cover
Contact Name
Fransisca Iriani Rosmaladewi
Contact Email
fransiscar@fpsi.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmishs@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
ISSN : 25796348     EISSN : 25796356     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (P-ISSN 2579-6348 dan E-ISSN 2579-6356) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu Sosial (seperti Ilmu Psikologi dan Ilmu Komunikasi), Humaniora (seperti Ilmu Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Bahasa), dan Seni (seperti Seni Rupa dan Design). Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 723 Documents
PERAN DUKUNGAN ORGANISASI DAN BERSYUKUR TERHADAP KETERIKATAN KERJA (STUDI PADA KARYAWAN PERUSAHAAN XY) Suyasa, Putu Tommy Y.S; Mangarondang, Meina Evelin; Rostiana, Rostiana
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.8954.2023

Abstract

This study aims to study at the role of perceived organizational support and gratitude towards work engagement. Work engagement refers to individual involvement and satisfaction with enthusiasm at work (Schaufeli, 2013). With good work engagement, Workers are expected to work optimally in difficult situations such as those experienced by workers during the WFH period related to the COVID-19 pandemic. To support the needs of work in undergoing the WFH period, XY Company Management has provided several forms of convenience and assistance. A work environment that supports employees to work well can be seen as a Perceived of Organizational Support. In this study, the researcher will involve other aspects of the Worker's inner self that can affect work engagement but are rarely researched, gratitude. This research is a quantitative study with data collection methods using convenience sampling techniques. From research conducted on 64 participants (27 women and 37 men) using the Spearman 's rho correlation test, it was found that both perceived organizational support and gratitude have roles in work engagement. In the condition of the COVID-19 pandemic, gratitude can be a factor that explains why individuals have work engagement. 
EFEKTIVITAS COGNITIVE BEHAVIOURAL THERAPY TERHADAP SELF-ESTEEM ANAK DAN REMAJA: SEBUAH SYSTEMATIC REVIEW Tjandra, Katherine Paramitha
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.9021.2023

Abstract

Tujuan utama review ini adalah untuk mengkaji efektivitas cognitive behavioural therapy (CBT) dan self-esteem pada anak dan remaja. Self-esteem merupakan aspek penting dari kehidupan seorang individu dan memiliki konsekuensi jangka panjang di masa depan penting untuk dikembangkan dengan baik. Sehingga, diperlukan intervensi yang sesuai untuk meningkatkan self-esteem pada anak dan remaja yang memiliki self-esteem rendah. Self-esteem memiliki basis kognitif, sehingga diprediksikan dapat meningkat dengan penggunaan CBT yang bertujuan untuk merubah pikiran dan perilaku partisipan. Literature review dilakukan dengan menelusuri 7 database dan penerbit artikel elektronik yang dapat diakses secara online, yang menghasilkan 21 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang ditetapkan. 16 artikel melaporkan peningkatan self-esteem dengan menggunakan intervensi CBT. Sehingga hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa CBT efektif untuk meningkatkan self-esteem anak dan remaja. Penelitian yang lebih lanjut diperlukan untuk memperkuat hasil temuan ini dan mencari lebih lanjut efektivitas CBT terhadap self-esteem bagi anak dan remaja.
EFEKTIVITAS DANCE MOVEMENT THERAPY (DMT) UNTUK MENURUNKAN STRES PADA ADULTHOOD: STUDI SYSTEMATIC REVIEW Mustika, Rima; Mar'at, Samsunuwiyati; Kartasasmita, Sandy
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.9023.2023

Abstract

Setiap individu memiliki tugas perkembangannya masing-masing. Stres dapat muncul akibat adanya tugas perkembangan yang tidak dapat terpenuhi. Sehingga dapat menimbulkan gejala meliputi aspek fisik, psikologis, kognitif dan juga tingkah laku. Salah satu cara untuk menurunkan stres adalah dengan dance movement therapy (DMT). Dance movement therapy (DMT) memiliki 2 komponen yakni gerak dan tari yang dapat digunakan sebagai intervensi untuk menurunkan stres yang dirasakan. Bentuk dari dance movement therapy (DMT) yang diberikan dapat berupa tari dengan jenis tari yang disesuaikan pada partisipan dan juga gerak seperti aerobik, gymnastic dan gerak lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas DMT terhadap penurunan stres pada manusia dewasa (adulthood). Penelitian ini menggunakan systematic review dengan melakukan review terhadap jurnal mengenai DMT. Pencarian jurnal dilakukan dari internet pada Google Scholar, Springer, Elsevier, Koreanscience, Jep.ro, Researchgate dan Sciencedirect. Berdasarkan pencarian secara online ditemukan 15 jurnal yang sesuai dengan kriteria yakni tersedia full text, tidak terbatas tahun, menggunakan metode eksperimen/quasi eksperimen, menggunakan dance movement therapy (DMT) dan memiliki partisipan berusia dewasa baik dewasa awal hingga dewasa akhir. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya 7 jurnal yang signifikan menurunkan stres dari intervensi DMT dan 8 jurnal menunjukkan adanya penurunan yang tidak signifikan. Hal ini membuat hasil dari penelitian mengenai DMT pada systematic review ini disimpulkan kurang efektif untuk menurunkan stres pada individu usia dewasa. Ini terjadi karena adanya faktor yang mungkin tidak dapat dikendalikan oleh peneliti pada saat intervensi dilakukan.  Each indivual has their own development task. If someone cannot fulfilled their development task, stress will arise. It can cause symptoms of stress including physical, psychological, cognitive and behavioral aspects. Dance Movement Therapy (DMT) is one of the methods that can help to reduce stress. There are 2 components in dance movement therapy (DMT), namely movement and dance,that can be useful as interventions to reduce perceived stress. The dance movement therapy (DMT) could be given in a form of a dance with a type that is suited to the participant and an activity that involves movement such as aerobic, gymnastic as well as other movements. This study was conducted to determine the effectiveness of DMT in reducing stress in adulthood. Systematic review methodology was used in this study by reviewing journals on DMT. The search for journals was carried out through online sources, specifically on Google Scholar, Springer, Elsevier, Koreanscience, Jep.ro, Researchgate and Sciencedirect websites. Based on the online search, there were 15 journals that meet the criteria, namely a publication that isavailable in full text,without time limit, using experimental/quasi experimental methodology, using Dance Movement Therapy (DMT) and having adult participants from early to late adulthood. The results of the study confirmed that there were 7 journals indicating a significantly reduced stress as a result of the DMT interventions and 8 journals indicating a non-significant reduction in stress level. This may cause the result from DMT in this systematic review less effective for reducing stress in adulthood. Many factors may vary during intervention in all journals and it cannot be controlled by researcher.
KEPRIBADIAN CONSCIENTIOUSNESS SEBAGAI MODERATOR ANTARA PERILAKU CYBERLOAFING DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) Fakkar, Elisabeth Juliarti; Suyasa, P. Tommy Y. S.
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.9198.2023

Abstract

Fenomena “cyberslacking” atau “cyberloafing” merupakan bentuk dari penyimpangan produksi di tempat kerja (workplace production deviance), di mana selain berdampak negatif, beberapa peneliti juga menemukan adanya dampak positif dari perilaku cyberloafing, misalnya sebagai coping stress. Beberapa hasil penelitian terdahulu belum mampu menjelaskan secara konsisten hubungan antara cyberloafing dan perilaku kerja lainnya, termasuk Organizational Citizenship behavior (OCB). Penelitian ini bertujuan menguji peran kepribadian conscientiousness sebagai moderator hubungan antara perilaku cyberloafing dan Organizational Citizenship behavior (OCB). Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 125 orang, yaitu karyawan yang sehari-hari bekerja menggunakan komputer dan akses internet. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online yang terdiri dari tiga pengukuran yaitu cyberloafing, kepribadian conscientiousness, dan OCB. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan korelasi Pearson dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberloafing tidak berhubungan dengan Organizational Citizenship behavior (OCB), kecuali pada dimensi browsing-cyberloafing dan OCB-O menunjukkan hubungan negatif. Selain itu kepribadian conscientiousness tidak terbukti berperan sebagai moderator hubungan antara perilaku cyberloafing dan Organizational Citizenship behavior (OCB). Namun individu dengan tingkat kepribadian conscientiousness rendah lebih berpengaruh secara signfikan terhadap hubungan antara perilaku cyberloafing dan Organizational Citizenship behavior (OCB).
DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA PSIKOLOGIS MAHASISWA :NARRATIVE REVIEW Widodo, Yoga Wicaksono Putra
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.9763.2023

Abstract

Masa Pandemi Covid-19 hadir di Indonesia tahun 2020, banyak perubahan perilaku yang dilakukan untuk mencegah peyebaran covid-19. Banyak Dampak Psikologis yang terjadi dalam perubahan kebiasaan baru. Siswa mengalami rasa jenuh, lelah mental & Fisik, stres, Burnout, beban tugas sekolah masih banyak dll. Dampak Psikologis pada mahasiswa  mayoritas memiliki permasalahan kecemasan, jika berkepanjangan menyebabkan masalah psikologis depresi. Peneltian ini bertujuan untuk memahami piskologis mahasiswa yang terkena dampak pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah Narrative Review menggabungkan berbagai informasi yang bermanfaat terkait suatu topik menjadi sebuah artikel yang mudah dibaca dan dipahami. Pencarian jurnal melalui Google dan Google Scholar. Kata kunci yang dipakai adalah “Dampak Psikologis” dan “Mahasiswa”. Hasil pencarian mendapatkan 8 Jurnal yang memiliki kriteria penelitian. Hasil penelitian ini menampilkan mahasiswa mayoritas memiliki kecemasan dan stres saat mengikuti pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring dan memiliki tugas akademik yang banyak dengan jangka waktu yang singkat. Kesimpulan dampak pandemi covid-19 pada psikologis mahasiswa adalah mengalami kecemasan yang berdampak pada tingkat stres mahasiswa. Mahasiswa mengalami stres karena pembelajaran jarak jauh atau daring membuat mahasiswa harus beradaptasi dengan kebiasaan baru yang membutuhkan energi lebih. Saran perlu ditingkatkan adaptasi mahasiswa di masa pandemi dengan melakukan cara-cara kreatif untuk tidak merasa jenuh, motivasi menurun, dan merasa bingung.
GAMBARAN COPING STRESS PADA CAREGIVER UNTUK LANSIA DI PANTI WERDHA X Roeroe, Rendeman Rahel
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.9858.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi coping stress dari caregiver untuk lansia di Panti Werdha X. Coping stress didefinisikan sebagai usaha-usaha, baik secara kognitif maupun perilaku, yang dilakukan untuk menguasai, menoleransi, mengurangi tuntutan-tuntutan eksternal dan internal dan konflik antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan jumlah sampel sebanyak 6 caregiver untuk lansia. Teknik pengambilan sampel menggunalan convenience sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengatasi stress yang dialami, para caregiver menggunakan strategi coping yang berbeda-beda bergantung dari konteks permasalahan yang dialami. Terhadap isu yang berkaitan dengan perawatan lansia, para subjek cenderung melakukan problem solving, sedangkan terhadap isu yang berkaitan dengan hubungan dengan atasan dan rekan kerja, para subjek cenderung melakukan avoidance.
SISTEM PUBLIKASI PERTANAHAN YANG MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH oktaviani, sherly; Benny Djaja
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.9949.2023

Abstract

Penyelenggaraaan pendaftaran tanah diatur dalam Pasal 19 Undang-Undang Pokok Agraria dan sebagai pelaksanaan dari pasal tersebut, diterbitkanlah Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran tanah yang bersifat recht kadaster yaitu menjamin kepastian hukum. Namun, dalam praktik masih ditemukan banyak permasalahan terkait dengan pendaftaran tanah, salah satunya dari segi kepastian hukum hak atas tanah dan perlindungan hukum terkait dengan sistem publikasi. Tujuan dari penelitian jurnal ini adalah untuk mengetahui penerapan pasal 32 PP Nomor 24 Tahun 1997 terkait dengan kekuatan sertifikat hak atas tanah dalam sistem publikasi negatif mengandung unsur positif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yang menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Dalam sistem publikasi yang dianut oleh Indonesia, sertifikat merupakan surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat mengenai data fisik dan data yuridis yang sesuai dengan surat ukur dan buku tanah. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya celah yang dapat menimbulkan ketidakpastian hukum, yaitu sertifikat sebagai tanda bukti kepemilikan yang kuat bukan sebagai tanda bukti yang mutlak. Bila ada pihak lain yang merasa dirugikan dengan diterbitkannya sertifikat dapat mengajukan keberatan dengan syarat tidak melebihi 5 tahun sejak sertifikat diterbitkan, namun masih banyak terjadi permasalahan timbulnya gugatan untuk sertifikat yang sudah lebih dari 5 tahun diterbitkan sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pemegang hak. Penerapan sistem publikasi di Indonesia masih memerlukan berbagai perbaikan untuk kedepannya, karena pada saat ini lembaga rechtsverwerking pada dasarnya dapat memberikan jaminan kepastian hukum namun dalam pelaksanaannya masih menimbulkan kerugian kepada pemegang hak yang sebenarnya.
Aktivitas Fisik Dan Kesejahteraan Psikologis Pada Populasi Dewasa Selama Masa Pandemi Covid-19 : A Systematic Review Ross, Hanna Oktasya; Nugraha, Erico Pratama; Akhnaf, Ardhito Faza; Sofia, Nanum
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.13063.2023

Abstract

Pandemi Covid-19 menja di krisis global yang menyebabkan timbulnya berbagai dampak salah satunya pada keseja hteraan psikologis dan aktivitas fisik masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, aktivita s fisik diketa hui memiliki hubungan da n penga ruh terha dap kesejahtera an psikologis.  Ma ka da ri  itu, penelitia n ini bertujuan untuk memperoleh ga mbaran  komprehensif  tentang  tingkat da n dampak aktivita s fisik terhadap  keseja hteraan  psikologis pada populasi dewa sa serta rekomendasi  aktivitas fisik yang dapa t dila kukan untuk meningkatkan  kesejahteraan  psikologis selama masa pandemi Covid-19. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan metode analisis PRISMA (Preferred Reporting Item for Systematic Review and Meta -Analytic). Literatur dicari di database EBSCOhost, ProQuest, dan ScienceDirect. Pencaria n awal menghasillkan 5.136 artikel dan akhirnya didapatkan 15 artikel  yang memenuhi kriteria. Hasil review mengungka pkan ba hwa sela ma masa pa ndemi Covid-19 terja di penuruna n tingka t a ktivita s fisik da n  keseja hteraan psikologis terutama pada populasi dewasa khususnya pada perempua n da n kelompok dewa sa muda. Sela in itu, ditemuka n ba hwa a ktivita s fisik baik secara langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan gejala depresi, stres, kecemasa n, serta pera sa an da n emosi positif. Aktivita s fisik denga n intensita s seda ng memiliki penga ruh pa ling signifka n terhada p keseja hteraan psikologis. Ada pun bentuk a ktivita s tersebut seperti memba wa beban ringa n, yoga , ga nda tenis, a erobik, muscular fitness da n explosive fitnes. Berda sa rka n ha l tersebut, da pa t disimpulka n ba hwa a ktivita s fisik teruta ma denga n intensitas seda ng berdampak pa ling signifka n terhada p keseja htera an psikologis teruta ma dala m meningka tkan pera saan da n emosi positif serta menurunka n geja la depresi, stres, da n kecema san pada populasi  dewa sa .
Hubungan Antara Gaya Humor Dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Yang Melaksanakan Metode Pembelajaran Jarak Jauh Briananda, Robertus Aldo; Wijaya, Erik
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.19140.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya humor dengan stres akademik pada mahasiswa yang melaksanakan metode pembelajaran jarak jauh. Hal ini mengingat kondisi yang masih pandemi Covid 19, mengharuskan perguruan tinggi untuk memberikan pengajaran secara daring guna menghindari penyebaran virus yang lebih besar lagi. Pengajaran daring yang selama ini diterapkan perguruan tinggi ini mulai menimbulkan masalah baru, seperti munculnya stres akademik pada mahasiswa dikarenakan komunikasi yang lebih sulit terjadi akibat dari tidak adanya tatap muka sehingga berdampak pada keterbatasan pemahaman materi yang diajarkan yang biasanya diajarkan secara tatap muka langsung, fokus belajar menjadi berkurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 368 mahasiswa. Pada variabel gaya humor diukur dengan empat dimensi yang meliputi Affiliative, Aggressive, Self-enhancing, Self-defeating. Kemudian, pada variabel stres akademik diukur dengan dua dimensi yakni dimensi stressor dan dimensi reaksi terhadap stres. Analisis data penelitian secara kuantitatif dan pengujian hipotesis menggunakan rumus pearson correlation. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa dari uji korelasi antardimensi gaya humor dengan stres akademik diketahui bahwa gaya humor affiliative berkorelasi negatif dan signifikan dengan stres akademik mahasiswa yang mengikuti pembelajaran jarak jauh, sedangkan dimensi lainnya dari gaya humor seperti Aggressive, Self-enhancing, Self-defeating tidak menunjukkan korelasi yang negatif terhadap stres akademik. Artinya bahwa gaya humor affiliative dinilai mampu menurunkan tingkat stres akademik pada mahasiswa dikarenakan mahasiswa yang mengucapkan kata-kata olokan lembut ini sepenuhnya tidak terlalu serius dan hanya bersifat candaan semata sehingga tidak melukai perasaan yang diejeknya dan justru membuatnya tertawa senang.
Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram dengan Body Image pada Remaja Wanita Putri, Natasya Salsabilla Azzahra; Astuti, Niken Widi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.19992.2023

Abstract

ABSTRAK Terlepas dari bermanfaatnya media sosial Instagram dalam mempermudah interaksi dan komunikasi serta mengekspresikan diri, terdapat dampak negatif yang dihasilkan dari penggunaan Instagram. Salah satu dampak yang yang dihasilkan dari penggunaan Instagram yaitu permasalahan yang berkaitan dengan body image pada remaja wanita (Raychoudhury, 2021). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial Instagram dengan body image pada remaja wanita. Penelitian ini dilakukan pada 300 partisipan remaja wanita dengan lingkup usia 12-19 tahun, memiliki akun Instagram, dan menggunakan Instagram setidaknya dalam seminggu terakhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental dengan teknik convenience sampling. Dalam penelitian ini, digunakan alat ukur Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS) untuk mengukur variabel intensitas penggunaan dan Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS) untuk mengukur variabel body image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima, yakni bahwa terdapat hubungan antara intensitas penggunaan media sosial Instagram dengan body image pada remaja wanita. Korelasi tertinggi didapatkan pada body image dengan dimensi Durasi pada intensitas penggunaan (r = .434). Kata Kunci: media sosial, body image ABSTRACT In addition to the usefulness of Instagram in interaction and communication as well as self-disclosure, there are negative impacts resulting from the use of Instagram. One of the impacts resulting from the use of Instagram is problems with body image in adolescent girls (Raychoudhury, 2021). The purpose of this study was to determine the relationship between the intensity of Instagram usage with body image in adolescent girls. This study was conducted on 300 female adolescent participants aged 12-19 years old that use Instagram at least in the past week. The method used in this research is non-experimental quantitative with convenience sampling technique. In this study, Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS) was used to measure the intensity of Instagram usage and the Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS) was used to measure body image. The results showed that the research hypothesis was accepted, namely that there was a relationship between the intensity of Instagram usage and body image in adolescent girls. The highest correlation was found in body image with the dimension of duration on the intensity of use (r = .434). Keywords: social media, body image

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora , dan Seni Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni More Issue