cover
Contact Name
Herbert Wau
Contact Email
herbertwau@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkpi@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesmas Prima Indonesia
ISSN : 2355164X     EISSN : 2721110X     DOI : https://doi.org/10.34012/jkpi
Core Subject : Health,
Jurnal Kesmas Prima Indonesia merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan frekuensi penerbitan dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini memuat naskah penelitian dan naskah studi literatur di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat yang meliputi Epidemiologi, Keselamatan & Kesehatan Kerja, Gizi Kesehatan Masyarakat, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku, Kesehatan Reproduksi, dan Administrasi & Kebijakan Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 221 Documents
FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN ISTRI MENGHADAPI SUAMI YANG DIRAWAT INAP DI RSUD DR. PIRNGADI MEDAN Marhujar, Rudi; -, Badiran; -, Jamaluddin
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v2i2.1201

Abstract

ABSTRAK Kecemasan merupakan reaksi normal terhadap situasi yang sangat menekan kehidupan seseorang. Kecemasan bisa muncul sendiri atau bergabung dengan gejala-gejala lain dari berbagai gangguan emosi. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab kecemasan istri menghadapi suami yang di rawat inap di RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2020. Jenis penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilakukan di rawat inap di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Sampel penelitian ada sebanyak 88 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin. Untuk menganalisis data tersebut digunakan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor biaya berobat, faktor beresiko kehilangan orang yang dicintai, faktor kesembuhan, faktor siapa yang menjaga, faktor urusan rumah tangga, faktor ancaman nafkah keluarga, dan faktor lama rawat inap berpengaruh terhadap kecemasan istri menghadapi suami yang dirawat inap di RSUD DR. Pirngadi Medan Tahun 2020 dan faktor yang paling berhubungan adalah faktor beresiko kehilangan orang yang dicintai. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan saran agar istri dapat meningkatkan keimanan supaya bersabar menghadapi suami yang dirawat inap dan dapat lebihkan meningkatkan kepercayaan atau keyakinan terhadap pelayanan rumah sakit untuk kesembuhan suami yang dirawat.
Pemanfaatan jamban keluarga di wilayah pesisir Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Nurhayati, Talitha Syafira; Nanda, Meutia; Dongoran, Nurmiah; Harahap, Roliana; Triyoolanda, Anggun; Wulandari, Rani
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3867

Abstract

Penilaian risiko pemanfaatan jamban keluarga adalah kegiatan menilai fasilitas jamban, perilaku Buang Air Besar (BAB), perilaku cuci tangan pakai sabun, dan status jamban saat menggunakan jamban keluarga. Alasan dari penelitian ini adalah masih banyaknya masyarakat yang masih buang air besar di tempat terbuka dan kekurangan air, sehingga perlu dilakukan studi penilaian risiko di wilayah pesisir Desa Binjai Bakung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan jamban keluarga di wilayah pesisir Desa Binjai Bakung. Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan surveidengan metode EHRA (Environmental Health Risk Assessment). Populasi dalam penelitian ini adalah 535 rumah dan sampelnya adalah 40 rumah. Penelitian ini terdiri dari dua dusun, setiap dusun 20 sampel sesuai standar sampel RT/Dusun dalam studi EHRA. Hasil dari penelitian menunjukkan 9 atau 22,5% rumah yang memiliki jamban tidak memenuhi syarat kesehatan, sebanyak 11 atau 27,5% rumah yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun yaitu 31 atau 77,5% rumah yang melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) setelah melakukan Buang Air Besar (BAB) dan 9 atau 22,5% rumah yang tidak melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun setelah Buang Air Besar (BAB). Penilaian risiko pemanfaatan jamban yaitu, risiko tinggi pada Dusun I dan kurang berisiko pada Dusun II. Kesimpulan menunjukkanpemanfaatan jamban keluarga di wilayah pesisir Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu memiliki risiko rendah dan risiko tinggi. Kata Kunci: Jamban, Keluarga, Pesisir, EHRA.
Hubungan pemberian discharge planning dengan psikososial pada pasien diabetes melitus Lombu, Meirini Citrahati; Anggeria, Elis; Muliani, Sulis; Depari, Srika Julia Trikana Br S.; Laily, Eka Isranil; Hutabarat, Rini Elvira
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3899

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekelompok gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat peradangan pada reseptor insulin, atau keduanya. Gangguan piskososial dapat diakibatkan oleh diabetes melitus, dan piskososial dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis yang memerlukan intervensi dalam penanganan masalah kesehatan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara discharge planning dengan psikososial pada pasien diabetes melitus. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah penderita diabetes melitus terhadap discharge planning sebanyak 42 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara sampling jenuh, maka jumlah sampel sebanyak 42 orang. Analisa data univariat menganalisis data demografi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisa brivariat dilakukan dengan uji Spearman’s rho. Instrumen untuk penilaian pelaksanaan psikososial pada pasien diabetes melitus ini menggunakan metode Diabetes Distress Scale-17 (DDS-17). Hasil penelitian ini mendapatkan mayoritas responden dalam penelitian ini berusia 51-65 tahun, berkerja sebagai wiraswasta, dan pendidikan SMA. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh p-value 0,077. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara discharge planning dengan psikososial bagi penderita diabetes melitus.
Analisis tingkat kelelahan kerja terhadap produktivitas karyawan Gustara, Rizki Asih; Amini, Aisah; Octavia, Mayang Dwi; Astuti, Yeni Ayu
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3901

Abstract

One of the body's defense systems, namely fatigue, allows the body to recover after rest and avoid additional injury. Fatigue due to continuous work will cause the health of employees to decline, causing work accidents. There are many different elements that can lead to workplace burnout, including the work environment, internal factors, external factors, workplace factors, and individual issues. productivity is influenced by three factors, namely workload, work capacity, and additional burden due to the work environment. Workload is usually related to physical, mental and social loads that affect the workforce. The purpose of this research is to examine how employee productivity is affected by the level of work fatigue. Using the terms burnout and work productivity, a Google Scholar search is conducted for related material. According to the 8 articles collected, work fatigue is closely related to work productivity, so management measures and related regulations are needed to reduce the burden on employees, provide assistance to those in need, and inspire and motivate workers to increase employee productivity.
Mini Riset: Analisis BPJS kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) dengan jumlah kontributor di Sumatera Utara Siregar, Oktavia Sukmayati; Dalimunthe, Ulfa Fadilla; Br. Ginting, Sheila Oktaviani; Gurning, Fitriani P.
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3919

Abstract

The aim of the research is to find out whether PBI BPJS membership is in accordance with the number of contributors in North Sumatra Province in 2021. In 2021, North Sumatra Province has a population of 14,936,148 people, 789,834 headed families, and 1,273 families that are classified as poor. With the largest proportion of poor households, North Sumatra Province is in eighteenth place. There are still low-income people who do not meet the requirements for a Healthy Indonesia Card but whose contributions are borne by the government or are recognized as recipients of contribution assistance, but there are also people who are considered not low-income but who receive contribution assistance from the government. Quantitative study with descriptive methodology is the research technique used. The result was that based on BPS indicators, North Sumatra Province was categorized as number eighteen in poverty at most, this means that there are still many income-earning people living in this region. Lack of access is an obstacle in obtaining health assistance, only urban areas have access to a lot of assistance. For example in Samosir Regency with the most PBI recipients of 73.47% in 2021, and the smallest PBI recipients in the North Labuanbatu Regency area of 19.09% in 2021. Due to difficult road access, North Labuanbatu Regency only received a small amount of PBI assistance. This states that the number of shares is the same as the number of contributions is not proportional. It was suggested to the government that it was necessary to update poverty indicators and it was suggested to the government of Provinsi Sumatera Utara to re-collect data related to the condition of community poverty so that beneficiaries could be right on target.
Analisis pelaksanaan sistem rujukan persalinan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Puskesmas Tanjung Langkat Ningsih, Uci Yulan; Oktami, Rida; Fidorova, Yolanda; Gurning, Fitriani Pramita
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3925

Abstract

Tingginya kasus kematian ibu dan bayi erat kaitannya dengan kondisi ekonomi masyarakat, pengetahuan ibu terhadap kehamilan, hingga keterlambatan rujukan ke fasilitas kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem rujukan persalinan peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Tanjung Langkat. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, serta studi literatur. Sistem rujukan persalinan di Puskesmas Tanjung Langkat dilakukan jika ditemukan pasien dengan kondisi partus tidak maju, denyut jantung bayi lemah, ketuban pecah dan pendarahan. Sistem rujukan bagi pasien BPJS hanya dapat dirujuk ke Rumah Sakit tertentu, sedangkan bagi pasien umum dapat dirujuk ke Rumah Sakit manapun yang pasien inginkan dan dapat langsung dilakukan tanpa surat rujukan. Namun, terdapat hambatan yang dialami dalam proses rujukan, yaitu kondisi jalan yang berlubang dan sering terjadi kemacetan. Berdasarkan hasil penelitian, sistem rujukan persalinan yang dilakukan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan diharapkan bagi Pemerintah setempat agar lebih memperhatikan infrastruktur tersebut untuk mempermudah akses masyarakat, khususnya bagi tenaga kesehatan yang ingin melakukan rujukan, baik pasien biasa maupun persalinan.
Kinerja perawat ditinjau dari gaya kepemimpinan, motivasi dan beban kerja Simangunsong, Pahala Maringan Jubel; Sibagariang, Eva Ellya; Sianipar, Milka Rositi; Pohan, Nurhayati Lindung; Hia, Teresia Lisnawati
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3956

Abstract

Perawat merupakan aset yang sangat berharga bagi fasilitas medis sehingga kinerja mereka berpengaruh dalam membantu fasilitas dalam mencapai tujuan kinerja secara keseluruhan. Studi kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan di salah satu puskesmas yang termasuk wilayah Kota Medan selama bulan Agustus 2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai puskesmas yang berjumlah 46 tenaga kesehatan yang keseluruhannya diikutsertakan sebagai subjek penelitian (total sampling). Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Chi square (α=0,05). Hasil studi menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan (p=0,001), motivasi (p=0,000) dan beban kerja (p=0,000) berhubungan signifikan dengan kinerja perawat.
Stres kerja pada dokter internship di Rumah Sakit Mitra Sehat Tanjung Morawa Amalia, Nur; Salmira, Cut Saura; Tarigan, Andini Mentari
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3962

Abstract

Stres kerja berhubungan dengan kesehatan kerja, kecelakaan ditempat kerja, organizational strain dalam bentuk absensi, penurunan performa kerja. Dokter internship adalah orang yang memilki risiko tinggi berdampak stres kerja karena selama menjalani menjalani internship terdapat perbedaan antara ekspektasi dan realita yang membuat mereka frustasi namun tidak ada dapat dilakukan untuk mengubah keadaan itu semua sehingga menyebabkan perasaan mereka tertekan (stres). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat stres dokter internship tersebut. Adapun partisipan dari penelitian ini adalah 95 orang dokter intrenship RS Mitra Sehat Tanjung Morawa yang bekerja selama minimal 3 bulan dan tempat tinggal diluar kota Tanjung Morawa. Penelitian ini menggunakan alat ukur stress kerja dengan reliabilitas 0.91. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 44,21% dokter berada pada tingkat stres sedang, artinya mereka mengalami stres yang masih dapat dihadapi sehingga tidak dapat menimbulkan gangguan fisik. Berdasarkan hasil penelitian, hal yang paling mengganggu para dokter internsip adalah upah yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang mereka kerjakan. Selain itu ketidakjelasan peran mereka di rumah sakit pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan stres. Terdapat 27,37% dokter internsip yang berada pada kategori agak tinggi dan 3,16% pada tingkat tinggi, artinya mereka dapat berpotensi menimbulkan gangguan fisik. Hasil penelitian dapat digunakan oleh Institusi yang berkaitan dengan dokter internsip agar memperhatikan aspek-aspek yang berkaitan dengan stress kerja.
Pengaruh faktor risiko pekerja pemanen kelapa sawit terhadap terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDS) di PT. Perkebunan Nusantara IV unit Kebun Meranti Paham -, Hartono; Simatupang, Mega Riama Sawitri Br; Lina, Juliana; Bukit, Rosmeri br; Muharraran, Firdha
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.4161

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are the most common occupational diseases that occur in the working population. The purpose of this study was to determine the effect of risk factors between age, workload, smoking habits and years of service of oil palm harvesters on the occurrence of musculoskeletal disorders. This study used an analytical survey method using a cross sectional design. The research sample is the entire population studied, namely 50 respondents at PT. Perkebunan Nusantara IV Meranti Paham Plantation Unit. The sampling technique used in this study is a total sampling technique where the number of samples is the same as the population. Data was collected using a Nordic Body Map (NBM) questionnaire. The analysis used was univariate, bivariate (Chi-square test) and multivariate analysis. The results of the bivariate analysis showed that there was a strong relationship between age and complaints of musculoskeletal disorders and the results also showed that there was a strong relationship between years of service and complaints of musculoskeletal disorders. The results of the multivariate analysis of the most dominant variable affecting musculoskeletal complaints were years of service after controlling for the age variable. So it was concluded that there was an influence between age and tenure with complaints of musculoskeletal disorders in oil palm harvesters. The most dominant factor for musculoskeletal complaints is years of service.
Hubungan pengetahuan dan motivasi terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di wilayah Kabupaten Dairi Manalu, Irma Afnita Rindu; Wahab, Abdul; Siagian, Masryna; Sibagairang, Eva Ellya
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.4172

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, bakteri aerob yang hidup terutama di paru-paru atau area tubuh lainnya dengan tekanan parsial oksigen yang tinggi. Terjadinya ketidakpatuhan minum obat anti tuberculosis disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan motivasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan minum obat anti tuberculosis di wilayah kabupaten Dairi. Jenis penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan potong lintang terhadap 40 pasien di Puskesmas Sigalingging, Sumbul, Km 11 dan Batang Beruh dengan menggunakan kuesioner untuk memenuhi data dari responden. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan analisis univariat kemudian dilanjutkan dengan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Dengan hasil penelitian ini data yang diperoleh dari 40 sampel (laki-laki 24 dan Perempuan 16). Mayoritas tidak patuh minum obat anti tuberkulosis yaitu 32 orang atau 80,0% , dan minoritas yang patuh minum obat anti tuberkulosis yaitu 8 orang atau 20,0% . Dari 40 responden diperoleh 32 (80%) responden dengan pengetahuan dan motivasi yang kurang berarti tidak patuh minum obat anti tuberculosis yaitu 100%. Sedangkan 8 (20%) orang responden yang memilih pengetahuan dan motivasi yang baik semuanya patuh minum obat anti tuberculosis. Dengan hasil yang diperoleh menggunakan rumus Chi-Square dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yaitu ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dan nilai p=0,021(p<0,05) yaitu ada hubungan yang signifikan antara tingkat motivasi dengan kepatuhan dengan kepatuhan minum obat anti tuberculosis di Wilayah Kabupaten Dairi.