cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
Gambaran Kecerdasan dan Minat Remaja Panti Asuhan X Wati, Linda; P.Satiadarma, Monty; Subroto, Untung
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i1.370

Abstract

Pendidikan bagi seseorang yang tinggal di panti asuhan menjadi hal yang penting demi masa depannya agar mampu bertahan dan menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial. Individu yang tinggal di panti asuhan diharapkan dapat diasuh dan dididik dengan keterampilan tertentu agar mereka dapat berprestasi dan bekerja di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecerdasan dan minat remaja Panti Asuhan X di mana hasil yang diperoleh dapat menjadi informasri kepada pengurus panti dalam mengoptimalkan kemampuan anak sesuai dengan kapasitas kecerdasan dan minat mereka. Pengambilan data kecerdasan diperoleh dengan menggunakan tes dan minat diperoleh dengan menggunakan tes Cattell’s Culture Fair Intelligence Test (CFIT). Data minat diperoleh dengan menggunakan tes minat Holland. Jumlah subyek penelitian ini adalah 125 remaja usia 13 – 17 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 125 subyek, ada 6 (4,8%) subyek yang memiliki taraf kecerdasan di atas rata-rata,  64 (51,2 %) remaja yang memiliki taraf kecerdasan rata-rata, 34 (27%) remaja dengan taraf kecerdasan di bawah rata-rata, dan 21 (16,8%) remaja dengan taraf borderline. Selain itu, berdasarkan tes minat, minat yang paling dominan adalah minat Artistik/seni yaitu sebanyak 29 subyek (23,2%) dan minat yang paling sedikit disukai adalah minat Realistik sebanyak 8 subyek (6,4%). Kata kunci: Kecerdasan, IQ, minat, remaja, panti asuhan.
PENGARUH OPENNESS TERHADAP AKTIVITAS FISIK MELALUI MEDIASI OTONOMI PADA DEWASA MUDA Welan Mauli Angguna; Fivi Nurwianti
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i2.1931

Abstract

Indonesia dianggap sebagai negara dengan aktivitas fisik masyarakat yang cukup rendah, sehingga diperlukan promosi aktivitas fisik untuk pencegahan terhadap penyakit degeneratif dan kematian di usia muda. Trait kepribadian dianggap sebagai faktor psikologis kuat dalam identifikasi aktivitas fisik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa trait kepribadian openness signifikan memengaruhi aktivitas fisik. Openness digambarkan sebagai keterbukaan untuk menerima berbagai ide dan pengalaman, serta mampu menghargai keragamannya.. Openness dengan karakteristik keterbukaan memungkinkan individu menerima informasi mengenai pentingnya aktivitas fisik, sehingga mereka lebih aktif melakukan aktivitas. Namun, pengaruh openness tidak konsisten pada beberapa temuan yang lain, sehingga dipertimbangkan adanya variavel lain, seperti otonomi yang memediasi hubungan ini. Otonomi merupakan derajat seberapa individu secara sukarela mau melakukan perilaku tertentu, ketika motivasi melakukan perilaku berasal dari dalam diri, hal ini membuat individu lebih mampu mempertahankan suatu perilaku. Otonomi dianggap mampu meningkatkan aktivitas fisik, karena motivasi internal (otonomi) diperlukan untuk menjaga konsistensi melakukan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji mekanisme hubungan openness dengan aktivitas fisik melalui mediasi otonomi. Penelitian dilakukan melalui lapor diri pada 59 laki-laki dan 144 perempuan dewasa muda berusia 20 – 40 tahun. Melalui analisis process mediasi (Hayes), ditemukan bahwa openness memengaruhi aktivitas fisik secara signifikan ketika dimediasi oleh otonomi. Indonesia is considered a country with considerably low physical activity, therefore, it is necessary to promote physical activity to prevent degenerative diseases and death at a young age. Personality trait is considered a strong psychological factor in identifying physical activity. Recent research shows that the openness personality trait significantly influences physical activity. Openness is described as being open to accept various ideas and experiences, and is able to appreciate its diversity. Openness with the characteristics of being open allows individuals to receive information about the importance of physical activity, so that they are more active in carrying out activities. However, the effect of openness is inconsistent with some findings, so another variable is considered, such as autonomy which mediates this relationship. Autonomy is the degree to which individuals voluntarily choose to perform certain behaviors, when motivation to carry out behavior originates from within, this makes individuals maintain a behavior better. Autonomy is considered capable of increasing physical activity, because internal motivation (autonomy) is needed to maintain consistency in physical activity. This study aims to examine the mechanism of the relation between openness and physical activity through autonomy mediation. The study was conducted through self- reporting in 59 young adult men and 144 young adult women aged 20-40 years. Through analysis of the mediation process (Hayes), it is found that openness significantly affected physical activity when mediated by autonomy.Keywords: openness, autonomy, physical activity, young adults
ANALISIS TITIK IMPAS UNTUK MENENTUKAN HARGA POKOK PENJUALAN RUMAH DI MAKASAR Retna Kristiana; Abdul Hamid
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i1.2060

Abstract

GVM Makassar adalah perumahan yang di kembangkan oleh PT. SA yang berasal dari Jakarta. GVM Makassar mengembangkan dua tipe rumah S6 dan S7 yang mana tipe ini telah meraih sukses di Jakarta dan Karawang. Karena di Makassar adalah lokasi baru bagi PT. SA maka peneliti mencoba membantu perusahaan untuk menentukan penetapan harga jual rumah type S6 dan S7 agar dapat meraih pangsa pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah merencanakan biaya dengan menganalisis perbandingan material antara Makassar dan Jabodetabek kemudian membuat Value Engineering. Dari hasil Value Engineering nanti dibuat total perencanaan biaya kemudian mencoba membandingkan, menganalisis antar beberapa kompetitor yang berada di Makassar. Setelah melakukan analisis harga satuan yang didapatkan dari hasil survei harga material di Makassar dan Jabodetabek yang kemudian di Value Engineering untuk mendapatkan harga pokok produksi dilanjutkan dengan menentukan harga pokok penjualan dan margin keuntungan harga aktual rumah tipe S6 dan S7 yang telah dilakukan dengan analisis titik impas total unit terjual oleh developer yang mengembangkan di Makassar sebelumnya, maka harga pokok penjualan terhadap margin profit yang ditetapkan pada rumah tipe S6 Rp. 707.084.005 margin keuntungan sebesar 33,8 % dengan 96 unit penjualan, sedangkan untuk rumah tipe S7 Rp. 906.880.750 margin keuntungan sebesar 45,30 % dengan 104 unit penjualan.
Kebijakan Formulasi Kualifikasi Yuridis terhadap Delik dalam Undang-Undang yang Lahir dalam Kurun Waktu 2014-2015 Ade Adhari
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i1.331

Abstract

Dinamika produk perundang-undangan legislatif tahun 2014-2015 menunjukkan adanya perkembangan penggunaan hukum pidana sebagai sarana guna menanggulangi kejahatan. Hal ini terlihat dengan banyaknya undang-undang yang memuat ketentuan pidana. Namun sayangnya, kebijakan formulasi ketentuan pidana tersebut mengandung masalah yuridis. Salah satu masalah yuridis yang ada disebabkan karena tidak ditetapkannya kualifikasi yuridis berupa kejahatan atau pelanggaran dalam delik yang diatur dalam berbagai undang-undang tersebut. Tidak ditetapkannya kualifikasi yuridis menyebabkan aturan umum dalam Buku I KUHP tidak dapat diterapkan terhadap tindak pidana di luar KUHP. Untuk itu ke depan, pembentuk undang-undang harus menetapkan kualifikasi yuridis berupa kejahatan atau pelanggaran, guna menjembatani berlakunya aturan umum dalam KUHP terhadap delik-delik yang diatur dalam undang-undang di luar KUHP.Kata Kunci: Kebijakan Hukum Pidana, Kebijakan Formulasi, Kualifikasi Yuridis
Kata Pengantar Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2 No 1 UNTAR, DPPM
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2 No 1
PERANAN MEDICAL MINISTRY DALAM MENINGKATKAN MAKNA HIDUP (MEANING IN LIFE) PADA INDIVIDU DENGAN DISABILITAS FISIK KARENA KECELAKAAN (STUDI DI PANTI SOSIAL X) Lestari, Ade; Mar’at, Samsunuwijati; Kartasasmita, Sandi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i2.931

Abstract

Disabilitas yang disebabkan kecelakaan diyakini dapat memberikan pengalaman negatif bagi individu yang mengalaminya, berupa hilangnya semangat, rasa tidak berharga, bahkan keinginan untuk mengakhiri hidupnya di dunia. Namun dengan kondisi serupa, ditemukan ada contoh individu disabilitas yang tetap produktif, bahkan berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran apakah makna hidup menjadi kunci utama yang menyebabkan respon berbeda pada individu disabilitas. Menggunakan pendekatan medical ministry, individu disabilitas dibimbing untuk dapat menghayati pengalaman tragis yang tidak terhindarkan ini dengan memanfaatkan kemampuan mengambil sikap (attitudinal value) dan proses transedensi diri yang merupakan ciri khas dari penerapan metode medical ministry. Transedensi diri merupakan kemampuan untuk menyadari dan menilai keadaan “masa lalu dan saat ini”, untuk kemudian mengaitkannya dengan sesuatu yang bermakna di “luar dirinya dan di masa depan”. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan tipe one group design dan mixmethod. Pemilihan sampel dilakukan tanpa memiliki probabilitas yang sama, melibatkan dua pria dan satu wanita, dengan kisaran usia 25-53 tahun, yang terdaftar sebagai Warga Binaan Sosial (WBS) di Panti Sosial Bina Daksa (PSBD) X yang berlokasi di Cengkareng. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan 20-40 skor makna hidup yang diukur menggunakan Purpose in Life Test, dan seluruh subyek melaporkan perubahan perasaan positif, berupa rasa semangat menjalani kehidupannya, menilai diri berharga, dan keinginan mengembangkan diri untuk menjadi produktif
Tinjauan Normatif-Empiris Asas Partisipatif dalam Perencanaan Pembangunan Kota: Normalisasi Kali Ciliwung di Bukit Duri Vera Wheni S. Soemarwi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i1.355

Abstract

Para penyelenggara negara yang menjalankan fungsi eksekutif dibatasi dalam setiap keputusan hukum dan tindakan faktual harus berdasarkan pada hukum (Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 1 ayat (3)). Sumber hukum yang digunakan bersumber pada peraturan perundang-undangan, kebiasaan, dan putusan pengadilan. Kewenangan pejabat pemerintah dibatasi dengan peraturan perundang-undangan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB)(Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan, Pasal 8 ayat (2)). Pejabat pemerintah dalam merumuskan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kebijakan wajib melibatkan partisipasi masyarakat. Karena partisipasi masyarakat merupakan perwujudan dari negara demokrasi dan kedaulatan negara tertinggi berada pada masyarakat. Prinsip dasar partisipasi diadopsi dalamsetiap asas yang diatur dalam AUPB.Penyelenggara negara dalam menentukan dan melaksanakan kebijakan program pembangunan wajib dilakukan dan ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan, prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, dan penghormatan hak warga secara luas termasuk hak atas lingkungan.Fokus penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan pembangunan kota dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan melibatkan masyarakat.Dalam menyampaikan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian normatif-empiris. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini: pentingkah penerapan asas partisipasi yang merupakan bagian dariasas-asas umum pemerintahan yang baik dalam perencanaan pembangunan kota?    Kata kunci: tata kelola pemerintahan yang baik; pembangunan untuk kepentingan umum; tata kelola pemerintahan dalam pembangunan.
Redaksi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2 No 2 DPPM UNTAR
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i2.4087

Abstract

Redaksi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2 No 2
GAMBARAN KOMITMEN ORGANISASI PERUSAHAAN BIDANG KONTRUKSI PT. XYZ DI JAKARTA BARAT Setiawan, Yohanes Ari; Zamralita, Zamralita
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i2.975

Abstract

Komitmen organisasi memiliki peranan penting dalam menigkatkan produktivitas kinerja karyawan. Tingginya turn over yang berada pada PT. XYZ selama tiga tahun terakhir ini seringkali dikaitkan dengan komitmen organisasi karyawan yang rendah sehingga penelitian ini untuk memberikan gambaran komitmen organisasi pada PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan total populasi 72 karyawan yang disebar melalui kuetioner komitmen organisasi dan yang ikut berpartisipasi dan mengembalikan jawaban 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi pada PT. XYZ secara keseluruhan tergolong sedang dengan mean 2,616. Dilihat dari setiap dimensi komitmen organisasi karyawan PT. XYZ menunjukan dimensi affective comitment tergolong sedang dengan mean 2,941, dimensi normative commitment tergolong sedang dengan mean 2,403, dan dimensi continuance commitment tergolong sedang dengan mean 2,504.
POSTMODERNISME DAN HUKUM KRITIK POSTMODERNISME HUKUM TERHADAP MODERNISME HUKUM Weruin, Urbanus Ura
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i1.1559

Abstract

Artikel hasil studi literer ini membahas kritik postmodernisme hukum terhadap modernisme hukum dan praktik hukum modern. Cita-cita modernisme hukum adalah mewujudkan kebenaran dan keadilan sebagai tujuan tertinggi hukum. Menurut jurisprudensi modern dan modernisme hukum, kebenaran dan keadilan hukum bercirikan rasional, pasti, objektif, imparsial, tunggal, dan universal. Tetapi sebaliknya pembalikan postmodernisme justru menekankan irrasionalitas, ketidakpastian, subjektivitas, parsialitas, pluralitas, lokalitas, dan dekontruski hukum. Sebagaimana ditegaskan oleh kaum postmodernis hukum, hukum harus didekonstruksi guna menyingkapkan kepalsuan, kekeliruan, serta manipulasinya. Dengan demikian kita dapat mengkonstruksikan pertimbangan, proses, keadilan, serta etika hukum yang lebih manusiawi. Tidak semua kritik postmodernisme hokum terhadap pandangan modernisme hukum tepat sasaran sehingga dapat diterima. Maka saya akan mengakhiri artikel ini dengan mengajukan beberapa kritik terhadap kritik-kritik postmodernisme terhadap hukum.

Page 11 of 73 | Total Record : 723


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue