cover
Contact Name
Idhoofiyatul Fatin
Contact Email
idhofatin.pbsi@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
stilistika@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 19788800     EISSN : 26141327     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian berupa artikel ilmiah tentang bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit setiap Januari dan Juli dengan nomor P-ISSN 1978-8800 dan E-ISSN 2614-3127.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 2 (2022)" : 14 Documents clear
Analisis Bahasa Kasar yang Ditirukan Anak Remaja dari Media Sosial Tiktok di Desa Mojoarum Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Rahmad Setyo Jadmiko; Rian Damariswara
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.13162

Abstract

Analysis of Abusive Language Imitated By Adolescents From Tiktok Social Media in Mojoarum Village, Gondang District, Tulungagung RegencyABSTRAKSelama masa pandemi, eksistensi aplikasi Tiktok semakin kuat. Aplikasi Tiktok mempermudah para konten kreator pemula untuk membuat video singkat yang menarik perhatian. Banyak isi dari video tersebut yang berisi ujaran-ujaran tidak pantas, salah satunya bahasa kasar. Anak remaja yang melihat isi konten tersebut, tentu saja belum bisa mempertimbangkan apakah ujaran tersebut layak jika diucapkan di khalayak umum. Banyak dari mereka menirukan bahasa kasar dari konten aplikasi Tiktok. Fokus penelitian ini adalah, mengetahui jenis-jenis bahasa kasar apa saja yang mereka tirukan dari konten aplikasi Tiktok. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan subjek sekumpulan anak remaja di Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Dari hasil penelitian, banyak ditemukan jenis-jenis bahasa kasar yang mereka ucapkan. Jenis bahasa kasar tersebut dapat digolongkan menjadi lima jenis yaitu kondisi, nama hewan, makhluk astral, sebuah objek, dan bagian organ tubuh manusia. Mereka mengaku bahwa, dari konten Tiktok mereka menirukan dan ikut memviralkan ujaran-ujaran bahasa kasar tersebut. Anak-anak remaja tersebut mengaku wajar dan lumrah jika mengucapkan bahasa kasar tersebut.Kata kunci: aplikasi Tiktok, anak remaja, bahasa kasarABSTRACTDuring the pandemic, the existence of the Tiktok application is getting stronger. The Tiktok app makes it easy for beginner content creators to create short, eye-catching videos. Many of the contents of the video contain inappropriate utterances, one of which is abusive language. Teenagers who see the contents of the content, certainly, cannot consider whether the utterance is appropriate if it is uttered in the general public. Many of them imitate the abusive language of the content in the Tiktok application. The focus of this research is to find out what types of abusive language which they imitate from the content of the Tiktok application. The type of this research is qualitative, with the subject of a teenager group in Mojoarum Village, Gondang District, Tulungagung Regency. Based on the the study results, many types of abusive language were found. This type of abusive language can be classified into five types, namely conditions, names of animals, astral beings, an object, and parts of the human body. They admitted that, from their Tiktok content, they imitated and took part in the viral utterances of the abusive language. The teenagers admitted that it was natural and normal for them to say abusive language.Keyword: Tiktok app, teenager, abusive language 
Afiks Nge- pada Media Sosial Twitter Nurjanah, Ayu Fitria; Yosani, Yosephine Marrietta Ardhya; Ginanjar, Bakdal
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.11111

Abstract

Affix Nge- on Twitter Social Media ABSTRAKPembahasan pada penelitian ini mengenai perubahan bentuk afiksasi khususnya prefiks nge- pada media sosial Twitter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk afiks nge- dan makna yang ada dalam unggahan Twitter oleh warganet. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan data berupa kalimat yang mengandung afiks nge- dan sumber data berasal dari Twitter. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat. Kemudian, analisis data menggunakan metode agih yang dilanjutkan dengan teknik bagi unsur langsung. Berdasarkan hasil analisis, pada media sosial Twitter ditemukan perubahan afiksasi pada afiks nge-, yaitu nge + v = v, nge + v + in = v, nge + n = v, nge + n + in = v, nge + adj.= v, nge + adj. + in = v. Kemudian, dari hasil data yang dianalisis keenam perubahan afiksasi menghasilkan kata berkategori verba.Kata kunci: afiks, Twitter, verbaABSTRACTThe discussion in this study is about changing in the form of affixation, especially the nge- prefix on Twitter social media. Therefore, this study aims to describe the changes in the form of the affix nge- and the meaning contained in Twitter uploads by netizens. The method which is used in this study is a qualitative descriptive method with data in the form of sentences containing the affix nge- and data sources is from Twitter. The data were collected using the listening method and note-taking technique. Then, the data analysis used the distribution method followed by the indirect division technique. Based on the analysis, on Twitter social media, it was found that the affixation changes in the affix nge-, namely nge + v = v, nge + v + in = v, nge + n = v, nge + n + in = v, nge + adj. = v , nge + adj. + in = v. Then, based on the results of the data analysis, the six changes in affixation produce verb words categorized.Keyword: affixes, Twitter, verb
Persepsi Pembelajaran Membaca Kritis Cerita Anak Melalui Blended Learning Sebagai Implementasi Kebijakan MBKM Lestari, Zubaedah Wiji; Apriliyani, N Yeffa Afnita; Salmun, Ahmad; Kresnawaty, Anita
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.11621

Abstract

The Critical Reading Learning Perceptions Using Children Story Through Blended Learning As An Implementation of MBKM ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran membaca kritis dengan bahan ajar cerita anak melalui blended learning, dan mengevaluasi persepsi mahasiswa dan stakeholder terhadap pembelajaran membaca kritis cerita anak melalui blended learning sebagai   implementasi   kebijakan MBKM di Perguruan Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey. Partisipan adalah 88 mahasiswa semester tiga dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Instrumen yang digunakan adalah ceklist observasi, kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan terbuka melalui google form. Analisis dari implementasi membaca kritis bahan ajar yang diberikan dengan blended learning menunjukkan bahwa selama pembelajaran mahasiswa memperoleh pengetahuan baru mengenai cara meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui cerita anak. Dari kuesioner yang diberikan diperoleh informasi bahwa mahasiswa dan stakeholder memberikan respon yang positif dan memberikan opini bahwa membaca kritis dapat dilakukan pada bidang ilmu lain dan dianggap mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dan selanjutnya dapat diimplementasikan saat mengajar membaca pada anak usia dini.Kata kunci: membaca kritis, cerita anak, blended learningABSTRACTThe research is conducted to analyze the implementation of critical reading learning using children story through blended learning and to evaluate stakeholders and students towards critical reading learning through blended learning using children story as the implementation of MBKM in Higher Education. The research uses qualitative approach with survey design. The participants are 88 students from 2 studies program, those are English Education study program and Indonesian Education Study Program. The instruments to collect the data are observation checklist and questionnaire (open-ended and closed-ended) through google-form. The implementation analysis of critical reading of teaching materials provided with blended learning shows that during learning students gain new knowledge about how to improve critical thinking skills through children’s stories. From questionnaire given, information was obtained that students and stakeholders gave positive responses and gave opinions that critical reading can be done in other fields of science, and is considered capable of improving students’ critical thinking skills and can then be implemented when teaching reading to early childhood.Keyword: Critical Reading, Children Story, blended learning
Nominalisasi Melalui Proses Afiks pada Proposal Tugas Akhir Mahasiswa Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri Muryati, Sri; Wicaksana, Muhlis Fajar; Sudiatmi, Titik
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12335

Abstract

The Affixed Nominalization of Final Assigment Proposal Student of Giri Satria Husada Midwifery in Wonogiri  Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan nominalisasi dengan afiksasi dan fungsinya dalam teks proposal tugas akhir mahasiswa kebidanan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan data berupa kata nominalisasi melalui afiksasi dalam kalimat pada teks proposal tugas akhir mahasiswa kebidanan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan teknik catat. Adapun  analisis data yang digunakan yakni metode padan  dan metode agih. Hasil penelitian ini adalah (1) nominalisasi yang ditemukan yakni nomina hasil pelekatan afiks pe-, -an, -nya, ke-an, per-an, dan pe-an; nominalisasi yang dihasilkan berasal dari verba, adjektiva, dan konjungsi; (2) fungsi penggunaan nominalisasi yakni: tercipta kepadatan leksikal sehingga terjadi pemadatan informasi, penyajian ide abstrak dengan pengedepanan tema/topik sehingga tulisan bersifat objektif, menghubungkan makna antarkalimat/paragraf sehingga menjadi padu. Kata kunci: Afiksasi, nominalisasi, proposal The aim of this research is to reveal affixed nominalization and its function in final assignment proposal of midwifery student. This research method is a qualitative method with data in the form of nominalization lexical through affixation in the midwifery students final project proposal sentences. The data collection techniques employed in this research are reading and recording techniques. Whereas, the data analysis was conducted by exerting the padan and agih methods. The results of this research are as follows: (1) the affixed nominalization which is found in this research are non-noun words with pe-, -an, -nya, ke-an, per-an, and pe-an; the nominalizations are as result of adjective and conjunction, (2) the utilization of nominalization function are: creating lexical density. It is therefore information can be compressed, presenting abstract idea by prioritizing themes/topics. As a result, the writing can be objective in connecting sentence/paragraph. Thus, it can be coherent. Keyword: Student Literacy Tour, Pantun, Student Awareness, Student Confidence, School Action Research
Kesantunan dalam Komentar pada Akun Resmi Instagram Liga Sepak Bola Indonesia dan Inggris Virginio, Gabriel Aditya
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12424

Abstract

Politness Strategies in Comments on Instagram Official Accounts of Indonesian and English Football Leagues ABSTRAKPenelitian berikut melihat kesantunan dalam komentar orang Indonesia dan Inggris dalam konteks sepak bola, serta menganalisis komentar santun melalui bidal kesantunan dalam prinsip kesantunan. Data yang diambil dari komentar dalam 5 unggahan dari setiap akun Instagram liga sepak bola Indonesia dan Inggris. Data didapatkan dari komentar yang ada dalam Instagram yang mengandung prinsip kesantunan. 5 unggahan yang diambil merupakan unggahan pada rentang waktu 30 Maret 2020 sampai dengan 1 April 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan purposive sampling dalam pemerolehan data. Teori yang digunakan untuk meneliti data tersebut adalah teori prinsip kesantunan. Data yang didapatkan merupakan fenomena contoh kasus prinsip kesantunan dalam komentar di liga Indonesia dan dalam komentar liga Inggris. Tidak semua komentar dalam setiap unggahan terindikasi semua bidal kesantunan, ada yang dalam satu unggahan hanya memiliki bidal pujian saja. Namun, ada pula dalam satu unggahan terindikasi dalam keenam bidal kesantunan tersebut.Kata kunci: Lintas Budaya, Prinsip Kesantunan, Sepak Bola, Liga Indonesia, Liga InggrisABSTRACTThe following research examines politeness in Indonesian and English comments in the context of football, and analyzes polite comments through politeness thimbles in the politeness strategies. Data is taken from comments in 5 uploads from every Instagram account of the Indonesian and English football leagues. The data is obtained from comments on Instagram which contain the politeness strategies. The 5 uploads is chosen from posts  from March 30, 2020 to April 1, 2020. This study uses a qualitative method and uses purposive sampling in data collection. The theory used to examine the data is the theory of politeness strategies. The data obtained is a phenomenon of case study in the politeness strategies in comments of the Indonesian league and in the comments of the English league. Not all comments in every posts indicate all politeness thimbles, some in one post only have praise thimbles. However, there are also one post indicated in the six politeness thimbles.Kata kunci: Cross Culture, Politeness Strategies, Football, Indonesian League, English League
Kesantunan Berbahasa dalam Film Keluarga Cemara Sutradara Yandy Laurens Sebagai Alternatif Bahan Ajar di Sekolah Menengah Atas Alawiyah, Siti Aisah; Sumarno, Sumarno; Ningsih, Nur Mei
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12490

Abstract

Politness Strategies in The Keluarga Cemara Movie Directed By Yandy Laurens As Alternative Teaching Materials in High School ABSTRAKBertutur tidak hanya sekadar menggunakan bahasa dalam berkomunikasi, tetapi juga berkaitan dengan kesantunan berbahasa. Kesantunan berbahasa adalah wujud penghormatan dan penghargaan kepada mitra tutur. Apalagi dalam lingkungan pendidikan, kemampuan berbahasa peserta didik harus didukung oleh kecakapan kesantunan berbahasa. Namun, dewasa ini, tingkat penghormatan peserta didik terhadap guru semakin berkurang dengan indikasi peserta didik cenderung berbicara kepada guru layaknya kepada teman sebaya. Dekadensi kesantunan di lingkungan peserta didik menjadi masalah dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dalam film Keluarga Cemara sutradara Yandy Laurens.  Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Kesantunan berbahasa yang digunakan sesuai dengan maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kemurahan, maksim kerendahatian, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, film Keluarga Cemara sutradara Yandy Laurens memenuhi kesantunan berbahasa sebagaimana yang dikemukakan oleh Leech dan dapat dijadikan sebagai alternatif bahan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah atas.Kata kunci: bahan ajar, film “Keluarga Cemara”, kesantunan berbahasa.ABSTRACTSpeaking is not just using language in communication, but also related to politeness strategies. Politeness strategies are forms of respect and appreciation for the speech partner. Moreover, in an educational environment, students' language skills must be supported by politeness strategies skills. However, nowadays, the students level of respect towards teachers is decreasing, with indications that students tend to talk to teachers similar to talk with peers. Decadence of politeness in the students environment is a problem in this study. The purpose of this study was to describe the form of adherence to the politeness strategies in the Keluarga Cemara movie directed by Yandy Laurens. The method which is used is a qualitative research method. The politeness strategies which is applied in this study in accordance with the maxim of wisdom, the maxim of acceptance, the maxim of generosity, the maxim of humility, the maxim of compatibility, and the maxim of sympathy. Based on the results of the research conducted, the Keluarga Cemara movie directed by Yandy Laurens fulfills the politeness strategies as proposed by Leech and can be used as an alternative material for learning Indonesian in high school.Keyword: Politeness Strategies, The “Keluarga Cemara” Movie, Teaching Materials
Analisis Makna Nyanyian Tradisi Diadi Dialek Daya Desa Gedung Wani Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Erwanto, Erwanto; Contessa, Emilia; Agustina, Aryanti
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12763

Abstract

Meaning Analysis of Diadi Daya Gedung Wani Village South Ogan Komering Ulu District Dialect Song TraditionABSTRAKDiadi merupakan salah satu warisan budaya lokal yang berasal dari desa Gedung Wani OKU Selatan. Diadi merupakan ritme musik dengan senar gitar tunggal yang berkembang di daerah Ogan Komering Ulu Selatan Desa Gedung Wani Kecamatan Runjung Agung. Lirik dari Diadi ini berupa pantun dengan kata lainnya disebut canggut yang dinyanyikan sedemikian rupa dengan irama gitar tunggal. Pelaksanaan Diadi ini biasanya diadakan pada saat pesta pernikahan Ningkuk’an (bahasa daerah setempat) dan acara sukuran. Peneliti menganggap perlu meneliti heuristik dan hermeneutik dengan harapan supaya setelah diadakan penelitian ini warisan budaya Diadi bisa dilestarikan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui makna heuristik dan hermeneutik nyanyian diadi dalam dialek Daya desa Gedung Wani  kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik dan struktural. Sumber data  penelitian adalah nyanyian tradisi diadi desa Gedung Wani. Berdasarkan hasil penelitian struktur diadi pembacaan tingkat heuristik dari sepuluh bait diadi terdapat struktur atau susunan, fungsi atau arti dari bait-bait tersebut yang dianalisis berdasarkan susunan yang terdapat dalam diadi tersebut yang disesuaikan  dengan bahasa Indonesia. Selanjutnya analisis berdasarkan pembacaan hermeneutik isi nyanyian tradisi diadi ini menceritakan tentang kisah antara dua insan yang ingin menjalin kasih dengan saling menerima segala kekurangan untuk mencapai kehidupan bahagia sampai hidup mati mereka bersama.Kata kunci: Makna Heuristik, Makna HermeneutikABSTRACTDiadi is one of the local cultural heritage originating from the village of Gedung Wani South OKU. Diadi is a musical rhythm with a single guitar string that developed in the South Ogan Komering Ulu area, Gedung Wani Village, Runjung Agung District. Diadi's lyrics are in the form of rhymes with other words called canggut which are sung in such a way with a single guitar rhythm. The implementation of Diadi is usually held at the Ningkuk'an wedding party (local language) and the sukur ceremony. Researchers consider it necessary to examine heuristics and hermeneutics in the hope that after this research, Diadi's cultural heritage can be preserved. The purpose of this study was to determine the heuristic and hermeneutic meaning of Diadi's song in the Daya dialect of Gedung Wani village, South Ogan Komering Ulu district. The method applied in this study is a qualitative descriptive method which  used a semiotic and structural approach. The source of the research data is the song Diadi, Gedung Wani village. Based on the research results on the structure of the Diadi, readings Diadi heuristic ten level stanzas consist a structure or arrangement, function or meaning of these verses which are analyzed based on the arrangement contained in the Diadi which is adapted to the Indonesian language. Furthermore, the analysis based on the hermeneutic reading of the Diadi song contents tells that the story of two people who want to make love by accepting each other's weakness to achieve a happy life until they live and die together.Keyword:  Heuristic Meaning, Hermeneutic Meaning
Analisis Reseptif Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia Muhri, Muhri; Yuliati, Ana
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12795

Abstract

Receptive Analysis Of Angkatan 2000 in Indonesian Literature ABSTRAK Angkatan 2000 sebagai bagian dari sejarah sastra pada mulanya ditolak oleh banyak sastrawan. Melalui perjalanan waktu, Angkatan 2000 tercantum dalam beberapa tulisan ilmiah. Dengan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerimaan Angkatan 2000 dalam Sastra Indonesia dan usia sastrawan dan karya sebagai indikator klasifikasi sejarah sastra. Pada dasarnya penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Data kuantitatif tersebut dideskripsikan sehingga hanya menjadi data awal saja. Sumber data utama berupa satu buku usulan Angkatan dan dua buku dan dua penelitian yang menanggapi. Metode analisis menggunakan metode analisis-deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa 1) Angkatan 2000 diterima sebagai bagian dari sejarah sastra indonesia dan 2) inklusi sastrawan dalam angkatan tidak mempertimbangkan usia sastrawan dan karya.Kata kunci: sejarah, sastra, Angkatan ABSTRACT Angkatan 2000 as part of literary history was initially rejected by many writers. After a few year, Angkatan 2000 was listed in several scientific writings. With this background, the purpose of this study is to describe the acceptance of Angkatan 2000 in Indonesian literature and the age of writers and works as a classification indicator of literary history. Basically this research includes quantitative research. The quantitative data are then described. As a result, they are only preliminary data. The main data sources are one book as proposal and two books and two research articles as responses. The descriptive-analytic is used as primary method. Based on the analysis, it can be concluded that 1) Angkatan 2000 is accepted as part of the history of Indonesian literature and 2) the inclusion of writers in the batch did not consider the age of the writers and works Keyword: history, literature, generation 
Budaya Patani Berwujud Hasil Karya dalam Novel Ratu-Ratu Patani Karya Isma Ae Mohamad: Kajian Antropologi Sastra Islahuddin, Islahuddin; Tawandorloh, Ku-Ares
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12796

Abstract

Patani Culture in The Form of Works in The Novel of Ratu-Ratu Patani By Isma Ae Mohamad: A Study of Literature Antropology ABSTRAKNovel Ratu-ratu Patani karya Isma Ae Mohamad merupakan novel yang menceritakan tentang Ratu-ratu yang memerintahkan kerajaan Patani dan budaya yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks-teks yang membicarakan tentang budaya Patani berwujud hasil karya dalam novel Ratu-ratu Patani dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Ratu-ratu Patani. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuan teori antropologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Patani berwujud hasil karya yang terdapat dalam novel Ratu-ratu Patani, di antaranya, yaitu: a) berbentuk bangunan dan tempat tinggal, di antaranya: 1) istana; 2) Masjid Kerisek; dan 3) pondok pesantren; b) berbentuk daerah maritim, yaitu pelabuhan; c) berbentuk senjata dan peralatan hidup, di antaranya: 1) keris; 2) meriam; dan 3) perahu kolek; dan d) berbentuk naskah, yaitu Tarikh Patani. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Patani berwujud hasil karya dalam novel Ratu-ratu Patani keberadaannya masih diyakini oleh sebagian besar masyarakat Melayu Patani dan masih dipertahankan hingga saat ini.Kata kunci: budaya Patani, wujud hasil karya, novel, Ratu-ratu Patani, antropologi sastraABSTRACTNovel Ratu-ratu Patani written by Isma Ae Mohamad is a novel that tells of a queens who commands the kingdom of Patani and the culture in it. This study aims to describe the texts which discuss about Patani culture in the novel Ratu-ratu Patani by using literary anthropology approach. The source of the data in this research is the novel Ratu-ratu Patani. The data are collected through reading and noting. Technique analysis data which is applied is the qualitative descriptive technique with reference theory of anthropology literature. The results of the research show that Patani culture was in the form of works in the novel Ratu-ratu Patani, as follows: a) in the form of buildings and residences, including: 1) palaces; 2) Kerisek Mosque; and 3) Islamic boarding schools; b) in the form of a maritime area, namely a port; c) in the form of weapons and live equipment, including: 1) keris; 2) cannon; and 3) kolek boat; and d) in the form of a manuscript, namely the Tarikh Patani. In addition, the result of the study indicates that the Patani culture in the form of works in the novel Ratu-ratu Patani. The existance of Ratu-ratu Patani  is still believed by most of the Patani Malay community and is still maintained until today.Keyword: Patani Culture, Form of Work, Novel, Ratu-ratu Patani, Anthropology Literature
Wisata Literasi Siswa (WLS) SDN Sukorambi 01 Jember untuk Meningkatkan Kepedulian dan Percaya Diri Sudarwati, Sudarwati
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v15i2.12825

Abstract

Student Literacy Tour in SDN Sukorambi 01 Jember for Improving Awarness and ConfidenceABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kepercayaan diri siswa SDN Sukorambi 01 Jember dalam menulis pantun melalui Program Wisata Literasi Siswa (WLS). Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilakukan berdasarkan analisis masalah dari ketercapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di SDN Sukorambi 01 Jember. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan yang dikembangkan oleh Kemmis, S. & Mc. Taggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan/monitoring dan 4) refleksi. Dari hasil penelitian, ditunjukkan bahwa program WLS dapat meningkatkan kepedulian dan kepercayaan diri siswa melalui menulis pantun. WLS dilakukan dengan mengajak siswa mengunjungi lingkungan sekitar untuk mengapresiasi lingkungan yang dijadikan objek. Peningkatan hasil program WLS ditunjukkan pada kenaikan skor ketercapaian program WLS pada siklus I dari rata-rata skor 70 naik menjadi rata-rata skor 90 pada siklus II. Kata kunci: Wisata Literasi Siswa, Pantun, Tingkat Kepedulian Siswa, Tingkat Kepercayaan Diri Siswa, Penelitian Tindakan Sekolah ABSTRACTThis study aims to increase the awareness and confidence of SDN Sukorambi 01 Jember students in writing poems through Wisata Literasi Siswa (WLS) Programs. This research is a school action research which was conducted based on problems analysis of the graduate competence standard achievement in SDN Sukorambi 01 Jember. This study uses an action research model developed by Kemmis, S. & Mc. Taggart consists of four stages, namely 1) planning, 2) implementation, 3) monitoring, and 4) reflection. Based on the research results, it is revealed that the WLS program can increase students' awareness and confidence through writing poems. WLS is held by inviting students to visit the surrounding environment to appreciate the environment which is used as an object. The increase in the WLS program results is shown in the increase in the WLS program achievement score. In the first cycle, it achieved from an average score of 70 increase to an average score of 90 in the second cycle. Keyword: Student Literacy Tour, Pantun, Student Awareness, Student Confidence, School Action Research

Page 1 of 2 | Total Record : 14