cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PEMBINAAN KADER KESEHATAN SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PROGRAM UKS DI SMPN 5 SUKAWATI, GIANYAR Pratiwi, Anny Eka; Sumadewi, Trisna; Datya, Aulia Iefan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.46005

Abstract

Remaja usia 15-24 tahun di Indonesia tahun 2018 rentan mengalami cedera dengan prevalensi sebesar 12,2% dan proporsi cedera bagian tubuh bawah sebesar 67,9%. Sekolah dan lingkungannya merupakan tempat kejadian cedera dengan proporsi 6,5%. Di Kabupaten Gianyar, remaja usia 15-24 tahun mengalami cedera sebesar 10,90%. Hal ini memerlukan perhatian khusus dalam program usaha kesehatan sekolah guna meningkatkan kesadaran siswa melakukan proteksi diri. Survey yang telah dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Sukawati ditemukan bahwa sekolah belum melaksanakan program usaha kesehatan sekolah untuk menunjang program pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan pada usia remaja. Selain itu, sekolah belum memiliki kader kesehatan untuk membina berbagai upaya kegiatan usaha kesehatan sekolah dalam mengikuti perlombaan tingkat lokal maupun nasional. Tujuan kegiatan adalah melakukan pembinaan terhadap kader kesehatan sekolah dalam upaya peningkatan program usaha kesehatan sekolah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pembinaan, serta diskusi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan ketiga kader kesehatan mampu menjelaskan tugas, peran serta tanggung jawab sebagai kader kesehatan sekolah, dan dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan alat-alat kesehatan dalam program usaha kesehatan sekolah. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah kader kesehatan mampu menjelaskan tugas dan tanggung jawab kader kesehatan sekolah, peran dan tanggung jawab kader kesehatan sekolah, jenis dan fungsi alat pertolongan pertama pada kecelakaan (set rawat luka, tensi meter manual, set alat cek mata buta warna/rabun dekat/rabun jauh, set timbang badan dan tinggi badan), kader mampu memberikan penjelasan layanan kesehatan yang dapat diberikan di usaha kesehatan sekolah, selain itu kader mampu menjelaskan kegiatan-kegiatan pelatihan yang dapat diberikan kepada siswa.
MELANGKAH KE DUNIA DIGITAL: PELATIHAN STRATEGI PROMOSI PRODUK UNTUK SISWA CALON ENTREPRENEUR Yuliawati, Yuliawati; Irawan, Enjang Pera
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.54497

Abstract

Approximately 19 million MSMEs, accounting for 29% of total businesses, are capable of conducting online business. However, online promotion is crucial as it enables businesses to reach a broader range of potential customers. Despite the numerous benefits of online promotion activities, many MSME players still refrain due to inadequate financing, lack of digital training, policy support, business mentorship, and insufficient digital infrastructure. Therefore, we, the faculty members of the Faculty of Communication Sciences at Mercu Buana University, initiated an online promotion training for prospective MSME entrepreneurs at SMKN 49 North Jakarta. The objective of this training is to enable participants to understand the importance of online promotion, master the use of online promotional media, learn how to create compelling content, and develop businesses through online promotion. Additionally, the training aims to familiarize participants with the use of appropriate technology and materials to create appealing products. The training methods include lecture presentations, interactive discussions, and simulations involving all participants. The training outcomes demonstrate an enhancement in participants' understanding of the importance of online promotion, utilization of online media for promotion, and development of high-quality promotional content. It can be concluded that this online promotion training effectively enhances the understanding, competencies, and motivation of prospective MSME entrepreneurs in initiating and developing their businesses in the future.Pelaku UMKM yang mampu berbisnis secara online baru sekitar 19 juta unit usaha atau 29%. Padahal, promosi online sangat penting karena memungkinkan bisnis dapat menjangkau calon pelanggan yang berbeda secara lebih luas. Meskipun banyak keuntungan dari aktivitas promosi online, pelaku UMKM masih belum banyak yang melakukannya karena minimnya pembiayaan, kurangnya pelatihan digital, kurang dukungan kebijakan, tidak ada mentor bisnis, serta infrastruktur digital yang belum memadai. Untuk itu, kami dosen-dosen Fakultas Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana berinisiatif melaksanakan pelatihan promosi online kepada calon entrepreneur UMKM di SMKN 49 Jakarta Utara. Target dari pelatihan ini yaitu peserta dapat memahami pentingnya promosi online, menguasai penggunaan media promosi online, menguasai bagaimana menciptakan konten, dan mampu mengembangkan bisnis melalui promosi online. Kemudian, pelatihan ini juga menargetkan agar peserta memahami bagaimana menggunakan teknologi dan material yang tepat untuk membuat produk yang menarik dan menarik. Luaran yang dihasilkan dalam program ini yaitu publikasi di jurnal nasional. Metode pelatihan yang akan dilakukan yaitu dengan pemaparan materi (ceramah), diskusi interaktif, dan simulasi yang melibatkan seluruh peserta. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya promosi online, penggunaan media online untuk promosi, dan penyusunan konten promosi yang berkualitas. Dapat disimpulkan pelatihan promosi online ini mampu untuk meningkatkan pemahaman, kompetensi dan motivasi para calon entrepreneur UMKM dalam memulai dan mengembangkan bisnis mereka di masa mendatang.
STRATEGI MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF PEREMPUAN DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI NEGERI KEDAH, MALAYSIA Maulidiah, Sri; Muslim, Sakinah; Rauf, Rahyunir; Yuslaini, Nina; Hayati, Restu; Rahyunir, Muhammad Hafizh
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.53430

Abstract

In development planning, women's involvement is imperative in order to create conditions which puts women in a fair position, without discrimination. This condition does not only occur in Indonesia but also occurs in developing countries such as Malaysia. From this phenomenon, the Community Service Team (PKM) of Universitas Islam Riau (UIR) in collaboration with Universiti Utara Malaysia (UUM) located in the Government of Yan District Negeri Kedah, Malaysia made an activity program with the theme of being an active woman in development planning. The purpose of PKM activities (1) is to provide an understanding of the importance of women's participation in development planning in Kedah, Malaysia, (2) to provide an understanding of the direct impact that will be felt by the government if women can play an active role directly in development planning. The method used uses the Rapid Rural Appraisal (RRA), Participatory Rural Appraisal (PRA), Actian Research (AR) methods. The results of PKM activities show (1) an increase in the interest and enthusiasm of counseling participants in the involvement of governance in Kedah, Malaysia. (2) an increase in the understanding of counseling participants on the importance of women's participation in development planning in Kedah, Malaysia. (3) there is an increase in the understanding of counseling participants about the direct impact that will be felt by the Kedah State government if women can play an active role directly in the development planning of Kedah State, Malaysia. (4) there is an increase in maximizing programs in the field of development and in the field of community empowerment that are directly related to meeting the needs of women and children of Kedah State, Malaysia.Dalam perencanaan pembangunan, keterlibatan perempuan menjadi keharusan yang tujuannya agar tercipta kondisi yang menempatkan perempuan dalam posisi yang adil, tanpa diskriminasi. Kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga terjadi pada negara-negara berkembang seperti Malaysia. Dari fenomena tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Riau (UIR) bekerjasama dengan Universiti Utara Malaysia (UUM) bertempat di Pemerintah Yan District,Negeri Kedah, Malaysia membuat program kegiatan dengan tema menjadi perempuan aktif dalam perencanaan pembangunan. Tujuan kegiatan PKM (1) untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya partisipasi perempuan dalam perencanaan pembangunan di Negeri Kedah, Malaysia, (2) untuk memberikan pemahaman tentang dampak langsung yang akan dirasakan oleh pemerintah jika perempuan dapat berperan aktif secara langsung dalam perencanaan pembangunan. Metode yang digunakan menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RRA), Participatory Rural Appraisal (PRA), dan Action Research (AR). Hasil kegiatan PKM menunjukkan (1) adanya peningkatan animo dan antusiasme peserta penyuluhan dalam keterlibatan penyelenggaraan pemerintahan di Negeri Kedah, Malaysia. (2) Adanya peningkatan pemahaman peserta penyuluhan tentang pentingnya partisipasi perempuan dalam perencanaan pembangunan di Negeri Kedah, Malaysia. (3) Adanya peningkatan pemahaman peserta penyuluhan tentang dampak langsung yang akan dirasakan oleh pemerintah Negeri Kedah jika perempuan dapat berperan aktif secara langsung dalam perencanaan pembangunan Negeri Kedah, Malaysia. (4) Adanya peningkatan memaksimalkan program di bidang pembangunan dan di bidang pemberdayaan masyarakat yang berhubungan langsung dengan pemenuhan kebutuhan perempuan dan anak-anak Negeri Kedah, Malaysia.
KOLABORASI UNIVERSITAS NEGERI MALANG DENGAN PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA (PPI) TAIPEI DALAM PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK BURUH MIGRAN DI TAIWAN Aripriharta, Aripriharta; Wibawa, Aji Prasetya; Andriansyah, Muhammad Rizal; Nasih, Ahmad Munjin; Purwatiningsih, Ayu; Faidzin, Ilham; Bagaskoro, Muhammad Cahyo
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.51062

Abstract

The collaboration between PPI Taipei and UM aims to equip migrant workers in Taiwan with digital marketing skills that are essential in the global era. The challenges of fierce competition in the job market demand an understanding of business technology. However, limited access and resources are obstacles for them to acquire these skills. To address this, "Smart Apps" was created specifically to help migrant workers and Muslim students in Taiwan. The main objective of this activity is to provide quality digital marketing training for migrant workers in Taiwan through the "Smart Apps" application. It is hoped that an understanding of digital marketing strategies will provide independence to migrant workers in finding job opportunities and making a positive contribution to Taiwan's economy. This overseas service activity is designed using an implementative method, starting from the design and implementation of applications in Taipei city. Random participation from PPI Taipei students, migrant workers, and travelers will be involved in the training and application development process.Kolaborasi antara Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taipei dan Universitas Negeri Malang (UM) bertujuan membekali buruh migran di Taiwan dengan keterampilan digital marketing yang penting dalam era global. Tantangan persaingan ketat di pasar kerja menuntut pemahaman akan teknologi bisnis. Namun, keterbatasan akses dan sumber daya menjadi hambatan bagi mereka dalam memperoleh keterampilan tersebut. Untuk mengatasi hal ini, diciptakan aplikasi "Smart Apps" yang secara khusus ditujukan untuk membantu buruh migran dan pelajar Muslim di Taiwan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pelatihan digital marketing yang berkualitas bagi buruh migran di Taiwan melalui aplikasi "Smart Apps". Diharapkan, pemahaman tentang strategi digital marketing akan memberikan kemandirian kepada para buruh migran dalam mencari peluang kerja serta memberi kontribusi positif pada ekonomi Taiwan. Kegiatan pengabdian luar negeri ini dirancang menggunakan metode implementatif, dimulai dari perancangan dan implementasi aplikasi di kota Taipei. Partisipasi secara acak dari pelajar PPI Taipei, buruh migran, dan pelancong akan terlibat dalam proses pelatihan dan pengembangan aplikasi. Berdasarkan hasil pengabdian, program pelatihan digital marketing untuk buruh migran Indonesia di Taiwan yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Universitas Negeri Malang dan PPI Taipei berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemasaran digital, mengembangkan aplikasi "Smart Apps" untuk membantu mencari informasi restoran halal, serta menunjukkan sinergi positif antara universitas dan organisasi mahasiswa dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat.
PEMAHAMAN PETANI DALAM BUDIDAYA BUAH MANGGIS DI DESA PARAKANMANGGU PANGANDARAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS HASIL PANEN Nursuhud, Nursuhud; Oktariani, Anisa; Jhoni, I Made; Mardianingrum, Richa; Napitupulu, Gloria; Wirantono, Sebastian Nathanoel; Gramita, Widya Siva; Muchtaridi, Muchtaridi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.56424

Abstract

Pangandaran Regency has not optimally produced mangosteen, therefore it is not in the top 10 regencies producing mangosteen in West Java. Parakanmanggu Village is the largest mangosteen producer in Pangandaran Regency and has the potential to increase its production and has promising potential. This is due to the suitable agro climatic conditions in the area. The aim of this survey is to identify the conditions and issues in mangosteen cultivation and other commodities. The method used in this survey will be direct interviews, with the measurement of community understanding evaluated through assessments by farmers regarding their satisfaction with harvest results and the selling price of their harvest products. Based on this study, the results concluded that the majority of mangosteen farmers already know or understand how to plant and care for the mangosteen trees they grow themselves. However, there are some farmers who do not know how to control pests properly thus it carried out outreach regarding pest control procedures.Kabupaten Pangandaran belum optimal memproduksi manggis sehingga berada di atas 10 besar di Jawa Barat. Desa Parakanmanggu merupakan penghasil manggis terbesar di Kabupaten Pangandaran, sehingga memiliki potensi yang menjanjikan untuk meningkatkan produksinya. Hal ini disebabkan oleh cocoknya kondisi agroklimatik di daerah tersebut. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi dan permasalahan yang terjadi dalam budidaya manggis dan komoditas lainnya. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah survei langsung, dengan pengukuran tingkat pemahaman masyarakat yang di evaluasi melalui penilaian dari para petani mengenai tingkat kepuasan mereka terhadap hasil panen dan nilai jual produk panen mereka. Berdasarkan studi ini, hasilnya menyimpulkan bahwa mayoritas petani manggis sudah mengetahui atau memahami cara menanam dan merawat pohon manggis yang mereka tanam sendiri. Namun, terdapat beberapa petani yang belum mengetahui cara mengendalikan hama dengan benar, sehingga dilakukan penyuluhan mengenai prosedur pengendalian hama.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU KELOMPOK BERMAIN MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA EDUKASI SEKSUALITAS UNTUK ANAK USIA DINI Magta, Mutiara; Risnawati, Erna; Kartikawati, Etty; Pramitasari, Muktia; Mustapa, Noviana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.53927

Abstract

The lack of information and opportunities to participate in training related to sexual education for early childhood experienced by teachers makes this activity worth implementing. The target of the activity was 21 Playgroup teachers in the Ciputat District area. The aim is to increase teacher competence in developing sex education media for school children. The method used was seminars and training assistance. The results of the training showed that 88% of participants stated that they were very satisfied with the activity because this activity could help them improve their professionalism as teachers. Other data also showed that 94% of participants were very satisfied; the material presented could add to their insights about sexuality education for early childhood; besides that, the data also showed that 86% of participants stated that they were very satisfied with the activity because this activity could improve the skills of teachers in developing learning media. It can be concluded that this activity has a positive impact on Playgroup teachers in increasing teacher competence in developing learning media, especially for learning sexuality in children.Minimnya informasi serta kesempatan dalam mengikuti pelatihan terkait pendidikan seksual untuk anak usia dini yang dialami oleh mitra menjadikan kegiatan ini patut dilaksanakan. Sasaran kegiatan adalah guru-guru kelompok bermain yang ada di wilayah Kecamatan Ciputat sebanyak 21 guru. Target yang ingin dicapai adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media edukasi seksualitas pada anak di sekolah. Metode yang digunakan adalah dengan seminar dan pendampingan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa, 88% peserta menyatakan sangat puas terhadap kegiatan karena kegiatan ini dapat membantu mereka dalam meningkatkan profesionalisme mereka sebagai guru. Data lain juga menunjukkan bahwa 94% peserta menyatakan sangat puas karena materi yang disajikan dapat menambah wawasan mereka tentang pendidikan seksualitas untuk anak usia dini, selain itu data juga menunjukkan 86% peserta menyatakan sangat puas karena kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Dapat disimpulkan, kegiatan ini memberikan dampak yang positif kepada guru kelompok bermain dalamĀ  meningkatkan kompetensi mereka untuk mengembangkan media pembelajaran, khususnya pembelajaran seksualitas pada anak.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENDUKUNG PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN DI KECAMATAN BALEENDAH Yuanita, Rahel; Nuraeni, Nuraeni
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.52321

Abstract

This article discusses BTPN Syariah's community service initiative in the form of a student internship program, which is integrated with the government's 'Merdeka Belajar Kampus Merdeka' (MBKM) policy. The Bestee program carried out by BTPN Syariah involves students from various universities who are divided into several groups that focus on empowering women through mentoring the entrepreneurial skills of women aged 18-60 years who are BTPN Syariah customers from pre-prosperous backgrounds. These women receive skills and entrepreneurship training as well as access to financing sources to help them achieve financial independence. Students use active participation methods, such as interviews and documentation, to ensure that the business skills training is relevant to the needs of the participants. This program is useful for providing students with real experience in the business world, empowering women with entrepreneurial skills to achieve financial independence, and contributing to sustainable development goals related to financial inclusion, economic growth, and gender equality. This article is based on the results of an internship activity located in Baleendah District, Bandung Regency, West Java.Artikel ini membahas inisiatif pengabdian masyarakat BTPN Syariah dalam bentuk program magang mahasiswa, yang terintegrasi dengan kebijakan 'Merdeka Belajar Kampus Merdeka' (MBKM) oleh pemerintah. Program Bestee yang diusung oleh BTPN Syariah ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang terbagi dalam beberapa kelompok yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pendampingan keterampilan kewirausahaan perempuan berusia 18-60 tahun yang merupakan nasabah BTPN Syariah dari latar belakang pra-sejahtera. Para perempuan ini menerima pelatihan keterampilan dan kewirausahaan serta akses sumber pembiayaan untuk membantu mereka mencapai kemandirian finansial. Mahasiswa menggunakan metode partisipasi aktif, seperti wawancara dan dokumentasi, untuk memastikan pelatihan keterampilan usaha relevan dengan kebutuhan peserta. Program ini bermanfaat memberikan mahasiswa pengalaman nyata di dunia bisnis, memberdayakan perempuan dengan keterampilan kewirausahaan untuk mencapai kemandirian finansial, serta berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan yang terkait dengan inklusi keuangan, pertumbuhan ekonomi, dan kesetaraan gender. Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil kegiatan magang yang berlokasi di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
PENINGKATAN LITERASI MEMBACA PELAJAR PANGANDARAN MELALUI KEGIATAN PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MEMBACA KOMPREHENSIF Masrina, Dwi; Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.46008

Abstract

Membaca merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan dalam proses belajar. Pada kegiatan ini diperkenalkan teknik membaca SQ3R pada siswa/i SMPN 1 Sidamulih. Metode ini dapat digunakan untuk mengasah kemampuan membaca peserta didik secara komprehensif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca para pelajar SMPN 1 Sidamulih. Hasil dari kegiatan ini adalah dengan digunakannya metode SQ3R, peserta dapat memahami bacaan dengan baik sesuai dengan materi yang diberikan.
PEMBERDAYAAN ANAK REHABILITAS DI SENTRA ALYATAMA MELALUI PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN DAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK ERA DIGITAL Saputri, Rikhel; Safithri, Resdiana; Mutamassikin, Mutamassikin
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.54835

Abstract

Children in the rehabilitation period or also called beneficiary children are children who are given protection in certain situations and conditions to get a guarantee of security against threats that endanger themselves and their lives in their growth and development. The Alyatama Center in Jambi is one of the rehabilitation centers for children who are neglected or in trouble with the law due to various reasons, including irresponsible parents who abandon children, victims of mistreatment, sexual crimes and victims of physical violence. This community service activity uses kur rope as the basic material for handicrafts carried out at the Jambi Alyatama Center with the target of the activity being the beneficiary children at the Jambi Alyatama Center. This handicraft training and digital era product marketing activity aims to find out the process of empowering beneficiaries and the impact on beneficiaries through training in making curl rope handicrafts and digital era product marketing strategies. This activity began with observation, distributing questionnaires to find out the knowledge of beneficiary children in terms of handicrafts, training and practice, socialization of digital era product marketing, and distributing questionnaires to evaluate the results of this activity. From the results of the questionnaire, it was found that most of the respondents were happy with this PKM activity and felt motivated by this activity so they wanted this activity to be carried out on an ongoing basis. The monitoring results show that the beneficiary children are successful and able to make a simple bag product from kur rope which can later be marketed through digital media. The beneficiary children welcomed the community service activities with great enthusiasm.Anak dalam masa rehabilitasi atau disebut juga anak penerima manfaat adalah anak yang diberikan perlindungan dalam situasi dan kondisi tertentu untuk mendapatkan jaminan rasa aman terhadap ancaman yang membahayakan diri dan jiwa dalam tumbuh kembangnya. Sentra Alyatama di Jambi merupakan salah satu wadah rehabilitas penampungan anak-anak yang terlantar atau bermasalah dengan hukum, karena diantaranya adalah orang tua yang tidak bertanggung jawab, anak dibuang atau ditelantarkan, korban perlakuan salah, kejahatan seksual dan korban kekerasan fisik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan tali kur sebagai bahan dasar kerajinan tangan yang dilakukan di Sentra Alyatama Jambi dengan sasaran kegiatan adalah anak penerima manfaat di Sentra Alyatama Jambi. Kegiatan pelatihan kerajinan tangan dan pemasaran produk era digital ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan penerima manfaat dan dampak yang ditimbulkan terhadap penerima manfaat melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan tali kur dan strategi pemasaran produk era digital. Kegiatan ini diawali dengan melakukan observasi, penyebaran angket untuk mengetahui pengetahuan anak penerima manfaat dalam hal kerajinan tangan, pelatihan dan praktik, sosialisasi pemasaran produk era digital, serta penyebaran angket untuk evaluasi hasil dari kegiatan ini. Dari hasil angket didapat bahwa, sebagian besar responden senang dengan kegiatan PKM ini dan merasa termotivasi dengan adanya kegiatan ini, sehingga mereka ingin kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan. Hasil monitoring menunjukan bahwa, anak penerima manfaat berhasil dan mampu membuat suatu produk tas sederhana dari tali kur yang nantinya bisa dipasarkan melalui media digital. Anak penerima manfaat menyambut kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sangat antusias.
PEMETAAN DAN DIGITALISASI SARANA PEMASARAN WISATA MENUJU KAWASAN AGROWISATA KREATIF CIWIDEY Muhyi, Herwan Abdul; Candradewini, Candradewini; Sukmadewi, Rani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.55679

Abstract

Ciwidey, dengan potensi agrowisatanya, memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata kreatif berbasis budaya. Namun pemasaran yang dilakukan masih didominasi cara-cara konvensional. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendigitalisasi data wisata di Ciwidey guna memperluas pemasaran. Metode yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus dengan pihak terkait. Hasil dari program ini adalah peta wisata dan e-magazine yang mempromosikan destinasi wisata di Desa Lebakmuncang, Panundaan, dan Rawa Bogo. Peta wisata membantu wisatawan dalam menavigasi destinasi, sementara e-magazine menyediakan informasi lengkap mengenai potensi wisata dan budaya lokal. Kesimpulannya, digitalisasi data wisata tidak hanya meningkatkan visibilitas dan daya tarik wisata tetapi juga berkontribusi pada peningkatan jangkauan pemasaran objek wisata.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue