cover
Contact Name
Udaya Madjid
Contact Email
udayamadjidsikota@gmail.com
Phone
+628122010564
Journal Mail Official
jurnaltransformasi@ipdn.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Manajemen Pemerintahan Kampus IPDN Jatinangor. Jl. Ir. Soekarno Km.20, Jatinangor, Jawa Barat, Sumedang, Jawa Barat 45363
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
ISSN : 0855192     EISSN : 26860163     DOI : 10.33701/jt.v11i1
Core Subject : Social,
Transformasi: Jurnal Manajemen Pemerintahan focuses on the issues of Governmental Science involving the interaction between governance in government; public administration; public policy; public sector management; public services; governmental politics; politics and government; government innovation; regional development; community empowerment; decentralization, leadership; regional autonomy; political party; election; local election; political ethnic; democracy; bureaucracy; government ethics; and e-government. Transformasi: Jurnal Manajemen Pemerintahan have been double blind-reviewed by peer reviewers. The decision on whether the scientific article is accepted or not in this journal will be the Editorial Board’s right based on peer reviewer's recommendation.
Articles 219 Documents
The The Effects of Work Motivation on Employee Discipline in Tanjungkarang Barat Sub-District of Bandar Lampung, Indonesia Yuliana Yamin; Ani Pujiati
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i1.2127

Abstract

This research aims to determine the effect of work motivation on employee discipline in Tanjungkarang Barat sub-district in Bandar Lampung. The data collection techniques used was observation, questionnaires, and documentation, and the t-test was used to test the hypothesis. The t-test result showed a tcount of 9.150, which was compared to the ttable value of 2.82 at a significant level of 0.05. Based on the decision rule, tcount = 9.150 > ttable 2.82 indicates that Work Motivation (X) has a significant influence on Discipline (Y) of Employee. Furthermore, work motivation and discipline influence each other, as evidenced by the coefficient of determination (R2) of 79.9%, and the remaining 20.1% is influenced by other factors. Keywords: Work Discipline; Work Motivation; Employees Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap disiplin kerja pegawai di Kecamatan Tanjungkarang Barat Kota Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi, serta uji-t untuk menguji hipotesis. Hasil uji t menunjukkan nilai thitung sebesar 9,150 dibandingkan dengan nilai ttabel sebesar 2,82 pada taraf signifikan 0,05. Berdasarkan aturan pengambilan keputusan, thitung = 9,150 > ttabel 2,82 menunjukkan bahwa Motivasi Kerja (X) berpengaruh signifikan terhadap Disiplin (Y) Karyawan. Selanjutnya motivasi dan disiplin kerja saling mempengaruhi, dibuktikan dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 79,9%, dan sisanya sebesar 20,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: Disiplin Kerja; Motivasi Kerja; Karyawan
Employee Performance Improvement Model at The Sumatra VI Regional Office, Indonesia Muhammad Oceano Fauzan
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 2 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i2.2199

Abstract

The variables considered in this study were work facilities, self-control, work discipline, and employee’s performance. Meanwhile, this study aims to contribute to the Sumatra River Region VI Office and provide insight to each reader. Questionnaires marked by the Likert's Scale ranging from 1 – 5 were provided and were meant to be filled out by the employees. The results showed that work facilities (X1) and self-control (X2) partially have a positive and significant effect on work discipline (Y). Furthermore, work facilities (X1) and self-control (X2) simultaneously have a positive and significant effect on performance (Z). The positive impact occurring partially and simultaneously indicated that work facilities and self-control through work discipline can improve employee’s performance at the Sumatra River Region VI Office. Key word: Work Facilities; Self-Control; Work Discipline; Performance Abstrak Pada penelitian ini variabel yang digunakan adalah fasilitas kerja, kontrol diri, disiplin kerja dan kinerja pada pegawai Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatra VI. Tujuan penelitian ini untuk memberikan masukan kepada Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatra VI serta memberikan wawasan kepada setiap pembaca. Metode penelitian menggunakan kuisioner untuk diisi oleh pegawai Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatra VI, ketika menjawab kuisioner setiap responden memberikan tanda pada kolom yang yang ditandai oleh Skala Likert’s (1 – 5). Temuan pada penelitian ini, secara parsial fasilitas kerja (X1) dan kontrol diri (X2) terhadap disiplin kerja (Y) memiliki pengaruh positif dan signifikan, selanjutnya secara parsial fasilitas kerja (X1) dan kontrol diri (X2) terhadap kinerja (Z) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan, dan secara simultan terdapat pengaruh antara variabel. Kata kunci: Fasilitas Kerja; Kontrol Diri; Disiplin Kerja; Kinerja
Analysis of The Sustainable Development Policies of Local Communities in Indonesia Iqra Sugandi; Oekan S Abdoellah; Budhi Gunawan
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 2 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i2.2258

Abstract

Historically, development has been viewed as an economic process that generates many social difficulties, ranging from increased environmental degradation and inequality to social fragility within the local community’s culture. The problems require a new strategy by applying the principles of human and ecological-based development. This study takes a qualitative approach to analyze the sustainable development policies of local communities and resolve environmental problems. Meanwhile, SDGs are localized through the Minister of Villages, Development of Disadvantaged Regions, and Transmigration’s Regulation No. 21 of 2020 on General Guidelines for Village Development and Empowerment of Village Communities. SDGs Desa lists the 18 objectives as a policy direction for rural community development and empowerment. The integration of sustainable development into village planning can increase success in designing a policy focused on the effectiveness of implementing, evaluating, reporting, and achieving goals. By adopting these strategies, the village can build awareness of the importance of tackling environmental degradation. Keywords: Development; Government; Policy; Sustainability Abstrak Pembangunan selalu dilihat sebagai fenomena ekonomi. Banyaknya permasalahan sosial yang diakibatkan oleh proses pembangunan yang hanya berorientasi pada ekonomi, mulai dari kerusakan lingkungan yang semakin meningkat, ketimpangan sosial, hingga kerawanan sosial dalam budaya masyarakat setempat. Permasalahan tersebut memerlukan strategi pembangunan baru, dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan yang berbasis manusia, dan berbasis ekologi. Penelitian ini bertujuan menganalisa penerapan SDGs pada tingkat lokal desa, untuk mengetahui tantangan serta solusi agar penerapannya menjadi maksimal. Penelitian ini merupakan studi lapangan menggunakan pendekatan kualitatif dengan mempelajari berbagai literatur tentang keterlibatan pemerintah lokal dalam melaksanakan kebijakan pembangunan berkelanjutan, permasalahan kerusakan lingkungan, dan pendekatan solusi yang tepat. Lokalisasi SDGs diwujudkan melalui Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, dengan mencantumkan 18 tujuan SDGs Desa sebagai arah kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan ke dalam perencanaan pembangunan desa dapat meningkatkan keberhasilan dalam merancang kebijakan yang lebih menitikberatkan pada efektivitas perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan, dan pencapaian tujuan pembangunan desa. Dengan mengadopsi hal tersebut, desa akan mampu membangun kesadaran akan pentingnya menanggulangi kerusakan lingkungan yang ada. Kata kunci: Keberlanjutan; Pemerintah Lokal; Pembangunan
MODEL PENYEDERHANAAN STRUKTUR ORGANISASI DALAM RANGKA PENYEDERHANAAN BIROKRASI Halilul Khairi
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i1.2349

Abstract

This research aimed to determine a simplified organizational structure based on the characteristics of the duties and functions of government affairs. A qualitative approach was employed in 5 provinces through a criteria-based selection technique. The data were collected through documentation research, questionnaires, as well as interviews, and analyzed based on government affairs and regional characteristics. The results showed that the implementation of government affairs is included in several groups. The first, Group I (2 sections and 3 subsections), comprises public order, peace, community protection, and transportation (archipelago). Group II (2 sections and 1 subsection) consists of health and labor, while Group III (2 subsections without sections) entails community and village empowerment, marine and fisheries, and trade, alongside energy and mineral resources. Finally, Group IV (1 subsection without section) includes the environment and land. Keywords: Organizational Model; Simplification Of Structure; Government Affairs Abstrak Penelitian ini bertujuan menemukan model penyederhanaan struktur organisasi berdasarkan karakteristik tugas dan fungsi urusan pemerintahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di 5 daerah provinsi dengan teknik pemilihan berbasis kriteria. Pengumpulan data dilaksanakan melalui studi dokumentasi, pengisian daftar isian, dan wawancara. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis melalui analisis data model organisasi berdasarkan urusan pemerintahan dan karakteristik daerah. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan urusan pemerintahan yang termasuk kelompok I (2 seksi dan 3 subbagian), yaitu ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, dan perhubungan (kepulauan). Kelompok II (2 seksi dan 1 subbagian) yaitu kesehatan dan tanaga kerja. Kelompok III (2 subbagian tanpa seksi) yaitu pemberdayaan masyarakat dan desa, kelautan dan perikanan, perdagangan, dan energi dan sumber daya mineral. Kelompok IV (1 subbagian tanpa seksi) yaitu lingkungan hidup, dan pertanahan. Kata Kunci: Model Organisasi; Penyederhanaan Struktur; Urusan Pemerintahan
The Effect of Service Quality, Employee Performance, and Employee Competence on Community Satisfaction in East Pademangan Village, Indonesia Ela Romadhona; Mahendro Sumardjo
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 2 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i2.2497

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Service Quality, Employee Performance, and Employee Competence on Community Satisfaction in East Pademangan Village. A large or unpredictable number of service users were considered, hence the sample was determined with an accidental sampling technique. Furthermore, the data were analyzed using the path analysis method and processed with SmartPLS 3.3.3. The results showed that: Service Quality significantly impacts Community Satisfaction in East Pademangan Village; Employee Performance has a significant influence on Community Satisfaction; and employee Competence has no significant effect on Community Satisfaction. This is because the original sample value was -11.6% with a t-statistic of 0.946 and a p-value of 0.345, indicating that Employee Competence does not positively and significantly impact Community Satisfaction. It was observed that about 60% of the population was dominated by women, meaning those in this gender group have a higher accuracy level than male respondents. In other words, women have more detailed, concentrated, and tidier instincts required to complete their work. Based on this reputation, the female respondents believed that the work performed by employees was less optimal due to the mistakes. Finally, Service Quality, Employee Performance, and Employee Competence have a significant influence on Community Satisfaction. Keywords: Community Satisfaction; Service Quality; Employee Performance; Employee Competence Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari kualitas pelayanan, kinerja pegawai, dan kompetensi pegawai terhadap kepuasan masyarakat di Kelurahan Pademangan Timur. Populasinya yakni masyarakat yang menggunakan jasa pada Kelurahan Pademangan Timur, sampelnya ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode path analisis dan pengolahan data menggunakan SmartPLS 3.3.3. Hasil dari pengujian diperoleh bahwa: kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat di Kelurahan Pademangan Timur; kinerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat di Kelurahan Pademangan Timur; dan kompetensi pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat di Kelurahan Pademangan Timur dikarenakan nilai original sample adalah -11,6% dengan nilai t-statistik 0.946 dan p-values 0.345 yang artinya kompetensi pegawai tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat di Kelurahan Pademangan Timur. Sebanyak 60% responden didominasi oleh perempuan yang artinya bahwa masyarakat dalam kelompok gender tersebut memiliki tingkat ketelitian lebih tinggi dibandingkan dengan responden laki-laki. Perempuan memiliki insting yang lebih detail, lebih berkonsentrasi, dan lebih rapih dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga dari reputasi tersebut apabila dikaitkan dengan penelitian ini adalah dominasi responden perempuan pada penelitian ini menilai bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai Kelurahan Pademangan Timur menunjukkan hasil yang kurang maksimal dikarenakan terdapatnya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pegawai Kelurahan Pademangan Timur. (4) kualitas pelayanan, kinerja pegawai, dan kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat di Keluahan Pademangan Timur. Kata kunci: Kepuasan Masyarakat, Kualitas Pelayanan, Kinerja Pegawai, Kompetensi Pegawai
Management Policy for Oil and Gas Sector of Bojonegoro Regency Government in Kang Yoto Era Agus Danugroho; Fitria Yusfira
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 15 No. 1 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v15i1.2510

Abstract

This study aims to understand policy strategies employed by the "Kang Yoto" Government in managing oil and gas sector and its implications for economic resilience of Bojonegoro Regency. The changes in economic resilience after being led by Regent Kang Yoto as well as its relation to management of oil and gas sector is an interesting topic to be investigated. Based on the VOSViewer software, there is a limited amount of analysis conducted on oil and gas management regulations. Therefore, this study employs policy-making theory within the decentralization framework using descriptive qualitative analysis with the assistance of NVIVO 12 Plus data software. The results show that the realization of economic resilience during Kang Yoto era is achieved through the issuance of Regional Regulation Number 23 of 2011. Furthermore, the transparency and accountability of the Local Government are identified as the main factors contributing to the increase in regional economy. This demonstrates the interconnectedness between oil and gas management, as well as the implemented regulations.Keywords: Bojonegoro Oil and Gas, Regional Autonomy, Economic Resilience, Kang Yoto Era AbstrakKajian ini bertujuan untuk memahami strategi kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintahan “Kang Yoto” dalam mengelola sektor migas dan implikasinya terhadap ketahanan ekonomi Kabupaten Bojonegoro. Perubahan ketahanan ekonomi setelah dipimpin oleh Bupati Kang Yoto serta kaitannya dengan pengelolaan sektor migas menjadi topik yang menarik untuk ditelaah. Berdasarkan perangkat lunak VOSViewer, terdapat sedikit analisis yang dilakukan terhadap peraturan pengelolaan minyak dan gas. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan teori pembuatan kebijakan dalam kerangka desentralisasi dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif dengan bantuan perangkat lunak data NVIVO 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perwujudan ketahanan ekonomi pada era Kang Yoto dicapai melalui penerbitan Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun 2011. Selanjutnya, transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Daerah diidentifikasi sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah. Hal ini menunjukkan keterkaitan antara pengelolaan migas, serta peraturan yang berlaku.Kata Kunci: Migas Bojonegoro, Otonomi Daerah, Ketahanan Ekonomi, Kang Yoto.
Evaluating E-Government Maturity Using the Pillar Approach: A Focus on Situbondo Regency Government Official Website, Indonesia Teresa Irmina Nangameka
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i1.2520

Abstract

For almost 20 years, Indonesia has been committed to increasing the digitization of government through e-Government policies. Situbondo Regency, as the locus of this research 2021, received three Top Digital Awards 2021 from ITWorks Magazine for its success in running several digital-based public service innovations. Public service innovations include website development. The website becomes the primary tool to see the level of implementation of e-Government in a local government, the gateway to various public services provided to the community without the need to meet face-to-face. A simple way to find out the quality of e-Government in local governments is to look at the contents of the local government's official website. There are many website evaluation models, but they are still in stages/levels, with the weakness that if the first stage has not been fulfilled, it will be difficult for the Regional Government to "level up" in the next stage. The Fietkiewicz, Mainka, & Stock (2017) model sees that e-Government development is not limited to completion per level but more comprehensively presents each construction element as part of development progress. This model places the e-Government approach on a "pillar" approach, not a "tier" approach. The method used by the researcher is web observation with a qualitative approach. The results obtained from https://situbondokab.go.id., with a total of five pillars as indicators at 62% fulfilled from all the supporting elements of the pillars. Pillar of interoperability that obtains maximum value than other pillars. Meanwhile, the transaction pillar needs special attention from the Situbondo Regency Government for further web development. Keywords: e-Government; website; quality; pillar; Abstrak Sudah hampir 20 tahun Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan digitalisasi pemerintahan melalui kebijakan e-Government. Kabupaten Situbondo sebagai lokus penelitian ini, pada tahun 2021 mendapatkan tiga penghargaan Top Digital Awards 2021 dari Majalah ITWorks karena keberhasilannya menjalankan sejumlah inovasi pelayanan publik berbasis digital. Inovasi pelayanan publik diantaranya juga perkembangan website. Website menjadi primary tool untuk melihat tingkatan penerapan e-Government di suatu pemerintahan daerah, pintu gerbang berbagai layanan publik yang diberikan kepada masyarakat tanpa perlu tatap muka. Cara sederhana untuk mengetahui kualitas e-Government pada Pemerintah Daerah adalah dengan melihat bagaimana isi website resmi Pemerintah Daerah tersebut. Ada banyak model evaluasi website namun masih berupa tahapan/tingkatan, dengan kelemahan jika tahapan pertama belum terpenuhi, maka sulit bagi Pemerintah Daerah untuk "naik tingkat" pada tahapan selanjutnya. Model Fietkiewicz, Mainka, & Stock (2017) melihat bahwa pengembangan e-Government tidak sebatas penyelesaian per tingkatan, tetapi lebih komprehensif menghadirkan setiap elemen konstruksinya sebagai bagian dari kemajuan pengembangan. Model ini menempatkan pendekatan e-Government pada pendekatan "pilar", bukan pendekatan "tingkatan". Metode yang digunakan oleh peneliti adalah observasi web dengan pendekatan kualitatif. Hasil yang diperoleh dari website Pemerintah Kabupaten Situbondo https://situbondokab.go.id., dengan total lima pilar sebagai indikator berada di angka 62% terpenuhi dari keseluruhan unsur unsur pendukung pilar. Pilar interoperability yang memperoleh nilai maksimal daripada pilar lainnya. Sementara pilar transaction perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk pengembangan web selanjutnya. Keywords: e-Government; website; kualitas; pilar
Trend On Public Administration Research: A Bibliometric Analysis Ismail Nurdin Nurdin; Sri Hartati; Afriati Afriati
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i1.2530

Abstract

This research aims to present publications on Public Administration from the Scopus database using a bibliometric analysis. The Publish or Perish method by Harzing was used for citations in the form of metrics, while Microsoft Excel and VOS viewer were used for frequency analysis and visualization of data between 2010-2021. Findings: Based on the results, the publications on Public Administration have consistently increased since 2015 with 656 citations. The most popular keywords identified are development, drug administration, food and practice, China, impact, review and state, application, research, big data, future and Public Administration, case, evolution, and efficiency.Keywords: Public Administration; Bibliometric Analysis AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyajikan publikasi tentang Public Administration dari database Scopus dengan menggunakan analisis bibliometrik. Metode penelitian melalui Publish or Perish oleh Harzing digunakan untuk kutipan dalam bentuk metrik, sedangkan Microsoft Excel dan VOS viewer digunakan untuk analisis frekuensi dan visualisasi data antara 2010-2021. Temuan: Berdasarkan hasil, publikasi Administrasi Publik secara konsisten meningkat sejak tahun 2015 dengan 656 kutipan. Kata kunci yang paling populer diidentifikasi adalah pengembangan, administrasi obat, makanan dan praktik, Cina, dampak, tinjauan dan status, aplikasi, penelitian, data besar, masa depan dan Administrasi Publik, kasus, evolusi, dan efisiensi.Kata Kunci: Administrasi Publik; Analisis Bibliometrik
Implementation of Filling Primary High Leadership Positions through A Job Fit Test in Jambi Provincial Government, Indonesia sri hartati; Rikha Muliasari; Andri Tri Madan
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 1 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i1.2533

Abstract

The Job Fit Test for Primary High Leadership Positions in the Jambi Provincial Government was conducted to obtain competent Primary High Leadership officials. This research aims to analyze and describe the implementation of filling the Primary High Leadership Positions through the Job Fit Test in the Jambi Provincial Government and determine the associated obstacles and efforts needed to overcome them. This is a descriptive qualitative research with the implementation analysis used to investigate the Communication, Disposition, Resources, and Bureaucratic Structure. The results showed that the strategy used to fill the Primary High Leadership Positions is running well but still requires improvements in the aspects of Resources and Bureaucratic Structure. The obstacles experienced are the unavailability of supporting facilities and infrastructure in the form of buildings and the lack of proper government regulation. One of the efforts to overcome these obstacles is using the Jambi Province Human Resources Development Agency building for Primary High Leadership candidates and preparing a government regulation. Keywords: Job Fit; Competency Test; Primary High Leadership Positions Abstrak Uji Kesesuaian (Job Fit) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemerintah Provinsi Jambi dilaksanakan untuk memperoleh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang kompeten. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui Uji Kesesuaian (Job Fit) di Pemerintah Provinsi Jambi, hambatan dan upaya mengatasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Selanjutnya dilakukan analisis implementasi dengan aspek yang diteliti, antara lain: Komunikasi, Disposisi, Sumber Daya dan Struktur Birokrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Pengisian JPT Pratama melalui Uji Kesesuaian (Job Fit) secara keseluruhan berjalan dengan baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek Sumber Daya dan Struktur Birokrasi. Hambatan yang dialami yaitu: fasilitas sarana dan prasarana penunjang berupa gedung belum tersedia dan belum dibentuk Peraturan Gubernur yang mengatur tentang teknis Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui Uji Kesesuaian (Job Fit). Upaya mengatasi hambatan yaitu: menggunakan gedung BPSDM Provinsi Jambi untuk pelaksanaan kegiatan Uji Kesesuaian (Job Fit) calon pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan menyusun Peraturan Gubernur tentang teknis Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui Uji Kesesuaian (Job Fit). Kata Kunci: Job Fit; Uji Komptensi; JPT Pratama
Analysis of Human Resource Needs for the Government of Tulung Village, Sampung Sub-district, Ponorogo Regency Yusuf Adam Hilman; Khoirurrosyidin Khoirurrosyidin; Irvan Nur Ridho
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 14 No. 2 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v14i2.2576

Abstract

This research aims to map and analyze human resources needs in Tulung Village, Sampung Sub-district, Ponorogo Regency, based on law number (No) 6 of 2014. It uses descriptive and qualitative design to obtain primary and secondary data through interviews and documents, while triangulation obtained validity. The results showed that the average age of the village apparatus was around 33%, below 36-40. The replacement should be prepared because the impact on performance and mastery of technology is limited, and the distribution of education levels from senior high school is 62%. Therefore, skills improvement, educational level, and additional skills are needed to improve village apparatus. Keywords: Village Apparatus; Good Governance; Human Resources Abstrak Kajian ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan SDM Pemerintahan di Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo berdasarkan regulasi atau undang-undang nomor 6 tahun 2014. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang diperoleh dari hasil wawancara dan juga dokumen, peneliti melakukan uji triangulasi untuk memperoleh keabsahan data. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perangkat desa yang berusia diatas 36-40 tahun sebanyak 33%, selain itu sebesar 62% perangkat desa lulusan Sekolah Menengah Atas, kemudian dari hasil wawancara dengan perangkat desa mereka menyatakan banyak kesulitan dalam upaya beradaptasi dengan kemutahiran teknologi, yang menggangu kinerja, kondisi ini harus di sikapi dengan melakukan persiapan penggantian perangkat desa yang sudah menginjak purna sesuai amanat undang-undang, sehingga akan memperoleh kandidat perangkat yang sesuai dengan kebutuhan lembaga, selain itu ada beberapa usulan dari pemerintah desa terkait update tambahan keterampilan, supaya dapat meningkatkan kecakapan apparat desa. Kata kunci: Perangkat Desa; Good Governance; Sumber Daya Manusia

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2026): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 17 No. 2 (2025): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 17 No. 1 (2025): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan- Vol. 16 (2), 2024 Vol. 16 No. 2 (2024): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 16 No. 1 (2024): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan- Vol. 16 (1), 2024 TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan- Volume 15, Nomor 2, Tahun 2023 Vol. 15 No. 2 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 15 No. 1 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan- Volume 15, Nomor 1, Tahun 2023 Vol. 14 No. 2 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan- Volume 14, Nomor 2, Tahun 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan-Volume 14 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan-Volume 13 Nomor 2 Tahun 2021 TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan-Volume 13 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 13 No. 1 (2021): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 12 No. 2 (2020): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)-Vol 12 No 2 Tahun 2020 Vol. 12 No. 1 (2020): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)-Vol 12 No 1 (2020) TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)-Vol 11 No 2- Oktober 2019 Vol. 11 No. 2 (2019): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)-Vol 11 No 1- Maret 2019 Vol. 11 No. 1 (2019): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan) Vol. 10, No. 2 - Oktober 2018 Vol. 10 No. 2 (2018): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)- Vol. 10, No. 1 - Maret 2018 Vol. 10 No. 1 (2018): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 9 No. 2 (2017): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)- Vol. 9, No. 2- Oktober 2017 TRANSFORMASI (Jurnal Manajemen Pemerintahan)-Vol 9 No 1- Maret 2017 Vol. 9 No. 1 (2017): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan More Issue