cover
Contact Name
Khaerus Syahidi
Contact Email
khaerussyahidi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
khaerussyahidi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kappa Journal
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25492950     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Kappa Journal (e-ISSN 2549-2950) mempublikasikan artikel hasil-hasil penelitian fisika, inovasi pembelajaran fisika, dan pemikiran-pemikiran kritis tentang fisika maupun pendidikan fisika. Kappa Journal diterbitkan oleh Universitas Hamzanwadi dua kali setahun yakni setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 416 Documents
The Influence of Skin Permeability and Electric Fields on Drug Permeation in Transdermal Systems: A Simulation-Based Study Using Pascal Taufik, Muhammad; Syahrial A
Kappa Journal Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i3.28845

Abstract

Transdermal drug delivery systems (TDDS) offer a promising non-invasive approach for drug administration, yet their effectiveness is often constrained by the permeability of the skin and the properties of the drug. This study investigates the combined impact of skin permeability and electric fields on drug permeation through the skin, using simulation data generated by a custom-developed program in Pascal. The simulation, based on Fick’s Law of Diffusion, incorporates the effects of iontophoresis (electric fields) on drug transport, adjusting parameters such as skin permeability, electric field strength, and drug characteristics. The results demonstrate that both skin permeability and electric field intensity significantly influence the rate of drug permeation. Notably, the highest flux was observed when both electric field strength (1.0 mA/cm²) and enhanced skin permeability (3.5 coefficient) were applied, with drug flux increasing by up to 5 times compared to passive diffusion. These findings underscore the substantial benefits of combining skin permeability enhancers, such as microneedles or chemical enhancers, with electric field application, offering valuable insights for developing more efficient TDDS. The results suggest that optimizing both parameters can significantly improve drug delivery, especially for low-permeability drugs.
Implementation of the GASING Method in Teaching Parabolic Motion: A Comparative Analysis of Learning Outcomes in Biology Education Taufik, Muhammad; Syahrial A
Kappa Journal Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i3.28890

Abstract

Teaching of physics concepts to non-physics majors presents significant challenges, particularly when it comes to helping students connect abstract physical principles with their primary field of study. This study investigates the effectiveness of the GASING (Graduated Assistance in Student-led Inquiry and Narrative learning through Guided experimentation) method in teaching parabolic motion to first-semester Biology Education students FKIP Universitas Mataram. Using a quasi-experimental design with two parallel classes (n = 54), we assessed the method’s effectiveness through pre- and post-tests, mini-projects, laboratory observations, and detailed student feedback questionnaires. Results demonstrated significant improvements in conceptual understanding, with mean scores increasing from 4.15 to 7.63 (Class D) and 7.56 (Class E), yielding a substantial effect size (Cohen’s d = 3.26). Both classes showed comparable performance in mini-projects (mean scores: 16.0/20 and 16.3/20). Student feedback across multiple engagement, clarity, and effectiveness measures consistently scored above 4.0/5. Statistical analysis revealed a significant correlation between student engagement and learning outcomes (r = 0.78, p < 0.001). These findings suggest that the GASING method effectively bridges the gap between physics concepts and biological applications while maintaining high student engagement and comprehension
Analisa Quality Assurance (QA) Daily Pada Pesawat Linac Di Instalasi Onkologi Radiasi RSUP Persahabatan Ningsih, Irianti Fitri; Kadek Yuda Astina; Burlian Mughnie
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.27617

Abstract

Linear Accelerator (Linac) plays a critical role in external radiotherapy for cancer treatment, requiring stringent quality assurance (QA) measures to ensure accuracy and safety. This study focuses on analyzing the implementation of daily QA for the Elekta Prices Linac model Precise at the Radiation Oncology Unit of RSUP Persahabatan. Conducted from May to July 2024, the analysis evaluates four key parameters: Laser Localization, Optical Distance Indicator (ODI), Door Interlock, and Audiovisual Monitor. The results demonstrate that all parameters met the tolerance limits set by AAPM Task Group 142, ensuring the Linac operates safely and effectively. Consistent implementation of daily QA is shown to detect potential deviations early, safeguarding both patient and staff safety while maintaining treatment quality.
Determination of Critical Organ Effective Dose in Head CT Scan Examination at Bali Mandara Hospital Sutapa, Gusti Ngurah; Winer Johan Bora; I Gde Antha Kasmawan; Ni Kadek Nova Anggarani; I Ketut Putra; Ni Putu Yuni Nurmalasari
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.28471

Abstract

The study aims to determine the effective dose to critical organs in head CT scans at RSUD Bali Mandara and analyse the difference in effective dose between male and female patients and compare it with BAPETEN's normal threshold. Secondary data including current, voltage, CTDIvol, and DLP were collected and grouped by gender. The effective dose was calculated by multiplying DLP by the conversion factor K and CTDIvol by the organ weight factor (WT). The mean effective dose of male patients was 4.35 ± 0.68 mGy, while that of female patients was 4.00 ± 0.53 mGy. The effective dose of critical organs for males was 0.642 mGy and for females 0.613 mGy, with higher doses for males. Statistical analysis using t-test shows the value of tcount < ttable, which indicates that the effective dose in head CT scan examination at RSUD Bali Mandara is still within normal limits according to the BAPETEN DRL standard Number: 1211/K/V/2021.
Analisis Kelayakan Limbah Serbuk Kayu dan Tempurung Kelapa sebagai Bahan Baku Briket Arang Wulandari, Febriana Tri; Lestari, Dini
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.29268

Abstract

Briket arang merupakan energi alternatif dengan pengaplikasian teknologi tepat guna dengan memanfaatkan limbah bahan berlignoselulosa seperti kayu maupun sisa pertanian seperti tempurung kelapa, sekam padi, dan serbuk gergaji kayu. Teknologi sederhana pada proses pembuatan briket menjadikan produk ini mudah diproduksi oleh kalangan masyarakat pada tingkat pedesaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahan baku biomassa selain kayu telah banyak dikombinasikan dengan berbagai limbah pertanian untuk mendapatkan nilai kalor yang optimum Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisis briket arang tempurung kelapa dan limbah serbuk kayu serta menentukan standar mutu berdasarkan SNI 01-6235-2000. Salah satu bahan baku limbah pertanian yang memiliki nilai kalor yang tinggi adalah tempurung kelapa. Nilai kalor yang tinggi pada tempurung kelapa kemudian dikombinasikan dengan berbagai bahan lain agar menghasilkan briket dengan nilai kalor tinggi dan efisien. Selain tempurung kelapa, penggunaan limbah serbuk kayu juga ternyata mampu memberikan nilai kalor yang cukup tinggi dengan kadar air yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisis briket arang tempurung kelapa dan limbah serbuk kayu serta menentukan standar mutu berdasarkan SNI 01-6235-2000. Metode yang digunakan dalam penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan dua perlakuan jenis bahan baku serta tiga kali ulangan. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis maka briket arang tempurung kelapa telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000 sementara briket arang serbuk kayu hanya pengujian kadar air dan kadar zat terikat yang memenuhi standar. Hasil uji analisis keragaman pada menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap nilai kadar abu, kadar zat terbang, karbon zat terikat dan nilai kalor tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Limbah tempurung kelapa layak dimanfaatkan sebagai bahan baku briket arang karena berdasarkan hasil pengujian sifat fisis briket arang telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000.
Desain Instrumen Assesmen Metakognisi Untuk Mahasiswa Calon Guru Fisika Pada Materi Optika Geometri Sukadi, Eti; Anita
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.28492

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan seperangkat instrumen assesmen yang dapat mengukur seberapa besar kemampuan metakognisi mahasiswa calon guru fisika pada materi optika geometri. Tujuan penelitian ini mengembangkan asesmen metakognisi dalam pembelajaran sains agar kemampuan siswa dalam pembelajaran sains lebih menjadi bermakna. Metode yang digunakan adalah tahapan penelitian pengembangan model ADDIE. Instrument diberikan kepada mahasiwa yang mengambil mata kuliah Fisika Dasar II di Universitas PGRI Pontianak.  Penyusuanan instrument assesmen metakognisi dilakukan setelah penyusunan Metacognitive Awareness Inventory (MAI) untuk mengetahui pengetahuan kognitif (pengetahuan deklaratif, pengetahuan procedural dan pengetahuan kondisional) dan regulasi kognitif mahasiswa calon guru tersebut. Hasil yang diperoleh adalah instrument assesmen metakognisi yang akan dilakukan proses peneltian selanjutnya.
Analisis Daily Quality Assurance (QA) / Quality Control (QC) pada Pesawat Linac di Unit Onkologi Radiasi RSUD Bali Mandara Kusuma Yoga, Anak Agung Ngurah Gede; Kadek Yuda Astina; I Wayan Juliasa
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.27443

Abstract

This study focuses on evaluating the Daily Quality Assurance (QA) and Quality Control (QC) of the Linear Accelerator (Linac) machine at the Radiation Oncology Unit of Bali Mandara General Hospital (RSUD Bali Mandara). With the growing complexity of radiotherapy technology, ensuring the accuracy and consistency of radiation doses delivered during treatment is crucial for patient safety and effective cancer treatment. This study aims to evaluate the performance of the Linac Varian CX through a series of Daily checks, including output constancy, laser calibration, Optical Distance Indicator (ODI), and safety interlock systems. The results showed that the output constancy had a maximum error of ±2.5%, laser calibration deviation was within 1-2 mm, and the ODI error was within 1-2 mm, all within the tolerance limits set by the AAPM TG-40 standards. Additionally, the safety interlock and audiovisual systems were fully functional, ensuring that all safety protocols were adhered to. These findings demonstrate that the Daily QA/QC procedures implemented at RSUD Bali Mandara effectively maintain the Linac's performance within the established tolerance limits, ensuring the safety and effectiveness of radiation therapy provided to patients. This study underscores the importance of stringent QA/QC practices in radiotherapy and provides insights for potential improvements in clinical practice.
Uji Kandungan Limbah Tahu Menggunakan Spektroskopi Fourier Transform Infrared Dan Laser-Induced Breakdown Spectroscopy Di Tukad Buaji Kelurahan Sesetan Denpasar Selatan Novita Susanti Elsi; I Gusti Agung Ayu Ratnawati; Wayan Gede Suharta; Ketut Putra; Anak Agung Ngurah Gunawan; I Nengah Sandi
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.28604

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul uji kandungan limbah tahu menggunakan spektroskopi Fourier Transform Infrared dan Laser Induced Breakdown Spectroscopy di Tukad Buaji Kelurahan Sesetan Denpasar Selatan. Limbah yang dihasilkan pada proses produksi tahu pada umumnya dibagi menjadi dua bentuk limbah, diantaranya adalah limbah padat dan limbah cair. Jenis limbah tahu yang di uji pada penelitian ini adalah limbah cair, hal ini disebabkan karena limbah cair tahu banyak menghasilkan permasalahan terhadap lingkungan yang dilaluinya terutama aliran air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar dari BOD, COD, pH, mengindentifikasi gugus fungsi serta mengetahui unsur apa yang terkandung di dalam limbah cair tahu. Metode pengujiannya dilakukan dengan menggunakan metode titrimetri, spektroskopi FTIR dan LIBS. Berdasarkan hasil pengujian dengan metode titrimetri pada limbah tahu adalah diperoleh perhitungan rata-rata dan standar deviasi untuk kadar BOD sebesar 13,306 7,886 mg/L (hasil ini masih dibawah standar baku mutu), kadar COD sebesar 28,416 12,908 mg/L (hasil ini masih dibawah standar baku mutu) dan pH sebesar 7,55 0,02 (hasil dalam kisaran baku mutu). Hasil pengujian dengan FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, O=C=O, C=O dan C-H pada limbah tahu, sedangkan hasil uji yang diperoleh dengan menggunakan LIBS adalah terdapat unsur Ca, Na, K, W, Cd dan Cu yang terkandung di dalam limbah tahu.
Studi Pengaruh pH Terhadap Stabilitas Warna dan Kuat Tarik Kain Katun dengan Pewarna Alami Antosianin Rahayu, Susi; Lestari, Sintya Dewi; Budianto, arif; Alaydrus, Alfina Taurida; Akhyar, Halil
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.29595

Abstract

Lombok has become one of the leading tourist destinations, especially with the development of the Mandalika Special Economic Zone. One of the cultural products that has the potential to be offered to tourists is Lombok traditional weaving. The study aims to analyze the effect of the pH of the dye solution on the characteristics of the dyed fabric. The research method uses a mechanical thermal method to obtain anthocyanin powder extraction, standard staining methods namely mordan, staining, and fixation, as well as characterization using tensilons, Color Analyzer software, Hooloovoo, and Encycolorpedi website. The extraction of anthocyanin compounds from teak leaves (Tectona grandis) was successfully carried out by mechanical thermal method. Color analysis and identified color changes are significantly affected by differences in solution pH. The higher the pH used, the darker the color will be produced and the higher the level of color fading in the fabric. The smallest  E value is at pH 6 =5.364 and the largest  E value is at pH 14 = 17.145. However, an increase in pH tends to increase the tensile strength of the fabric. However, the optimum tensile strength condition was obtained in a solution of pH 12, which was 17.414 MPa, while at pH 13 and pH 14, the tensile strength of the fabric decreased to 16.071 MPa. Based on the analysis of the influence of pH of dye solution on fabric tensile strength, it was identified that a 6th-order polynomial model (determination coefficient R2 = 0.9479) was identified as accurate enough to model the influence of pH on fabric tensile strength. Therefore, this finding has potential in the textile industry, especially in increasing the economic value of Lombok weaving.
Asesmen Diagnosis Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Gelombang Cahaya Menggunakan Model Problem Based Learning Vanesa, Elka; Yolanda, Yaspin
Kappa Journal Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i1.28621

Abstract

Pra penelitian ini dilakukan bertujuan (1). Untuk mendiagnosis keterampilan proses sains (KPS)  sebagai data empiris yakni analisa kebutuhan awal dalam menyusun lembar kerja berbasis Problem Based Learning topik gelombang cahaya. (2). Untuk mencari solusi dalam menyelesaikan hambatan-hambatan belajar dalam meningkatkan keteremapilan proses sains siswa. Adapun pra penelitian ini dilaksanakan pada Juli s.d November 2024 di  SMA Negeri 4 Lubuklinggau yang melibatkan 40 siswa kelas XI IPA. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan pengambilan data menggunakan  tes diagnosis KPS, lembar pengamatan saat praktikum dan Focus Group Discussion (FGD). Data yang diperoleh dikumpulkan dan direduksi, diverifikasi selanjutnya di display dalam tabel dan grafik. Hasil pra penelitian menunjukkan bahwa (1) Rata-rata keterampilan proses sains siswa berkemampuan tinggi 44,08% dengan kategori cukup, siswa berkemampuan sedang 35,38% kategori kurang dan siswa berkemampuan rendah 25,73% dengan kategori sangat kurang, sehingga perlu adanya intervensi khusus dalam meningkatkan KPS siswa dalam belajar bersama guru dan teman sejawat dengan melakukan remediasi pembelajaran. (2). Berdasarkan hasil FGD yang melibatkan guru fisika di sekolah dalam mengatasi hambatan belajar KPS siswa dengan cara membiasakan eksperimen di setiap topik materi, menggunakan model pembelajaran kolaboratif yang berpusat pada siswa, memberikan penguatan pemahaman konsep siswa dengan mengintegrasikan KPS dalam materi dan soal berbasis masalah.