cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PELATIHAN REPORTASE BERITA DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI LISAN BAGI SISWA SMKN 2 GARUT Melvina, Yayang Dwi; Nurhadi, Zikri Fachrul
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.55033

Abstract

The background of the problem in this community service is the lack of understanding of reporting techniques so that oral communication skills among students are inadequate, especially in the Television Program Production and Broadcasting (PSPT) department of SMKN 2 Garut. This is caused by the limited teaching materials and direct training in journalism. By having an understanding of reporting techniques, students will have oral communication skills, students will have a level of confidence to speak in front of the camera, because oral communication skills are very important to have in the world of work and education. This applies to the students studying PSPT in SMKN 2 Garut, where they must understand reporting techniques and have good oral communication skills when viewed from the department they are currently studying. Therefore, this community service activity needs to be carried out to provide knowledge about reporting techniques and improve oral communication skills for students of SMKN 2 Garut. The purpose of this service is to describe the results of community service activities in the form of news reporting training for students in improving oral communication, so that they can appear confident in front of the camera and even the general public. The method used in this community service is a 3-day training with the technique of providing material, discussion and direct practice in the field. The result of this community service activity is that students are able to understand how the reporting training is carried out so that they can improve their oral communication and build their confidence by producing journalistic works in the form of video reports. It can be concluded that this news reporting training is said to be successful from the previous 58.7% to 91.7% who know about news reporting and increased student oral communication after participating in this training.Latar belakang permasalahan pada pengabdian ini adalah kurangnya pemahaman mengenai teknik reportase, sehingga kemampuan komunikasi lisan di kalangan para pelajar kurang lancar, terutama pada jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi (PSPT) SMKN 2 Garut. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasannya bahan ajar dan pelatihan langsung dalam bidang jurnalistik. Dengan memiliki pemahaman mengenai teknik reportase, para siswa/i akan memiliki kemampuan komunikasi secara lisan dan memiliki tingkat rasa percaya diri untuk berbicara di depan kamera, karena kemampuan komunikasi lisan merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki di dalam dunia pekerjaan maupun pendidikan. Seperti pada para pelajar jurusan PSPT SMKN 2 Garut, di mana mereka harus memahami teknik reportase dan memiliki kemampuan komunikasi lisan yang baik jika dilihat dari jurusan apa yang sedang mereka tekuni. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini perlu dilakukan untuk memberikan pengetahuan seputar teknik reportase dan meningkatkan keterampilan komunikasi lisan bagi siswa/i SMKN 2 Garut. Tujuan pengabdian ini, untuk mendeskripsikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan reportase berita bagi siswa/i dalam meningkatkan komunikasi lisan, sehingga mereka bisa tampil percaya diri di hadapan kamera, bahkan khalayak umum. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pelatihan selama 3 hari dengan teknik pemberian materi, diskusi, dan praktik langsung ke lapangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah para siswa/i mampu memahami bagaimana pelatihan reportase yang dilakukan sehingga mampu meningkatkan komunikasi lisan mereka dan menimbulkan rasa percaya diri dengan menghasilkan karya jurnalistik berupa video reportase. Dapat disimpulkan bahwa, pelatihan reportase berita ini dikatakan berhasil dari yang sebelumnya 58,7% menjadi 91,7% yang mengetahui tentang reportase berita dan meningkatnya komunikasi lisan siswa/i setelah mengikuti pelatihan ini.
PEMERIKSAAN KESEHATAN LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA GENENGSARI UNTUK MENDUKUNG KUALITAS HIDUP YANG LEBIH BAIK DI USIA SENJA Syifa, Khotimah Zahrotus; Sutrisno, Wahyudhi; Maskuri, Ali; Santoso, Dwi Wahyu
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.53668

Abstract

This service was carried out at Posyandu Lansia Desa Genengsari with the main objective of improving access to health services and supporting the quality of life of the elderly. The program effectively identified and met the specific health needs of the elderly population in the village by observing, preparing, and conducting health screenings. Screening activities consist of weight measurement, height measurement, blood pressure monitoring, and GCU tests to detect health problems such as diabetes, hypertension, and dyslipidemia early. This program not only emphasizes the detection and treatment of health problems, but also increases the awareness and knowledge of the elderly about the importance of preventive health management. The results of this service showed an increase in the elderly's access to quality health services as well as a better understanding of ways to maintain health in old age. The program emphasized the importance of collaboration between health workers, the community, and the elderly in creating a supportive environment for the well-being of the elderly, demonstrating that coordinated interventions can improve the quality of life of the elderly.Pengabdian ini dilaksanakan di Posyandu Lansia Desa Genengsari dengan tujuan utama untuk meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan mendukung kualitas hidup lansia. Program ini secara efektif mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan kesehatan khusus dari populasi lansia di desa tersebut dengan melakukan observasi, persiapan, dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan skrining terdiri dari pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tekanan darah, dan tes GCU untuk mendeteksi masalah kesehatan seperti diabetes, hipertensi, dan dislipidemia secara dini. Program ini tidak hanya menekankan pada deteksi dan penanganan masalah kesehatan, namun juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para lansia tentang pentingnya manajemen kesehatan preventif. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan akses lansia terhadap layanan kesehatan yang berkualitas serta pemahaman yang lebih baik tentang cara-cara menjaga kesehatan di usia lanjut. Program ini menekankan pada pentingnya kerja sama antara tenaga kesehatan, masyarakat, dan lansia dalam menciptakan lingkungan yang mendukung untuk kesejahteraan lansia, menunjukkan bahwa intervensi yang terkoordinasi dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN RINDI - SUMBA TIMUR Malo, Raynesta Mikaela Indri; Kapoe, Suryani Kurniawi K. L.; Koro, Januard Alberto; Beba, Ayu Asari Rambu; Jawa, Marheni Putri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.51286

Abstract

As an international language, English is a crucial subject for students from primary to secondary levels. However, due to various existing obstacles and curriculum regulations, many schools in East Sumba cannot provide English as part of the learning process at school. For this reason, this community service activity (PkM) is aimed at introducing and teaching simple English to students using images with various topics that are familiar to students' daily lives. This activity was carried out at 2 partner schools, namely SDN Hanggaroru and SDN Lailanjang. There were 4 stages of implementing this activity, the pre-test of students' basic English skills, design of image media, the training program, and the post-test of students' English skills after training. The achievement of this activity is the availability of 1 series of English learning picture media consisting of 9 pictures including numbers, names of days, names of months, names of vegetables, names of fruit, names of livestock, names of wild animals, school necessities, and daily necessities. From the results of the pre-test conducted before the training and the post-test conducted after the training, it was found that there was an increase in English language skills of 78.9% for the students of SDN Hanggaroru and 56.1% for the students of SDN Lailanjang. This shows that the use of image media as a tool for the learning process has been proven to encourage students to remember and understand English vocabulary more quickly. This is possible because the use of images directly influences children's visuals so that they see what they are learning as something interesting which ultimately helps them in mastering vocabulary.Sebagai salah satu bahasa internasional, Bahasa Inggris sangat penting untuk dipelajari oleh siswa sekolah dari level sekolah dasar hingga menengah. Akan tetapi, karena berbagai hambatan yang ada serta aturan kurikulum, banyak sekolah di Sumba Timur yang tidak dapat menyediakan Bahasa Inggris sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini ditujukan untuk memperkenalkan dan mengajarkan Bahasa Inggris sederhana kepada siswa menggunakan media gambar dengan berbagai topik yang akrab dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di 2 sekolah mitra yaitu di SDN Hanggaroru dan SDN Lailanjang. Terdapat 4 tahap pelaksanaan PkM ini yaitu pre-test kemampuan dasar Bahasa Inggris siswa, perancangan media gambar, pelatihan, dan post-test kemampuan Bahasa Inggris siswa setelah pelatihan. Capaian kegiatan ini adalah tersedianya 1 seri media gambar belajar Bahasa Inggris yang terdiri dari 9 gambar meliputi angka, nama-nama hari, nama-nama bulan, nama-nama sayuran, nama-nama buah, nama-nama ternak, nama-nama hewan non ternak, barang kebutuhan sekolah, dan barang kebutuhan sehari-hari. Dari hasil pre-test yang dilakukan sebelum pelatihan dan post-test yang dilakukan setelah pelatihan, ditemukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan Bahasa Inggris sebesar 78,9% untuk siswa SDN Hanggaroru dan 56,1% untuk siswa SDN Lailanjang. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar sebagai alat bantu proses pembelajaran, terbukti dapat mendorong siswa dalam mengingat dan memahami kosakata Bahasa Inggris dengan lebih cepat. Hal ini dimungkinkan karena penggunaan media secara langsung mempengaruhi visual anak sehingga melihat hal yang dipelajari sebagai sesuatu yang menarik yang pada akhirnya membantu mereka dalam penguasaan kosakata.
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA SEBAGAI PENGGERAK INDONESIA MAJU DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DI DESA MANGGUNGMANGU Darmanto, Fery; Fauzan, Ahmad; Pratama, Rifqi Nur; Zahira, Nabila Putri; Ridwan, Muhammad; Hapsari, Sekar Ayu; Prabowo, Mahendra Putra; Putri, Safira Amalia; Lesnussa, Keren Cheery; Asmiati, Siti; Kharisma, Tria Bela; Farcha, Firna Silsila
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.57153

Abstract

Pancasila is the foundation of the state and a guideline for the life of Indonesian society. Understanding and practicing the values of Pancasila is a must that can be implemented by citizens. It must also be implemented by all levels of government structures, including the village. The implementation of the values of Pancasila in this study was carried out in the village of Manggungmangu, Plantungan Kendal Subdistrict in the activities of UNNES GIAT 9 KKN. The values implemented include the value of the first to the fifth commandment. These values are the value of God, Humanity, Unity, Consultation, and the value of Justice. The implementation is done by practicing the values of Pancasila in the activities carried out during the KKN. This research uses qualitative research with participatory observation methods. The main purpose of this research is to provide an overview of the practice of Pancasila values at the village level. The results of the research showed that the Manggungmangu village community had high enthusiasm for the activities of the implemented programme. Indirectly, the people who participated in the activities of each programme conducted have also implemented the values of Pancasila in the community life.Pancasila adalah dasar negara dan juga pedoman dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pemahaman dan pengamalan nilai-nilai pancasila merupakan sebuah keharusan yang bisa dilaksanakan oleh warga negara. Pengimplementasian juga harus dijalankan oleh semua tatanan struktur pemerintahan, salah satunya adalah desa. Pengimplementasian nilai-nilai pancasila dalam Pengabdian ini dilakukan di Desa Manggungmangu Kecamatan Plantungan Kendal dalam kegiatan KKN UNNES GIAT 9. Nilai-nilai yang diimplementasikan meliputi nilai sila kesatu hingga sila kelima. Nilai-nilai tersebut yaitu nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Permusyawaratan, dan nilai Keadilan. Pengimplementasian dilakukan dengan mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama KKN. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pendampingan sebagai sarana utama dalam mengedukasi dan mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan program kegiatan. Pengabdian ini berusaha untuk memberi gambaran pengamalan nilai-nilai pancasila pada lingkup desa. Hasil Pengabdian masyarakat desa Manggungmangu memiliki antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan dari program yang dilaksanakan. Secara tidak langsung masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan setiap program yang dijalankan juga telah mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarkat.
PEMANFAATAN KEANEKARAGAMAN HAYATI LOKAL SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR PANGANDARAN Sobarna, Cece; Amien, Suseno; Afsari, Asri Soraya
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.45868

Abstract

The Dahon plant (Nypa Rruticans) is a multipurpose plant whose existence has begun to be threatened today along with the rapid development of tourist destinations in Pangandaran. The lack of development of dahon sugar craftsmen in Pangandaran considering that the process of making dahon sugar requires special skills and perseverance whereas community resources in Parapat Hamlet are quite potent. This community service program aims to provide skills to process dahon plants into sugar for prospective groups of dahon craftsmen regularly. Service activities are carried out through counseling techniques and direct practice. The counseling carried out was in the form of providing motivational materials and counseling on post-harvest cultivation and nipah processing, as well as the practice of making dahon sugar. After counseling and practice of making dahon sugar to the target partners of the Berkah Nipah Self-Help Group, it appears that there are positive and encouraging developments for the target partners, as follows: (1) the target partners get additional insight and knowledge about the functions and benefits of the nipah plant scientifically, ( 2) target partners get new experience in the practice of making dahon sugar, (3) target partners are optimistic and enthusiastic to continue making dahon sugar in Parapat Hamlet, Pangandaran, and (4) knowledge and abilities of Mr. Sarli as an instructor can finally be lowered to young people. Through the results of this service activity, it is hoped that new dahon craftsmen will emerge and the ongoing development of the younger generation an ongoing basis.ABSTRAK Tanaman Dahon (Nypa Rruticans) merupakan tanaman serba guna yang keberadaannya mulai terancam saat ini seiring dengan pesatnya perkembangan destinasi wisata di Pangandaran. Kurangnya pengembangan pengrajin gula dahon di Pangandaran mengingat proses pembuatan gula dahon memerlukan keterampilan dan ketekunan khusus padahal sumber daya masyarakat di Dusun Parapat cukup potensial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan mengolah tanaman dahon menjadi gula bagi calon kelompok pengrajin dahon secara rutin. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui teknik penyuluhan dan praktek langsung. Penyuluhan yang dilakukan berupa pemberian materi motivasi dan penyuluhan budidaya pasca panen dan pengolahan nipah, serta praktik pembuatan gula dahon. Setelah dilakukan penyuluhan dan praktek pembuatan gula dahon kepada mitra binaan Kelompok Swadaya Berkah Nipah, terlihat adanya perkembangan yang positif dan menggembirakan bagi mitra binaan, sebagai berikut: (1) mitra binaan mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan tentang fungsi dan manfaat tanaman nipah secara ilmiah, (2) mitra binaan mendapatkan pengalaman baru dalam praktek pembuatan gula dahon, (3) mitra binaan optimis dan antusias untuk terus membuat gula dahon di Dusun Parapat, Pangandaran, dan (4) ilmu dan kemampuan Pak Sarli sebagai instruktur akhirnya bisa diturunkan ke generasi muda. Melalui hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan akan muncul pengrajin-pengrajin dahon baru dan pembinaan generasi muda secara berkesinambungan.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN SEJARAH MASYARAKAT DESA PABUARAN TERKAIT PRASASTI PASIR AWI DALAM MEMAKSIMALKAN DESA WISATA BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY Aviandy, Mochamad; Rahmi, Rahmi; Abdullah, Muhammad Zahid
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.54064

Abstract

Community service programs are one of the essential aspects of the Tri Dharma of Higher Education, significantly impacting society. The team chose the overarching theme of historical awareness, combined with the utilization of augmented reality technology. The Pasir Awi Inscription in Pabuaran Village, Sukamakmur District, Bogor Regency, was selected due to the community’s lack of attention and care for this inscription. The community service activities included socialization and education for students, site maintenance, and discussions on program sustainability. During the activities, several local residents contributed significantly to the program’s success. Pabuaran Village, already designated as a tourist village, will see enhanced effectiveness by incorporating the Pasir Awi Inscription as an additional tourist destination.Program kepedulian masyarakat menjadi salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang cukup penting dan sangat berdampak pada kehidupan masyarakat. Tim pelaksana pengabdian memilih tema besar kesadaran sejarah masyarakat yang dikolaborasikan dengan pemanfaatan teknologi augmented reality. Prasasti Pasir Awi di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor dipilih karena masyarakat kurang memperhatikan dan memperdulikan prasasti ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri atas sosialisasi dan edukasi terhadap pelajar, pemeliharaan situs sejarah, dan diskusi terkait keberlanjutan program. Selama proses kegiatan berlangsung, beberapa warga setempat banyak membantu untuk kesuksesan program. Desa Pabuaran yang sebelumnya sudah masuk sebagai desa wisata yang tim akan tingkatkan efektivitasnya dengan menambahkan Prasasti Pasir Awi sebagai destinasi wisata lainnya di Desa Pabuaran ini.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN DAN PEMANFAATAN TEPUNG BUAH MANGROVE API-API (Avicennia marina) MENJADI BROWNIES DI TANJUNG SOLOK Lestari, Emi; Sonia, Sonia; Adriliana, Zairaini; Putri, Alya Adiningtyas; Tarigan, Indra Lasmana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.53129

Abstract

Tanjung Solok, East Tanjung Jabung Regency, Jambi Province is one of the locations where the api-api mangrove (Avicennia marina) can thrive and reproduce. Avicennia marina is a type of mangrove that is included in the major mangrove category, because it is always found in mangrove ecosystems. Avicennia marina fruit can be used as a food ingredient which contains metabolite compounds that are good for the body. The aim of this service is to provide counseling and training on the use of api-api mangrove fruit flour to make brownies to PKK mothers. The method of implementing this activity is in the form of education and counseling, flour making practices, packaging assistance, and entrepreneurship training. The service activities went well, the PKK women participants were enthusiastic and eager to take part. Apart from that, participants also gained increased knowledge in utilizing the potential of local api-api fruit flour resources into nutritious food products.Tanjung Solok, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi ialah salah satu lokasi di mana mangrove api-api (Avicennia marina) dapat hidup dan berkembang biak. Avicennia marina merupakan salah satu jenis mangrove yang masuk ke dalam kategori mangrove mayor, karena selalu ditemukan pada ekosistem mangrove. Buah Avicennia marina dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang mempunyai kandungan senyawa metabolit yang baik bagi tubuh. Tujuan pengabdian ini memberikan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan tepung buah mangrove api-api menjadi brownies kepada ibu-ibu PKK. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa edukasi dan penyuluhan, praktik pembuatan tepung, pendampingan pengemasan, dan pelatihan wirausaha. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik, peserta ibu-ibu PKK antusias dan semangat untuk mengikuti. Selain itu juga peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal tepung buah api-api menjadi produk makanan yang bergizi.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI SIASET UNTUK KOPERASI DESA WISATA CANDIREJO MAGELANG Hardiyanti, Widhian; Mulyani, Sri; Mukti, Artin Bayu; Retnowati, Retnowati
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.50888

Abstract

Digital transformation plays a key role in the development of the local economy. Candirejo Tourism Village in Magelang is a tourism destination rich in natural and cultural potential. However, the challenge to effectively utilize this potential is the lack of application of modern technology. The use of the SIASET (System Administration and Assets) application was initiated as an effort to improve the performance of Candirejo Village Tourism Cooperative (KDWC) Magelang. This community service programme aims to implement the use of SIASET with a mentoring approach in KDWC Magelang. Through collaboration between academics, students and KDWC, this programme aims to link technology with cooperative needs and improve digital literacy among cooperative members. The mentoring method consists of training, guidance and socialization related to the use of the SIASET application. In addition, the mentoring is carried out taking into account the unique characteristics of KDWC, ensuring that the approach is appropriate to the social and cultural context of the village. The results of this community service programme show a significant impact on the use of the SIASET application. Through intensive mentoring, KDWC members have improved their understanding of the technology and how to integrate it into their daily activities. KDWC's administrative efficiency improved through more structured and transparent financial management.Konteks globalisasi dan perkembangan teknologi, transformasi digital memiliki peran kunci dalam memajukan sektor ekonomi lokal. Desa Wisata Candirejo di Magelang merupakan salah satu destinasi pariwisata yang kaya akan potensi alam dan budaya. Namun, tantangan untuk memanfaatkan potensi tersebut dengan efektif muncul akibat kurangnya penerapan teknologi modern. Penggunaan aplikasi SIASET (Sistem Informasi dan Administrasi Koperasi) telah diinisiasi sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja Koperasi Desa Wisata Candirejo. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan penerapan aplikasi SIASET dengan pendekatan pendampingan di Koperasi Desa Wisata Candirejo Magelang. Melalui kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan pihak desa, program ini bertujuan untuk menghubungkan teknologi dengan kebutuhan koperasi serta meningkatkan literasi digital di kalangan anggota koperasi. Metode pendampingan terdiri dari pelatihan, bimbingan, dan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi SIASET. Selain itu, pendampingan dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari Koperasi Desa Wisata, memastikan bahwa pendekatan yang diambil sesuai dengan konteks sosial dan budaya desa. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini menunjukkan dampak yang signifikan dalam penerapan aplikasi SIASET. Melalui pendampingan yang intensif, anggota koperasi mengalami peningkatan dalam pemahaman mereka terhadap teknologi dan cara mengintegrasikannya dalam aktivitas sehari-hari. Efisiensi administrasi koperasi meningkat melalui pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan transparan.
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL MELALUI PEMBUATAN PUDING 4 BINTANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TANGGUNGGUNUNG Sari, Tri Anita; Safitri, Yunita Diyah; Valentina, Brigita Nia; Kurniastuti, Elfa; Nisa, Naja Choirun; Khusna, Zaina Putri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.55184

Abstract

One of the most significant obstacles in human resource development is stunting in children. One of the prevention is to fulfill nutritional intake properly from the womb until the first 1000 days after birth. Fulfillment of important macro and micronutrients during the growth period can be done by utilizing local potential. Corn, avocado, cow's milk, and carrots are easy to find and contain important nutrients for children. This activity aims to provide education about stunting and how to prevent it, including utilizing local potential and giving training in making 4-star pudding as a healthy snack. This activity was carried out using a lecture method by delivering material about stunting and efforts to prevent it. There was a demonstration of making 4-star pudding with the main ingredients including corn, avocado, cow's milk, and carrots. At the final stage, a quiz was conducted to evaluate the activity's success. This activity was expected to increase public knowledge regarding stunting and how to utilize local potential to prevent stunting. It also provides participants skills in processing local potential into alternative healthy snacks so it can be practiced at home to help children's growth and development to prevent stunting.Salah satu hambatan paling signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia adalah kejadian stunting pada anak. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan memenuhi asupan gizi dengan baik sejak dalam kandungan hingga 1000 hari pertama kehidupan. Pemenuhan makro dan mikronutrien penting pada masa pertumbuhan dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal. Jagung, alpukat, susu sapi dan wortel merupakan bahan pangan yang mudah ditemukan serta mengandung nutrisi penting untuk anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang stunting dan cara pencegahannya termasuk memanfaatkan potensi lokal serta memberikan pelatihan pembuatan puding 4 bintang sebagai camilan sehat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah melalui penyampaian materi tentang stunting dan upaya pencegahannya. Kemudian dilakukan demonstrasi pembuatan puding 4 bintang dengan bahan utama jagung, alpukat, susu sapi dan wortel. Pada tahap akhir dilakukan kuis untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan cara memanfaatkan potensi lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Serta memberikan keterampilan kepada peserta dalam mengolah potensi lokal menjadi alternatif camilan sehat sehingga dapat dipraktikkan di rumah untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak sebagai upaya pencegahan stunting.
PELATIHAN PEMANFAATAN WHATSAPP BUSINESS DALAM PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DESA DI KECAMATAN KERTAJATI Rosshad, Anwar; Dewi Primasari, Vinda Verina Kartika; Suryapuspita, Merintha; Rahmah, Mutia
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.53691

Abstract

The realization of public services that are fast, easy, and accessible from anywhere is a concern for the village government as the institution closest to the community. The aim of this community service is to provide skills for service providers in villages through training in the use of WhatsApp Business in Kertajati District. To achieve this goal, this service activity is carried out using the introduction and training method through the pre-implementation, implementation, and post-implementation stages. This activity was attended by 42 people who were representatives from 14 villages in Kertajati District including village officials, BPD representatives, neighborhood chairman and representatives of Kertajati District employees. The results of community service show that there has been an increase in the participants' understanding and skills through training on the use of WhatsApp Business in services to village communities in Kertajati District. This can be seen from measuring the average pre-test and post-test scores of the participants through surveys. In the future, there is a need to increase the capacity of village officials in a planned and sustainable manner in realizing the expected public services. Apart from also providing village facilities to optimize the implementation of services in the village.Perwujudan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan dapat diakses dari manapun menjadi perhatian bagi pemerintah desa sebagai institusi yang paling dekat dengan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan keterampilan bagi penyelenggara pelayanan di desa melalui pelatihan pemanfaatan WhatsApp Business di Kecamatan Kertajati. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pengenalan dan pelatihan melalui tahap pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 42 orang yang merupakan perwakilan dari 14 desa di Kecamatan Kertajati meliputi aparat desa, perwakilan BPD, kepala dusun dan perwakilan pegawai Kecamatan Kertajati. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan para peserta melalui pelatihan pemanfaatan WhatsApp Business dalam pelayanan kepada masyarakat desa di Kecamatan Kertajati. Hal ini terlihat dari pengukuran nilai rata-rata pre-test dan post-test para peserta melalui survei. Ke depan, perlu adanya peningkatan kapasitas bagi aparatur desa yang terencana dan berkelanjutan dalam mewujudkan pelayanan publik yang diharapkan. Selain juga penyediaan sarana dan fasilitas desa untuk mengoptimalkan penyelenggaraan pelayanan di desa.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue