cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Instructional Development Journal
ISSN : 26571536     EISSN : 26861267     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Instructional Development Journal (IDJ) (2657-1536) pertama kali pada tahun 2018 diterbitkan oleh Center for Instructional Development (CiD) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Instructional Development Journal (IDJ) terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juli dan Januari, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Melaksanakan Standar Proses Kurikulum PAI 2013 Edisi Revisi di SMK PGRI Pekanbaru Devita Devita; Gusma Afriani
Instructional Development Journal Vol 3, No 2 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i2.11157

Abstract

This research is motivated by the implementation of the Revised Edition 2013 PAI Curriculum Process Standard which is still relatively low. Therefore, this study aims to: 1) determine the pedagogical competence of teachers in implementing the Revised Edition 2013 PAI Curriculum Process Standards at SMK PGRI Pekanbaru; and 2) knowing the factors that affect the pedagogical competence of teachers in implementing the Revised Edition 2013 PAI Curriculum Process Standards at SMK PGRI Pekanbaru. This type of research is a descriptive research conducted at SMK PGRI Pekanbaru. The population in this study were 1 teacher in the field of Islamic Religious Education, namely, Mr. Farizal., S.Ag., at SMK PGRI Pekanbaru. In this study, researchers took a saturated sampling technique. The data collection techniques used were observation, questionnaires, tests, and documentation. The data collected was then analyzed using SPSS version 18.00 for Windows. Based on the results of this study, it can be concluded that the pedagogical competence of teachers in implementing the Revised Edition 2013 PAI Curriculum Process Standards at SMK PGRI Pekanbaru is classified as "Good". The factors that affect the pedagogical competence of teachers in implementing the Revised Edition of the 2013 PAI Curriculum Process Standards are: 1) teacher educational background; 2) teachers' experiences in teaching; 3) teacher health; 4) teacher income; 5) educational facilities; 6) discipline in work; and 7) school supervision.
Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif terhadap Literasi dan Karakter Siswa Pada Tema 9 Materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru Suryani Suryani; Alfiah Alfiah; Mas'ud Zein; Zubaidah Amir MZ
Instructional Development Journal Vol 3, No 2 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i2.11792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jarang media pembelajaran yang dilengkapi dengan permasalahan untuk mengajarkan peserta didik dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter sesuai jati diri bangsa Indonesia serta membantu peserta didik dalam meningkatkan literasi peserta didik. Maka, perlu adanya media atau multimedia pembelajaran untuk meningkatkan  literasi dan nilai-nilai karakter yang dirancang sesuai kebutuhan, potensi sumber daya dan kondisi lingkungan masing-masing peserta didik. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ada atau tidaknya pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap literasi sains pada Tema 9 materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru; 2) ada atau tidaknya pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap karakter peserta didik pada Tema 9 materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru; dan 3) ada atau tidaknya pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap literasi sains dan karakter peserta didik pada Tema 9 materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Postest Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2019/ 2020 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru. Data yang dikumpulkan melalui teknik tes dan angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji independent t-test dan uji Mann Whitney dengan bantuan Program SPSS versi 23.00 for Windows. Kesimpulan dari hasil penelitian: 1) ada pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap literasi sains pada Tema 9 materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru. Jadi, kemampuan literasi siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan literasi siswa pada kelas eksperimen; 2) ada pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap karakter peserta didik pada Tema 9 materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru. Jadi, karakter siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan literasi siswa pada kelas eksperimen; dan 3) ada pengaruh penggunaan multimedia interaktif terhadap literasi sains dan karakter peserta didik pada Tema 9 materi Energi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pekanbaru. Maka, literasi dan karakter siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan literasi siswa pada kelas eksperimen
Penguatan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Darul Ulum Kabupaten Kubu Raya Muhamad Tisna Nugraha; Andewi Suhartini; Nurwadjah Ahmad EQ; Anwar Anwar
Instructional Development Journal Vol 3, No 3 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i3.11294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat pada pesantren khalaf. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan pelaksanaan pendidikan karakter yang berlaku di pondok pesantren khalaf. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain penelitiannya berupa studi kepustakaan (library research). Sedangkan untuk instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan datanya adalah berupa dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter yang dikembangkan di pondok pesantren khalaf terdiri atas 18 nilai-nilai karakter, antara lain:1) religius, 2) jujur, 3) toleransi, 4) disiplin, 5) kerja keras, 6) kreatif, 7) mandiri, 8) demokratis, 9) rasa ingin tahu, 10) semangat kebersamaan, 11) cinta tanah air, 12) menghargai prestasi, 13) bersahabat atau komunikatif, 14) cinta damai, 15) gemar membaca, 16) peduli lingkungan, 17) peduli sosial, dan 18) tanggungjawab. Sedangkan untuk pelaksanaannya dilakukan melalui proses pengajian dan kultur budaya pesantren Selain itu, pendidikan karakter di pondok pesantren khalaf dilakukan melalui proses pembelajaran dan pengembangan diri baik yang terdapat dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Remaja (Studi Analisis Kitab ‘Iẓah anNāsyi’īn Karya Syaikh Muṣṭafa al-Gulāyainī) Rafita Utari; Kadar Kadar; Andi Murniati
Instructional Development Journal Vol 4, No 1 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v4i1.11884

Abstract

The Character education is currently a major issue in the world of education. Apart from being part of the process of shaping the character of the nation, character education is also expected to be the main foundation in increasing the degree and dignity of the indonesian nation. The character education that is embedded in the soul is expected to be able to form a personality with noble character in accordance with the guidance of Al-Quran and As-Sunnah. Syaikh Muṣṭafa al-Gulāyainī dalam  kitab ‘Iẓah an-Nāsyi’īnstates that there are two character values in youth, namely good character that must be cultivatedand bad characters that must be avoided. The good characters that must be cultivated include, namely: patient, sincerity, hope, courage, religion, nationalism, simplicity, carrying out obligations, helping out, Keep doing and tawakal, self-confidence. The bad characters to avoid include: hypocrisy, despair, cunning, carelessness, delude by one’s own feeling, wasted dan hasad. The educational process requires educational methods that are able to cultivate good character values, some arestory method, the hiwar or conversation method, the parable method, the exemplary method, the habituation method, the lecture method, the advice method, the command and  prohibition method . Third, the factors that influence the character of youth in the kitab‘Iẓah an-Nāsyi’īnkarya Syaikh Muṣṭafa al-Gulāyainī. There are four factors that influence the character of youth, namely : yourself, parents, school and society
Pengaruh Reward and Punishment dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja Guru di SD Negeri Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Yanti Yanti; Zulkarnain Zulkarnain; Gimin Gimin
Instructional Development Journal Vol 4, No 1 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v4i1.12919

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Pengaruh Reward and Punishment dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja Guru di SD Negeri Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan metode Survey dengan teknik korelasional (correlational resarch). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner/angket dengan 96 responden dari 114 guru di SD Negeri Perhentian raja kabupaten kampar yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari lima pilihan jawaban yaitu Sangat Sering, Sering, Kadang-Kadang, Pernah, dan Tidak Pernah. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial.Berdasarkan dari analisis data diketahui bahwa, terdapat Pengaruh Reward and Punishment dan Motivasi Kerja terhadap Motivasi Kerja Guru di SD Negeri Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar, baik sebagian maupun secara bersama-sama. Penelitian ini diharapkan berguna untuk perbaikan Disiplin Kerja Guru di SD Negeri Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Model Bacaan Anak Berbasis Kearifan Lokal Nursalim Nursalim
Instructional Development Journal Vol 3, No 2 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i2.10872

Abstract

This paper is generally aimed at generating an innovative multicultural-based learning model that meets the basic educational goals that can be used in schools and madrasah. Multicultural-based learning model in the form of preschool children's reading models, traditional literature, fiction, biography and autobiography, science, poetry and poetry. Reading is based on local wisdom is a reading about the cultural life of the surrounding community or area of education location. Writing a local-based story is an open story of local cultural themes. Local-based education is education that utilizes local and global advantages in economic, arts and cultural aspects, human resources, language, information and communication technology, ecology, etc. into the school curriculum which ultimately benefits the development of competencies of learners that can be utilized for competition global. Local wisdom sources are human potential, religious potential, cultural potential. While the purpose of local wisdom-based education or the advantage of providing knowledge, skills and behavior to learners so that they have a solid insight about the state of the environment and the needs of the community in accordance with the values / rules prevailing in the region and support regional development and national development. While the specific purpose of local wisdom-based education is so that students more familiar with and become more familiar with the natural environment, social, and cultural. Students have the provision of skills and knowledge and knowledge about the area that is useful for themselves as well as the community in general. Students have attitudes and behaviors that are in harmony with the values / rules that apply in the area and preserve and develop the noble values of local culture in order to support regional development and national development.
Urgensi Pendidikan Seksual dalam Pembelajaran bagi Siswa MI/SD untuk Mengatasi Penyimpangan Seksual Rosdiana Dewi; Nurhasanah Bakhtiar
Instructional Development Journal Vol 3, No 2 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i2.11697

Abstract

Pada umumnya orang menganggap bahwa pendidikan seks hanya berisi tentang pemberian informasi alat kelamin dan berbagai macam posisi dalam berhubungan kelamin. Hal ini tentunya akan membuat para orangtua merasa khawatir. Untuk itu perlu diluruskan kembali pengertian tentang pendidikan seks. pendidikan seks berusaha menempatkan seks pada perspektif yang tepat dan mengubah anggapan negatif tentang seks.  Penulisan artikel ini berisi tentang kajian literatur tentang pendidikan seks bagi siswa SD Serta penanganan tetntang isu isu terbaru (LGBT, Kekerasan Seksual) serta mengimplemtasikan dalam pembelajaran. Metode sebuah pencarian literatur baik internasional maupun nasional yang dilakukan dengan menggunakan jurna- jurnal terkait serta artikel artikel yang berkaitan dengan penelitian ini. Dengan analisis deskriptif diharapkan dapat memperoleh data yang komprehensif dan mendalam. Langkah–langkah yang dilakukan diantaranya pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta membandingkan literatur untuk kemudian diolah dan menghasilkan kesimpulan. Data yang digunakan  merupakan data sekunder yang berasal dari textbook, jurnal, artikel ilmiah, literature review  yang berisikan tentang konsep yang diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya pendidikan Seksual bagi siswa MI/SD dan Implikasi dalam Pembelajaran
Analysis of Student’s Needs in Speaking Skill as The Basis for Developing Learning Materials on 8 Grades of MTs. Fathimatul Amin Jakarta Minkhatunnakhriyah Minkhatunnakhriyah; Albiansyah Albiansyah
Instructional Development Journal Vol 3, No 3 (2020): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v3i3.11380

Abstract

Abstract: The aim of this study was how student’s need in speaking skill to design learning materials and to know student’s need in speaking skill to design learning materials in Junior high school level. Therefore, the participants of this study were 8 grades of Junior high school on Fathimatul Amin Jakarta. The data were collected through the questionnaire and focused on their need analysis in speaking skill as the basis to develop learning materials. Result of this study shows that from two-part which target needs and student need. From target need the result show most of them likes to study English subject. However, in their speaking English were at a basic level because they assume it was a difficult skill. So, from the need analysis result in the lack in practising speaking skill were low of vocabularies, grammar, afraid on wrong pronunciation, therefore their need to enhance their speaking was the activities of learning English process trough discussion in pairs by daily need topic and add their vocabularies by looking for some words from reading text and get grammar explanation from the teacher before practising speaking skill. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana kebutuhan siswa dalam keterampilan berbicara dalam mendesain materi pembelajaran dan untuk mengetahui kebutuhan siswa dalam keterampilan berbicara dalam merancang materi pembelajaran di tingkat SMP. Oleh karena itu, partisipan penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP di Fathimatul Amin Jakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan difokuskan pada analisis kebutuhan keterampilan berbicara sebagai dasar untuk mengembangkan materi pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari dua bagian yaitu kebutuhan sasaran dan kebutuhan siswa. Dari hasil kebutuhan target menunjukkan sebagian besar dari mereka suka belajar bahasa Inggris. Namun, dalam berbicara bahasa Inggris mereka berada pada tingkat dasar karena mereka menganggap itu adalah keterampilan yang sulit. Sehingga dari hasil analisis kebutuhan dalam praktek keterampilan berbicara kurang kosakata, tata bahasa, takut salah pengucapan, oleh karena itu kebutuhan mereka untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka adalah kegiatan pembelajaran bahasa Inggris melalui diskusi berpasangan dengan topik kebutuhan sehari-hari dan menambahkan kosa kata mereka dengan mencari beberapa kata dari teks bacaan dan mendapatkan penjelasan tata bahasa dari guru sebelum mempraktikkan keterampilan berbicara.
Efektivitas Pemberian Hukuman dalam Pendidikan di Pondok Pesantren Kota Pekanbaru Wahyudin Wahyudin; Sri Murhayati; Yuliharti Yuliharti
Instructional Development Journal Vol 4, No 1 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v4i1.11843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Efektivitas Pemberian Hukuman dalam Pendidikan di Pondok Pesantren Kota Pekanbaru. Populasinya seluruh siswa MA kelas XII TP. 2019-2020 Pondok Pesantren di Kota Pekanbaru yang sudah beridir di atas 25 tahun. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik Proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket, data yang terumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian hukuman bagi santri yang melanggar dalam mengikuti pendidikan di Pondok Pesantren Kota  Pekanbaru tergolong sangat efektif. Hal ini dilihat dari persentase pendahuluan menunjukkan rata-rata sebesar 86%, Aspek pelaksanaan menunjukkan rata-rata sebesar 85,25%. Aspek evaluasi menunjukkan rata-rata sebesar 76,25%. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kefektivan dalam pemberian hukuman dalam pendidikan di Pondok Pesantren Kota Pekanbaru. Faktor tersebut terdiri dari faktor pendukung dan penghambat.
PENGARUH MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DAN FASILITAS PEMBELAJARAN TERHADAP KINERJA GURU DI LINGKUNGAN YAYASAN PENDIDIKAN CENDANA PEKANBARU Ernawati Ernawati; Zulfan Saam; Zulkarnain Zulkarnain
Instructional Development Journal Vol 4, No 1 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v4i1.12920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel bebas manajemen pembiayaan pendidikan (X1) dan fasilitas pembelajaran (X2) terhadap variabel terikat kinerja guru (Y), baik secara sendiri-sendiri (parsial), maupun bersama-sama (ganda). Pendekatan penelitian adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi. Responden penelitian adalah guru sekolah yang berada di lingkungan Yayasan Pendidikan Cendana Pekanbaru yang berjumlah 59 orang, seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel.Hasil penelitian adalah (1) Terdapat pengaruh manajemen pembiayaan pendidikan terhadap kinerja guru secara sangat signifikan dengan kekuatan pengaruh 25,90%. (2)  Terdapat pengaruh fasilitas pembelajaran terhadap kinerja guru secara sangat signifikan dengan kekuatan pengaruh 38,00%. Hal ini mengindikasikan bahwa sangat pentingnya pengelolaan fasilitas pembelajaran secara profesional dalam penyelenggaraan pendidikan, khsususnya dalam menunjang kualitas kinerja guru. (3) Terdapat pengaruh manajemen pembiayaan pendidikan dan fasilitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kinerja guru secara sangat signifikan dengan kekuatan pengaruh 49%. Hasil ini mengindikasikan pentingnya kedua faktor ini dalam menunjang kinerja guru.

Page 6 of 31 | Total Record : 308