cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Bagi Peserta Didik Fase E dalam Penguatan Literasi Lingkungan dan Kolaborasi SMAN 1 Banyuasin II Mat Asan; Marlina Ummas Genisa; Sri Wardhani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3659

Abstract

Penerapan pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual menjadi sangat penting untuk meningkatkan literasi lingkungan dan kemampuan kolaboratif peserta didik pada jenjang Fase E. Salah satu model pembelajaran yang terbukti efektif adalah Project Based Learning, karena memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam proyek nyata, memecahkan permasalahan lingkungan, serta bekerja secara kolaboratif. Oleh karena itu, diperlukan analisis kebutuhan untuk mengembangkan modul ajar berbasis PjBL yang berfokus pada keanekaragaman mangrove. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui angket dan data sekunder melalui wawancara serta dokumentasi modul ajar terkait materi keanekaragaman makhluk hidup. Subjek penelitian adalah SMAN 1 Banyuasin II dengan sampel dua guru biologi dan 82 peserta didik kelas X. Hasil survei menunjukkan bahwa 78% siswa menilai materi keanekaragaman makhluk hidup sebagai topik paling sulit dipahami, diikuti materi struktur atom sebesar 8,5%. Bahan ajar yang paling sering digunakan adalah LKPD (47,6%), bahan ajar lain (34,1%), dan modul ajar (15,9%). Metode pembelajaran yang dominan adalah praktikum dan diskusi (masing-masing 50%), sedangkan ceramah masih digunakan sebesar 30,5%. Tingkat literasi lingkungan dan kemampuan kolaborasi peserta didik berada pada kategori sangat baik, yaitu masing-masing mencapai 100%. Dengan demikian, pengembangan modul PjBL berbasis keanekaragaman mangrove menjadi sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Systematic Literature Review: Tren Penelitian Literasi Sains Siswa SMA Berorientasi PISA di Indonesia Periode 2016-2025 Dian Ariani; Wiwi Isnaeni; Djuniadi, Djuniadi; Ani Rusilowati; Sri Sukaesih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3683

Abstract

Literasi sains telah menjadi salah satu indikator dalam penguasaan keterampilan abad 21. Penelitian ini bertujuan memetakan tren, fokus kajian, serta kesenjangan penelitian terkait literasi sains berorientasi PISA pada siswa SMA di Indonesia selama periode 2016–2025 melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Sebanyak 174 artikel terindeks dianalisis menggunakan kerangka PICOS, dengan proses seleksi mengikuti alur PRISMA dan pengolahan data melalui Publish of Perish, Zotero, Rayyan AI, dan VOSviewer dari database Crossref dan Google Scholar. Hasil SLR memperlihatkan adanya perkembangan signifikan artikel literasi sains yang dipublikasikan, terutama setelah diumumkannya hasil PISA 2018 dan 2022 yang menyoroti rendahnya capaian literasi sains Indonesia. Bidang literasi umum menjadi kajian yang paling banyak diteliti, sementara kajian berbasis disiplin seperti Fisika, Biologi, dan Kimia masih tergolong sedikit. Topik yang paling banyak diteliti meliputi integrasi teknologi, pengembangan kurikulum, dan asesmen berbasis PISA, sedangkan penelitian terkait peningkatan keterampilan guru, sikap, minat dan motivasi belajar siswa serta penelitian lintas wilayah masih masih tergolong kecil. Analisis bibliometrik menunjukkan adanya kesenjangan antara penelitian konseptual nasional dan kecenderungan global yang menekankan asesmen kontekstual serta isu sosiosaintifik (SSI). Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran berorientasi PISA, instrumen asesmen yang mengintegrasikan SSI , serta penelitian longitudinal untuk mendukung kebijakan pendidikan berbasis bukti dalam upaya meningkatkan literasi sains siswa di Indonesia.
Etnomatematika Transportasi Laut: Kajian tentang Aktivitas Matematis Ojek Laut di Pesisir Balikpapan Husnul Khotimah; Suradi, Suradi; Rosidah, Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3700

Abstract

Belum adanya konteks pembelajaran matematika yang merepresentasikan kekhasan lokal Balikpapan menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengungkap aktivitas matematis dan makna budaya yang muncul dalam praktik ojek laut di Pesisir Balikpapan serta menelaah potensinya bagi pembelajaran matematika kontekstual. Kajian ini memadukan perspektif matematika sebagai produk budaya dengan pendekatan yang menjembatani pengetahuan lokal dan pengetahuan ilmiah formal. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan jenis etnomatematika interpretatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap praktik budaya tersebut. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengemudi ojek laut, kemudian dianalisis berdasarkan alur fenomena budaya, aktivitas matematis, konsep matematis, nilai budaya, serta potensi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ojek laut mengandung aktivitas matematis implisit seperti perhitungan rasio, proporsi, dan estimasi peluang yang lahir dari interaksi ekonomi, alam, dan teknologi. Nilai-nilai budaya seperti keadilan, tanggung jawab, solidaritas, adaptasi teknologi, dan kepedulian ekologis tercermin dalam praktik tersebut dan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematika untuk menumbuhkan karakter siswa yang jujur, kolaboratif, dan berkesadaran lingkungan. Dengan demikian, etnomatematika maritim tidak hanya memperkaya konteks pembelajaran, tetapi juga memperkuat dimensi humanistik dan moral dalam pendidikan matematika.
Pengembangan E-Book Berbasis Flip Builder untuk Mendukung Hasil Belajar Kognitif Siswa SMP Kelas VII pada Materi Bumi dan Tata Surya Diah Eryulianti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3703

Abstract

Beberapa sekolah di kabupaten lebak, masih memiliki hasil belajar siswa yang terakumulasi rendah dalam tingkat level kognitifnya, dibuktikan adanya siswa yang nilai nya dibawah nilai ketentuan maksimum (KKM). Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang abstrak seperti pada materi bumi dan tata surya ini dalam proses pembelajaran. Salah satu faktor penyebabnya yaitu kurangnya bahan ajar yang mendukung ketika pembelajaran berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalan menganalisis tingkat validitas bahan ajar e-book berbasis flip builder pada materi bumi dan tata surya, dan untuk menganalisis respon siswa terhadap pengembangan bahan ajar e-book berbasis flip builder pada materi bumi dan tata surya pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan yaitu dengan menggunakan metode Research & Defelopment. Penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model borg and gall. Instrument yang digunakan yaitu instrument wawancara, angket validasi dan angket respon siswa. Subjek didalam penelitian ini terdiri dari ahli media, ahli bahan ajar atau materi, dan ahli praktisi. Sedangkan jumlah populasi nya yaitu 78 dengan 44 sample yang digunakan yaitu siswa. Tingkat validitas dari bahan ajar e-book berbasis flip builder mencapai nilai 91,4 % dikategorikan “Sangat Valid”, sedangkan hasil dari respon siswa menunjukan hasil dengan nilai 88,75 % dikategorikan “Sangat Baik”.
Analisis Peran Guru Penggerak dalam Menumbuhkan Kreativitas Pembelajaran IPA di Daerah Pesisir Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 Wiwi Noviati; Indah Dwi Lestari; Amanda, Amanda
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3741

Abstract

Peningkatan kreativitas dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan aspek penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis dan inovatif siswa abad ke-21. Namun, di daerah pesisir dengan keterbatasan sumber daya dan sarana pendidikan, kreativitas pembelajaran masih menjadi tantangan besar. Program Guru Penggerak merupakan inisiatif strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan mencetak guru sebagai pemimpin pembelajaran, agen perubahan, serta penggerak komunitas belajar. Guru Penggerak dibekali pelatihan intensif yang mencakup kompetensi pedagogik, sosial-emosional, kepemimpinan pembelajaran, coaching, refleksi, dan penguatan budaya positif untuk mendorong transformasi praktik pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, peran Guru Penggerak sangat relevan dalam mengembangkan kreativitas pembelajaran IPA, terutama pada konteks daerah pesisir yang memiliki karakteristik lingkungan belajar khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru penggerak terhadap pengembangan kreativitas pembelajaran IPA di sekolah-sekolah pesisir Kabupaten Sumbawa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan empat guru penggerak dari empat sekolah dasar dan menengah pertama di wilayah pesisir kabupaten sumbawa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru penggerak dalam meningkatkan kreativitas pembelajaran IPA masih belum optimal. Hanya satu dari empat guru yang berhasil menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan pesisir melalui project-based learning dan pemanfaatan media lokal. Hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas, beban administratif, dan minimnya dukungan kelembagaan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sistemik dari sekolah dan pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas guru penggerak melalui pelatihan kontekstual dan kolaborasi berbasis potensi lokal.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality terhadap Pemahaman Siswa pada Materi Sistem Tata Surya Kelas VII Mohamad Mustofal Karim; Henry Setya Budhi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3766

Abstract

Pembahasan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih terbatasnya pemakaian media pembelajaran inovatif di sekolah, sehingga materi sistem tata surya yang bersifat abstrak sulit dipahami siswa ketika disampaikan melalui metode konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya pemahaman konsep, sehingga diperlukan media berbasis Augmented Reality (AR) sebagai alternatif agar dapat meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menilai sejauh mana media pembelajaran interaktif berbasis AR memengaruhi penguasaan konsep siswa kelas VII tentang Sistem Tata Surya di SMP 1 Mejobo. Penelitian dilatarbelakangi oleh minimnya pemanfaatan media inovatif dan kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak dengan media konvensional. Rancangan yang digunakan adalah quasi-experiment dengan non-equivalent control group design, melibatkan dua kelas,kelas eksperimen (AR) dan kelas kontrol (konvensional). Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian analisisnya melalui uji normalitas, homogenitas, dan independent t-test. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa AR berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa, sehingga dapat menjadi pilihan media pembelajaran yang lebih efektif untuk materi tata surya.
Penerapan Strategi Conceptual Change Text (CCT) melalui Media Interaktif Nearpod untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa pada Materi Dinamika Rotasi Andina Puspita; Maison, Maison; Jeliana Veronika Sirait
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3596

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas strategi Conceptual Change Text (CCT) berbasis media interaktif Nearpod terhadap reduksi miskonsepsi siswa pada materi dinamika rotasi. Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep fisika, khususnya pada topik dinamika rotasi, yang ditandai dengan banyaknya miskonsepsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tungkal Jaya yang berlokasi di Peninggalan, Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu siswa kelas XI-4 SMA Negeri 1 Tungkal Jaya yang berjumlah 31 orang. Instrumen yang digunakan meliputi soal diagnostik four-tier. Perlakuan diberikan melalui dua kali pertemuan menggunakan media Nearpod yang memfasilitasi visualisasi konsep secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan jumlah siswa yang mengalami miskonsepsi setelah penerapan strategi CCT berbantu Nearpod, berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank dengan nilai Z sebesar -4,018 dan signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan, penggunaan strategi CCT melalui Nearpod efektif dalam memperbaiki pemahaman konsep siswa serta mengurangi miskonsepsi pada materi yang bersifat abstrak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan konseptual dan media digital interaktif sangat penting dalam pembelajaran fisika.
Pengembangan Bahan Ajar Bakar (Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai) pada Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP Kelas VIII Haen, Haen; Fathul Zannah; Tazkiyatunnafs Elhawwa
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3665

Abstract

Kurikulum merdeka yang berlaku saat ini memberikan kebebasan kepada pendidik dalam menyusun sebuah skenario pembelajaran berbentuk bahan ajar. Akan tetapi dalam hal ini para pendidik lebih memilih bahan ajar yang telah tersedia pada laman internet. Sehingga pendidik belum memiliki sebuah bahan ajar yang mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan kearifan lokal di lingkungan sekitar. Bahan ajar BAKAR (Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai) IPA merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk memberikan pemahaman kepada siswa agar mampu mengaitkan materi dengan kearifan lokal di lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui validitas dan praktikalitas serta evektivitas bahan ajar IPA Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Reaserch and Development) dengan model 4D untuk mengembangakan bahan ajar. Instrumen berupa lembar validasi ahli untuk menilai kelayakan bahan ajar. Adapun hasil uji validitas oleh ahli Bahasa, Materi, dan Media menunjukkan hasil persentase 88,12% sehingga berkategori sangat valid. Sedangkan hasil uji praktikalitas oleh pendidik menunjukkan hasil persentase 100% dan peserta didik 77,8% sehingga berkategori praktis. Dengan demikian, penggunaan bahan ajar BAKAR (Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai) IPA sudah valid dan praktis untuk digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran.
Pengembangan E-Modul IPA Berbasis REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Nanda Zakiatus Sholihah; Ulin Nuha
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.3673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitas E-Modul IPA berbasis model pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) dalam meningkatkan literasi sains siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development) dengan menerapkan paradigma ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Hasil uji validitas E-Modul tergolong dalam kategori validitas sangat tinggi dengan skor Aiken’s V sebesar 0,91. Kepraktisan E-Modul juga tergolong sangat praktis dengan skor 91%. Efektivitas E-Modul terhadap peningkatan literasi sains ditunjukkan melalui skor N-Gain sebesar 0,56 yang tergolong sedang. Selain itu, persentase respons siswa terhadap penggunaan E-Modul tergolong baik dengan skor sebesar 79%.
Needs Analysis for Developing an Islamic-Integrated Fluid Module Khoiro Mahbubah; Agus Santoso; Durrotul Afiyah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3707

Abstract

Module are one of the learning resources that an important role in supporting the success of the learning process and support in delivering material systematically, directed, and in accordance with the established learning outcomes. This study aims to obtain information about the need for integrated science and Islamic Fluid module. This type of research is descriptive qualitative with research subjects of 23 students in Science Education département who have programmed the Fluid course. The data of this study includes an analysis of the need for integrated science and Islamic Fluid module. This research instrument is a questionnaire filled out by students and an interview sheet. The results of the study obtained by the integrated science and Islamic Fluid module scored 83% (category very needed) and the available module are still limited, so the development of integrated science and Islamic Fluid module is very needed.

Page 96 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue