cover
Contact Name
Wire Bagye
Contact Email
wirestmik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jirestmiklombok@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik
ISSN : 26206900     EISSN : 26206897     DOI : -
Core Subject : Science,
JIRE (Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik) (eISSN: 2620-6900) diterbitkan oleh LPPM STMIK Lombok sebagai wadah untuk mempublikasikan artikel tentang pengetahuan baru dan penelitian dengan isu terkini yang berkaiatan dengan teknologi informasi, dengan topik Networks, Internet and Mobile Computing, Informatics Technology dan Engineering Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Nopember.
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN PENERIMAAN TEKNOLOGI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA PADA LAYANAN PEMBAYARAN ELEKTRONIK MELALUI INTEGRASI SERVICE QUALITY, TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL, DAN EXPECTATION CONFIRMATION MODEL Heri Agus Sasriadi; Imtihan, Khairul; Muhamad Rodi
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 8 No. 2 (2025): JIRE November 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v8i2.1829

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan niat berkelanjutan pengguna layanan pembayaran digital dengan mengintegrasikan kerangka Service Quality (SERVQUAL), Technology Acceptance Model (TAM), dan Expectation Confirmation Model (ECM). Data dikumpulkan dari 355 responden valid selama lima bulan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi empati berpengaruh signifikan terhadap persepsi kemudahan penggunaan, sementara reliabilitas, daya tanggap, jaminan, dan bukti fisik tidak memberikan pengaruh yang berarti. Dalam kerangka TAM, persepsi kemudahan terbukti berpengaruh kuat terhadap persepsi kegunaan, yang selanjutnya berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Kepuasan terbukti memiliki pengaruh langsung yang kuat terhadap niat berkelanjutan, menegaskan perannya sebagai determinan utama keterlibatan jangka panjang pengguna. Menariknya, pengalaman pembayaran digital tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan maupun niat berkelanjutan, serta tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan yang diuji. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman saja tidak cukup menjamin keberlanjutan penggunaan tanpa adanya nilai tambah dan relevansi kontekstual. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur dengan menekankan peran dominan kegunaan dan kepuasan dalam membentuk niat berkelanjutan, serta menunjukkan bahwa dimensi kualitas layanan dapat berfungsi berbeda bergantung pada kematangan teknologi dan ekspektasi pengguna. Secara praktis, hasil penelitian memberikan wawasan strategis bagi penyedia layanan pembayaran digital untuk memperkuat interaksi berbasis empati, meningkatkan kegunaan aplikasi melalui integrasi fungsional dan fitur tambahan, serta memastikan kepuasan pengguna sebagai fondasi loyalitas.
ADDIE-BASED WEB BOOKING SYSTEM FOR RURAL TOURISM Maulana, Firman; Fahmi, Hairul; Akbar, Jihadul
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 8 No. 2 (2025): JIRE November 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v8i2.1844

Abstract

Digital transformation plays a crucial role in fostering innovation within community-based tourism services, particularly in rural areas of Indonesia. This study aims to develop a Web-Based Travel and Car Booking Application using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) as a systematic framework to support the digital transformation of tourism transportation services in Rembitan Village, Central Lombok Regency. A mixed-method approach was employed to integrate user needs analysis, user-centered design, system development, and functional evaluation. The black-box testing results indicated that all system modules operated according to specifications with a 100% success rate. A quantitative evaluation using the System Usability Scale (SUS) was conducted on ten key participants, representing the entire population of active transport operators in the village. The results yielded an average score of 91.5 (Excellent category), indicating high usability and ease of use for non-technical users. Qualitative findings revealed improvements in operational efficiency, faster booking and payment confirmation, and greater transparency through the integration of the WhatsApp API and AI Chat Integration modules. The findings confirm that the ADDIE model effectively produces a digital system that is scientifically rigorous, technically reliable, and socially impactful. The developed application serves as a practical prototype for Smart Tourism Village implementation, promoting sustainable digital transformation and local economic empowerment within rural tourism sectors in Indonesia.
PENGEMBANGAN ALAT TRANSKRIPSI REAL-TIME BERBASIS ON-DEVICE SPEECH RECOGNITION BAGI PENGGUNA DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN Layanto, Marlon Brando; Utama, Hadian Satria; Wahab, Wahidin
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1707

Abstract

Gangguan pendengaran berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya, terutama dalam aspek komunikasi sosial. Untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap teknologi seperti hearing aid dan implan koklea, penelitian ini merancang alat bantu berupa perangkat transkripsi real-time berbasis teknologi automatic speech recognition (ASR). Perangkat terdiri dari mikrofon, mikrokontroler dengan modul bluetooth, heads-up display dan power supply yang ditanam dalam alat yang dapat dipasang pada kacamata. Suara yang ditangkap mikrofon dikirim ke smartphone, ditranskripsikan menggunakan model ASR on-device berbasis arsitektur Transducer dengan encoder Zipformer, kemudian hasil teks dikirim kembali ke alat untuk ditampilkan langsung ke mata pengguna melalui heads-up display. Pengujian dilakukan terhadap akurasi transkripsi menggunakan metrik word error rate (WER) dan kecepatan transkripsi menggunakan real-time factor (RTF). Model ASR menunjukkan performa baik dengan rata-rata WER terendah sebesar 9,81% pada empat dataset uji. Uji coba alat secara langsung di lingkungan terkontrol (40-60 dB) pada jarak 20-100 cm menunjukkan rata-rata WER sebesar 12,93% dan RTF sebesar 0,015, sedangkan di lingkungan tidak terkendali (60-70 dB), alat memiliki WER sebesar 27,53% dan RTF sebesar 0,015. Pada jarak 20 cm, WER alat pada kedua lingkungan memiliki perbedaan 0,19%. Hasil ini menunjukkan alat mampu melakukan transkripsi dengan cepat dan cukup akurat pada jarak alat yang dekat dengan pembicara.
ANALISIS KINERJA JARINGAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK (SPBE) MENGGUNAKAN ALGORITMA MACHINE LEARNING Muhammad Iqbal Pratama; Yudi Mulyanto; Dimas Wiryatari; Yunanri W
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan SPBE di DISKOMINFOTIK Sumbawa kinerja jaringan yang melibatkan masalah overload server dan kemacetan pada konektivitas jaringan. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian metode campuran (mixed methods) yaitu kombinasi penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Penelitian kulaitatif pada penelitian ini melibatkan metode pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara. Serta menggunakan pendekatan secara tradisional menggunakan Wireshark untuk mengukur parameter Quality Of Service (QoS) yaitu throughput, delay, jitter, dan packet loss dan menggunakan dan menggunakan pendekatan modern melalui algoritma machine learning khusunya model Radom Forest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Machine Learning dengan Random Forest mampu memprediksi kualitas jaringan dengan hasil yang konsisten dan akurat dibandingkan menggunakan Wireshark. Hal ini dikarenakan Machine Learning memeberikan kelebihan otomatisasi, klasifikasi kualitas jaringan (“Bagus”) dan cocok untuk sistem monitoring jaringan secara real-time, sedangkan Wireshark cocok untuk analisis manual yang presisi.
IMPLEMENTASI VLAN DAN WLAN SEGMENTASI JARINGAN UNTUK TINGKATKAN KINERJA DAN KEAMANAN CV CAHAYA KARTIKA RAYA Rahman, Taufik; Bayu Segara, Arthur Bayu Segara; Herman Kuswanto
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan segmentasi jaringan berbasis Virtual Local Area Network (VLAN) dan Wireless Local Area Network (WLAN) pada CV Cahaya Kartika Raya guna meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kinerja jaringan komputer perusahaan. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah belum adanya segmentasi jaringan, sehingga seluruh perangkat dari berbagai divisi berada dalam satu jaringan yang sama. Hal ini menyebabkan lalu lintas data tidak terkontrol, berpotensi menimbulkan kebocoran data, dan menurunkan stabilitas sistem jaringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pendekatan Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahap inisiasi, perencanaan, perancangan, implementasi, pengujian, dokumentasi, dan pemeliharaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil implementasi menunjukkan bahwa segmentasi jaringan dengan VLAN berhasil memisahkan lalu lintas antar divisi seperti Administrasi, Keuangan, Gudang, dan Tamu. Penggunaan WLAN dengan multiple SSID dan isolasi VLAN juga meningkatkan keamanan akses nirkabel. Pengujian menunjukkan peningkatan performa jaringan secara signifikan, ditandai dengan penurunan latency dari 26 ms menjadi 7 ms, dan peningkatan bandwidth WLAN dari 30 Mbps menjadi 55 Mbps. Kesimpulannya, penerapan VLAN dan WLAN dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung sistem jaringan yang aman, terstruktur, dan efisien di lingkungan kerja perusahaan.
KESIAPAN INFRASTRUKTUR DAN DAMPAK SOSIAL PEMANFAATAN JAM DIGITAL BERBASIS IOT DI MASJID KABUPATEN CILACAP Safiq Rosad; Eri Nur Shofi’i; Arizal Caesar Romadhon
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan infrastruktur dan dampak sosial dari pemanfaatan jam digital jadwal waktu sholat berbasis Internet of Things (IoT) di masjid-masjid Kabupaten Cilacap. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena digitalisasi fasilitas masjid yang semakin meluas, namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 20 masjid sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui ketersediaan perangkat, pemanfaatan fitur, dukungan infrastruktur, kesiapan teknisi, kualitas perangkat, integrasi IoT, serta dampak sosial terhadap jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh masjid responden (100%) telah memiliki Jam Digital Jadwal Waktu Sholat Berbasis IoT, sehingga perangkat ini telah menjadi standar dalam pengelolaan waktu ibadah. Mayoritas masjid (90%) menggunakan jam digital sebagai acuan utama waktu sholat, dengan 80% memanfaatkan alarm adzan, namun hanya 60% yang menggunakan alarm iqomah secara konsisten. Dari sisi infrastruktur, hanya 30% masjid yang memiliki jaringan internet dan 35% yang memiliki teknisi internal, sehingga penerapan IoT belum sepenuhnya optimal. Meskipun sebagian besar perangkat berfungsi baik (75% tidak mengalami error), masih terdapat 25% masjid yang menghadapi kendala teknis. Integrasi IoT juga masih terbatas, dengan hanya 40% masjid yang sudah terhubung dengan internet. Secara sosial, jam digital memberikan dampak positif yang signifikan, di mana 85% masjid menyatakan bahwa jamaah merasakan manfaat nyata berupa keteraturan, kenyamanan, dan peningkatan partisipasi ibadah berjamaah. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa jam digital berbasis IoT memiliki relevansi sosial yang kuat, namun keberhasilan penerapannya sangat bergantung pada dukungan infrastruktur internet, kesiapan teknisi lokal, serta sosialisasi manfaat teknologi agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
EVALUASI KINERJA PENERAPAN METODE UNEQUAL LOAD BALANCE MENGGUNAKAN PENDEKATAN NDLC BERDASARKAN PARAMETER QOS PADA JARINGAN SMKN 1 LUBUKLINGGAU Novita Sari, septi; Alamsyah, Hendri; Andi Rozzi , Yoli
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1887

Abstract

SMKN 1 Lubuklinggau menggunakan dua penyedia layanan internet (ISP), yaitu Indihome dan Iconnet, untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di laboratorium komputer. Namun, jaringan sering mengalami kendala seperti gangguan koneksi pada salah satu ISP dan pembebanan trafik yang tidak seimbang, sehingga memengaruhi stabilitas dan ketersediaan akses internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode Unequal Load Balance pada jaringan SMKN 1 Lubuklinggau guna mengoptimalkan penggunaan bandwidth dua ISP yang berbeda kapasitas, meningkatkan redundansi, dan menjaga kualitas layanan jaringan. Penelitian menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahap analisis, perancangan, simulasi, implementasi, pemantauan, dan manajemen. Implementasi dilakukan dengan konfigurasi router Mikrotik RB750 untuk membagi beban trafik secara proporsional berdasarkan bandwidth masing-masing ISP (35 Mbps Iconnet dan 20 Mbps Indihome), dilengkapi mekanisme failover. Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode Unequal Load Balance berhasil mendistribusikan trafik secara seimbang antara kedua ISP. Mekanisme failover dapat beralih ke ISP cadangan dalam waktu 47 detik jika salah satu ISP mengalami gangguan. Quality of Service (QoS) sebelum dan setelah implementasi tetap stabil, dengan parameter throughput, packet loss (0%), delay (0.77 ms), dan jitter (0.341–0.342 ms) yang tidak mengalami penurunan signifikan. Implementasi Unequal Load Balance berhasil meningkatkan keandalan dan ketersediaan jaringan di SMKN 1 Lubuklinggau. Metode ini dapat menjadi solusi efektif untuk institusi pendidikan yang mengandalkan multi-ISP dengan kapasitas berbeda, tanpa mengorbankan kualitas layanan. Penelitian ini juga menyediakan konfigurasi praktis yang dapat direplikasi pada lingkungan jaringan sejenis.
SMART FARMING IoT BERBASIS FUZZY SUGENO UNTUK PEMANTAUAN TANAH PESISIR: Studi Kasus pada Media Tanam Seledri Subardin; La Ode Muh. Fid Aksara; Hafiizah, Nur
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1984

Abstract

Penelitian ini mengusulkan dan mengimplementasikan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi budidaya tanaman seledri melalui pemantauan dan pengendalian kondisi tanah serta lingkungan secara real time. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi sensor multi-parameter (NPK 7-in-1, DHT22, dan ultrasonik) dengan metode logika fuzzy Sugeno untuk menghasilkan keputusan otomatis yang adaptif terhadap kondisi lahan yang dinamis. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan komunikasi data berbasis HTTPS yang terhubung ke Firebase, sehingga memungkinkan pemantauan jarak jauh secara aman dan kontinu melalui aplikasi mobile. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca parameter lingkungan dengan tingkat akurasi rata-rata di atas 90% dibandingkan alat ukur referensi, serta memiliki tingkat keberhasilan transmisi data sebesar 98% pada kondisi jaringan normal. Penerapan metode fuzzy Sugeno menghasilkan keputusan irigasi dan pemupukan yang lebih stabil, ditunjukkan oleh penurunan fluktuasi kelembaban tanah hingga 25% dibandingkan metode konvensional. Selain itu, sistem ini mampu menghemat konsumsi air hingga 30% serta meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk berdasarkan kebutuhan aktual tanaman. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis IoT dan kecerdasan komputasional dapat mendukung pertanian presisi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis data.
ANALISIS PENGARUH CLAHE PADA KINERJA MOBILENETV3-SVM KLASIFIKASI AKSARA JAWA Dela Ayu Putri Mayona; Chrystia Aji Putra; Hendra Maulana
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.1997

Abstract

Penelitian ini membahas pengenalan aksara Jawa sebagai upaya pelestarian budaya di era teknologi digital. Permasalahan utama terletak pada rendahnya kualitas citra dan kemiripan visual antar karakter yang dapat menurunkan akurasi klasifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja model MobileNetV3-SVM serta pengaruh penerapan preprocessing Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) dalam meningkatkan akurasi pengenalan. Metode yang digunakan meliputi tahap preprocessing (CLAHE, resize, dan normalisasi), ekstraksi fitur menggunakan MobileNetV3Small, serta klasifikasi menggunakan Support Vector Machine (SVM) dengan kernel linear. Dataset yang digunakan terdiri dari 2.500 citra aksara Jawa yang dibagi dengan rasio 80:20 untuk pelatihan dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dengan CLAHE mencapai akurasi tertinggi sebesar 98,4%, lebih baik dibandingkan tanpa CLAHE yang memperoleh 97,2%. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metode CLAHE dengan arsitektur MobileNetV3-SVM untuk meningkatkan diskriminasi fitur pada citra aksara Jawa yang memiliki kemiripan visual tinggi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan dapat menjadi solusi efektif dalam pengembangan sistem pengenalan aksara daerah berbasis kecerdasan buatan yang lebih akurat dan adaptif.
OPTIMASI KIPAS EXHAUST BERBASIS FUZZY MAMDANI UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA RUANG SOLDERING Hery Wibowo; Satriyo; Mariana Syamsudin; Medi Yuwono Tharam; Hasan
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 9 No. 1 (2026): JIRE April 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v9i1.2000

Abstract

Kipas exhaust konvensional yang beroperasi konstan pada daya maksimal menyebabkan pemborosan energi listrik, terutama pada ruang praktikum dengan pola penggunaan intermiten. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis fuzzy Mamdani untuk mengoptimalkan kecepatan kipas exhaust berdasarkan kualitas udara real-time pada ruang soldering. Kontribusi utama penelitian ini meliputi, Implementasi tiga sensor terintegrasi (MQ-9, GP2Y1010AU0F, DHT22) dengan 27 aturan fuzzy berbasis fungsi keanggotaan trapesium untuk kontrol kecepatan adaptif menggunakan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 R3 serta kontrol beban menggunakan Dimmer AC. Validasi metode defuzzifikasi centroid yang menghasilkan akurasi tinggi dengan error rata-rata 0,9% antara output program dan perhitungan manual. Bukti kuantitatif efisiensi energi melalui perbandingan konsumsi daya standby (0,037 Watt) dengan operasional penuh (82,9 Watt), menghasilkan penghematan energi 60-65% dibandingkan sistem konvensional yang beroperasi konstan pada 86,1 Watt tanpa mempertimbangkan lingkungan sekitar. Pengujian dilakukan berulang pada dua box sensor pada 2 meja praktikum di ruang soldering aktif Laboratorium Elektronika Politeknik Negeri Pontianak. Hasil menunjukkan sistem mampu merespons perubahan kualitas udara dalam rentang asap 9-16 PPM, debu 115-138 µg/m³, dan suhu 28-29°C sesuai standar Menkes RI No. 1077/2011. Inti  penelitian terletak pada implementasi kontrol kipas dengan sistem fuzzy Mamdani skala nyata di lingkungan kampus, sehingga penerapan ini bermanfaat bagi pengguna ruangan dalam mengatasi masalah kesehatan. Temuan ini memberikan contoh untuk adopsi sistem kontrol cerdas di laboratorium pendidikan sebagai upaya efisiensi energi dan pemenuhan standar K3.