cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 24433918     EISSN : 25804766     DOI : -
Jurnal Membaca memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
TINDAK TUTUR ANAK REMAJA DI KABUPATEN MINAHASA DALAM PERCAKAPAN KELUARGA DAN PENILAIAN KESANTUNAN BERBAHASA Johanna Rimbing; Ruty Jacoba Kapoh
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i1.8074

Abstract

            Di era digital perubahan sosial tidak hanya dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan, tetapi juga di daerah pedesaan. Karakteristik perubahan sosial tampak pada perubahan berpikir, bersikap. berperilaku dan bertutur individu/kelompok, termasuk kelompok anak usia remaja. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi, menganalisis dan mendeskripsikan aneka tindak tutur dalam tuturan anak remaja di kabupaten Minahasa dalam percakapan keluarga, strategi-strategi dalam merealisasikannya, serta nilai kesantunannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak-libat-cakap, dengan teknik rekam dan catat. Selain itu digunakan juga metode refleksif-introspektif. Data penelitian adalah tuturan dalam Bahasa Melayu Manado yang ditranskripsikan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia. Untuk pemahaman data digunakan teknik interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan, tuturan anak usia remaja di kabupaten Minahasa dalam percakapan keluarga mengandung aneka tindak tutur, di antaranya tindak meminta, menolak, menyuruh, membantah, melarang, mengomel, mengeluh, memprotes, mengkritik, menyalahkan, menyarankan, dan sebagainya, selain tindak memberitahukan dan bertanya. Dalam merealisasikan tindak-tindak tutur ini mereka menggunakan beberapa strategi, yaitu menggunakan kalimat bermodus deklaratif, interogatif, dan imperatif. Dalam percakapan keluarga mereka sering mengabaikan konteks situasi. sehingga mereka sering melanggar prinsip-prinsip umum percakapan.
STRATEGI PEMBELAJARAN ESKPOSITORI: Suatu upaya meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 24 Bandung hayati hayati hayati
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i1.7571

Abstract

This article is the result of research that has focused on improving student learning achievement through the application of expository learning strategies. Because it is improving, the method used is descriptive in the form of classroom action research with 36 respondents in class X-MIA 5 in SMA Negeri 24 Kota Bandung. This research has been able to prove that the application of expository learning strategies can improve student learning achievement in the material concepts of character, content, and values of the hikayat. Collaborating on group methods, simulations, and illustrations through lectures has established the application of this strategy in achieving learning objectives. In addition, classroom management techniques through uniform group guidance and motivation to students provide coloring in the success of this class action research.          
CITRA HEDONISME PADA TOKOH A (SAYA) DALAM NOVEL SI PARASIT LAJANG KARYA AYU UTAMI Sofi Aulia Rahmania
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i1.7943

Abstract

Sastra merupakan cerminan realitas kehidupan masyarakat yang dituangkan dalam bentuk teks. Serupa dengan novel Si Parasit Lajang yang mencerminkan kehidupan seorang wanita muda yang tinggal di kota metropolitan. Penulis memberikan citra hedonisme untuk mencerminkan tokoh A (saya) melalui pemikiran bebasnya, penulis juga mendeskripsikan citra tersebut melalui perilaku tokoh A dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menganalisis kutipan novel yang menggambarkan perilaku hedonisme tokoh A. Hasil analisis menunjukkan tiga perilaku hedonisme yang sering dilakukan oleh tokoh A untuk mencapai kesenangan dan kenikmatan.
SUMPAH SERAPAH SEBAGAI PERWUJUDAN PENGHINAAN DALAM WACANA MONOLOG MEME PILPRES 2019 Odien Rosidin; Asep Muhyidin
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i1.8075

Abstract

Fenomena penggunaan tindak tutur penghinaan dalam humor meme Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 merupakan fakta linguistik yang menarik dan penting diselidiki. Kajian penelitian ini terpumpun pada masalah tindak tutur penghinaan berdasarkan tinjauan ekspresi bahasa, jenis sumpah serapah, dan jenis referensi yang digunakan untuk mengungkapkan tindak tutur lokusi penghinaan. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: (1) berdasarkan unit gramatikal yang dipakai sebagai ekspresi bahasa, tindak tutur penghinaan diungkapkan dengan kata, frasa, dan klausa; (2) berdasarkan sumpah serapah yang digunakan, tindakan penghinaan yang dilakukan dikategorikan sebagai makian; dan (3) berdasarkan referensi kata-kata yang digunakan sebagai pengungkap tindak tutur lokusi penghinaan, referensi sumpah serapah terdiri atas (a) keadaan, (b) profesi, dan (c) kekerabatan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI MEDIA PETA KONSEP PADA SISWA KELAS VIII H SMPN 14 KOTA SERANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Ade Husnul Mawadah; Rohilah Rohilah
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i2.7840

