cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 453 Documents
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif dan Kognitif Impulsif Oktaviani, Ika Ayu; Ariyanto, Lilik; Utami, Rizky Esti
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.6753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan kognitif impulsif pada materi aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan pada siswa kelas IX SMP Negeri 39 Semarang tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, wawancara, dan dilengkapi dengan dokumentasi sehingga semua kegiatan dapat terekam dengan baik. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, Overview), sedangkan siswa dengan gaya kognitif impulsif hanya dapat memenuhi dua dari enam indikator yaitu Focus dan Reason
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Model Pembelajaran Pair Check Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VII Kurniawati, Wahyu; Supandi, Supandi; Aini, Aurora Nur
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i5.6665

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan pentingnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah model pembelajaran Problem Based Learning dan pair check. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifitas Problem Based Learningdengan pair checkterhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Design. Pengambilan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri7Purwodadi. Sampel penelitian kelas VII B sebagai kelas dengan model pembelajaran pair check, kelas VII D sebagai kelas denganmodel pembelajaranProblem Based Learningdan kelas VII C sebagai kelas konvensional. Data penelitian ini diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis matematis. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perhitungan anava satu arah dilanjutkan dengan uji Scheffe’ dan uji regresi untuk mengetahui besar pengaruhnya. Kesimpulan dari hasil pengolahan data tersebut adalah. 1) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis matematissiswa yang mengikuti pembelajaran dengan modelpembelajaran problem based learning, pair check dan konvensional. 2) model pembelajaranProblem Based Learninglebih baik dari pendekatan konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis matematissiswa. 3) model pembelajaran pair checklebih baik dari pendekatan konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. 4) Kemampuan berpikir kritissiswa dengan menggunakan model pembelajaranProblem Based Learning dengan model pembelajaran pair checkmencapai KKM.5) Terdapat pengaruhkeaktifan siswa terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learningdan pair check.
Analisis Sensitivitas Dalam Optimalisasi Jumlah Produksi Makaroni Iko Menggunakan Linear Programming Adtria, Khoirunisa Vivi; Kamid, Kamid; Rarasati, Niken
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.8098

Abstract

Melihat besarnya peningkatan usaha di Indonesia, maka untuk bisa mempertahankan usaha ditingkat nasional maupun internasional perusahaan harus memiliki keunggulan kompetitif. Dengan demikian, diperlukan perencanaan-perencanaan agar semua berjalan semestinya. Menurut Eunike et al. (2018) perencanaan produksi yaitu suatu kegiatan evaluasi fakta pada masa lalu serta kegiatan antisipasi perubahan dan kecenderungan pada masa yang akan datang guna menentukan strategi dan penentuan banyaknya produksi yang tepat agar dapat memenuhi permintaan secara efektif dan efisien. Pada UMKM Makaroni Iko selama ini dalam menentukan jumlah produksi dengan berbagai varian rasa makaroni hanya ditentukan dengan perkiraan. Jumlah makaroni Iko yang diproduksi pada November 2020 sebanyak 2.350 pcs sedangkan jumlah permintaan makaroni Iko sebanyak 2.625 pcs. Dengan begitu UMKM Makaroni Iko tidak bisa memperoleh keuntungan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui model matematis dari optimalisasi banyaknya produksi makaroni Iko pada Desember 2020, mengetahui pengoptimalan produksi makaroni Iko untuk memaksimalkan keuntungan menggunakan linear programming dan mengetahui hasil analisis sensitivitas dalam optimalisasi jumlah produksi makaroni Iko menggunakan linear programming programming berbantu POM-QM. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu linear programming menggunakan metode simpleks dan dilanjutkan dengan analisis sensitivitas. Pengambilan data diperoleh dari survei dengan cara melakukan wawancara kepada pihak Makaroni Iko. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu data ketersediaan bahan baku dan keuntungan yang diperoleh. Setelah dilakukan optimasi dengan linear programming diperoleh solusi optimal, dimana perusahaan akan mendapatkan laba sebesar Rp 10.571.300 dengan jumlah produksi makaroni Iko sebanyak 3.149 pcs. Berdasarkan pengolahan yang telah dilakukan dengan bantuan software POM-QM dapat diketahui bahwa ada variabel pengetat (slack/surplus) bernilai bukan nol sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat bahan baku yang ada belum optimal. Peristiwa tersebut terjadi karena bahan baku yang tersedia tidak bisa memenuhi produksi makaroni dengan seluruh varian rasa.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Group Investigation Berbantu E-Book Terhadap Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus SMA Negeri 5 Semarang Tahun 2020) Saputra, Ardi Wildan Risqi; Sudargo, Sudargo; Endahwuri, Dhian
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i6.7894

Abstract

Pelajaran matematika menjadi salahsatu ilmu yang universal dan digunakan oleh beberapa kalangan sebagai ilmu yang mendasari perkembangan teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran discovery learning dan investigation berbantu e-book terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan berdasarkan uji lapangan yang bertempatkan di SMA Negeri 5 Semarang. Dengan sampel yang digunakan terbagi atas 3 kelas yaitu: Kelas 1 yakni diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model Discovery Learning berbantu e-book; Kelas 2, diberi perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model Investigation berbantu e-book; dan, kelas kontrol menggunakan model konvensional. Jenis penelitian ini menggunakan studi observasional dimana menggunakan metode kuantitatif deskriptif untuk mendapatkan uji validasi yang tepat pada objek penelitian. Hasil dari validasi ahli materi dan tanggapan siswa berkriteria baik, yaitu untuk ahli materi 82%, ahli media 87%, dan tanggapan siswa 85 %. Media tersebut layak untuk digunakan. Diketahui bahwa Maksimal nilai IF (Zi)I= 0,9534, maka L0= 0,013648 L 0,05: 32= 0.1567; DK {L I L 0,1567}; Maksimal IF (Zi)-S (Zi)I= 0,13648 ∉ DK. Maka dapat diketahui bahwa keputusan Uji: Maka H0 diterima. Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.  Berdasarkan dengan hasil pengujian T yaitu dimana t (0,05;62) yaitu 1.8281.669 maka H0 ditolak. Hasil dari pengujian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran interaktif menggunakan model discovery learning lebih baik dan dapat mampu membantu siswa dalam memecahkan masalah matematis, dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMA Berdasarkan Gender Khasanah, Maratus; Utami, Rizky Esti; Rasiman, Rasiman
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i5.6517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMA berdasarkan gender pada materi trigonometri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan pada siswa kelas XI SMA Takhasus Alquran tahun ajaran 2019/2020 berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, wawancara, dan dilengkapi dengan dokumentasi sehingga semua kegiatan dapat terekam dengan baik. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi metode dengan membandingkan hasil tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara siswa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan cenderung belum mampu mengidentifikasi sifat-sifat atau konsep. Selain itu, untuk siswa perempuan  juga belum mampu menyatakan ulang konsep yang telah dipelajari.
Profil Cara Guru Mengajar Matematika di SLB Negeri Semarang Aris, Muhammad Hamdan; Rasiman, Rasiman; Happy, Nurina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran matematika di kelas X SLB AB Negeri Semarang ditinjau dari cara guru mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas X SLB Negeri Semarang yaitu guru kelas X-A (Tunanetra) dan guru kelas X-B (Tunarungu). Waktu penelitian tanggal 17 juni 2020 sampai tanggal 10 September 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara. Adapun analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru kelas X-A (Tunanetra) dan guru kelas X-B (Tunarungu) sebelum pelaksanaan pembelajaran menyiapkan bahan yang diperlukan, yaitu silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam pelaksanaan pembelajaran kedua guru menggunakan metode mengajar, materi ajar dan alat evaluasi sesuai dengan kemampuan dan karakteristik siswa. (2) Guru kelas X-A (Tunanetra) menggunakan metode khusus sorogan dan metode drill dalam pembelajarannya, sedangkan guru kelas X-B (Tunarungu) menggunakan Metode Maternal Reflektif (MMR) sebagai metode utama untuk menjelaskan materi kepada siswanya. Dalam penerapan metode, kedua guru menyesuaikan kondisi siswa agar tidak mengalami hambatan dalam pembelajaran. (3) Alat dan media penunjang pembelajaran siswa tunanetra, diantaranya yaitu alat bantu perabaan (buku-buku), huruf braille, reglet, alat peraga tactual/audio, papan hitung dan sempoa, sedangkan untuk pembelajaran siswa tunarungu, alat dan media yang digunakan diantaranya media visual, menggunakan benda asli maupun tiruan, serta media gambar dengan tulisan atau keterangan dan cara menerangkannya dengan bahasa bibir/gerak bibir. Ada banyak jenis alat dan media pembelajaran yang tersedia di SLB Negeri Semarang. Dalam penggunaannya, guru menyesuaikan dengan materi yang diajar.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTU LECTORA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Windarti, Desti Hana; Rahmawati, Noviana Dini; Muhtarom, Muhtarom
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i3.6117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran MMP dan model pembelajaran STAD berbantuan Lectora terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh kelas X SMK Teuku Umar Semarang. Sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, tes, dan observasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah Uji Normalitas Distribusi, Uji Homogenitas, Uji Anava, Uji Pasca Anava (Metode Scheffe’), Uji Persamaan Regresi Linear Sederhana, dan Uji Ketuntasan Individual Klasikal. Kesimpulan hasil analisis tersebut diperoleh: (1) ada perbedaan efektivitas antara model pembelajaran MMPberbantu Lectora, STAD berbantu Lectora,model pembelajaran konvesional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, (2) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran MMPberbantu Lectora lebih baik dari model pembelajaran konvesional, (3) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran STAD berbantu Lectoralebih baik dari pada model konvensional, (4) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran MMPberbantu Lectora sama baiknya dengan model pembelajaran STADberbantu Lectora, (5) ada pengaruh keaktifan siswa pada model pembelajaran MMP dan STAD berbantu Lectoraterhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, (6) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran MMP dan STAD berbantuan Lectora mencapai KKM.
Profil Penalaran Adaptif Siswa SMP dalam Menyelesikan Masalah Open-Ended Ditinjau dari Jenis Kelamin Aziz, Dimas; Ariyanto, Lilik; Setyowati, Rina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i1.6972

Abstract

Penalaran merupakan salah satu    kemampuan  yang penting dalam matematika. Salah satu jenis penalaran yaitu penalaran adaptif. Penalaran adaptif adalah proses berpikir logis yang menghubungkan kosep dengan situasi yang tidak hanya menarik kesimpulan, tetapi juga diberi alasan-alasan yang menunjang suatu kebenaran dari pendapat yang diberikan. Kemampuan tersebut dapat diketahui dengan memberikan suatu masalah kepada siswa. Salah satu jenis masalahnya yaitu masalah open-ended. Pada dasarnya kemampuan penalaran matematika anak itu berbeda-beda dalam menyelesaikan masalah matematika. Salah satunya dilihat dari jenis kelaminnya. Dari hal tersebut, maka peneti tertarik mengetahui gambaran kemampuan penalaran adaptif dari siswa laki-laki dan siswa perempuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bringin yang terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data diambil  menggunakan tes tertulis dan wawancara yang dibuat berdasarkan  5 indikator kemampuan penalaran adaptif yang dikemukakan oleh Widjayanti, yaitu menyusun dugaan, memberikan alasan terhadap kebenaran suatu pernyataan, menarik kesimpulan dari suatu pernyataan, memeriksa kesahihan suatu argumen, dan menemukan pola pada suatu gejala matematis. Gambaran kemampuan penalaran adaptif yang dimiliki siswa mengacu pada kelima indikator tersebut. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah siswa   laki-laki ada yang memenuhi semua indikator dan ada juga yang hanya memenuhi indikator menemjkan pola pada suatu gejala matematis  . Sedangkan siswa perempuan hanya memenuhi satu indikator penalaran adaptif, yaitu menemukan pola pada suatu gejala matematis. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran adptif siswa laki-laki lebihbaik dari siswa perempuan.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN DISCOVERY LEARNING BERBANTU PREZI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK NEGERI 5 SEMARANG Ardiansyah, Zanuar Krisna; Shodiqin, Ali; Muhtarom, Muhtarom
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i3.5876

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, model pembelajaran Discovery Learningberbantu media Prezi; (2) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuPrezilebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (3) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuPrezilebih baik daripada model pembelajar konvensional; (4) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuPrezilebih baik daripada model pembelajar Discovery Learningberbantu Prezi;  (5) keaktifan siswa pada model pembelajaran Problem Bases Learningberbantu Prezidan model pembelajaran Discovery Learningberbantu Prezi; (6) ketuntasan hasil belajar siswa pada model pembelajaran Problem Based Learningberbantu Prezidan model pembelaran Discovery Learning berbantuPrezi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X. Melalui cluster random samplingterpilih sampel penelitian yaitu X TKR 2 sebagai kelas eksperimen I, X TP 1 sebagai kelas eksperimen II, dan X TP 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data  dengan menggunakan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil peneliian menunjukan: (1) Terdapat perbedanaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning, model pembelajaran Discovery Learningberbantu Prezi; (2) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Basesd learningberbantu Prezilebih baik daripada model pembelajaran Konvensional; (3) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learningberbantu Prezilebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (4) hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learing berbantu Prezilebih baik daripada model pembelajaran Discovery Learningberbantu Prezi; (5) keaktifan siswa pada model pembelajaran Problem Based Learningberbantu Prezi diperoleh persamaan regresi linear yaitu  dan model pembelajaran Discovery Learningberbantu Prezi diperoleh persamaan regresi linear yaitu ; (6) hasil belajar siswa pada model pembelajaran Problem Based Learningberbantu Prezimencapai ketuntasn belajar dan model pembelaran Discovery Learning berbantu Prezitidak mencapai ketuntasan belajar.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa ditinjau dari Pemahaman Konseptual dan Pengetahuan Prosedural Sari, Nofa; Indiati, Intan; Endahwuri, Dhian
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.6700

Abstract

Berpikir Kritis dapat diajarkan kepada siswa melalui pembelajaran matematika. Sedang pembelajaran matematika akan berhasil jika saat pengajarannya mengarahkan kepada konseptual dan prosedural. Subjek pada penelitian ini adalah satu kelas XI Animasi yaitu 26 siswa, melalui tes tertulis pemahaman konseptual dan pengetahuan prosedural didapatkan 3 siswa yang masing-masing satu siswa mewakili kelompok indikator pemahaman konseptual dan pengetahuan prosedural yang dapat dicapai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah 2 kali tes tertulis dan tes wawancara. Dari hasil penelitian kemampuan berpikir kritis siswa menghasilkan siswa cenderung kurang mampu untuk melakukan strategi yang tepat untuk menyelesaikan soal yang diberikan. Subjek yang mampu mencapai semua indikator pemahaman konseptual dan pengetahuan prosedural mampu memenuhi semua indikator kemampuan berpikir kritis dan sebaliknya.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 5 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue