Articles
459 Documents
BIOKONVERSI KULIT KOPI MENJADI PUPUK KOMPOS PADA KELOMPOK TANI PANGESTU RAKYAT KABUPATEN REJANG LEBONG
Deni Agus Triawan;
Charles Banon;
Morina Adfa
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (384.532 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2817
Biokonversi limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos bertujuan untuk meningkatkan nilai guna dan bahkan dapat bernilai ekonomi limbah kulit kopi. Pengomposan didasarkan pada proses penguraian bahan organik yang terjadi secara alami. Proses penguraian dioptimalkan sedemikian rupa sehingga pengomposan dapat berjalan dengan lebih cepat dan efisien. Tujuan tersebut dicapai melalui beberapa tahapan diantaranya sosialisasi dan penyampaian informasi dan pengetahuan kepada masyarakat tentang biokonversi limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos. Penyampaian informasi dilakukan dengan metode ceramah dan pembagian leaflet tentang biokonversi limbah kulit kopi menjadi kompos dan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab seputar kegiatan. Selanjutnya dilakukan kegiatan praktek pembuatan kompos dari limbah kulit kopi dengan komposisi bahan baku 80% limbah kulit kopi, 10% kotoran sapi dan 10 dedak/sekam padi. Hasil proses pembuatan kompos dari limbah kulit kopi dapat dilihat pada bulan kedua setelah kegiatan dilaksanakan. indikator terbentuknya pupuk kompos adalah warna kompos menghitam, tekstur yang lembut, mudah hancur dan rapuh. Pupuk yang sudah jadi siap untuk diaplikasikan pada lahan kebun untuk berbagai jenis tanaman. Pada masyarakat kelompok tani Pangestu Rakyat, pupuk yang dihasilkan diaplikasikan ke lahan kebun kopi dan kebun sayuran.
PENGEMBANGAN USAHA KERBAU RAWA DENGAN MODEL DESA SENTRA PEMBIBITAN (VILLAGE BREEDING CENTRE) DI KALIMANTAN SELATAN
Ahmad Suhaimi;
Azwar Saihani;
Rum Van Royensyah;
Mahdiannor Mahdiannor
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.177 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2844
Desa Sapala didominasi oleh agroekosistem lahan rawa lebak yang sangat potensial untuk peternakan kerbau rawa, merupakan usaha utama masyarakat sehingga sangat berperan menggerakkan perkekonomian desa. Tujuan pelaksanaan kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra ini adalah mengembangkan kelembagaan pembibitan ternak pada peternakan rakyat, tercapainya perbaikan mutu genetik bibit memenuhi standar nasional, harga bibit yang bersaing, pengembangan ternak unggulan daerah, dan sebagai zona penyangga (buffer zone). Metoda yang digunakan adalah Partisipatory Rural Appraisal (PRA) bertujuan untuk mempelajari desa secara patisipatif, dan pelaksanaan Village Breeding Centre (VBC) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok ternak kerbau rawa. Hasil luaran utama yang dicapai pelaksanaan program ini adalah : sentra produksi bibit kerbau rawa meliputi (berkembangnya kelembagaan pembibitan ternak pada peternakan rakyat, tercapainya perbaikan mutu genetik bibit memenuhi standar nasional, harga bibit yang bersaing, pengembangan ternak unggulan daerah). Hasil lain adalah sebagai zona penyangga (buffer zone).
PELATIHAN TEKNIK ASERTIF UNTUK MENGURANGI KECEMASAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 BANJARMASIN
Ririanti Rachmayanie;
Sulistiyana Sulistiyana
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.958 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2813
Pelatihan teknik asertif ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan siswa kelas X dalam berkomunikasi interpersonal di SMA Negeri 12 Banjarmasin dengan menggunakan pendekatan konseling individual. Setelah itu dilakukan pembagian angket terhadap 30 orang siswa kelas X berdasarkan hasil observasi tak berstruktur maka didapat data 1 orang siswa memiliki kategori yang sangat tinggi sehingga perlu diberikan pendekatan konseling individual. Pelaksanaan pelatihan dilakukan selama 4 kali pertemuan. Hasil menunjukkan bahwa siswa telah berhasil mengurangi kecemasan sosial, berdasarkan hasil pengamatan tak berstruktur yang dilakukan oleh guru BK di SMA Negeri 12 Banjarmasin.
PEMANFAATAN LIMBAH UDANG PADA PETERNAKAN ITIK LAYER GUNTUNG MANGGIS KOTA BANJARBARU
Tintin Rostini;
Danang Biyatmoko
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.163 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2818
Telur itik diyakini masyarakat memiliki kandungan gizi lebih baik terutama kualitas proteinnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan mutu atau kualitas pakan limbah udang , meningkatkan efisiensi waktu simpan atau daya simpan pakan fermentasi, meningkatkan pendapatan peternak itik layer dan dapat meningkatkan skill peternak itik dalam teknologi pengolahan pakan . khalayak saran yang digunakan adalah kelompok mitra peternak itik layer. Metode yang dilakukan terdiri dari : 1). Pelatihan, dilakukan selama 2 hari menggunakan modul pelatihan 2). Penyuluhan model PRA (Participatory Rural Appraisal), 3). Curah Pendapat (Brain storming), 4).Demonstrasi pembuatan limbah udang fermentasi (demo), menggunakan materi bahan limbah udang. 5). Kajian hasil pakan fermentasi dan 6). Evaluasi dan Monitoring Hasil (Monev). Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan beberapa indikator yang dibuat sebelum pelaksanaan kegiatan, disusun berdasarkan kriteria yang diperoleh pada saat survei awal kegiatan 1 bulan sebelum kegiatan demo dijalankan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan skill peternak, dan Tekhnologi fermentasi mampu meningkat kualitas nutrisi limbah udang fermentasi utamanya protein murni dalam single cell protein sebagai Protein Kasar (PK) yang meningkat dari 10.36 % menjdi 14.04 % dengan menurunkan bahan kering (BK) dari 80.16 % menjadi 77.85 % dan mampu meningkat kualitas fisik limbah udang fermentasi dari segi tekstur (lebih lunak), warna (lebih kecoklatan), bau (lebih harum) dan tidak mengandung adanya jamur patogen yang membahayakan, sehingga dapat meningkatkan efesinsi penggunaan pakan . Disimpulkan bahwa Teknologi pengolahan pakan ternak sangat diperlukan oleh peternak.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA PANTAI ASMARA
Leila Ariyani Sofia;
Achmad Syamsu Hidayat;
Muhammad Adnan Zain
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.186 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2814
Pantai Asmara, Desa Muara Asam-asam Kabupaten Tanah Laut mulai dikembangkan sebagai obyek wisata alam sejak tahun 2016 oleh Pokdarwis Pantai Asmara. Pantai Asmara dengan segala keindahannya terus dibenahi dan dilengkapi segala fasilitasnya untuk lebih meningkatkan minat wsiatawan untuk berkunjung. Namun, pengembangan wisata Pantai Asmara masih memiliki keterbatasan pada aspek promosi, dimana kegiatan promosi belum terkelola dengan baik intensitas promosi yang masih sedikit. Oleh sebab itu, informasi yang diperoleh wisatawan cukup terbatas dan cenderung parsial. Tujuan PKM ini adalah (1) memberikan penyuluhan tentang jenis materi (konten) promosi, tata letak, dan akun media sosial; (2) memberikan pelatihan teknis penyusunan konten promosi berbasis media sosial. Metode kegiatan PKM yang diterapkan adalah (1) penyuluhan dan diskusi; (2) pelatihan dan pendampingan; dan (3) evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan telah memberikan perubahan sikap dan pengetahuan khalayak sasaran (kelompok mitra) terhadap pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi wisata Pantai Asmara dari kurang menjadi cukup banyak mengetahui. Proses adopsi dan difusi iptek promosi produk jasa wisata oleh anggota kelompok mitra ke anggota masyarakat lainnya sudah tergolong cukup (bernilai 60 – 80 dengan rata-rata 68). Pokdarwis Pantai Asmara telah mampu mempersiapkan dan menyusun konten akun promosi produk jasa dalam format sederhana sesuai pengetahuan dan kemampuan kelompok.
ANALISIS USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA MELALUI PENGOLAHAN KUE KERING
Rahmi Widyanti;
Susiladewi Susiladewi;
Erni Alfisah
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.963 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2819
Setiap usaha yang dijalan baik kecil maupun besar tujuannya adalah untuk memperoleh laba. Untuk mengetahui sejauhmana keuntungan yang diperoleh dari usaha/bisnis yang dijalankan memerlukan pencatatan yang seksama. Pencatatan baik pengeluaran maupun penghasilan usaha harus dilakukan dengan teliti sehingga analisis dan perhitungan laba rugi bisnis yang dijalankan dengan hasil yang mencerminkan potensi usaha. Kelurahan Tatah Pamangkih luar terletak di Kabupaten Banjar merupakan daerah pertanian, dimana penduduknya sebagian besar (57%) bermukim di wilayah persawahan dan sebagian besar (53%) dari mereka (keluarga) menggantungkan nafkah/ kehidupannya dari laut sebagai petani tradisional. Selama ini sudah pernah dilakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang merancang bisnis kecil-kecilan oleh kelompok ibu-ibu namun belum memberikan hasil yang memadai. Hal ini disebabkan tidak dilakukannya analisis usaha dengan baik. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya memberikan pengetahuan tentang bagaimana menganalisis atau menghitung harga sebuah produk sehingga dapat memberikan keuntungan bagi produsennya.
PELATIHAN DESAIN KREATIF MARKETPLACE DAN MEDIA SOSIAL BAGI PENGRAJIN BATU PERMATA KHAS BANJAR MARTAPURA DALAM MENARIK MINAT PEMBELI
Risa Dwi Ayuni;
Mirza Yogi Kurniawan
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.164 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2815
Kabupaten Banjar terkenal dengan kerajinan khasnya berupa batu permata. Selama ini para pengrajin hanya menggunakna metode penjualan langsung dalam transaksi jual beli. Namun hal ini berdampak pada penurunan karena kurangnya minat pembeli lokal. Untuk itu diperlukan pangsa pasar yang lebih liuas yang bisa dicapai melalui berjualan secara online. Untuk menjawab tantangan kurangnya pengetahun dan keterampilan dalam bidang teknologi dan komunikasi bisnis, kami melakukan program pelibatan masyarakat untuk membantu pengrajin Banjar agar dapat berjualan secara online melalui marketplace dan media sosial. Para peserta dilatih untuk membuat dan mengelola aplikasi Shopee sebagai pasar online dan Instagram sebagai media sosial. Dan yang tidak kalah penting adalah peserta diajarkan dalam membuat desain kreatif untuk membuat konten yang dapat menarik minta pembeli tidak hanya lokal, tapi nasional. Pelatihan menggunkan metode pendalam materi dimkelas, praktek, serta evaluasi. Pengrajin merespon postitif kegiatan ini dan kedepannya dapat menggunakan marketplace dan media sosial dalam hal ini shopee dan instagram, serta dapat membuat konten kreatif.
MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DESA MELALUI PEMBERIAN KETERAMPILAN DAN PENDAMPINGAN PERUBAHAN SIKAP
Basuki Basuki;
Aida Vitria;
Susiladewi Susiladewi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.445 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2820
Pemberdayaan masyarakat diartikan sebagai usaha-usaha sadar yang bersifat terencana, sistematik, dan berkesinambungan untuk membangun kemandirian sosial, ekonomi, dan politik masyarakat dengan mengelola potensi sumber daya yang mereka miliki untuk mencapai kesejahteraan sosial yang bersifat berkelanjutan. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat adalah berupa memberikan kesadaran terhadap adanya peluang-peluang baru dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya, memberikan dorongan dan perubahan sikap serta bisa juga dengan memberikan pelatihan-pelatihan dan pendampingan dalam membuka usaha secara mandiri. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini, usaha dapat dibuat untuk merubah sikap masyarakat terhadap pencapaian kesejahteraan yang lebih baik.
PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI WIRAUSAHA HALAL FOOD BAGI SANTRI TAHFIDZ
Ahmad Nurkhin;
Muhsin Muhsin;
Satsya Yoga Baswara;
Dwi Puji Astuti
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.263 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i2.2804
Santri hafidz membutuhkan kompetensi tambahan dalam memasuki dunia dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Santri hafidz harus mampu mengikuti perkembangan zaman agar tetap memiliki kompetensi dalam meraih penghasilan atau pendapatan. Baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga maupun kebutuhan lainnya. Di sisi lain, perkembangan wisata halal food di dunia dan di Indonesia menunjukkan prospek bisnis yang menarik. Peningkatan keterampilan wirausaha halal food dapat menjadi program yang urgen untuk dilaksanakan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kompetensi wirausaha halal food bagi santri hafidz. Mitra kegiatan pengabdian adalah PP As Salafy Al Asror Patemon yang telah memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan UNNES. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah sosialisasi, praktik dan pendampingan. Sosialisasi mengenai prospek bisnis halal food, dan praktik mengolah makanan atau cake and bakery. Kegiatan pengabdian melibatkan mitra profesional di bidang halal food sehingga akan menghasilkan kegiatan yang lebih berdaya guna. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan di Rumah Darin Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Rumah Darin merupakan mitra UMKM yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini dan bergerak di bidang cake and bakery, khususnya dengan produk utama pie susu darin. Mitra pengabdian sebagai peserta kegiatan adalah PP Al Asror yang mempunyai santri hafidz. Kegiatan diikuti 20 santri. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya wirausaha oleh Bapak Dr. Muhsin dan dilanjutkan materi pembuatan roti basah dan roti kering oleh ibu Rachmawati (owner Rumah Darin). Kegiatan pengabdian dapat berjalan dengan lancar. Peserta mengikuti dengan penuh antusias. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat roti (cake). Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA KELURAHAN SUNGAI MIAI KOTA BANJARMASIN
Agus Jalpi;
Achmad Rizal;
Fahrurazi Fahrurazi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 6, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.437 KB)
|
DOI: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3897
Prevalensi kejadian stunting bayi berusia dibawah lima tahun (balita) di Indonesia pada tahun 2015 sebesar 36,4% (Penentuan Status Gizi, 2017), dimana balita sendiri mengalami stunting sebesat 26,6% dengan rincian kategori sangat pendek 9,8%, dan pendek sebesar 19,8%. Solusi yang ditawarkan Untuk meningkatkan status gizi pada anak supaya memperoleh asupan gizi baik secara kuantitas dan kualitas serta mencegah terjadinya stunting maka diperlukan peranan ibu balita, petugas kesehatan dalam hal ini kader posyandu. Dalam usaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat utamanya tentang pentingnya pengetahuan gizi dan keterampilan pengolahan pangan (makanan) maka tindakan yang akan dilakukan adalah melakukan advokasi, base line data, pemberdayaan masyarakat dan kader posyandu serta evaluasi dan monitoring. Khalayak sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah Ibu Rumah Tangga yang memiliki balita yang status gizi kurang dan kader posyandu sebanyak 38 orang di posyandu dengan rincian 20 ibu balita dan 8 kader posyandu. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk mendukung realisasi program pengabdian kepada masyarakat melalui media promosi kesehatan bagi kader posyandu di kelurahan Sungai Miai. Kegiatan monitoring dilakukan pada tanggal 2 Maret 2020 yang bertujuan untuk mengevaluasi status gizi dalam hal peningkatan berat badan pada balita gizi kurang yang sudah mendapatkan proses pendampingan dan pengolahan sop bagi balita. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan selera makan anak sebelum dan setelah pemberian produk. Monitoring dilakukan dengan menimbang balita yang sudah mendapatkan produk intervensi. Hasil penimbangan tersebut didapatkan bahwa berat badan balita sebelum dan setelah pemberian produk makanan adalah rata-rata berat badan sebelum pemberian produk adalah 13,37 kg, dan setelah pemberian produk rata-rata mengalami kenaikan sekitar 0,86 kg sehingga rata-rata berat badan balita setelah pemberian adalah 13,23 kg. kenaikan ini cukup signifikan karena secara teori kenaikan berat badan selama satu bulan minimal mendekati 1 kg. Diharapkan ibu senantiasa aktif ke posyandu balita guna memantau tumbuh kembang anak dan aktif mencari informasi terkait pola asuh anak balitanya.