cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PERAN POSYANDU DALAM PENINGKATAN PROGRAM IMUNISASI PADA BALITA Dianne Amor Kusuma
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.38135

Abstract

Kondisi Indonesia dalam dua tahun terakhir dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena virus. Begitu pula dengan balita yang rentan terkena penyakit jika sistem kekebalan tubuhnya tidak terlindungi. Salah satu upaya untuk melindungi sistem kekebalan tubuh pada balita adalah imunisasi yang dilakukan secara berkala.  Selama masa pandemi Covid-19 ini terdata bahwa terdapat penurunan jumlah balita yang telah diimunisasi, yakni hanya mencapai 37,20 % dari target 79,30%. Untuk itu diharapkan posyandu dapat berperan aktif dalam meningkatkan program imunisasi pada balita. Yang menjadi fokus perhatian dalam mengoptimalkan peran posyandu untuk meningkatkan program imunisasi tersebut adalah masyarakat yang memiliki balita namun belum secara aktif mengikuti program imunisasi. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara yang dilaksanakan di 15 kecamatan yang tersebar di Cianjur, Jakarta, Bogor, Purwakarta, Tangerang Selatan, Bekasi, Kuningan, Sumedang, Bandung, dan Cimahi, memperlihatkan bahwa  masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami pentingnya imunisasi pada balita. Dalam upaya mengatasi masalah tersebut dilakukan metode pendampingan terhadap masyarakat, tentang pentingnya imunisasi pada balita. Hasil dari kegiatan pendampingan tersebut adalah respon positif dari masyarakat, yakni mereka lebih menyadari pentingnya imunisasi pada balita serta memahami perlunya berpartisipasi aktif dalam program imunisasi pada balita.
EDUKASI MITIGASI BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR, DAERAH DEPOK DAN SEKITARNYA BAGI KARYAWAN CV. RUMAH KAMPUNG Suherman Dwi Nuryana; Cahyaningratri Prima R; Himes Fitra Yudha; Bayu Satiawira
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.37995

Abstract

Daerah Depok merupakan wilayah penyangga DKI Jakarta yang sangat cepat berkembang. Daerah yang asalnya relatif masih banyak lahan terbuka seiring dengan pesatnya perkembangan dari pemukiman baru sehingga  penggunaan lahannya berubah dengan cepat. Dalam kurun waktu awal tahun 2000 sampai sekarang telah terjadi perubahan yang sangat besar terhadap perkembangan wilayahnya, khususnya perluasan daerah yang terbangun, di mana daerah tanah terbuka berkurang hampir 45%. Seiring dengan berkurangnya daerah terbuka, permasalahan yang timbul adalah sering terjadinya genangan dan banjir pada waktu musim hujan dan adanya indikasi terjadinya tanah longsor pada daerah-daerah aliran sungai dengan kemiringan yang agak curam. Dengan adanya permasalahan tersebut perlu kiranya sosialisasi tentang adanya bahaya banjir dan tanah longsor pada masyarakat, sebagai pengetahuan dan menciptakan rasa kepedulian masyarakat dalam memahami bencana alam ini sebagai tujuan dari pelaksanaan PkM. Metode yang digunakan adalah pemaparan dan melakukan kuesioner. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif terhadap hasilnya. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan masih kurangnya pemahaman dari para peserta terhadap bahaya banjir dan longsor dengan faktor-faktor penyebabnya serta bagaimana cara mitigasinya. Hampir 52% dari para peserta belum memahami dan setelah sosialisasi menunjukkan tingkat  pemahaman yang relatif tinggi, mencapai 90%. Di samping itu, ke depannya harus ada kebijakan pemerintah untuk menjaga kawasan di sepanjang DAS Ciliwung agar tetap dijaga dan tidak di alih fungsikan menjadi kawasan terbangun.
PENAMBAHAN DEBIT AIR TANPA LISTRIK UNTUK WARGA DESA NGARGOSARI KECAMATAN SAMIGALUH KABUPATEN KULONPROGO: OPTIMALISASI WADUK Haris Imam Karim Fathurrahman; Alfian Ma'arif; Arsyad Cahya Subrata; Suko Ferbriyanto; Khoirudin Wisnu Mahendra
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37206

Abstract

Manusia dan air merupakan komponen yang tidak terpisahkan. Kebutuhan manusia terhadap air telah menjadi kebutuhan primer yang tidak tergantikan. Akan tetapi, penyediaan air untuk kebutuhan primer memiliki berbagai macam tantangan. Salah satu tantangannya adalah penyaluran dan manajemen air. Desa Ngargosari memiiki tantangan serupa berkaitan dengan ketersediaan air untuk kebutuhan warga. Desa Ngargosari memiliki mata air sendiri yang disebut Kedung Cangkring tetapi belum dimanfaatkan sebagai sumber mata air warga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penambahan debit air untuk kebutuhan warga Desa Ngargosari. Tahapan metode dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, Evaluate). Hasil akhir yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah pemasangan pompa hydram untuk menyalurkan air dari sumber mata air Kedung Cangkring ke bak penampungan warga. Dampak penyaluran air yang dihasilkan melalui pengoptimalan pembukaan katup udara mencapai 10 liter per menit
LOKAKARYA PENGUATAN KAPASITAS LEMBAGA PENGELOLA AIR SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN AIR BERKELANJUTAN Desi Yunita; R Nunung Nurwati; Wahyu Gunawan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.38533

Abstract

Kegiatan ini diawali dari adanya temuan mengenai air yang keruh dan tidak layak konsumsi ketika musim hujan di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, masyarakat terpaksa membeli air isi ulang. Fakta ini yang mendasari dilakukannya kegiatan penguatan kapasitas lembaga pengelola air di Desa Genteng. Metode yang dipilih dalam kegiatan penguatan kapasitas lembaga pengelola air ini adalah lokakarya, dengan pemaparan materi presentasi, diskusi, dan simulasi.  Kegiatan ini telah membuka wawasan mengenai tren pemanfaatan air dan tren pertumbuhan di wilayah Kabupaten Sumedang. Selain itu, kegiatan ini juga membuka wacana mengenai efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan air, serta mengembangkan organisasi pengelola air yang baik dan mampu mencukupi kebutuhan pasokan air untuk seluruh masyarakat desa. Dari kegiatan ini, ada keinginan perangkat desa untuk memperbaiki tata kelola lembaga pengelola air, sehingga dapat memperbaiki tata kelola dan pasokan air bagi masyarakat.
KNOWLEDGE TRANSFER FOR COMMUNITY DEVELOPMENT DENGAN APLIKASI EXCEL PKN STAN PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BUMDES (STUDI PADA BUMDES MULTI GUNA DESA SIDOMULYO, MADIUN) Putri Nugrahaningsih; Labbaika Dwi Ayu Rahmawati; Denty Arista; Lina Nur Ardila
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.36321

Abstract

Badan Usaha Milik Desa Multi Guna terletak di Desa Sidomulyo, Wonosari, Madiun memiliki lima unit usaha antara lain unit pertokoan ATK, unit fotokopi, unit parkir, unit sewa molen, dan unit sewa scaffolding. Permasalahan utama yang dialami dalam beberapa tahun beroperasi yaitu kurang pengetahuan serta keterampilan yang cukup dalam pengelolaan usaha dan pengelolaan keuangan. Pengurus Bumdes masih kesulitan untuk mencatat transaksi hingga menyusun laporan keuangan dengan benar yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan profesionalitas aparatur pemerintah desa dan pengelola Bumdes dalam pengelolaan keuangan Bumdes. Oleh karena itu, tim pengabdi memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan dengan benar sesuai dengan standar akuntansi keuangan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pembelajaran partisipatif dalam bentuk ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan knowledge transfer melalui aplikasi excel PKN-STAN kepada para peserta workshop pelatihan. Materi pelatihan yang diberikan mencakup perkembangan regulasinya, sistem pengorganisasian, akuntansi, serta penatausahaan pertanggungjawaban keuangan Bumdes. Kesimpulan pendampingan yang telah dilaksanakan memberikan hasil maksimal seperti mengetahui cara penentuan harga jual barang, memahami konsep pentingnya dana cadangan, mencatat transaksi keuangan dalam jurnal serta dalam menyusun laporan keuangan sehingga para pengelola Bumdes mampu untuk mengelola usaha Bumdes secara akuntabel dan professional.
DIGITAL BRANDING AND SELLING BAMBU SELAAWI UNTUK MENDORONG CITY BRANDING BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI PENDEKATAN INKLUSIF-PARTISIPATIF KABUPATEN GARUT Rd. Ahmad Buchari; Nurillah Jamil Achmawati Novel; Jovancha Qisty Adinda Fildzah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.38486

