cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN SELF-EFFICACY PADA DEWASA AWAL YANG MEMILIKI MINAT UNTUK BEKERJA DI LUAR NEGERI Jati Ramadhan, Muhammad Dimas Aji; Heng, Pamela Hendra
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.28065.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang valid dan dapat diandalkan mengenai hubungan motivasi dan efikasi diri pada dewasa awal yang ingin bekerja di luar negeri. Menurut Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022, sebanyak 200 ribu pekerja migran Indonesia yang aktif di seluruh dunia. Fenomena ini mencerminkan minat yang tinggi dari dewasa awal untuk mencari pengalaman kerja di luar negeri. Motivasi mereka terdorong oleh peluang pengembangan diri, pengalaman baru, dan gaji yang menjanjikan. Seseorang yang memiliki tingkat self-efficacy yang tinggi akan cenderung lebih percaya diri dalam menghadapi kesulitan yang mungkin timbul dalam usaha mereka untuk bekerja di luar negeri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional dengan menyebarkan survei dan data diolah dengan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Populasi dewasa awal di Desa Langut Kabupaten Indramayu berjumlah 973 orang, dan sampel yang didapat dalam penelitian ini berjumlah 288 sampel, terdiri dari 170 pria dan 118 wanita dengan rentan usia 19 tahun sampai 25 tahun. Penelitian ini menggunakan alat ukur Work Extrinsic and Intrinsic Motivation Scale (WEIMS) untuk mengukur motivasi dan General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur efikasi diri pada responden. Hasil penelitian terdapat signifikan hubungan positif dengan r= 0.566, yang berarti semakin tinggi motivasi responden maka semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki
STRATEGI KOPING PENCARI NAFKAH BERPENDAPATAN RENDAH AKIBAT KRISIS MASA PANDEMI COVID-19 Hutapea, Bonar; Widyazali, Jose
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i3.28153.2023

Abstract

Selama pandemi Covid-19, sekitar 70 persen orang berpendapatan rendah mengalami penurunan penghasilan yang sangat besar termasuk yang tinggal di perkotaan dan memiliki tanggungan dengan pola konsumsi yang berubah yakni biaya pembayaran produk makanan, kesehatan dan komunikasi (internet, pulsa, paket data) yang meningkat tajam sedangkan beralih pekerjaan sangat sulit dilakukan karena keterbatasan pekerjaan disebabkan kelesuan dunia usaha. Penelitian deskriptif-korelasional ini dimaksudkan untuk mengungkap tegangan psikologis dan strategi koping pekerja berusia muda khususnya pencari nafkah berpendapatan rendah yang memiliki tanggungan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner daring via aplikasi Google berupa skala psikologis, pertanyaan-pertanyaan demografik dan satu pertanyaan terbuka. Dari hasil analisis data diketahui bahwa secara umum stres (perceived stress) pada partisipan tergolong tinggi, dengan preferensi koping task-focused coping merupakan yang tertinggi. Adapun respon dominan pada pertanyaan terbuka mengungkapkan setidaknya 6 cara mengatasi kesulitan keuangan selama masa krisis. Hasil penelitian ini dan keterbatasannya dibahas dalam kerangka implikasi praktis dan teoritis, khususnya dalam perspektif Teori Koping dalam konteks krisis finansial dalam situasi pandemik.
PERANAN JOB DEMANDS TERHADAP BURNOUT PADA KARYAWAN SALES Lee, Vivia; Zamralita; Permata Sari, Meylisa
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.28297.2024

Abstract

Pekerjaan menjadi hal yang paling penting dalam memenuhi kebutuhan setiap manusia, khususnya terhadap identitas, keuangan, dan pengembangan keterampilan. Pekerjaan membutuhkan sumber daya manusia yang dapat berkontribusi agar dapat menciptakan perubahan positif dalam lingkungan kerja. Pekerjaan tentunya melibatkan  keseluruhan karyawan pada suatu perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan melalui adanya pengembangan strategi dan pembagian pekerjaan terhadap karyawan. Sebagai karyawan, pemenuhan job demand yang diberikan saat bekerja perlu dapat terselesaikan dan tepat waktu. Job demands yang dimaksud merupakan cakupan tugas-tugas yang diberikan oleh atasan dan harus diselesaikan oleh karyawan sesuai waktu yang telah ditentukan. Job demands melibatkan individu dalam pekerjaan dengan mengorbankan fisik dan mental. Namun, job demands yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya burnout yang mengakibatkan pekerjaan menjadi tidak dapat diselesaikan. Burnout menimbulkan dampak negatif, seperti kelelahan secara fisik dan emosional, menurunkan motivasi kerja, adanya gejala gangguan tidur, kemarahan, serta sakit kepala. Oleh karena itu, pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan job demands terhadap burnout pada karyawan sales yang bekerja di PT X. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 39 partisipan yang memiliki posisi sales pada perusahaan di PT X. Teknik analisis yang dilakukan untuk menguji hipotesis adalah uji regresi linier. Hasil yang diperoleh memiliki nilai β= 0.686, F= 32.901, p = < .001, dan R2 = 0.471. Hal ini menunjukkan terdapat peranan positif dan signifikan job demand terhadap burnout sebesar 47.1%. Implikasi penelitian ini sebagai wawasan untuk masyarakat dan strategi pencegahan burnout.
STORYTELLING TENTANG “PLACE” MELALUI DESAIN BOARD GAME DEWI MULIA SEBAGAI STRATEGI MENGIKAT PASAR GEN-Z PASCA KUNJUNGAN Prasetyani Hadi, Djati
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i1.28685.2024

Abstract

Tantangan sustainability muncul sebagai konsekuensi peningkatan jumlah wisata desa yang tidak jarang tumbuh dalam wilayah berdekatan dan dengan potensi lokal tidak jauh berbeda; sebuah kondisi  hypercompetitive namun low-diferensiasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi solusi alternatif dengan mempromosikan suatu strategi positioning wisata yang berasal dari potensi dan isu-isu  lokal khususnya kultur sungai, dengan metode dan teknik storytelling. Objek penelitian ini adalah produksi rancangan desain merchandise edukasi wisata sungai Dewi Mulia Srimulyo, sebagai strategi positioning wisata desa untuk mengikat Gen Z sebagai pasar potensial, paska kunjungan. Rancangan desain merchandise, Board Game wisata desa ini  di konstruksi menggunakan metode dan teknik storytelling dengan tujuan membangun “shared experienced” yang kuat antara “place” wisata dengan pasar Gen Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi lokal kultur sungai yang melekat dalam historis masyarakat Bintaran Wetan potensial mempunyai power dalam membangun USP wisata serta potensial membangun engagement segmen Gen Z, terlebih jika dikolaborasikan dalam konsep merchandise permainan; dimana momentum pengalaman memorial paska wisata tentang destinasi mempunyai kesempatan besar untuk dikonstruksi kembali. Sebuah kondisi terciptanya New Customer Experience (New CX) secara offline dan sekaligus merupakan upaya dalam pemberdayaan pelanggan melalui interaksi permainan “mengalami destinasi” yang menyenangkan dan partisipatif, paska kunjungan.  
PENGARUH GRIT TERHADAP TASK PERFOMANCE PADA KARYAWAN PT. X Prabandari, Amelia Kania; Zamralita, Zamralita; Saraswati, Kiky Dwi Hapsari
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i3.28871.2023

Abstract

Pesatnya perkembangan industri di Indonesia memunculkan persaingan dan kompetisi di dunia bisnis. Perusahaan diharapkan adaptif untuk tetap bertahan dalam jangka panjang. Dengan hal itu perusahaan perlu meningkatkan sumber daya manusia yaitu karyawan karena terlibat langsung dengan perusahaan. Task performance merupakan perilaku yang berkontribusi langsung pada perusahaan. Dalam meningkatkan produktivitas, karyawan perlu memiliki sumber daya pribadi seperti grit. Grit menunjukkan bekerja keras dalam menghadapi tantangan sembari mempertahankan usaha serta tujuan meski dihadapkan dengan kegagalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh grit terhadap task performance pada karyawan PT X. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 75 karyawan yang bekerja di PT X. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling yaitu convenience sampling, dimana partisipan memiliki kebebasan untuk berpartisipasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan dua alat ukur yaitu Individual Work Performance: Task Performance yang dikembangkan oleh Koopmans (2014) digunakan untuk variabel task performance dan Grit Scale yang dikembangkan Duckworth (2007) digunakan untuk variabel grit. Dalam pengumpulan dan pengolahan data, penulis menggunakan bantuan SPSS versi 25.00 dengan diolah menggunakan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit berpengaruh terhadap task performance secara signifikan dan positif dengan dimensi perseverance of effort memiliki pengaruh lebih besar dibanding dimensi consistency of interest.  
PENGARUH WORK PASSION TERHADAP INDIVIDUAL WORK PERFORMANCE DENGAN WORK ENGAGEMENT SEBAGAI MEDIATOR PADA DOSEN TETAP Sari, Dian Nita; Zamralita; Lie, Daniel
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.28948.2024

Abstract

Dosen merupakan komponen esensial dengan kinerjanya dalam memprediksi keberlangsungan dan kesuksesan instansi pendidikan tinggi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran work engagement (WE) sebagai mediator antara peran work passion (WP) terhadap individual work performance (IWP) pada dosen tetap. Pengambilan data penelitian kuantitatif ini menggunakan teknik snowball sampling dengan partisipan 153 dosen tetap dari berbagai domisili di Indonesia. Alat ukur penelitian ini menggunakan skala IWPQ, PTWS, dan UWES. Dari analisis regresi bootstrapping diperoleh hasil bahwa keempat hipotesis penelitian ini terpenuhi sebagai syarat mediator, yaitu: (a) WP terbukti memengaruhi IWP (βc=0.666, tc=10.972, R2=0.444, p=0.000<0.005); (b) WP terbukti memengaruhi WE (βa=0.806, ta=16.730, R2=0.650, p=0.000<0.05); (c) WE terbukti memengaruhi IWP (βb=0.424, tb=4.381, R2=0.507, p=0.000<0.05); dan (d) WE terbukti memediasi secara parsial antara peran WP terhadap IWP (βc’=0.324, tc’=3.345, R2=0.507, p=0.001<0.005) dan menjadi tetap signifikan setelah memasukkan WE.
PENGARUH KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN MODAL PSIKOLOGIS TERHADAP KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA SALESMAN Girisoma, Zita Zavira Savitri; Zamralita; Lie, Daniel
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.28950.2024

Abstract

Wabah pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Indonesia membuat para salesman kesulitan untuk mencapai target pencapaian yang diharapkan akibat kebijakan pemerintah terkait menjaga jarak sosial. Salah satu hal yang dapat mempertahankan kinerja para salesman adalah dengan memerhatikan kesejahteraan subjektifnya. Terdapat dua faktor yang dapat memengaruhi kesejahteraan subjektif, yaitu kualitas kehidupan kerja dan modal psikologis. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja dan modal psikologis terhadap kesejahteraan subjektif pada salesman. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan partisipan sebanyak 126 salesman dari seluruh Indonesia. Proses pengambilan data dilakukan secara daring selama bulan Maret hingga Mei 2022. Penelitian ini menggunakan empat alat ukur berupa kuesioner untuk mengukur setiap dimensinya. Satisfaction With Life Scale (SWLS) dan The Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) digunakan untuk mengukur variabel kesejahteraan subjektif. Dalam mengukur kualitas kehidupan kerja, peneliti menggunakan Walton’s QWL Model dan dua dimensi tambahan dari alat ukur yang dikembangkan oleh Rostiana et al. (2015). Sedangkan, Psychological Capital Questionnaire (PCQ) digunakan untuk mengukur variabel modal psikologis. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan metode regresi linear berganda ditemukan tiga hal. Pertama, bahwa kualitas kehidupan kerja (β = 0.343, p < 0.05) memengaruhi kesejahteraan subjektif. Selain itu, modal psikologis (β = 0.523, p < 0.05) juga memengaruhi kesejahteraan subjektif. Kualitas kehidupan kerja dan modal psikologis secara bersama – sama berperan sebesar 50.6% (p < 0.05) terhadap kesejahteraan subjektif.  
PERAN JOB RESOURCES SEBAGAI MODERATOR ANTARA PENGARUH JOB DEMANDS TERHADAP BURNOUT PADA SOFTWARE DEVELOPER Sukardi, Cindy Fransisca; Zamralita; Lie, Daniel
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.28957.2024

Abstract

Kelelahan ketika bekerja merupakan suatu hal yang umum terjadi di kalangan software developer. Ketika tingkat kelelahan yang dialami oleh individu meningkat, dapat berpengaruh terhadap kesehatan mental dan performa kerja individu. Salah satu hal yang sudah terbukti menjadi penyebab individu mengalami burnout adalah job demands. Tuntutan pekerjaan, rutinitas yang cenderung monoton, serta jam kerja yang melebihi batas dapat menjadi penyebab software developer mengalami burnout. Namun, dalam penelitian sebelumnya, ada inkonsistensi pada kuat lemahnya hubungan antara job demands dan burnout. Hal ini memungkinkan adanya variabel moderator yang mempengaruhi hubungan antara job demands dengan burnout. JD-R Model mengasumsikan bahwa job resources memiliki peranan penting sebagai buffer yang dapat menahan atau bahkan mengurangi dampak negatif dari job demands, termasuk burnout. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job demands terhadap burnout dan peran job resources dalam memoderasi hubungan antar kedua variabel pada software developer. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif non-eksperimental dan melibatkan 112 software developer. Sampel diperoleh dengan menggunakan snowball sampling. Pengambilan data dilakukan selama empat bulan, dari bulan Maret 2022 sampai Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job demands mempengaruhi burnout (b = 0.809, SE = 0.074, p = 0.000 < 0.05), namun job resources tidak dapat memoderasi hubungan antara job demands dengan burnout (b = 0.272, SE = 0.007, p = 0.590).
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA TERHADAP PERUNDUNGAN DI SEKOLAH INDONESIA Shasmita, Sylvia; Furguson, Felix; Amanda, Clara; Prianto, Yuwono
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i1.29342.2024

Abstract

Pancasila berperan penting dalam membangun karakter generasi bangsa dan negara, sesuai dengan salah satu tujuan negara Indonesia yang tertuang dalam Alinea ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Perwujudan dari tujuan tersebut dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas dengan tujuan untuk meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia. Namun, pendidikan sekolah di Indonesia telah menggambarkan bahwa terjadinya krisis etika di lingkungan sekolah. Perundungan di sekolah Indonesia mengalami peningkatan pada tahun 2023. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya perundungan, antara lain keinginan menjadi populer dan kekuasaan, kurangnya kasih sayang dan pengawasan dari keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengkaji pengimplementasian nilai Pancasila dapat mencegah dan memberantas kasus perundungan sekolah di Indonesia dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan bermoralitas. Penelitian ini dilaksanakan dengan penerapan metode yuridis normatif yang berlandas pada bahan pustaka. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memberikan nilai-nilai moral yang menjadi pedoman utama dalam membentuk karakter yang berkualitas dan bermoral, antara lain mengajarkan nilai spiritualitas, kemanusiaan, persatuan dan kesatuan, keaktifan partisipasi dalam mengambil keputusan, dan nilai keadilan sosial. Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila tersebut harus ditaati oleh setiap siswa-siswi agar dapat memberantas dan mencegah perundungan yang terjadi di sekolah, serta meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia di Indonesia.
PENGEMBANGAN SISTEM TELEMEDICINE: UPAYA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI BIDANG KESEHATAN PADA ERA SOCIETY 5.0 Candra, Marvin; Shasmita, Sylvia; Chandra, Edwin; Matheus, Juan; Gunadi, Ariawan
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v8i2.29519.2024

Abstract

Kehadiran telemedicine membawa manfaat untuk memberikan pelayanan kesehatan secara luas bagi masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi. Perwujudan telemedicine merupakan upaya pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat di bidang kesehatan pada era society 5.0. Awalnya perkembangan telemedicine masih menggunakan teknologi telepon standar. Memasuki era milenium, teknologi kesehatan di Indonesia terlihat semakin berkembang dengan munculnya rekam medis dan peresepan elektronik yang dapat dilakukan melalui suatu aplikasi tanpa harus bertemu secara tatap muka (face to face) antara pasien dan tenaga medis. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis normatif, yakni dengan meneliti data sekunder. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kepastian hukum pelaksanaan layanan telemedicine telah terjamin legalitasnya sebagaimana termuat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Telemedicine Antar Fasilitas Pelayanan Kesehatan, hal tersebut membuktikan bahwa pemerintah sadar kesehatan menjadi tujuan penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sehingga diharuskan bagi negara untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui pengembangan pelayanan fasilitas kesehatan. Pengembangan tersebut dapat terlihat dari inovasi telemedicine yang pada implementasinya bertujuan untuk memperluas aksesibilitas pelayanan kesehatan masyarakat. Layanan telemedicine antara Australia dengan Indonesia terdapat perbedaan yang kontras dari pendistribusian pelayanan hingga peraturan hukum. Berbeda dengan Indonesia, pelayanan Telemedicine di Australia bergantung pada panduan telehealth bukan peraturan pemerintah atau lembaga kedokteran.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue