cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 975 Documents
Analisis Kegiatan Kampus Mengajar pada Program Ekobrik untuk Mengurangi Dampak Perubahan Iklim di SDN 1 Pecangaan Dessy Alifa Fitriani; Syailin Nichla Choirin Attalina; Aan Widiyono
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3604

Abstract

Perubahan iklim merupakan berubahnya suhu rata-rata permukaan bumi yang diakibatkan oleh pelepasan gas rumah kaca dengan jumlah besar yang tertangkap di atmosfer. Sampah merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar dari gas metana (CH4) yang dihasilkan akibat tumpukan sampah terbuka dan sampah yang dibakar juga akan menghasilkan gas karbondioksida (CO2). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program ekobrik dalam kegiatan Kampus Mengajar di SDN 1 Pecangaan sebagai upaya edukatif dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder internal (kepala sekolah dan guru) serta eksternal (PT Marimas) berperan penting dalam pelaksanaan program, meskipun masih terdapat keterbatasan teknis dan waktu. Kegiatan ekobrik berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan siswa dan mendorong partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah plastik serta mengurangi dampak perubahan iklim dalam skala mikro. Namun, belum adanya kejelasan mengenai keberlanjutan program menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi lintas sektor dan integrasi program ke dalam kurikulum sebagai strategi untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitas pendidikan lingkungan di sekolah dasar.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Penggerak Muhammad Januar Ashar Pratama; Erna Suhartini; Rosita Putri Rahmi Haerani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3615

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 005 Samarinda Seberang yang masih cukup lebar, meskipun pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan sejak tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada aspek proses terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu two-group pretest–posttest yang melibatkan 57 siswa, terdiri atas kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan VB sebagai kelompok kontrol. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, angket diagnostik non-kognitif, serta observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi proses memberikan peningkatan signifikan pada hasil belajar, ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 80,95 yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 66,23, dengan N-Gain sebesar 0,63 yang berada pada kategori sedang dan cukup efektif. Uji independent samples t-test menghasilkan nilai Sig. 0,013 dan effect size 0,80 yang menunjukkan pengaruh kuat. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa diferensiasi proses mampu meningkatkan capaian akademik siswa serta meningkatkan keterlibatan belajar. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Penggerak.
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL-STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII Frisca Nathalia; Mudmainah Vitasari; R. Ahmad Zaky El Islami
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3618

Abstract

Peningkatan taraf hidup manusia dapat meningkat beriringan dengan peningkatan pendidikan dengan berbekal pengetahuan dan keterampilan. Kemampuan Berpikir Kritis merupakan Kompetensi kecakapan abad 21 yang penting untuk dipahami dan diintegrasikan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yang masih tergolong rendah dimiliki peserta didik. Rendahnya kemampuan tersebut dapat menjadi penghalang peserta didik dalam memahami konsep Pembelajaran IPA dan kemampuan pemecahan masalah serta pengambilan keputusan menjadi masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran PjBL-STEM terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII pada materi Struktur Bumi dan Perkembangannya. Metode Quasy Experiment dilaksanakan pada penelitian ini terhadap kelas VIII pada salah satu SMP N di kota Serang, Desain penelitian ini menggunakan 2 kelompok sejumlah 40 peserta didik pada setiap kelompok atau kelas yang ditetapkan secara acak yang kemudian dilakukan Pretest untuk mengekspolasi kodisi pengetahuan awal pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda dimana Kelompok eksperimen akan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) - Science, Technology, Engineering and Matematics (STEM), kelompok kontrol memakai model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen tes sebanyak 10 soal yang telah melalui uji Validasi dan Reliabilitas untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik. Pengujian Hipotesis pada Uji Independent Sample T-Test memperoleh hasil terdapat pengaruh yang signifikan untuk model pembelajaran PjBL-STEM dalam menstimulus kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII. Perolehan data hasil perhitungan dengan nilai Sig (2-tailed) yaitu 0,023 0.05. Disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL-STEM terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, dimana model pembelajaran PjBL-STEM mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir secara kritis.
Efektifitas Pemanfaatan Media Wordwall Sebagai Bahan Evaluasi Peserta Didik di Pembelajaran IPA Berbasis Model TGT pada Materi Peredaran Darah Dessy Ayu Aryati Dessy; Elga Araina; Rahmadyah Kusuma Putri; Rahmawati, Rahmawati; Rio Eka Desi Purwandari Hartanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas platform media digital interaktif Wordwall sebagai alat untuk menilai pemahaman siswa kelas VIII terkait sistem peredaran darah manusia di SMPN 1 Palangka Raya. Untuk membuat proses penilaian lebih menarik serta dinamis, Wordwall dimanfaatkan dalam kerangka paradigma pembelajaran Teams Games Tournament. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol yang hanya mengikuti posttest. Kelas VIII-3 bertindak sebagai kelompok eksperimen dengan 50 siswa, sementara kelas VIII-4 bertindak sebagai kelompok kontrol dengan 50 siswa, memanfaatkan teknik penilaian tradisional tanpa media digital. Data dianalisis dengan uji t sampel independen dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Data diperoleh melalui tes hasil belajar. Nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) senilai 0.004 < 0.05 dimanfaatkan guna membuktikan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara kedua kelompok dalam temuan. Rata-rata, kelompok eksperimen mencapai skor 82,3, tetapi kelompok kontrol hanya mencapai 67,6. Kesimpulan pada penelitian ini pemanfaatan media Wordwall sebagai metode penilaian interaktif mampu meningkatkan hasil belajar sains bagi siswa. Media Wordwall mendorong keterlibatan aktif siswa dan membantu menciptakan lingkungan penilaian yang lebih menarik dan kompetitif. Oleh karena itu, sebagai pendekatan baru dalam menilai kemajuan siswa di kelas, pendidik sangat dianjurkan untuk terus memanfaatkan sumber daya digital seperti Wordwall.
Pengembangan LKPD Berbasis Etnosains Proses Pembuatan Genteng Tradisional Pada Materi Suhu dan Kalor Kelas VII SMP/MTs Amanda Alya Putri; Henry Setya Budhi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3646

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP umumnya masih sering menerapkan metode ceramah, sehingga siswa kurang terlibat dalam proses belajar. Akibatnya, sebagian besar siswa kesulitan mengkaitkan materi yang sudah didapat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kurangnya bahan ajar yang berbasis etnosains menjadi salah satu alasan perlunya dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis etnosains dengan mengintregrasikan praktik budaya lokal proses pembuatan genteng tradisional materi tenang suhu dan kalor untuk siswa kelas VII SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis pada penelitian ini mencakup analisis kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisis karakteristik siswa. Pada tahap desain dilakukan dengan melakukan perancangan susunan bagian LKPD IPA dari penentuan CP, tujuan, serta aktivitas berbasis etnosains yang disesuaikan dengan hasil analisis kebutuhan. Tahap development dilakukan dengan menguji kelayakan kepada ahli media hasil yaitu 92,08% dan ahli materi yaitu 96,11%. Tahap implementasi dilakukan uji kepraktisan terhadap respon guru dan siswa dengan hasil yaitu guru (95%) dan siswa (90,64%). Tahap evaluasi yaitu tahap terakhir untuk memastikan hasil produk akhir. Hasil penelitian ini berupa LKPD yang valid dan praktis sebagai alternatif media pembelajaran konstektual berbasis budaya lokal dalam pembelajaran IPA, sehingga proses belajar lebih kontekstual, menarik, dan memudahkan siswa memahami konsep suhu dan kalor.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis “SIDA” (Sistem Informasi Digital Akademik) pada SMP Negeri 2 Arut Selatan Slamet Riyadi; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3648

Abstract

Pembelajaran matematika pada sekolah menengah pertama masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan bahan ajar yang terintegrasi dengan sistem digital sekolah serta kurangnya media pembelajaran bisa memfasilitasi pemahaman konsep secara interaktifnya. Di SMP Negeri 2 Arut Selatan, pemanfaatan Sistem Informasi Digital Akademik (SIDA) belum optimal sehingga prosesnya belajar mengajar, terkhusus pada materi Bangun Ruang Sisi Datar, belum sepenuhnya mendukung kebutuhan belajar siswa. Dengan demikian, tujuannya guna melaksanakan pengembangan bahan ajar matematika dengan basis SIDA untuk kelas VIII dengan memakai modelnya ADDIE. Secara khusus, studi ini bertujuan menghasilkannya bahan ajar valid, praktis, serta optimal dan menganalisa kelayakan dan keefektifannya dalam peningkatan pemahamannya konsep siswa. Subjeknya studi meliputi ahli materi, media, bahasa, guru matematika, serta 32 siswa kelas VIII. Tekniknya penghimpunan datanya yakni wawancara, observasi, angket validasi, serta tes hasil belajar. Temuan studi memperlihatkan bahan ajarnya yang dilaksanakan pengembangan mendapat nilainya kelayakan dari ahli materi besarannya 96,00%, ahli bahasa 95,00%, dan ahli media 99,00% dengan rata-ratanya 96,67% kategorinya sangat layak. Hasil uji coba memperlihatkan peningkatan nilai rata-ratanya dari 61,72 jadi 82,19 dengan nilainya N-Gain 0,53 kategorinya sedang. Responnya guru serta siswa yakni rata-ratanya 92,00% serta 89,30% memperlihatkan bahan ajar sangat praktis serta menarik dipakai. Simpulannya memperlihatkan bahwa bahan ajar matematika dengan basis SIDA layak, praktis, serta optimal pada peningkatannya pemahaman konsep serta literasi digital siswa pada pembelajaran matematika.
Pengembangan Bahan Ajar Digital IPA Berbasis Canva pada Materi Sistem Pencernaan Makanan Supedi Sartono; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3651

Abstract

Rendahnya penguasaan siswa terhadap konsep inti organ tubuh, khususnya sistem pencernaan manusia, menjadi masalah signifikan dalam pembelajaran IPA. Hal ini disebabkan oleh penyampaian materi yang monoton, kurangnya variasi metode, serta minimnya media visual yang mendukung pengalaman belajar. Penelitian ini menempatkan perhatian utama pada proses pengembangan bahan ajar digital IPA BADAI berbasis canva yang diterapkan untuk materi sistem pencernaan makanan pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Arut Selatan, dengan tujuan mempermudah siswa dalam memahami dan memvisualisasikan sistem organ pencernaan secara mendalam. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Partisipan mencakup ahli media, ahli materi, ahli bahasa, guru, dan peserta didik. Data dihimpun melalui wawancara, observasi, angket, dan tes, dengan instrumen yang terdiri atas lembar penilaian ahli, angket persepsi guru dan siswa, serta tes formatif. Tinjauan yang diberikan ahli media, materi, dan bahasa menegaskan bahwa bahan ajar digital IPA BADAI berbasis canva mendapatkan pencapaian skor 90% khusus dari ahli media, dan masing-masing 100% dari pakar materi serta pakar bahasa, dengan rata-rata kelayakan 96,67% yang tergolong sangat layak. Kepraktisan bahan ajar tercermin dari skor angket guru 97% dan siswa 93,13%, termasuk dalam kategori sangat efektif. Efektivitas bahan ajar dianalisis menggunakan N-Gain yang mencapai skor 0,78 dan diklasifikasikan sebagai tinggi, menandakan bahwa bahan ajar digital dapat mendorong kenaikan prestasi akademik siswa. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa bahan ajar digital IPA BADAI berbasis canva terkait materi sistem pencernaan makanan dinilai layak, praktis, serta memiliki efektivitas yang sangat kuat ketika diterapkan dalam pembelajaran IPA.
Integrasi Konteks Budaya Nusantara dalam Pembelajaran Matematika: Suatu Kajian Literatur tentang Pendekatan Etnopedagogi dan Etnomatematika Rusdyi Habsyi; Suradi, Suradi; Rosidah, Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3657

Abstract

Masalah utama dalam penelitian dari pandangan bajwa sekolah tidak lagi menjadi ruang reproduksi nilai-nilai lokal dan identitas kebangsaan. Akibatnya, muncul kecenderungan alienasi budaya dalam pembelajaran, di mana siswa belajar pengetahuan universal tanpa memahami kearifan yang tumbuh dalam lingkungan sosialnya sendiri. Sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi konteks budaya Nusantara melalui pendekatan etnopedagogi dan etnomatematika dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan penguatan karakter siswa. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap dua puluh artikel terpilih yang terbit antara 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai budaya lokal mampu memperkuat pemahaman konsep, menumbuhkan berpikir kreatif, serta membangun identitas budaya peserta didik. Etnopedagogi berperan sebagai landasan nilai dalam proses belajar, sedangkan etnomatematika menjadi jembatan antara konsep abstrak dan pengalaman konkret siswa, menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan humanis. Nilai seperti siri’ na pacce, Tri Hita Karana, dan Sulapa Eppa Walasuji terbukti mendukung pembentukan karakter tangguh, bertanggung jawab, dan bangga terhadap budaya bangsa. Tren baru berupa digital ethnopedagogy juga muncul melalui integrasi kearifan lokal dengan teknologi digital seperti Virtual Reality, Augmented Reality, dan mobile learning. Namun, sebagian besar penelitian masih terbatas pada tahap pengembangan tanpa evaluasi jangka panjang. Karena itu, diperlukan studi longitudinal dan pengembangan model hybrid berbasis VR/AR. Secara keseluruhan, etnopedagogi dan etnomatematika menegaskan paradigma baru pendidikan matematika yang berakar pada budaya.
Transformasi Pembelajaran Sains Berbasis Inkluiri dan STEM untuk Meningkatkan Literasi Ilmiah Siswa Indonesia: Kajian Sistematis Hasil PISA dan Studi Empiris Sri hardiningsih; I Wayan Suastra; I Made Citra Wibawa; Bagus Putu Aryana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3654

Abstract

Rendahnya capaian literasi ilmiah siswa Indonesia berdasarkan hasil PISA menunjukkan perlunya transformasi pembelajaran sains di sekolah. Studi ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap lima artikel utama terkait pembelajaran berbasis inkuiri, integrasi STEM, fasilitas laboratorium, dan kompetensi guru (PCK) untuk menganalisis faktor-faktor kunci yang mempengaruhi literasi ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri secara konsisten meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konseptual, serta keterampilan proses ilmiah siswa. Integrasi STEM memberikan penguatan melalui pemecahan masalah autentik dan pendekatan desain rekayasa yang mendorong motivasi serta performa literasi. Di sisi lain, keterbatasan fasilitas laboratorium menjadi hambatan signifikan, sementara laboratorium virtual dan teknologi simulasi mampu menjadi alternatif efektif. Temuan juga menegaskan bahwa kompetensi guru, khususnya Pedagogical Content Knowledge (PCK), menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi inkuiri dan STEM. Secara keseluruhan, peningkatan literasi ilmiah di Indonesia memerlukan kolaborasi strategis antara inovasi pedagogis, penyediaan fasilitas, serta pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Pengembangan Bahan Ajar “SIDA DAMAN” dengan Pendekatan STEM SMP Negeri 5 Pangkalan Banteng Mariyatun, Mariyatun; M. Fatchurahman; Nurul Hikmah Kartini
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar dan berpikir kritis pada aktivitas belajar IPA mewujud latar belakang studi ini. Tujuan studi ini guna mengembangkan Bahan Ajar “SIDA DAMAN” (Sistem Peredaran Darah Manusia) dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bagi murid kelas VIII SMP Negeri 5 Pangkalan Banteng. Studi ini merupakan studi pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek studi terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, tenaga pendidik IPA, dan 24 murid kelas VIII. Teknik perolehan data melingkupi wawancara, observasi, angket validasi, serta tes hasil belajar. Temuan studi memperlihatkan bahan ajar yang dikembangkan mendapat nilai kelayakan dari ahli materi 88,86%, ahli media 80,00%, dan ahli bahasa 100,00%, rata-rata 89,62% kategori amat layak. Hasil uji coba memperlihatkan kenaikan nilai rata-rata dari 53,125 ke 88,75, nilai N-Gain 0,759 kategori tinggi. Respon tenaga pendidik serta murid masing-masing 94,44% serta 94,75% memperlihatkan bahan ajar amat mudah dan menarik guna dipakai. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahan ajar “SIDA DAMAN” dengan pendekatan STEM amat valid, sangat mudah juga optimal guna menaikkan capaian pembelajaran serta kecakapan berpikir kritis peserta didik.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue