cover
Contact Name
Mahdika Putra Nanda
Contact Email
dikananda.ft@unwir.ac.id
Phone
+628995210308
Journal Mail Official
jri@unwir.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H Juanda KM. 03, Karanganyar, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45213. Telp/Fax. (0234) 275907
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 2460335     EISSN : 26866587     DOI : https://doi.org/10.31943/jri.v8i1
Core Subject : Engineering,
Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic and Water Resources Engineering, Environmental Engineering, Infrastructure Maintenance and Rehabilitation Transportation Engineering, and Construction Management & Construction work health and safety
Articles 140 Documents
Perkuatan Struktur Atas Jembatan Type C Menggunakan Rangka Baja IWF Dan Pelat Baja Terhadap Beban Mobilitas Alat Berat Rahma, Midia; Suzanti, Wiwien
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i1.293

Abstract

Jembatan merupakan infrastruktur penting yang menghubungkan berbagai wilayah dan mobilisasi logistik, namun banyak jembatan eksisting di daerah tidak dirancang untuk menahan beban berat kendaraan proyek. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas perkuatan struktur atas Jembatan Gading, sebuah jembatan tipe C di Desa Gadingrejo, Kabupaten Pati, yang mengalami overstress saat dilewati kendaraan proyek truk trailer bermuatan 60 ton. Permodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 pada tiga skenario, yaitu kondisi eksisting tanpa perkuatan, perkuatan dengan rangka baja IWF, dan kombinasi perkuatan menggunakan rangka baja IWF serta pelat baja tebal 2 cm pada lantai jembatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting dan perkuatan hanya dengan IWF tidak mampu menahan beban, dengan rasio kapasitas masing-masing sebesar 35 dan 35,64, jauh di atas batas aman (1,00). Sebaliknya, perkuatan kombinasi IWF dan pelat baja menghasilkan rasio 0,467, menunjukkan struktur berada dalam kondisi aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode perkuatan kombinasi merupakan solusi yang efektif, sederhana, dan dapat diadopsi pada jembatan serupa di daerah dengan keterbatasan kapasitas struktural.
Analisis Kelayakan Finansial Pada Proyek Renovasi Bangunan Gedung Dengan Fungsi Usaha Hunian Septian, Ridho; Astuti , Santi Widi; Mariam, Evi Siti; Rizki, Meliana; Prawira, Yuda; Airlangga, Dito Adam
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i1.297

Abstract

The Population and Civil Registration Service DKI Jakarta, noted that the number of immigrants increases almost every year. Therefore, the need for temporary housing also increases. On this basis, investment in residential business buildings is a promising business. South Jakarta in particular is currently one of the most popular destinations for immigrants. This strategic location is what makes investors interested in investing their money in the form of property businesses such as residential business buildings. This paper aims to analyze the financial feasibility of the residential business building project. The financial feasibility analysis of residential business buildings is carried out using the Net Present Value (NPV) and Internal Rate of Return (IRR) methods. Sensitivity analysis is carried out to determine a variable that affects this residential business building business. From the NPV calculation, a value of Rp. 655,115,548 is obtained, financially feasible (NPV> 0). The IRR percentage value obtained is 8.42% with a MARR of 7.90% (IRR> MARR), so this renovation project is financially feasible. Sensitivity analysis shows that the project is not feasible at bank repayment interest rates greater than 8.49%, occupancy less than 26 rooms and construction cost increases greater than 11.87%.
Penerapan Value Engineering Pada Tahap Desain Sebagai Instrumen Efisiensi Biaya Dan Waktu Dalam Proyek Arsitektur Berkelanjutan Primananda, Marvel; Putra Nanda, Mahdika; Syahrafif, Teuku Ariq
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i1.298

Abstract

Sektor konstruksi sering dihadapkan pada inefisiensi biaya dan waktu yang kronis, sementara di sisi lain harus mengadopsi prinsip arsitektur berkelanjutan yang dipersepsikan berbiaya tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan penerapan Value Engineering (VE) pada tahap desain sebagai instrumen strategis untuk menjembatani konflik tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kasus kuantitatif pada sebuah desain gedung kantor berkelanjutan, dengan analisis yang dilakukan secara sistematis mengikuti kerangka kerja VE Job Plan. Prosesnya mencakup identifikasi komponen berbiaya tinggi, pengembangan alternatif, serta analisis komparatif biaya, waktu, dan biaya siklus hidup Life Cycle Cost. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi efisiensi biaya yang signifikan lebih dari Rp 2 Miliar melalui substitusi fasad kayu solid dengan GRC motif kayu dan penggantian marmer impor dengan granit lokal berkualitas tinggi. Studi ini menyimpulkan bahwa VE merupakan metodologi yang sangat efektif untuk mencapai sinergi antara efisiensi ekonomi dan sasaran keberlanjutan. Secara praktis, riset ini menyediakan model kolaboratif yang menjembatani kesenjangan antara perancang dan manajer konstruksi melalui pengambilan keputusan berbasis data yang objektif
Perbandingan Keekonomian Beton Menggunakan Agregat Alam Dan Agregat Daur Ulang Suharwanto, Suharwanto
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i1.299

Abstract

Ekplorasi batu alam dan pasir alam yang akan diguankan sebagai bahana dasar (raw material) pembuatan beton akan berdampak pad kerusakan lingkungan. Gunung batu menjadi rata atau bahkan dapat meninggalkan lubang yang dalam, serta penambangan pasir alam atau sungai akan merusak ekosistem dan ke dalam sungai. Hal ini perlu dicari bahan alternative pengganti batu dan pasir alam. Penggunaan agregat daur ulang (recycled aggregate/RA) dalam beton menjadi bahan alternatif untuk pembuatan beton (sering disebut beton daur ulang) yang ramah lingkungan dan dapat mengurangi eksploitasi sumber daya alam dan limbah konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keekonomian antara beton yang menggunakan agregat alam (natural aggregate/NA) dan agregat daur ulang dari limbah beton bekas. Metodologi yang digunakan adalah eksperimental yang meliputi pengujian kuat tekan, analisis biaya material, dan perhitungan biaya satuan per meter kubik beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan agregat daur ulang dapat menghemat biaya hingga 15–20%, walaupun beton dengan daur ulang memiliki kuat tekan yang lebih rendah, tergantung pada sumber dan proses pengolahan agregat daur ulang. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan beton daur ulang sebagai alternatif keekonomian yang layak, khususnya untuk proyek non-struktural atau sekunder
Optimasi Biaya Rehabilitasi Saluran Irigasi Dengan Pendekatan Value Engineering (VE) Menggunakan Metode Paired Comparison Mario Ferdiansyah; Nanda, Mahdika Putra; Suhana, Nono; Sunaryo, Sunaryo
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.301

Abstract

The rehabilitation of irrigation channels is essential to improving the efficiency of agricultural water distribution. This study analyzes alternative irrigation channel designs in the D.I Macan Subang project using a Value Engineering (VE) approach with the Paired Comparison method. The existing design uses U-Ditch, which was compared to three alternatives: stone masonry, conventional ferosemen concrete, and geomembrane. The analysis shows that geomembrane provides the highest cost efficiency, with a total cost of IDR 562,075,772.46, resulting in savings of IDR 203,807,083.26 (26.61%) compared to the existing U-Ditch design. The Paired Comparison method effectively evaluates alternatives based on cost and technical criteria. This research contributes to cost-efficient irrigation design decision-making.
Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Bor Tunggal Menggunakan Metode Analitis Dan Metode Elemen Hingga Fajar Maulana, Wisnu; Komarudin, Komarudin; Nono Suhana
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.303

Abstract

Pondasi tiang bor adalah fondasi berbentuk silinder dengan lubang yang dibor di atas permukaan tanah. Kapasitas beban tiang bor diperoleh dari resistansi ujung dan resistansi kulit. Dalam menentukan kapasitas beban tiang tunggal, terdapat beberapa metode yang tersedia, termasuk metode analitis menggunakan metode Reese & Wright dan metode elemen hingga menggunakan aplikasi All Pile dan Plaxis 2D. Tujuan studi ini adalah untuk menentukan nilai dan membandingkan kapasitas beban aksial fondasi tiang tunggal menggunakan metode perhitungan Reese & Wright, All Pile, dan Plaxis 2D. Setelah melakukan perhitungan analitis menggunakan metode Reese & Wright dengan diameter tiang bor 60 cm, hasil yang diperoleh adalah kapasitas beban ujung 452,39 ton, kapasitas beban kulit 595,20 ton, kapasitas beban total 1.047,59 ton, dan kapasitas beban yang diizinkan 419,04 ton. Sedangkan untuk perhitungan metode elemen hingga menggunakan aplikasi All Pile, kapasitas beban ujung adalah 430,81 ton, kapasitas beban kulit adalah 590,49 ton, dengan kapasitas beban total 1.028,15 ton untuk kapasitas beban yang diizinkan sebesar 411,26 ton, dan perhitungan metode elemen hingga menggunakan aplikasi Plaxis dengan persamaan metode Mazurkiwick menghasilkan kapasitas beban total sebesar 2.284,57 ton. Terdapat perbedaan dalam hasil analisis kapasitas beban pondasi tiang tunggal di atas, dengan kapasitas beban terbesar adalah kapasitas beban yang dihitung menggunakan metode elemen hingga dengan Plaxis 2D. Kata Kunci : Daya dukung tiang tunggal, Metode Reese & Wright, Aplikasi All Pile, Aplikasi Plaxis 2D.
Evaluasi Infrastruktur Desa Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pengembangan Di Lembang Rinding Batu Siradjuddin, Irsyadi; Anshar, Muhammad; Fitriani
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.305

Abstract

Mapping the potential of agropolitan areas from the perspective of basic infrastructure is essential for formulating regional development strategies. This study aims to analyze the availability of basic facilities and infrastructure as well as to formulate development strategies in Rinding Batu Village, Kesu District, North Toraja Regency. The research employed a descriptive quantitative and qualitative approach through infrastructure availability analysis and SWOT analysis. Data were collected through field surveys, questionnaires distributed to 44 respondents, and documentation from related institutions. The results show that the average availability of infrastructure reached 87% and facilities reached 87.8%, with the main weaknesses found in sanitation, drainage, and the suboptimal condition of several facilities. Quantitative SWOT analysis placed Rinding Batu Village in Quadrant I (x = 0.97; y = 1.16), indicating the dominance of strengths and opportunities for sustainable area development. The development strategy is therefore focused on optimizing the advantages of basic infrastructure while improving weaker aspects to support equitable and sustainable development.
Evaluasi Dan Metode Perbaikan Struktur Gedung Puskesmas Berdasarkan Pemeriksaan Non-Destructive arif, arif afrianto; Laily, Laily Fatmawati
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.308

Abstract

Komponen struktural merupakan elemen kunci dalam menjamin integritas, fungsi, dan keselamatan bangunan. Pada fasilitas kesehatan seperti puskesmas, bangunan harus memiliki tingkat keamanan dan keandalan yang memadai untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Seiring waktu, elemen struktural dapat mengalami degradasi akibat penuaan material, kondisi lingkungan, dan kurangnya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi struktur bangunan eksisting dan menilai efektivitas perkuatan menggunakan metode grouting. Evaluasi dilakukan melalui pemeriksaan visual dan hammer test sebagai teknik non-destruktif. Hasil evaluasi menjadi dasar rekomendasi rehabilitasi, yang selanjutnya diuji secara komparatif pada model struktur sebelum dan sesudah perkuatan dengan mempertimbangkan parameter displacement dan drift ratio. Hasil menunjukkan bahwa metode perkuatan mampu meningkatkan performa struktural secara signifikan, meskipun beberapa area tetap memerlukan pemantauan dan perbaikan lanjutan.
Evaluasi Struktur Bangunan Low Rise Terhadap Pengaruh Gempa Dengan Pendekatan Statik Ekuivalen Rahma, Midia; Fauzan Virawan, Zikra
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.309

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Sejumlah peristiwa gempa besar seperti Aceh 2004 (Mw 9,2), Yogyakarta 2006 (Mw 6,3), Padang 2009 (Mw 7,6), Lombok 2018 (Mw 7,0), dan Cianjur 2022 (Mw 5,6) telah menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan bertingkat rendah (low-rise) terhadap beban gempa menggunakan metode analisis statik ekuivalen. Obyek penelitian adalah bangunan dua lantai yang berfungsi sebagai kantor, berlokasi di Kabupaten Klaten, dengan mutu beton fc’ 25 MPa dan baja fy 360 MPa. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga dengan parameter gempa sesuai SNI 1726:2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai simpangan antar lantai (interstory drift) berada jauh di bawah batas maksimum 0,025H yang diizinkan oleh SNI 1726:2020. Berdasarkan penilaian kinerja struktur menggunakan kriteria ATC-40, bangunan termasuk dalam kategori Immediate Occupancy (IO), yang berarti struktur tetap aman dan dapat difungsikan segera setelah gempa rencana terjadi. Dengan demikian, bangunan low-rise di lokasi penelitian dinyatakan memenuhi persyaratan kinerja struktur terhadap pengaruh gempa. Kata kunci: Analisis statik ekuivalen; SNI 1726:2020; ATC-40; bangunan low-rise; kinerja struktur.
Kalibrasi Faktor Keamanan Global Kuat Lentur Balok Kastela Hasyim, Wachid
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v11i2.313

Abstract

Balok kastela merupakan solusi efisien dalam desain struktur modern karena mampu mengurangi berat material tanpa mengorbankan kekuatan secara signifikan. Namun, keberadaan bukaan pada badan balok menimbulkan konsentrasi tegangan dan risiko tekuk lokal, sehingga diperlukan evaluasi keandalan strukturnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor Keamanan Global (FKG) dan tahanan desain balok kastela heksagonal terhadap beban lentur. Pendekatan analitis dilakukan dengan mempertimbangkan variasi dimensi profil, geometri bukaan, serta parameter keandalan seperti indeks keandalan (β), faktor sensitivitas, dan koefisien variasi material. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas lentur (Mn) balok berkisar antara 0,48 kNm hingga 16,36 kNm, tergantung pada dimensi profil dan geometri bukaan. Nilai FKG bervariasi antara 1,297–1,485, dipengaruhi oleh standar yang digunakan (misalnya, β = 3,8 pada ISO 13822:2010 menghasilkan FKG lebih tinggi dibandingkan β = 2,5 pada NEN 8700:2009). Semakin tinggi indeks keandalan, semakin besar FKG, tetapi nilai tahanan desain (Rd) menjadi lebih kecil, mengindikasikan desain yang lebih konservatif. Studi ini juga mengungkap bahwa SNI 1729:2020 (dengan FKG 1,67) lebih ketat dibandingkan standar internasional lainnya. Kesimpulannya, pendekatan FKG memberikan gambaran tentang desain balok kastela, dimana nilai Rd ditentukan oleh β target dan umur bangunan, dimana jika β tinggi menghasilkan FKG tinggi begitu pula sebaliknya.