cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 453 Documents
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau Dari Self-Regulated Learning Rahmawati, Ambar; Muhtarom, Muhtarom; Wulandari, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i6.8005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal matematika ditinjau dari self-regulated learning. Metode yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Subjek yang diambil adalah tiga siswa kelas XI TB1 SMKN 1 Kalinyamatan dengan tingkat self-regulated learning tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek dengan self-regulated learning tinggi memenuhi semua indikator berpikir kreatif, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration; subjek dengan self-regulated learning sedang memenuhi tiga indikator berpikir kreatif, yaitu flexibility, originality, dan elaboration; subjek dengan self-regulated learning rendah memenuhi dua indikator berpikir kreatif, yaitu flexibility dan originality.
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Materi SPLTV Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif Sari, Icha; Zuhri, M. Saifuddin; Rubowo, Maya Rini
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i5.6548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika pada materi SPLTV ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Juwana. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 5. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes gaya kognitif yaitu 1 siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 1 siswa dengan gaya kognitif impulsif. Selain dari hasil tes gaya kognitif, subjek dipilih berdasarkan saran dari guru pengampu matematika dan siswa telah memperoleh materi-materi SPLTV. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes MFFT (Matching Familiar Figure Test), tes pemecahan masalah untuk memunculkan berpikir kreatif, dan pedoman wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, artinya membandingkan hasil informasi yang diperoleh melalui sumber yang berbeda. Hasil tes dan wawancara yang dihasilkan antara lain 1) siswa dengan gaya kognitif reflektif memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan (fluency) yang ditandai dengan kemampuan memahami masalah dan dapat membuat rencana penyelesaian masalah, fleksibilitas (flexibility) ditandai dengan kemampuan melaksanakan penyelesaian, dan kebaruan (novelty) ditandai dengan kemampuan menguji kembali jawaban yang diperoleh, 2) siswa dengan gaya kognitif impulsif hanya memenuhi 2 indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan (fluency) yang ditandai dengan kemampuan memahami masalah dan dapat membuat rencana penyelesaian masalah, dan indikator fleksibilitas (flexibility) ditandai dengan kemampuan melaksanakan penyelesaian.
Studi Komparasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Devision dan Two Stay Two Stray Berbantu Macromedia Flash Terhadap Prestasi Belajar Siswa Listiana, Rizka Dwi; Sunandar, Sunandar; Prasetyowati, Dina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i1.6909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) adanya perbedaan prestasi belajar siswa antara model pembelajaran Student Team Achievement Devision (STAD), model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dan model pembelajaran Konvensional. (2) prestasi belajar siswa yang diajar  dengan model pembelajaran Student Team Achievement Devision (STAD) lebih baik daripada model pembelajaran Konvensional. (3) prestasi belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS ) lebih baik daripada model pembelajaran Konvensional. (4) manakah yang lebih baik antara prestasi belajar siswa yang diajar  dengan model pembelajaran Student Team Achievement Devision (STAD) dan prestasi belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Jenis penilitian kuantitatif. Sampel penelitian dengan Cluter Random Sampling dari populasi siswa kelas X MA Sholahuddin Demak. Tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan anava satu arah dengan taraf signifikansi 5% dilanjutkan dengan uji t satu pihak. Hasil penelitian ini diperoleh: (1) Terdapat perbedaan prestasi belajar siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Student Team Achievement Devision (STAD) berbantu Macromedia Flash, model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) berbantu Macromedia Flash dan model pembelajaran konvensional. (2) Prestasi belajar siswa yang mendapat perlakuan model Student Team Achievement Devision (STAD) berbantu Macromedia Flash  lebih baik dari prestasi belajar siswa yang mendapat model konvensional. (3) Prestasi belajar siswa yang mendapat perlakuan model Two Stay Two Stray (TSTS) berbantu Macromedia Flash  lebih baik dari prestasi belajar siswa yang mendapat model konvensional . (4) Prestasi belajar siswa yang mendapat perlakuan model Student Team Achievement Devision (STAD) berbantu Macromedia Flash  tidak lebih baik dari prestasi belajar siswa yang mendapat perlakuan model Two Stay Two Stray (TSTS) berbantu Macromedia Flash
Efektivitas Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Dan Think Pair Share Berbantu Media Wolfram Mathematica Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Di SMA Aviandari, Eka Indriyanti; Shodiqin, Ali; Purnomo, Djoko
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.7480

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian posttest only control design. Bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran TSTS berbantu media Wolfram Mathematica, model pembelajaran TPS berbantu media Wolfram Mathematica dan model pembelajaran konvensional Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis di SMA.Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Comal. Sampel penelitian ini kelas XI MIPA 2, kelas XI MIPA 3, kelas XI MIPA 1 dengan menggunakan cluster random sampling. Data yang digunakan untuk penelitian adalah soal uraian. Analisis data menggunakan uji anava satu arah, uji scheffe’, uji ketuntasan belajar, dan uji korelasi. Hasil penelitian ini yaitu (1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara ketiga model pembelajaran, (2) Pembelajaran TSTS berbantu Wolfram Mathematica lebih baik dari pembelajaran Konvensional, (3) Pembelajaran TPS berbantu Wolfram Mathematica lebih baik dari pembelajaran Konvensional, (4) Pembelajaran TSTS sama baiknya dengan pembelajaran TPS, (5) Pembelajaran TSTS dan TPS mencapai ketuntasan belajar, (6) Terdapat korelasi antara keaktifan siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas TSTS sebesar 65,37% dan kelas TPS sebesar 60,95%. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada perbedaan dari ketiga model pembelajaran, model TSTS dan model lebih baik dari pembelajaran konvensional, sedangkan model TSTS sama baiknya dengan model TPS, dapat mencapai ketuntasan belajar, dan terdapat korelasi antara keaktifan siswa dengan kemampuan komunikasi matematis.
Pengaruh Gaya Belajar, Waktu Pembelajaran dan Suasana Kelas Terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Akbar, Farich; Sudargo, Sudargo; Wulandari, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i4.6123

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survey yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Belajar, Waktu Pembelajaran dan Suasana Kelas terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa di SMA Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stuctural Equation Modeling. Variabel laten dalam penelitian ini adalah Gaya Belajar (X1), Waktu Pembelajaran (X2), Suasana Kelas (X3) dan Motivasi Belajar Matematika Siswa (Y1) sedangkan variabel teramati dalam penelitian ini adalah semua indikator dari masing-masing variabel laten. Penentuan sampel menggunakan tekanik purposive samplingi yang melibatkan 351 siswa sebagai sampel. Dalam penelitian diperoleh model yang baik dengan menghapus 23 variabel teramati dan melakukan penambahan kovarian diantara dua variabel teramati. Estimasi dilakukan sebanyak 4 kali yang dapat disimpulkan bahwa gaya belajar dan suasana kelas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar matematika siswa sedangkan waktu pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar matematika siswa. Model menunjukkan parameter koefisien pengaruh sebesar -0,09 untuk gaya belajar terhadap motivasi belajar matematika siswa, 0,22 untuk waktu pembelajaran terhadap motivasi belajar matematika siswa dan 0,12 untuk suasana kelas terhadap motivasi belajar matematika siswa. Dari hasil estimasi juga dapat disimpulkan bahwa gaya belajar, waktu pembelajaran dan suasana kelas memiliki pengaruh yang sigifikan sebesar 8,8% terhadap motivasi belajar matematika siswa.
Profil Berpikir Kreatif Sisiwa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kecerdasan Visual Spasial Sari, Eva Martia; Nizaruddin, Nizaruddin; Utami, Rizky Esti
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i1.7180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari kecerdasan visual spasial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan tes kecerdasan visual spasial yaitu 2 siswa dengan kecerdasan visual spasial tingkat tinggi, 2 siswa dengan kecerdasan visual spasial tingkat sedang, dan 2 siswa dengan kecerdasan visual spasial tingkat rendah kelas IX SMP N 1 Jaken Kota Pati yang dipilih berdasarkan hasil tes kecerdasan visual spasial dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu tes kecerdasan visual spasial, tes pemecahan masalah untuk memunculkan berpikir kreatif, dan pedoman wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yaitu membandingkan hasil informasi yang diperoleh melalui sumber yang berbeda. Hasil tes dan wawancara 1) siswa dengan kecerdasan visual spasial tinggi menunjukkan semua indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu pada aspek kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility), kebaruan (novelty) dan memenuhi semua aspek pemecahan masalah yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali jawaban. 2) Siswa dengan kecerdasan visual spasial sedang menunjukkan semua indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu pada aspek kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility), kebaruan (novelty) dan hanya mampu memahami tiga aspek pemecahan masalah yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, dan melaksanakan pemecahan masalah. 3) siswa dengan kecerdasan visual spasial rendah hanya menunjukkan hanya menunjukkan satu aspek berpikir kreatif yaitu kefasihan (fluency) dan hanya mampu memahami tiga aspek pemecahan masalah yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, dan melaksanakan pemecahan masalah.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTUAN PREZI TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMA Astuti, Endah Puji; Nizaruddin, Nizaruddin; Endahwuri, Dhian
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i4.5881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Numbered Head togetherberbantuan Prezi, Student Teams Achievementberbantuan Prezi, dan konvensional; (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Numbered Head Togetherberbantuan Prezilebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (3) Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisionberbantuan Prezilebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (4) Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Numbered Head Togetherberbantuan Prezisama baiknya dengan model pembelajaran Student Teams Achievement berbantuan Prezi; (5) Ketuntasan kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaran Numbered Head Togetherberbantuan Prezidan model pembelajaran Student Teams Achievement Division berbantuanPrezi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X. Melalui cluster random samplingterpilih sampel penelitian yaitu X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen 1, X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen 2, dan X IPS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis  siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan Prezi,Student Teams Achievement Division berbantuanPrezi, dan konvensional; (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaran Numbered Head Togetherberbantuan Prezilebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (3) Kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaran Student Teams Achievement Divisionberbantuan Prezilebih baik daripada model pembelajaran konvensional. (4) Kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaran Numbered Head Togetherberbantuan Prezisama baiknya dengan model pembelajaran Student Teams Achievementberbantuan Prezi(5) Kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan Prezi dan Student Teams Achievement Division  berbantuan Prezimencapai ketuntasan belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis YouTube Pada Materi Perbandingan Trigonometri Yudela, Shintia; Putra, Aan; Laswadi, Laswadi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.7089

Abstract

The use of technology in education is becoming increasingly common. So that in its development, educators must be able to take advantage of information and communication technology in the learning process. Efforts to use it are to increase the attractiveness of a learning process, one of which is by using the help of learning media. Because of this, this study aims to produce YouTube-based learning media on trigonometric comparison material, find out expert opinions and student responses to YouTube-based mathematics learning media on trigonometric comparison material from an angle. This research is a research development or Research and Development (R & D) using the Sugiyono procedure. This research was conducted at MAS Nurul Haq Semurup with the research subjects being students of class X. Data collection was carried out using interviews and questionnaires. The instrument used was a questionnaire using a Likert scale. Based on the results of the validation carried out by material experts and media experts, the percentage results were respectively 71% and 77% with valid criteria. Then the learning media was tested through 2 stages, namely small group trials and field trials. The average results obtained were 87.22% for small group trials and 88.16% for field trials with very practical interpretation criteria, so it can be concluded that YouTube-based mathematics learning media on trigonometric comparison material from an angle is valid and practical to use in learning. Overall the results of the study indicate that the learning media developed are suitable for use by students.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Kompetensi Pemodelan Matematis bagi Siswa Menengah Atas Nugraha, Adhi Surya
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i6.6528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun, merancang, dan mengujicobakan instrumen evaluasi kompetensi pemodelan matematis yang valid dan praktis bagi siswa Sekolah Menengah Atas. Prosedur pengembangan produk instrumen adalah penelitian berbasis Research & Development (R&D) menurut langkah-langkah pengembangan Borg and Gall.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah berhasil dirancang perangkat instrumen evaluasi kompetensi pemodelan matematis dengan tipe soal PISA dan berdasarkan 8 kompetensi pemodelan matematis sejumlah 24 butir soal pilihan ganda yang valid dan praktis. Instrumen valid secara konten, konstruk, dan bahasa ditunjukkan dari hasil validator yang menyatakan bahwa konten sesuai dengan kompetensi, konstruk sesuai  indikator, dan bahasa sesuai dengan kaidah penulisan yang baik. Instrumen praktis ditunjukan dari hasil validator yang menyatakan bahwa instrumen soal ringkas, jelas, dan mudah dipahami.
Pengoptimalan Jumlah Produksi Roti Menggunakan Metode Branch and Bound Syafitri, Dwi Nurhafifah; Kamid, Kamid; Rarasati, Niken
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v3i2.8099

Abstract

Secara umum, bisnis bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan bisnis tersebut. Untuk mendapatkan keuntungan dari suatu bisnis, perlu adanya perencanaan jumlah produksi yang optimal pada masing-masing jenis produk agar suatu bisnis mendapatkan keuntungan yang maksimum. Perencanaan produksi pada Toko Roti Tungkal Ani Hanim masih belum menghasilkan keuntungan yang optimal, karena masih terdapat kelebihan dan kekurangan produksi. Dalam menentukan jumlah produk yang harus di produksi untuk mendapatkan keuntungan maksimal dengan memperhitungkan faktor-faktor seperti harga bahan baku, harga produk dan jumlah persediaan bahan baku. Selain menggunakan pendekatan linear programming, pada penelitian ini juga digunakan pendekatan Program linier bilangan bulat atau Integer Linear Programming. Metode Branch and Bound digunakan untuk mengetahui jumlah produksi roti berupa bilangan integer yang optimal agar mendapatkan keuntungan yang maksimal. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah produksi optimal adalah 2528 loyang roti tungkal coklat, 255 loyang roti tungkal keju, 375 loyang roti tungkal kacang coklat, 1980 loyang roti tungkal kelapa, 1250 loyang roti tungkal srikaya, 980 loyang roti tungkal kacang hijau, 142 loyang roti tungkal durian dan 80 loyang roti tungkal kacang merah. Sehinggga Toko Roti Tungkal Ani Hanim akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp42.770.200. Hasil keuntungan tersebut lebih optimal dibandingkan jumlah produksi yang diterapkan oleh Toko Roti Tungkal Ani Hanim. Keuntungan yang didapatkan akan meningkat sebesar Rp468.200 atau sebesar 1,11% untuk setiap bulannya.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 5 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue