cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
KOMERSIALISASI ATAS PENGGUNAAN POTRET IDOLA K-POP PADA BUKU FIKSI & NONFIKSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK CIPTA INDONESIA Shasmita, Sylvia; Lie, Gunardi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.32193.2024

Abstract

Globalisasi telah memengaruhi perkembangan budaya di negara Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari budaya populer K-Pop telah masuk ke Indonesia. Perkembangan K-Pop telah membuka peluang pasar bisnis di Indonesia dengan adanya penjualan merchandise yang diproduksi oleh agensi yang menaungi idola tersebut, seperti album, poster, buku dokumenter, photocard, lightstick, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan idola. Penjualan merchandise K-Pop resmi selalu dijual dengan harga yang tinggi dan susah didapatkan. Sehingga memunculkan karya cipta yang memanfaatkan potret idola K-Pop sebagai media promosi dan nilai ketertarikan bagi penggemar K-Pop. Salah satunya adalah buku fiksi dan nonfiksi mengenai idola K-Pop. Hal ini menimbulkan permasalahan hukum terkait pelanggaran hak cipta yang bertentangan dengan Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang Hak Cipta dalam pemanfaatan potret tanpa izin dan dikomersialkan. Oleh karena itu, Penulis ingin mengkaji terkait bentuk pelanggaran hukum terhadap komersialisasi atas penggunaan potret idola K-Pop pada buku fiksi dan nonfiksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa bentuk pelanggaran hukum atas komersialisasi penggunaan potret idola K-Pop pada buku fiksi dan nonfiksi merupakan perbuatan melawan hukum yang tertuang pada Pasal 1365 KUH Perdata dengan adanya kesalahan, kerugian yang ditimbulkan, dan hubungan kausalitas antara perbuatan yang dilakukan dengan kerugian yang timbul.
CAREGIVING BAGI PENYANDANG SKIZOFRENIA DALAM KELUARGA: EFIKASI DIRI SEBAGAI PREDIKTOR CAREGIVER BURDEN Hutapea, Bonar; Pitriani, Pipit
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.19352.2024

Abstract

Caregiving anggota keluarga yang menyandang Skizofrenia memiliki banyak tantangan yang menimbulkan beban yang berat bagi caregiver. Efikasi diri diasumsikan sebagai elemen kunci dalam caregiving dan mereduksi masalah kesehatan mental. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptf-korelasional terhadap 89 family caregiver penyandang Skizofrenia sebagai partisipan. Data dikumpulkan dengan menggunakan Zarit Burden Interview dan Revised Scale for Caregiving Self-Efficacy dalam Bahasa Indonesia dan kuesioner berisikan pertanyaan demografis. Hasil analisis data menggunakan IBM SPSS Statistic 26 menunjukkan efikasi diri sebagai prediktor dan dari tiga subskala efikasi diri, Controlling Upsetting Thoughts memiliki kontribusi unik dan efektif terhadap family caregiver burden. Hasil penelitian ini dan keterbatasannya dibahas dalam rangka implikasi teoritis dan praktis
ADJUSTMENT PROBLEM MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN BERHUBUNGAN DENGAN PENCAPAIAN AKADEMIK DI TAHUN PERTAMA Valdo, Louis; Chris, Arlends
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.24431.2024

Abstract

Perpindahan dari sekolah ke universitas menuntut dilakukannya penyesuaian pada mahasiswa. Ketidakmampuan untuk menyesuaikan diri menyebabkan adjustment problem yang berlanjut menjadi adjustment disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi adjustment problem dan hubungan adjustment problem dengan pencapaian akademik pada mahasiswa tahun pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Studi cross-sectional dilakukan pada bulan Desember 2021 dengan 190 mahasiswa berusia antara 18-25 tahun yang berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara sebagai subjek penelitian ini. Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) digunakan untuk mengukur adjustment problem pada mahasiswa baru. Analisis deskriptif chi-square digunakan untuk mencari hubungan antara adjustment problem dan pencapaian akademik. Hasil penelitian ini menunjukan prevalensi adjustment problem sebesar 22,6 %. Dari responden, 135 (71,1%) adalah perempuan dan mean (SD) usia adalah 18,46 (0,963) tahun. Hasil analisis bivariat adalah p-value 0,00 (p<0,05). Studi ini menegaskan terdapat hubungan antara adjustment problem dan pencapaian akademik pada mahasiswa baru di fakultas kedokteran
PERAN KONTEN DI MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN Alif Ramadhan, Muhammad; Sevilla, Vinta
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.32251.2024

Abstract

Rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan menjadi salah satu penyebab dari masalah pencemaran lingkungan di Indonesia. Selain itu, banyaknya sampah yang belum bisa terkelola dari tiap kota ikut menambah pencemaran. Karenanya, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya sangat perlu ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang selalu bersih. Media Sosial TikTok Akun X merupakan salah satu akun yang menginspirasi masyarakat melalui konten-konten tentang peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konten yang disampaikan oleh Media Sosial TikTok Akun X berkontribusi dalam meningkatkan sikap peduli lingkungan di kalangan pengikutnya. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif eksplanatif dan teknik pengumpulan data Non-Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 403 responden yang terdiri dari 79 laki-laki dan 324 perempuan. Penelitian ini menggunakan uji regresi linear dan uji hipotesis yang didukung oleh teori yang relevan dalam mengukur pengaruh pesan media sosial terhadap sikap kepedulian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Media Sosial TikTok Akun X berperan sebesar 53,8% terhadap sikap peduli lingkungan followers. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peran konten di Media Sosial TikTok Akun X terhadap sikap peduli lingkungan, sesuai dengan praktik yang telah dilakukan didapatkannya keterlibatan sosial yang meningkatkan kesadaran akan kepeduilian, dan inspirasi menjaga lingkungan didalam postingan yang dibagikan oleh Media Sosial TikTok Akun X. Implikasi penelitian ini untuk memberikan wawasan bagi pengelola akun media sosial dalam merancang strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui platform TikTok. Rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan menjadi salah satu penyebab dari masalah pencemaran lingkungan di Indonesia. Selain itu, banyaknya sampah yang belum bisa terkelola dari tiap kota ikut menambah pencemaran. Karenanya, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya sangat perlu ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang selalu bersih. Media Sosial TikTok Akun X merupakan salah satu akun yang menginspirasi masyarakat melalui konten-konten tentang peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konten yang disampaikan oleh Media Sosial TikTok Akun X berkontribusi dalam meningkatkan sikap peduli lingkungan di kalangan pengikutnya. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif eksplanatif dan teknik pengumpulan data Non-Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 403 responden yang terdiri dari 79 laki-laki dan 324 perempuan. Penelitian ini menggunakan uji regresi linear dan uji hipotesis yang didukung oleh teori yang relevan dalam mengukur pengaruh pesan media sosial terhadap sikap kepedulian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Media Sosial TikTok Akun X berperan sebesar 53,8% terhadap sikap peduli lingkungan followers. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peran konten di Media Sosial TikTok Akun X terhadap sikap peduli lingkungan, sesuai dengan praktik yang telah dilakukan didapatkannya keterlibatan sosial yang meningkatkan kesadaran akan kepeduilian, dan inspirasi menjaga lingkungan didalam postingan yang dibagikan oleh Media Sosial TikTok Akun X. Implikasi penelitian ini untuk memberikan wawasan bagi pengelola akun media sosial dalam merancang strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui platform TikTok.
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN FEAR OF MISSING OUT PADA GENERASI Z Aisha Fahira, Ginevra; Roswiyani
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.28003.2024

Abstract

Generasi Z atau biasa dikenal sebagai generasi digital karena sejak lahir, sudah diiringi seiring dengan kemajuan teknis yang lebih maju. Salah satunya penggunaan internet yang efisien. Namun dibalik kemudahannya, akan timbul dampak negatif seperti ketakutan jika ketinggalan informasi di internet dan selalu ingin mencari tahu aktivitas manusia lainnya. Hal itu disebut fear of missing out atau disingkat FoMO yaitu kekhawatiran dan kecemasan individu secara berlebihan jika tertinggal informasi dan momen berharga di internet. Terdapat studi yang mengatakan bahwa rasa harga diri seseorang sangatlah penting agar dapat menghindari kecemasan yang dapat terjadi. Generasi Z yang cenderung memiliki self-esteem rendah dapat meningkatkan risiko lebih tinggi mengalami fenomena tersebut. Sebaliknya, dengan self-esteem yang kuat tidak akan terpengaruhi atau terbawa arus buruk. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui hubungan antara self-esteem dengan fear of missing out pada generasi z. Sejumlah 230 partisipan terlibat dalam penelitian baik pria maupun wanita yang rutin menggunakan media sosial lebih dari tiga jam dalam satu hari dan berusia antara 18 hingga 25 tahun. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) milik Rosenberg (1965) dan Fear of Missing Out Scale (FoMOS) yang dikembangkan oleh Przybylski et al. (2013). Metode kuantitatif digunakan melalui kuesioner google form dan teknik non-probability sampling dengan penarikan jumlah sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil analisis menggunakan Spearman Correlation didapat nilai r = -.260**, p = 0.001 < 0.05. Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan secara negatif antara self-esteem dengan FoMO pada generasi z. Berarti semakin kuat self-esteem yang dimiliki, maka kemungkinan FoMO akan semakin rendah. Begitupun sebaliknya, semakin melemah self-esteem maka FoMO semakin meningkat.  
KONSEP INDIVIDU YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB: FILSAFAT EKSISTENSIALISME DALAM GIM VIDEO UNDERTALE Wintama, Idrus
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.30108.2024

Abstract

Kehidupan manusia saat ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi, termasuk gim video. Gim video adalah permainan yang dimainkan dengan alat penampil visual seperti televisi atau komputer. Awalnya berfungsi sebagai hiburan, kini gim video juga berperan dalam edukasi dan penelitian. Misalnya, gim Undertale karya Toby Fox yang menggambarkan dilema moral melalui tokoh Frisk yang harus memilih antara membunuh atau membiarkan monster hidup, dengan setiap pilihan menghasilkan akhir cerita yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi teori filsafat eksistensialisme dalam narasi gim video Undertale, dengan fokus pada dua masalah utama: (a) sejauh mana hubungan antara narasi gim Undertale dengan teori eksistensialisme; dan (b) dampak narasi gim Undertale terhadap kesadaran pemain dalam menentukan pilihan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif spesifiknya menggunakan metode kajian literatur, dengan menggabungkan studi-studi terdahulu dan memberikan analisis baru terhadap narasi gim Undertale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi gim Undertale relevan dengan teori filsafat eksistensialisme, terutama dalam konteks kebebasan dan tanggung jawab manusia sebagai eksistensi. Dalam penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa gim Undertale mengundang pemain untuk merenungkan makna kebebasan dan tanggung jawab manusia dalam segala tindakan yang mereka pilih, baik dalam dunia nyata maupun di dunia permainan.
BASIC PSYCHOLOGICAL NEEDS AND FAMILY HARMONY AS PREDICTORS ON ADOLESCENT’S GAMING ONLINE Audy, Ervina; Tiatri, Sri; Sahrani, Riana
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.30511.2024

Abstract

Penelitian ini melibatkan 345 responden berusia 10 hingga 18 tahun dari sekolah-sekolah swasta di Jakarta dan sekitarnya, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui peran kebutuhan psikologis dasar dan keharmonisan keluarga terhadap gaming online pada remaja. Dengan menggunakan metode kuantitatif, BPNS-21 General Scale digunakan untuk mengukur kebutuhan psikologis dasar, FHS-5 untuk mengukur keharmonisan keluarga, dan IOGAQ untuk mengukur tingkat gaming online. Analisis efek langsung dilakukan dengan menggunakan SPSS 23 untuk uji asumsi klasik, dan smartPLS 4 untuk uji korelasi, uji hipotesis, dan evaluasi model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara terpisah dan bersama-sama, pemenuhan kebutuhan psikologis dasar dan keharmonisan keluarga memiliki hubungan negatif dengan gaming online pada remaja.
PERANAN KESEPIAN TERHADAP KEKERASAN SIBER PADA REMAJA PEREMPUAN YANG AKTIF MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL Basel, Wiwin Charolina Putri; Fransisca Iriani Roesmala Dewi; Riana Sahrani
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.31872.2024

Abstract

Kekerasan siber dalam media sosial pada kalangan remaja menjadi fenomena yang serius dan perlu diperhatikan. Berbagai kasus kekerasan siber merupakan masalah kesehatan dalam masyarakat yang terus meningkat. Kesepian memiliki peran dalam terjadinya kekerasan siber di kalangan remaja perempuan yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kesepian dapat menjadi faktor resiko terjadinya kekerasan siber. Kekerasan siber merupakan penyerangan terhadap kesejahteraan fisik, psikologis dan emosional individu maupun kelompok. Kesepian adalah kondisi negatif yang dialami individu dan mempengaruhi kesehatan mental maupun fisik. Tujuan penelitian untuk menguji peranan kesepian terhadap kekerasan siber pada remaja perempuan yang aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional non-eksperimental. Teknik analisis data penelitian berdasarkan regresi. Partisipan penelitian merupakan 200 remaja perempuan berusia 17-24 tahun, aktif menggunakan media sosial dan pernah menjadi korban kekerasan siber selama kurang dari satu tahun. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Loneliness scale yang terdiri dari 20 pertanyaan dan Experiencing cyber violence scale yang terdiri dari 34 pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kesepian dan kekerasan siber. Penelitian ini dapat menjadi edukasi untuk remaja perempuan korban kekerasan siber maupun masyarakat dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari kekerasan siber.
MANFAAT EMOSIONAL PROGRAM PEMBELAJARAN MULTIPLE INTELLIGENCES Prasetyo, Sylvia Rosiana; Tiatri, Sri; Heng, Pamela Hendra
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.32199.2024

Abstract

Banyak penelitian yang mengonfirmasi manfaat Multiple Intelligence (MI) dan Emotional Intelligences (EI) terhadap keberhasilan akademis. Penelitian ini menyelidiki apakah program pembelajaran MI yang menggunakan delapan domain kecerdasan Gardner dapat meningkatkan kecerdasan emosional (EI), yang diukur dengan kuesioner Traits Emotional Intelligence oleh Petrides. Penelitian ini melibatkan intervensi kuasi-eksperimental dengan sembilan belas siswa sekolah menengah, tiga di antaranya siswa inklusi, dari dua sekolah alternatif di Jakarta. Peserta dibagi menjadi kelompok Intervensi dan kelompok Kontrol, dengan tes pra dan pasca yang dilakukan. Intervensi difokuskan pada pembelajaran yang dipersonalisasi dan relevan berdasarkan kekuatan, minat, dan kecenderungan siswa. Data dianalisis menggunakan metode kuantitatif, menggunakan uji beda t-test dan N-gain. Program pembelajaran MI secara statistik gagal meningkatkan EI pada peserta, namun, sebagian besar peserta dalam kelompok Intervensi menunjukkan peningkatan skor EI pasca-tes, yang menunjukkan potensi manfaatnya jangka panjang.
GUIDELINE RELOKASI PERMUKIMAN MASYARAKAT BERKULTUR BUGIS TERHADAP DAMPAK PENGADAAN TAMBANG DI KAMPUNG TAMBAK SEMBULUAN KOTABARU Leonard; Fatimah, Titin; Siwi, Samsu Hendra
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i3.32224.2024

Abstract

Permukiman Kampung Tambak Sembuluan berada dalam perencanaan dan aktivitas penambangan perusahaan tambang yang memiliki Ijin Usaha Penambangan seluas 8.990,38 ha, di Desa Pantai Baru Kampung Tambak Sembuluan. Kampung ini berada pada aktivitas penambangan sehingga masuk dalam kawasan rawan bencana dan harus di relokasi. Permukiman ini merupakan permukiman masyarakat yang memiliki kultur etnis Bugis. Pada tahun 1989 orang pertama bermigrasi dari daerah Watang Sawitto atau Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan dan membuka lahan tambak di Kampung Tambak Sembuluan. Pengembangan permukiman diikuti migrasi dari keluarga dan teman dari Watang Sawitto. Berjalannya waktu, terindikasi di bawah lahan permukiman terdapat kandungan batubara sehingga warga dan permukiman harus direlokasi. Untuk itu diperlukan guideline (panduan) relokasi permukiman yang sesuai dengan ketentuan Peraturan Permukiman dan Analisis Dampak Lingkungan relokasi permukiman tersebut. Tujuan penelitian memberikan luaran berupa guideline relokasi permukiman masyarakat berkultur Bugis terkait dampak dari pengadaan tambang ke lokasi permukiman yang baru agar nuansa kultur etnis Bugis dapat dipertahankan. Penelitian dilakukan menggunakan metode induktif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian berupa guideline relokasi permukiman terhadap dampak penambangan dan penanganan relokasi sesuai konsep kultur etnis Bugis. Proses relokasi sesuai budaya, dan permukiman tersebut mampu menunjukan eksistensi sebagai permukiman tradisional dengan hunian yang mampu beradaptasi pada kondisi lingkungannya yang baru.  

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue