cover
Contact Name
Lufthia Sevriana
Contact Email
lufthia.sevriana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lufthia.sevriana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa)
ISSN : 18298680     EISSN : 25990039     DOI : -
Performa Journal publishes articles and brief communication with management theme (marketing, human resources, financial, operations, startegy), Islamic ecomy general economy, islamic and general approches development study, business in islamic and general basis.
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Dampak Implementasi Sistem Mutu ISO-9000 Terhadap Kinerja Rumah Sakit Umum di Kota Palu Sulawesi Tengah (Survei pada RSU Pemerintah dan RSU di Kota Palu) Syamsuddin Syamsuddin; Azib Asro'i
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v5i2.6536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sistem mutu ISO-9000 dalam dimensi aspek produk, aspek pelaksanaan, dan aspek peran manajemen secara parsial dan simultan terhadap kinerja rumah sakit umum di Kota Palu Sulawesi Tengah. Tujuan tersebut, maka metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode sensus, jenis penelitian deskriptif-verifikatif, metode penelitian explanatory survey, teknik yang digunakan adalah cross sectional, serta objek dalam penelitian ini adalah kinerja rumah sakit umum di Kota Palu Sulawesi Tengah.Hasil pengujian hipotesis pertama (aspek produk) menunjukkan bahwa sistem mutu ISO-9000 dari aspek produk secara parsial berpengaruh negative terhadap kinerja rumah sakit umum di Kota Palu Sulawesi Tengah yaitu sebesar (-2.8) persen; dengan rincian besarnya pengaruh langsung yaitu 47,9 persen, serta besarnya pengaruh tidak lagsung yang melalui aspek pelaksanaan dan aspek peran manajemen yaitu (-50.7) persen.Hasil pengujian hipotesis pertama (aspek pelaksanaan) menunjukkan bahwa sistem mutu ISO-9000 dari aspek pelaksanaan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja rumah sakit umum di Kota Palu Sulawesi Tengah yaitu sebesar 21.9 persen; dengan rincian besarnya pengaruh langsung yaitu 13.2 persen, serta besarnya pengaruh tidak langsung yang melalui aspek produk dan aspek peran manajemen yaitu 8.6 persen.Hasil pengujian hipotesis pertama (aspek peran manajemen) menunjukkan bahwa sistem mutu ISO-9000 dari aspek peran manajemen secara parsial berpengaruh terhadap kinerja rumah sakit umum di Kota Palu Sulawesi Tengah yaitu sebesar 75.1 persen; dengan rincian besarnya pengaruh langsung yaitu 82.4 persen, serta pengaruh tidak langsung yang melalui aspek produk dan aspek pelasanaan yaitu (-7.3) persen.Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan bahwa sistem mutu ISO-9000 (aspek produk, aspek pelaksnaan, aspek peran manajemen) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja rumah sakit umum di Kota Palu Sulawesi Tengah yaitu sebesar 94.2 persen, serta 5.8 persen ditentukan oleh variabel luar. Kata Kunci: ISO-9000
Kajian customer experience strategy dalam upaya mendorong keputusan pembelian donuts ( studi kasus di j.co donuts & coffeé bandung) Ratih Tresnati; Ressy F. Yusalia
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v6i2.6547

Abstract

Strategi komunikasi experiential marketing atau Customer Experience Strategy /CES) pada dasarnya merupakan strategi perusahaan untuk membuat pelanggannya untuk mengambil keputusan membeli dengan cara membangkitkan perasaan dan emosi pelangan. Cara perusahaan membentuk pengalaman pelaggan yaitu dengan: 1) sense ; 2) feel; 3) think; 4) act; 5) relate. Namun kondisi sebaliknya terjadi di J.Co Donuts & Coffee di Bandung, dimana CES yang dilaukan perusahaan belum optimal dalam mendorong konsumen untuk mengambil keputusan membeli donuts. Karena itu perlu diteliti mengenai seberapa besar hubungan CES dengan keputusan pembelian di J.Co & Coffeé di Bandung. Tujuan penulisan jurnal ini adalah : (1) Mengetahui pelaksanaan CES di J.Co Donuts & Coffee; (2) Mengetahui tanggapan pelaggan J.Co Donuts & Cafe akan CES perusahaan; (3) Mengetahui seberapa besar hubungan CES dengan keputusan pembelian donuts di J.Co Donuts & Coffee. Atas pertimbangan tujuan studi, maka penelitian ini bersifat verifikatif dan deskriptif. Unit analisis dari penelitian ini adalah individu. Dilihat dari time horizon nya, penelitian ini bersifat cross sectional. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan sebagai beriku: 1) Pelaksanaan CES yang oleh J.Co Donuts & Coffee Bandung selama ini sudah berjalan cukup baik; 2) Mayoritas Responden menanggapi CES yag dilaukan oleh J.Co Donuts & Coffee adalah positif; 3) Berdasarkan analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa korelasi antara variabel independent (CES) dengan variabel dependen (Keputusan Pembelian Donuts) sebesar 0,586. Angka tersebut menunjukka hubungan yang sedag atau cukup berarti dan searah antar variabel CES dengan variabel. Artinya semakin baik CES yag dilaukan J.Co Donuts & Coffee, maka akan semakin mendorong konsumen untuk mengambil keputusan membeli donuts. Key word : Customer Experience Strategy/CES; Keputusan Pembelian
Persepsi Konsumen Tentang Corporate Social Responsible (CSR) yang Dilakukan Perum Perumnas Bandung Ratih Tresnati; Nieta Fransisca
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 7, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v7i1.6552

Abstract

Perkembangan pembangunan perumahan pada abad ke-21 telah memberikan kontribusi yang besar bagi masyarakat, perusahaan, industry maupun pemerintah dan mengubah pola hidup masyarakat, diantaranya mencakup kebutuhan dan keinginan masyarakat akan rumah. Seiring dengan perkembangan pembangunan perumahan ter-sebut, perusahaan yang bergelut dibidang perumahan semakin banyak, sehingga untuk meningkatkan pangsa pasar perusahaan dituntut harus memberikan program Social Responndible Marketing, misalnya dengan cara perusahaan melakukan Corporate Social Responsible/CSR (tanggung jawab sosial perusahaan). Oleh karena itu perlu diteliti mengenai persepsi Konsumen Tentang program CSR Perum Perumnas Bandung. Tujuan Penelitian : (1) Mengetahui pelaksanaan CSR Perum Perumnas; (2) Mengetahui Persepsi masyarakat Tentang CSR Perum Perumnas ditahap exposure; (3) Mengetahui Persepsi masyarakat tentang CSR Perum Perumnas ditahap attention; (4) Mengetahui Persepsi masyarakat tentang CSR Perum Perumnas ditahap interpretation; (5) Mengetahui Persepsi masyarakat tentang CSR Perum Perumnas secara umum; (6) Mengetahui perbandingan persepsi masyarakat di0tahap exposure, attention, serta interpretation. Berdasarkan hasil analisis peneliti, maka, hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Perum Perumnas melakukan program CSR Stewardship Principle yaitu Program Kemitraan dan Bina lingkungan (PKBL), dan Charity Principle, yaitu penyediaan sarana ibadah dan saran umum dalam pembangunan perumahan dan melakukan kegiatan bakti sosial; (2) Persepsi masayrakat tentang program CSR Perum Perumnas di tahap exposure, ditanggapi cukup baik; (3) Persepsi masyarakat tentang program CSR Perum Perumnas ditahap attention ditanggapai cukup baik; (4) Persepsi masyarakat tentang program CSR Perum Perumnas pada tahap interpretation, ditanggapan cukup baik; (5) Persepsi Masyarakat secara umum tentang Program CSR adalah kategori “baik”; (6) Bila Melihat perbandingan persepsi masyarakat tentang program CSR Perum Perumnas, maka mayoritas berada di tahap Interpretation.Kata kunci : Corporate Social Responsibility
Political marketing vs Political selling Ratih Tresnati
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v5i2.6537

Abstract

Pemikiran tentang political marketing sudah menjadi bahan diskusi para pakar dan professor di bidang marketing sejak tahun 60-an. Sejalan dengan perkembangan ilmu pemasaran, bermunculan pula konsep-konsep pemasaran untuk organisasi non-profit motif atau seperti; LSM, Rumah Sakit, Parpol, caleg, Yayasan. Yang mendorong semakin kuatnya konsep political marketing, tak lain karena menguatnya demokrasi di banyak negara. Setelah konsep demokrasi berkembang kuat di Negara-negara Barat, disusul kemudian oleh Negara-negara Asia (termasuk di Indonesia), kemudian disusul oleh Negara-negara Eropa Timur, Afrika. Akibatnya, politik negara tidak lagi dimonopoli oleh satu kalangan.Adanya sistem multi partai, setiap partai harus memiliki startegi untuk merebut suara, maka muncullah kebutuhan mempergunakan konsep marketing sebagai sebuah ilmu tersendiri dibawah payung “ilmu marketing”. Secara sederhana, “konsep marketing berpegang pada kebutuhan & keinginan konsumen, mengidentifikasikan kebutuhan & keinginan tersebut dan kemudian berupaya memenuhi kepuasan konsumen agar tercapai tujuan organisasi”. Sebenarnya kegiatan marketing yang dilakukan caleg & parpol-parpol baru sebatas political selling belum masuk ek ranah political marketing. Artinya para caleg & parpol-parpol hanya sekedar merancag promosi. Namun, sesungguhnya telah lahir “atmosfir baru” dalam strategi kampanye parpol pada pemilu 2009 ini, suatu nuansa yang tidak diketemukan pada Pemili 2004 yang lalu, antara lain: Pemilu 2009 diwarnai dengan berbagai kegiatan parpol concern pada hasil riset yang dikeluarkan lembaga-lembaga riset. Bahkan tidak jarang sebuah parpol menyewa khusus lembaga survey atau yang sekarang lazim disebut “Konsultan Politik” guna melakukan riset atau memberikan sara-saran dalam berkampanye. Bermunculannya Konsultan politik yang memberikan jasa untuk kemenagan parpol kliennya. Key word: political marketing; political selling; promotion tools.
Pengukuran kinerja Badan Amil Zakat (BAZ) Dengan balanced scorecard Dikdik Tandika
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v6i2.6548

Abstract

Seperti halnya organisasi bisnis, Badan Amil Zakat (BAZ) sebagai organisasi publik perlu melakukan pengukuran kinerjanya, sehingga dapat dinilai tingkat keberhasilannya dalam melaukan pengelolaan zakat. Salah satu cara pengukuran kinerja orgnaisasi yang dapat dipilih adalah dengan menggunakan Balanced Scorecard yang memiliki empat perspektif dibandingkan dengan organisasi bisnis yag mengutamakan laba sebagai fokus utamanya. Perspektif yag diukur oleh Balanced Scorecard untuk BAZ, yaitu perspektif Customer & Stakeholders, financial, internal business procees, dan employees & organization capacity. Dengan menganalisis pola hubungan antar perspektif secara komprehensif dapat ditentukan ukuran kinerja organisasi untuk aspek financial dan nonfinancial.Kata kunci: Organisasi Publik, Empat Perspektif Balanced Scorecard.
Pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) Terhadap Rertun Saham pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Otomotif Periode Tahun 2010-2018 Deni Sunaryo
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v16i2.6347

Abstract

This research aims to determine the influence of EVA on Return shares, MVA against Return shares. and EVA, MVA jointly (simultaneous) against Return shares. Samples of this research as many as 7 companies manufacturing automotive subsectors listed on IDX period 2010-2018 obtained by purposive sampling method. Data analysis techniques use descriptive statistical analysis, test prerequisite analysis, and multiple linear regression analyses. The results showed: EVA had no effect and was insignificant to Return shares, the MVA had no effect and insignificant to Return shares and EVA, MVA, jointly (simultaneous) gave a positive and significant influence on Return stock.
Peran knowledge management untuk meningkatkan competitive advantage Sumberdaya manusia dalam rangka persangan di era global. Sri Suwarsi
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 7, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v7i1.6553

Abstract

Setiap organisasi beroprasi dengan menggunakan semua komponen sumber daya yang dimiliki untuk dapat menghasilkan produk baik barang atau jasa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen. Pengelolaan sumber daya meliputi raw material, human resourse, capita technologi, and information. Mengingat keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan tersebut maka, perusahaan dituntut mapu memberdayakan dan mengoptimalkan pengunaannya untuk dapat bersaing demi kelangsungan hidup perusahaan. Dari semua komponen sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan tersebut human resourse atau sumber daya manusia (SDM) menepati posisi startegis untuk dikelola dengan baik agar tercipta keunggulan bersaing bagi organisasi. Sehingga diperlukan peran organisasi dalam menerapkan Knowledge Management sehingga SDM yang dimiliki oleh organisasi merupakan sumber daya yang memiliki intelektualitas yang tinggi yang merupakan keunggulan organisasi untuk dapat siap dalam persaingan era global.            Perubahan dari industri berbasis ekonomi menjadi industri yang berbasis pengetahuan da informasi membutuhkan pengelolaan pengetahuan yang dikenal dengan Knowledge Management. Dengan menerapkan knowledge management diharapkan watu kerja dapat dihemat, biaya komunikasi dapat diturunkan, sehingga perusahaan akan lebih produktif. Kata Kunci: Knowledge Management, Human Resourse, Organisasi, Globalisasi. 
Transformasi bisnis: Cara perusahaan tetap eksis Nurdin Nurdin
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v5i2.6538

Abstract

Perkembangan teknologi, Globalisasi dan tumbuhnya perjajian perdagangan bebas telah menjadikan kompetisi antar perusahaan menjadi semain sengit, hal ini harus disikapi dengan serius oleh pengelolabisnis agar usahanya dapat bertahan dari arenapersaingan tersebut.Transformasi bisnis adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha untuk mempertahankan eksistensinya. Dengan cara merubah atau memposisikan kembali perusahaan ke bidag yang dianggap lebih menguntungkan disesuaikan dengan kondisi kekinian yang dihadapi oleh perusahaan.Perusahaan yang melakukan transformasi bisnis yang utuh dan pada waktu yang tepat merupakan perushaan yang mapu merubah dirinya dalam menghadapi tantangan bisnis kedepan yang akan menjadi perusahaan “survive”. Kata Kunci: Transformasi Bisnis, Business lifecycles. 
ARUS KUNJUNGAN WISATAWAN DI KABUPATEN BELITUNG TIMUR DAN ASPEK PEMASARAN PARIWISATA Muhardi Muhardi
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v6i2.6549

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui potensi pariwisata di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), arus kunjungan wisatawan baik domestic maupun asing berdasarkan time series, dan upaya yang perlu dilakukan Kabupaten Beltim dalam peningkatan arus wisatawan dilihat dari aspek pemasaran pariwisata. Selanjutnya dari hasil dan pembahasan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Beltim sebagai suatu daerah kepulauan memiliki potensi pariwisata yang sagat besar. Salah satunya dapat dilihat dari banyaknya objek wisata di kabupaten Beltim ini, (2) Keberhasilan sektor wisata salah satunya terukur dari arus kunjungan wisatawan domestik yang dari tahun ke tahun memiliki kecenderungan meningkat. Kabupaten Beltim dengan objek wisatanya yang dimiliki serta alamnya tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik, tetapi juga bagi wisatawan asing. Walaupun arus kunjungan wisatawan asing dari tahun ke tahun juga meningkat, akan tetapi secara kuantitatip dinilai masih sangat rendah, dan (3) salah satu faktor yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya meningkatkan arus kunjungan wisatawan umumnya dan khususnya wisatawan asing adalah dari sisi pemasaran pariwisata (tourism marketing). Untuk itu Kabupaten Beltim perlu membangun brand name bagi daerahnya, dan merumuskan marketing framework-nya. Kata kunci: Beltim, kunjungan wisatawan, pemasaran pariwisata.
Analisis Kepuasan Konsumen pada Sayuran Organik di Pasar Swalayan Dewi Nopita Sari; Ismalia Afriani; Zulkarnain Zulkarnain; Ainul Mardliyah; Maryati Maryati
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v17i1.5825

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the level of consumer satisfaction with organic vegetables in supermarkets. The location of this research is in Tanjung Karang Supermarkets. Respondents in the study were 30 consumers of organic vegetables in Tanjung Karang Swalayan who were determined by accidental sampling technique (Accidental sampling). The research objective was to determine consumer satisfaction with organic vegetables in supermarkets. The analysis used is the Customer Saticfactions Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA) analysis. The results obtained are the level of consumer satisfaction of organic vegetables at Tanjung Karang supermarket is classified as satisfied. Meanwhile, from the results of the Importance Performance Analysis (IPA) analysis, the level of consumer interest is slightly greater than the performance level attribute that the company provides. This shows that the level of company performance has not met the expectations desired by consumers. Keywords: Satisfaction, Consumers, Vegetables, Organic, Supermarket  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap sayuran organik di swalayan. Lokasi penelitian ini di Swalayan Tanjung Karang. Responden dalam penelitian adalah konsumen sayuran organik di Swalayan Tanjung Karang sebanyak 30 orang yang ditentukan dengan teknik sampel accidental (Accidental sampling). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kepuasan konsumen pada sayuran organik di swalayan. Analisis yang digunakan adalah analisis Customer Saticfactions Index (CSI) dan Importance Performance Analisys (IPA). Hasil penelitian yang didapatkan adalah tingkat kepuasan konsumen sayuran organik di Swalayan Tanjung Karang tergolong puas. Sedangkan, dari hasil analisis Importance Performance Analisys (IPA) tingkat kepentingan konsumen sedikit lebih besar dari pada atribut tingkat kinerja yang perusahaan berikan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kinerja perusahaan belum memenuhi harapan yang diinginkan oleh konsumen. Kata kunci: Kepuasan, Konsumen, Sayuran, Organik, Supermarket