepuasan pasien. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan Lansia, Kepuasan, Loyalitas Pasien
Analisis Kesiapsiagaan Bencana Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Serupa Covid 19 Putro, Yanoveryarto Setio; Jak, Yanuar; Sulistiyowati, Yeny Sulistiyowati
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i3.6636

Abstract

Kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana kesehatan seperti pandemi COVID-19 menjadi faktor krusial dalam memastikan kelangsungan pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian ini menganalisis kesiapsiagaan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob dalam menghadapi ancaman bencana serupa COVID-19 menggunakan pendekatan input-proses-output. Penelitian ini mengevaluasi kesiapsiagaan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob terhadap ancaman bencana serupa COVID-19 menggunakan pendekatan kualitatif. Observasi dilakukan dengan Hospital Vulnerability Analysis (HVA) untuk mengidentifikasi risiko dan Hospital Safety Indexs (HSI) untuk memantau respons darurat. Wawancara mendalam melibatkan lima informan strategis dari pembina fungsi kesehatan pada kepolisian, manajemen rumah sakit, dan staf terkait. Data dianalisis secara tematik melalui pengkodean, identifikasi pola, dan interpretasi hasil guna memperoleh pemahaman komprehensif mengenai kesiapsiagaan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan rumah sakit masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia terlatih, pendanaan, kurangnya standar operasional prosedur (SOP) yang spesifik untuk pandemi, serta belum optimalnya koordinasi dan komunikasi baik internal dan ekternal dalam penanganan bencana Kesehatan berupa pandemi. Selain itu, aspek fasilitas medis dan infrastruktur masih memerlukan peningkatan, terutama dalam penyediaan ruang isolasi, ventilator, serta sistem manajemen logistik medis yang lebih efisien. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob disarankan untuk memperkuat pelatihan kesiapsiagaan bagi tenaga medis secara berkala, memperbarui dan mengoptimalkan standar operasional prosedur (SOP) tanggap darurat sesuai dengan perkembangan situasi dan regulasi terbaru, memperbaiki alokasi pendanaan, meningkatkan kapasitas ruangan terutama untuk anggota polri dan keluarga, meningkatkan integrasi sistem informasi dalam manajemen bencana guna mempercepat koordinasi dan pengambilan keputusan, serta membuat indikator kesiapsiagaan yang spesifik untuk dapat menilai kesiapsiagaan secara lebih konkrit dan sesuai dengan karakteristik Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Dengan perbaikan ini, rumah sakit diharapkan dapat merespons ancaman bencana kesehatan dengan lebih efektif, efisien, dan terkoordinasi di masa depan. Kata Kunci: Kesiapsiagaan Bencana, Manajemen Rumah Sakit, COVID-19, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Manajemen Bencana.
Analisis Konflik Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Banjarmasin Tahun 2024 Nagara, Chindy Chrisna; Windiyaningsih, Cicilia; Kamaruzzaman, Kamaruzzaman
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i3.6627

Abstract

Konflik sebagai hasil dari interaksi antar individu atau kelompok adalah fenomena yang sulit dihindari dan menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas. Sedangkan lingkungan kerja merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik dan lingkungan kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan cross sectional, melibatkan seluruh perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Banjarmasin sebanyak 104 perawat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Konflik tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Banjarmasin yaitu dengan p-value senilai 0,312. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Banjarmasin yaitu dengan p-value senilai 0,000. Konflik dan lingkungan kerja secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja perawat sebesar 38,5% dilihat dari besarnya angka koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,385. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya pengaruh konflik dan lingkungan kerja terhadap kinerja perawat sehingga manajemen Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Banjarmasin diharapkan dapat menurunkan angka konflik dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja untuk meningkatkan kinerja perawat dan kualitas layanan. Kata kunci : Konflik, Lingkungan Kerja, Kinerja

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue