cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 24433918     EISSN : 25804766     DOI : -
Jurnal Membaca memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
STRATEGI PENERAPAN BERMAIN MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUANBERBAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA DINI DI MASYARAKAT BADUY Lina Marliana Dewi
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.10936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis strategi penerapan bermain mind mapping dalam pembelajaran berbahasa Indonesia pada anak usia dinidi masyarakat Baduy. Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia  terhadap anak –anak usia dini, peneliti menggunakan strategi  bermain mind mapping agar anak-anak tersebut lebih mudah mempelajari berbahasa Indonesia, Sebagai peneliti tidak bisa menggunakan pembelajaran secara formal, dikarenakan di masyarakat baduy, lebih menekankan belajar secara non formal atau belajar secara alami, tanpa harus melanggar adat yang sudah ditentukan oleh budaya masyarakat Baduy.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan(action research)dengan bentuk penelitian yang digunakan adalah deskriptif.Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi.Subjek dalam penelitian tindakan (action research) ini adalah orangtua dan anak usia 5-6 tahun , dengan jumlah anak sebanyak 8 orang. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus dan pada setiap siklus, refleksi satu  kali pertemuan. Langkah-langkah yangdigunakan dalam penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Perencanaan Tindakan Pada tahap perencanaan peneliti akan bekerjasama dengan orangtua untuk berusaha mengembangkan fokus masalah  terhadap sumber data (anak) mengenai kesulitan maupun hambatan yang ditentukan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran berbahasa Indonesia. Peneliti merefleksi yang pertama, sebesar 80 %kegiatan belajat tersebut dalam meningkatkan kemampuan berbahasa  tanpa menggunakan media gambar, kartu dan bernyanyi, ternyata banyak kendala dan hambatan , yaitu kesulitan dalam memahami berbagai kosa kata, huruf, penggunaan kalimat, anak-anak kurang aktif pada saat menyimak media-media pembelajaran. Siklus kedua peneliti merefleksi yang kedua, peneliti mengaitkan materi media  gambar  dan kartu kata dengan keadaan alam disekitar lingkungan tempat tinggal anak . sebesar 60 % anak-anak memahami tentang media gambar tersebut,sehingga mereka bisa memaparkan gambar dengan menggunakan kosakata yang sering digunakan dalam sehari –hari. Sebesar 70% anak-anak bisa mengikuti media belajar dan bermain dengan media bernyanyi, dan berperan aktif . Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan pada refleksi I dan refleksi II dan refleksi III dapat dinyatakan bahwa terjadi peningkatan kualitas pembelajaran berbahasa Indonesia (baik keaktifan maupun hasil) dengan strategi bermain  mind mapping.Kata Kunci: Strategi,  Berbahasa Indonesia,Mind Mapping, Bermain ,Anak usia dini, Suku Baduy
EFEKTIVITAS PENERAPAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL ASSURE DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH Tatu Hilaliyah; Erwin Salpa Riansi; Desma Yuliadi Saputra
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.9785

Abstract

Revolusi Industri 4.0 menjadi tantangan bagi akademisi dan praktisi di bidang pendidikan. Kemajuan teknologi belum berimbang dengan kemampuan tenaga pengajar untuk berinovasi dalam menyusun media pembelajaran. Media pembelajaran yang tidak bervariasi menyebabkan siswa tidak dapat menyerap materi selama proses pembelajaran, terlebih pembelajaran karya tulis ilmiah. Waktu pembelajaran di sekolah yang relatif singkat, siswa dituntut untuk memadukan informasi dan kemampuan berpikir kritis untuk menanggapi fenomena di sekitarnya. Berdasarkan hal tersebut, multimedia interaktif model ASSURE (Analyze, State, Select, Utilize, Require, dan Evaluate) sangat relevan mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode research and development yang menghasilkan produk berupa software dan website.
CERITA RAKYAT SEBAGAI UPAYA PEMILIHAN BAHAN AJAR APRESIASI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Sobri Sobri; Maman Rukmana
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.10914

Abstract

Abstract:The problems in this paper are the criteria, and steps to arrange teaching material by using local folklore. The aims of this paper are to describe, and how to arrange language and Indonesian literature teaching materials source from the south Banten folklore for elementary school students in Pandeglang district. The method of this research is descriptive-analysis. Questionnaire technique is used to capture the teachers' opinion about the criteria and steps to make folklore as teaching materials. Folklore teaching materials of South Banten has fulfilled adequate criteria and considered the steps in arranging teaching materials. In the end to anticipate the limited teaching materials in the form of folklore from own region, the language and Indonesian literature teachers at an elementary school in Pandeglang can utilize it as an alternative and variety of teaching material.Keywords: folklore, and teaching materials. Abstrak:Permasalahan dalam tulisan ini adalah kriteria, dan langkah-langkah menyusun bahan ajar cerita rakyat. Tujuannya untuk mendeskripsikan cara menyusun bahan ajar bahasa dan sastra Indonesia yang bersumber dari cerita rakyat Banten Selatan bagi siswa sekolah dasar di Kabupaten Pandeglang.Metode penelitian yang digunakan deskriptif-analitis. Teknik angket digunakan untuk menjaring pendapat guru tentang kriteria dan langkah-langkah menyusun bahan ajar cerita rakyat. Hasilnya, bahan ajar cerita rakyat Banten Selatan telah memenuhi kriteria yang memadai serta memperhatikan langkah-langkah dalam menyusun bahan ajar.Pada akhirnya antisipasi kekurangtersediaan bahan pembelajaran berupa cerita rakyat dari daerah sendiri, guru bahasa dan sastra Indonesia SD di Kabupaten Pandeglang dapat mempergunakannya sebagai alternatif dan variasi bahan pembelajaran.Kata Kunci: cerita rakyat, dan bahan ajar
BENTUK Senjaya, Arip
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.9782

Abstract

tulisan ini berupa esai. Setiap terbitan jurnal membaca, tulisan terakhir berupa esai yang berkaitan dengan jurusan pendidikan bahasa Indonesia.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA SEBAGAI EKSPRESI EMOSI PADA FILM MY STUPID BOSS 2 Risna Windika Cahyani; Irgi Setyawan; Cintya Nurika Irma
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.9644

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan bentuk dari fungsi bahasa sebagai ekspresi emosi dari para tokoh di dalam sebuah film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Objek penelitian ini adalah film My Stupid Boss 2 dengan sutradara dan penulis naskah Upi Avianto yang pertama kali tayang pada 28 Maret 2019. Seluruh data penelitian diambil dari dialog dan gerak tubuh pemain dari film tersebut yang mengekspresikan emosi. Hasil analisis menunjukkan bahwa, ditemukan beberapa emosi terkait dengan perasaan seseorang muncul dengan ekspresi marah atau kesal, bahagia, takut atau kecewa dan sedih. Aktualisasi dalam mengekspresikan emosi oleh para tokoh dalam film My Stupid Boss 2 menggunakan berbagai bahasa lisan yang diikuti oleh gerak tubuh sebagai bentuk komunikasi untuk menunjukkan emosi yang ada di dalam dirinya. Emosi yang muncul akan diungkapkan dan mempengaruhi cara bertindak seseorang yang meliputi: ekspresi wajah tokoh, ekspresi suara yang dihasilkan tokoh, ekspresi sikap dan tingkah laku tokoh, dan yang terakhir ekspresi lain-lain seperti pingsan, kejang-kejang, atau ngompol yang merupakan tindakan emosional yang mengganggu secara fisik.
NILAI MORAL DALAM NASKAH DRAMA SAYANG ADA ORANG LAIN KARYA UTUY TATANG SONTANI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Devi, Ade Anggraini Kartika; Solihat, Ilmi; Wahid, Farid Ibnu
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.9786

Abstract

This research aims to describe (1) the manifestation of moral values in drama script Sayang Ada Orang Lain by Tatang Utuy Sontani and (2) as an effort to enrich teaching material of literature in high school. The subject of this research is drama script Sayang Ada Orang Lain by Tatang Utuy Sontani. This research is focused on an issue related to the analysis of moral values with the sociology of literature approach. Data were analyzed using contentanalysis techniques, which are techniques applied to documents or manuscripts so that they will produce meaning from the manuscripts or documents. The method of data collection is done by using divining manual techniques, listening, and note-taking techniques. The validity of this study was carried out by using investigative techniques by comparing individual opinions with those considered to have the profciency, expertise and competence in accordance with their fields. The results showed as 1) The manifestation of moral values contained in the drama script Sayang Ada Orang Lain by Tatang Utuy Sontani includes: the manifestation of moral values in human relations with the God, with variants in the form of believing in God, obeying and not believing in the existence of God, form moral values in human relationships with themselves, with variants easily discouraged, wise, patient, thinking clearly, betraying the husband, honest, not firm, not steadfast in facing trials, admitting mistakes, regrets, and firm convictions. Then the last is the manifestation of moral values in human relations with other humans in the social sphere, with variants to involving themselves in other people's problems, the wife respects her husband, gives advice, love of the husband to his wife/wife to her husband, help each other, do not respect others, comparing yourself with others, judging others and inciting others. 2) The results of the research on the drama scriptSayang Ada Orang Lain by TatangUtuy Sontani can be used as alternative literary teaching material in high schools in the form of a module entitled "Modul Pembelajaran Drama".
ANALISIS KETERAMPILAN MENCERITAKAN KEMBALI CERITA FIKSI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Monica, Ratu Anggia Intan; Syahruddin, Didin; Sutisna, M. Ridwan
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.8967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan Siswa kelas IVA SD Plus Ar-Rahmat tahun pelajaran 2019/2020 dalam menceritakan kembali cerita fiksi. Dalam praktiknya, penelitian ini menggunakan metode analisis konten (content analysis) dengan pendekatan kualitatif dimana teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi kepada 15 responden. Dengan memperhatikan temuan dan pembahasan, maka penelitian ini telah mampu membuktikan keterampilan siswa kelas IVA SD Plus Ar-Rahmat sudah memiliki keterampilan menceritakan kembali cerita fiksi yang cukup baik.          Cukup baiknya keterampilan menceritakan kembali cerita fiksi tersebut ditunjukkan melalui aspek kosakata. Analisis teori dalam pembahasan memberikan informasi yang luas dan mendalam bahwa keterampilan siswa dalam menceritakan kembali cerita fiksi pada siswa kelas IV SD karena mereka telah mampu dan memiliki pemahaman yang baik mengikuti taraf perkembangan usianya dalam pembelajaran menceritakan kembali cerita fiksi agar keterampilan mereka dapat meningkat.
Memaknai Puisi Indonesia dan Amerika Eka Ugi Sutikno
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.11159

Abstract

Puisi bukan permainan petak umpat ketika ia memiliki makna tersirat. Puisi juga bukan status di media sosial ketika ia memiliki makna tersurat. Selain memperindah kata, melalui diksi konotasi dan denotasi dirasa akan cukup memadai dalam membaca hingga memaknai sebuah puisi. Tidak menutup kemungkinan ketika kedua makna dari konotasi dan denotasi bertemu hingga lahirlah sebuah makna terdalam atau boleh jadi akan melahirkan makna baru. Begitu juga dari satu buah puisi karya pengarang Indonesia, yakni Jawara karya Dody Kristianto, dan Amerika Serikat, yakni Butcher Shop karya Charles Simic. Kajian yang dibahas di dalam tulisan ini adalah puisi Jawara karya Dody Kristianto dan Butcher Shop karya Charles Simic. Kedua puisi ini tampak berbeda di dalam konten, bahasa, genre, dan usia. Akan tetapi, keduanya memiliki syarat akan kedua makna di atas, yakni denotasi dan konotasi. Studi pustaka menjadi metode yang digunakan di dalam tulisan ini. Hasilnya dari tulisan ini bahwa terdapat makna denotatif dan konotatif yang saling berkelindan untuk mencapai makna terdalam.
REVITALISASI BAHASA SUNDA BANTEN MELALUI "KOMUNITAS AING" SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN KEBUDAYAAN DI BANTEN Fauzi, Rizal; Ma'arif, Minhatul; Supriadi, Idris
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.9783

Abstract

Bahasa daerah sebagai salah satu penopang perkembangan bahasa Indonesia perlu mendapatkan perhatian lebih. Pelindungan terhadap bahasa daerah yang didasarkan pada amanat UUD 1945 Pasal 32 Ayat 2 menyatakan bahwa negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Atas dasar itu, penelitian yang berkaitan dengan bahasa daerah—dalam hal ini bahasa Sunda Banten menjadi sebuah jejak penting dalam perkembangan bahasa sekaligus pelestarian budaya daerah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mekanisme dan cara apa saja yang dilakukan oleh Komunitas Aing dalam merevitalisasi bahasa Sunda Banten sebagai upaya pelestarian kebudayaan di Banten. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan untuk mengurai setiap pertanyaan. Penelitian tersebut akan dilaksanakan dengan beberapa tahapan (a) menentukan lokasi dan populasi serta sampel, (b) penyebaran angket ke sejumlah responden yang kemudian dianalisis secara kualitatif (c) observasi nonpartisipan pada kehidupan sehari-hari generasi muda (generasi X dan generasi Y), (d) wawancara terstruktur dan mendalam dengan menggunakan metode snowball yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Populasinya yaitu generasi muda Banten yang tinggal di Kota dan Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang yang tergabung dalam Komunitas Aing.
ANALISIS WACANA KRITIS PADA BERITA ONLINE SOLOPOS.COM TENTANG PILKADA BOYOLALI EDISI 9 DESEMBER 2020 Arina Mana Sikana
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.10037

Abstract

This research is motivated by the discourse on the online mass media solopos.com to determine the existence of power and marginalize someone in the discourse. The purpose of this study is to describe the use of Leeuwen's inclusion theory on political news and to see the alignments of journalists in the 2020 Boyolali regional election in the news maasa online solopos.com edition 9 December 2020 with the news title Said-Irawan Claims to Win the Boyolali Regional Election 2020, Achieves 95.6% of the votes . Data collection was carried out in three stages, (1) reading and understanding discourse on the 9 December 2020 edition of Solopos.com online mass media political news with the aim of obtaining a clear understanding of the content of the discourse to be studied, (2) marking the parts of the discourse that are related to Leeuwen's inclusion theory, and (3) inventory sentences in discourse related to Leeuwen's inclusion theory by sorting and classifying data. Based on the research results, it can be concluded that the discovery of Leeuwen's inclusion theory in an online news entitled Said-Irawan Claims to Win the 2020 Boyolali Regional Election, Gaining 95.6% of the vote. The inclusion theory is defined by three theories from the seven existing theories, namely objectivity-abstraction, nomination-categorization, and nomination-identification. From Leeuwen's three inclusion theories, it was found that there were 15 sentences containing this theory. It can be concluded that in writing criminal news, journalists do not marginalize victims and do not side with actors.

Page 10 of 21 | Total Record : 207