Abstract

Pada pembelajaran menulis teks berita ada tiga indikator yang harus dicapai. Indikator tersebut adalah (1) siswa mampu menulis teks berita menggunakan kalimat efektif, (2) siswa mampu menulis teks berita dengan menggunakan unsur 5W + H secara lengkap, dan (3) siswa mampu menulis teks berita dengan ejaan dan tanda baca secara tepat. Di kelas VIII H SMPN 14 Kota Serang, pembelajaran menulis berita belum mencapai ketuntasan karena nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 65, sedangkan Kriteria Ketuntasan Minimal di sekolah tersebut adalah 75. Penggunaan media peta konsep mampu meningkatkan nilai siswa hingga mencapai ketuntasan 93,75%. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran termasuk kategori aktif karena meningkat dari 46,3% menjadi 77,48%. Skor akhir pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 65% pada siklus I menjadi 76,25% pada Siklus 2. Hal itu menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam pembelajaran termasuk dalam kategori baik. Dari hasil pengamatan evaluasi pembelajaran diketahui bahwa siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari enam aspek yang diamati. Skor rata-rata di siklus 1 adalah 65% dan meningkat menjadi 76,25% di siklus II. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pemanfaatan media peta konsep berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan kemampuan nilai menulis berita pada siswa kelas VIII H di SMPN 14 Kota Serang.
EKSPRESI TUTURAN PENOLAKAN SISWA TUNA RUNGU DALAM WACANA AKADEMIK (KAJIAN PRGMATIK KLINIS) Sutrisna, I Putu Gede; Susanta, I Putu Agus Endra
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.9631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tuturan penolakan guru wacana akademik di SMALB N Gianyar, (2) bentuk tuturan penolakan siswa tuna rungu dalam wacana akademik di SMALB N Gianyar, (3) strategi tindak tutur penolakan guru dalam wacana akademik di SMALB N Gianyar, dan (4) strategi tuturan penolakan siswa tuna rungu dalam wacana akademik di SMALB N Gianyar. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa Indonesia SMALB N Gianyar dan (2) siswa tuna rungu SMALB N Gianyar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) klasifikasi atau deskripsi data, dan (3) penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk tindak tutur penolakan guru ditemukan tiga jenis, yaitu tuturan bermodus deklaratif 13 tuturan (43,33%), tuturan bermodus interogatif 5 tuturan (16,67%), tuturan bermodus imperatif 12 tuturan (40%). (2) bentuk tuturan penolakan siswa tuna rungu ditemukan tiga jenis, yaitu tuturan bermodus deklaratif 24 tuturan (80%), tuturan bermodus interogatif 2 tuturan (6,67%), tuturan bermodus imperatif 4 tuturan (13,33%). (3) strategi yang digunakan guru dalam penyampaian tuturan penolakan ditemukan dua jenis, yaitu startegi langsung 11 tuturan (36, 67%), dan strategi tidak langsung 19 tuturan (63,33%). (4) strategi yang digunakan siswa tuna rungu dalam penyampaian tuturan penolakan ditemukan dua jenis, yaitu strategi langsung 20 tuturan (66,67%) dan strategi tidak langsung 10 tuturan (33,34%). Penggunaan strategi penyampaian tindak tutur penolakan disesuaikan dengan bentuk tuturan yang digunakan.
STRATEGI INTERAKSI ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI KAWASAN MAKAM SUNAN KUDUS: KAJIAN ALIH DAN CAMPUR KODE RANAH PERDANGANGAN Eko Widianto; Sofi Aulia Rahmania
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.10912

Abstract

Strategi interaksi menjadi penting dalam konteks perdagangan. Dalam strategi komunikasi, kode menjadi entitas yang utama untuk menarik perhatian mitra tutur. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan wujud alih dan campur kode dalam interaksi penjual dan pembeli di kawasan makam Sunan Kudus dan 2) mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi alih dan campur kode serta alasan penjual serta pembeli menggunakan pilihan bahasa dalam dalam interaksi penjual dan pembeli di kawasan makam Sunan Kudus. Data dikumpulkan dengan metode simak dilanjutkan menggunakan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan penjual dan pembeli yang mengandung alih dan campur kode. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan antara penjual dan pembeli di kawasan makam Sunan Kudus. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kartu data. Setelah itu,  analisis data dilakukan dengan metode padan menggunakan teknik pilah unsur penentu dan teknik baca markah. Di samping itu, interpretasi data dilakukan dengan cara nonformal. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai pendekatan metodologis. Sementara itu, teori sosiolinguistik digunakan sebagai pendekatan teoretis. Ditemukan strategi komunikasi dalam bentuk alih dan campur kode dalam ranah perdagangan. Hal ini dipengaruhi faktor utama berupa tujuan tuturan dengan faktor pengiring lingkungan penutur.
PEMANFAATAN TAMAN BACA GUNA MEMPERBAIKI KERUSAKAN BERBAHASA PADA ANAK AKIBAT LAGU DANGDUT BELAH DURIAN DI DESA KALISARI Aditya, Dimas Rizal
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.8333

Abstract

Kerusakan berbahasa pada anak adalah ketidakmampuan seorang anak bertutur atau berbahasa dengan benar yang sesuai dengan kamus besar bahasa Indonesia. Salah satu hal yang menyebabkan kerusakan berbahasa pada anak adalah lagu dangdut. Oleh sebab itu bila kemampuan berbahasa pada anak tidak diterapi dengan tepat akan terjadi kerusakan berbahasa. Maka dari itu dilakukan penelitian dengan mengubah kebiasaan anak yang semula gemar mendengarkan lagu dangdut menjadi mengisi kegiatan kosong dengan kegiatan Bina Bakat Minat ( BBM ) Membaca. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki bahasa anak dengan menerapkan metode Bina Bakat Minat (BBM) membaca. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalisari, Kaligentong, Ampel, Boyolali dengan subjek penelitian beberapa anak di Desa Kalisari, Kaligentong, Ampel, Boyolali. Sumber data yang diperoleh melalui kegiatan 1) Observasi, 2) Wawancara dan 3) Studi Pustaka terhadap orang tua dan subjek penelitian.Kata kunci : Kerusakan Berbahasa , BBM Membaca
VARIASI SOSIOLEK TERHADAP HUBUNGAN KEKUASAAN-KEAKRABAN PADA MASYARAKAT KELAS ATAS DALAM PROGRAM GELAR WICARA TELEVISI INDONESIA Pripta Fajri Ramadhanti; Gigit Mujianto
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v6i1.10239

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi variasi sociolect terhadap hubungan antara kekuatan-solidaritas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan deskriptif digunakan sebagai pendekatan studi. Teori solidaritas kekuatan didasarkan pada teori Brown dan Gilman. Sumber data berupa bintang tamu dan pembawa acara talk show di beberapa video program talk show, dimana videonya diunduh dari situs online YouTube ( www.youtube.com ). Data yang digunakan adalah kutipan dialog antara bintang tamu dan pembawa acara talk show yang berisi variasi bahasa sociolect. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) mengunduh video talk show di website www.youtube.com; (2) pembuatan transkrip data berupa dialog bintang tamu dan pembawa acara talk show; dan (3) mengelompokkan hasil temuan berdasarkan indikator model power-solidarity dengan berkonsentrasi pada profil bintang tamu dan pembawa acara talk show. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan kelas, status, bahkan kelompok sosial antara bintang tamu dan pembawa acara talk show secara tidak langsung akan mempengaruhi penggunaan bahasa di antara keduanya. Melalui penggunaan bahasa, akan terungkap hubungan antara kekuasaan dan solidaritas. Landasan yang melahirkan semantik kekuasaan dan semantik solidaritas meliputi usia, kedudukan dalam pemerintahan, kedudukan dalam agama, daerah asal, dan profesi.Kata kunci: Sosial, Kelas Atas, Kekuasaan-Solidaritas
SIKAP BERBAHASA REMAJA KOTA DAN KABUPATEN SERANG PADA BAHASA JAWA SERANG (JASENG) TERHADAP KEBUDAYAAN INDONESIA Ma'arif, Minhatul; Wahyu, Wahyu; Fauzi, Rizal
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v5i2.9784

Abstract

Sikap bahasa menjadi fenomena yang tidak dapat terelakan dan menjadi isu seksi di kalangan para peneliti bahasa. Perilaku yang responsif terhadap sebuah peristiwa kebahasaan dapat terus digali dan ditelusuri sebagai bentuk catatan ilmiah. Perilaku atau sikap bahasa yang dapat ditelusuri lebih jauh yaitu sikap bahasa remaja, selain karena sikap remaja yang dinamis terhadap situasi dan kondisi, remaja menjadi masuk pada kategori yang masih dapat disadarkan terkait kekeliruan dan sikap yang tidak sesuai dengan norma, terutama norma bahasa. Setakat dengan hal tersebut, penelitian ini dilakukan sebagai bentuk upaya mengukur sejauh mana sikap bahasa remaja kota dan kabupaten Serang terkait bahasa Jawa Serang (Jaseng). Penelitian yang dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif ini dapat menunjukkan sikap bahasa remaja kota dan kabupaten Serang pada penggunaan bahasa Jawa Serang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa remaja kota dan kabupaten Serang menunjukkan sikap positif untuk kategori afektif. Dilihat dari aspek kognitif dapat dinyatakan netral terhadap keyakinan mengenai cara-cara yang sesuai dan tidak sesuai dalam menanggapi bahasa Jawa Serang. Sedangkan untuk aspek konatif sikap bahasa remaja di kota dan kabupaten  terhadap bahasa Jawa Serang menjadi negatif yang diakibatkan oleh gejala bahasa yang ditimbulkan sesama berinteraksi di lingkungan.

Page 9 of 21 | Total Record : 207