Abstract

Teknologi digital menjadi tantangan umum yang dihadapi oleh pelaku usaha sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Padahal peran UMKM secara finansial maupun non-finansial sangat besar bagi wilayah bahkan nasional. Kabupaten Garut dengan potensi bambu di Kecamatan Selaawi merupakan potensi lokal unggulan yang didorong untuk meningkatkan ekonomi dan branding kota sehingga Kabupaten Garut menjadi destinasi unggulan baik bagi pengunjung nasional maupun global. Program digital branding and selling melalui pendekatan inklusif-partisipatif pada pelaku usaha bambu Selaawi bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam branding dan selling produknya secara digital sehingga mengoptimalkan kontribusinya baik secara ekonomi maupun non-ekonomi bagi wilayah
KLASTERISASI PERIZINAN USAHA MAKANAN SECARA ONLINE MELALUI POJOK DIGITAL BAGI UMKM UNTUK NAIK KELAS Darojat, Rafan; Utarie, Fatmi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.37155

Abstract

UMKM sebagai penopang perekonomian nasional yang mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu, menjadikan tanggung jawab pemerintah untuk memberikan kemudahan berusaha melalui UU Cipta Kerja. Kemudahan legalitas usaha direalsisasikan dengan perizinan yang dapat dilakukan secara online, hal ini tentunya menjadi ketertarikan dalam kegiatan pengabdian untuk mengklasterkan usaha makanan. Tujuan dari kegiatan PPM Unpad untuk membantu langkah perizinan secara online pada usaha makanan yang berada Desa Marga Mekar dan Desa Pasir Nanjung Kabupaten Sumedang, kegiatan ini pun mendifusikan pengetahuan serta mengklasterkan izin usaha di bidang makanan. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan berkelanjutan, karena keterbatasan waktu menjadikan belum mampu menjangkau UMKM yang lebih banyak. Metode Pengabdian Pada Masyarakat dengan metode difusi Iptek berupa pengetahuan pemanfaatan teknologi digital untuk perizinan usaha makanan; dan pelatihan bagi masyarakat serta memberikan Pojok Digital sebagai fasilitas penyediaan perangkat dan jaringan internet. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah mengklasterkan izin usaha makanan yang dibagi menjadi 4 (empat) klaster berdasarkan tingkat risiko, peruntukan usaha, dan izin usaha yang perlu ditempuh. Kegiatan ini pun mampu membantu izin usaha di  Desa Marga Mekar sebanyak 6 UMKM dan di Pasir Nanjung membantu 9 izin UMKM makanan dan 1 izin usaha pupuk kompos untuk mendapatkan NIB dan perizinan lainnya secara online. UMKM, as a support for the national economy that is able to survive in uncertain economic conditions, makes it the responsibility of the government to provide ease of doing business through the Job Creation Law. The ease of business legality is realized with licensing that can be done online; this is, of course, an interest in community service activities to classify food businesses. The purpose of the Unpad PPM activity is to assist with the online licensing steps for food businesses in Marga Mekar Village and Pasir Nanjung Village, Sumedang Regency. This activity also diffuses knowledge and clusters business licenses in the food sector. This activity can be carried out on an ongoing basis, but due to time constraints, it has not been able to reach more MSMEs. The Community Service Method uses the science and technology diffusion method in the form of knowledge of using digital technology for food business licensing and training for the community, as well as providing a Digital Corner as a facility for providing devices and internet networks. The result of this community service activity is to classify food business permits, which are divided into four clusters based on the level of risk, business designation, and business permits that need to be taken. This activity was also able to help 6 MSME business permits in Marga Mekar Village and 9 food MSME permits and 1 compost fertilizer business permit obtain NIB and other permits online.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA KELAS 5 SD TERHADAP OPERASI PECAHAN MELALUI PEMBELAJARAN HIBRID Edi Kurniadi; Nurul Gusriani; Betty Subartini
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37221

Abstract

Artikel ini membahas operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan yang dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SDN Mekarjaya Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung Jawa Barat khususnya siswa kelas 5.  Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tiga dosen Departemen Matematika FMIPA Unpad dan melibatkan  tiga mahasiswa Prodi S-1 serta satu mahasiswa Prodi S-2 Matematika FMIPA Unpad. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para siswa terkait konsep operasi bilangan pecahan baik dengan penyebut yang sama atau penyebut yang berbeda. Khusunya untuk operasi bilangan pecahan dengan penyebut berbeda, para siswa dikenalkan terlebih dahulu pada konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Metode pembelajaran yang digunakan dalam PKM ini adalah diskusi kelompok dan pembelajarannya dilakukan dengan metode hibrid, yaitu pembelajaran secara daring melalui Zoom dan secara luring secara bersama-sama. Supaya para siswa tidak jenuh dalam memahami konsep ini, di tengah-tengah proses pembelajaran diberikan ice breaking.  Hal ini tentunya memotivasi para siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan tersebut. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan pemahaman siswa dalam melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan. Sebagai diskusi, untuk kegiatan PKM selanjutnya disarankan membahasa tentang bidang datar seperti lingkaran, segitiga, persegi, dan persegi panjang melalui alat permainan pembelajaran
SOSIALISASI PERILAKU SEJATI DI POSBINDU PTM WILAYAH KERJA PUSKESMAS HAURPANGGUNG KABUPATEN GARUT Udin Rosidin; Dadang Purnama; Nina Sumarni; Umar Sumarna; Witdiawati Witdiawati; Setiawan Setiawan; Rohmahalia M Noor
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.38453

Abstract

Hasil survei yang dilakukan mahasiswa PPN 41 di wilayah kerja Puskesmas Haurpanggung menunjukan masih tinggi angka kejadian penyakit tidak menular khususnya penyakit hipertensi.  Kondisi tersebut dimungkinkan karena masih banyak masyarakat yang belum melakukan pencegahan sebagai deteksi dini terhadap penyakit hipertensi. Masih banyak ditemukan masyarakat yang merokok, tidak melakukan aktivitas fisik secara teratur dan tidak datang ke pelayanan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah. Apabila hal tersebut dibiarkan maka akan menjadi faktor pencetus tingginya angka penyakit hipertensi. Selain itu masyarakat juga masih rendah partisipasinya dalam pelayanan posbindu PTM padahal padahal pelayanan tersebut sudah ada disetiap RW. Melihat kondisi tersebut sangat diperlukan adanya sosialisasi perilaku Sejati sebagai deteksi dini terhadap pencegahan penyakit hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan perilaku Sejati sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit hipertensi. Metode yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan kesehatan, melakukan aktivitas fisik bersama dan  melakukan pemeriksaan tekanan darah di posbindu PTM di RW masing-masing.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini penyakit tidak menular sebesar 16 poin, seluruh peserta mengikuti kegiatan aktivitas fisik bersama dan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Karena sosialisasi Sejati hanya diikuti oleh sebagian kecil masyarakat maka diharapkan kader kesehatan dan masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan ini dapat menindaklanjuti sosialisasi perilaku Sejati  kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Haurpanggung. Dengan perilaku Sejati diharapkan masyarakat melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit hipertensi dan dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan di posbindu secara rutin.
PENINGKATAN PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS LITERASI DIGITAL Nila Wahyuni; Roni Ekha Putera; Wewen Kusumi Rahayu; Hidayatul Fajri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i2.37090

Abstract

Masifnya penggunaan internet sebagai media pembelajaran masa pandemi tidak serta merta menjadikan pelajar pandai, sebab internet banyak mengandung berita tanpa melalui proses edit dan saringan. Perlu keterampilan untuk menerima, menyaring, dan menggunakan informasi dari internet yang disebut dengan literasi digital. Mitra dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Padang. Pemilihan mitra dilakukan karena sekolah tersebut merupakan Sekolah Ramah Anak yang nantinya bisa dijadikan pilot project bagi sekolah lain. Metode pendekatan yang digunakan yaitu metode pendekatan pelatihan partisipatif dan kolaboratif yang didasarkan pada prinsip-prinsip parsipatori dengan menekankan kepada asas peran serta seluruh peserta kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum kegiatan dimulai, selanjutnya diberikan perlakuan melalui pemaparan materi dan diskusi. Terakhir memberikan post-test setelah kegiatan berakhir untuk melihat tingkat pemahaman mitra setelah diberikan perlakuan. Hasil rata-rata pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yakni dari 13.23 poin menjadi 16.63 poin dengan rata-rata peningkatan 3.4 poin. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan PKM dengan judul “Peningkatan Pendidikan Ramah Anak Berbasis Literasi Digital” memberikan manfaat yang signifikan bagi mitra

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue