cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 453 Documents
Analisis Self Concept dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Barisan dan Deret Dahlia, Nike
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25022

Abstract

Konsep diri siswa sering dikaitkan dengan kemampuan berpikir kreatif, meskipun hubungan antara keduanya belum sepenuhnya jelas. Atas dasar itulah, tujuan dari penelitian ini ialah untuk menelaah baik siswa maupun siswi di kelas XI-2 dan XI-3 di MAS Jabal Nur Paloh Lada memandang konsep diri mereka serta kemampuan berpikir kreatif yang dimiliki, khususnya pada materi barisan dan deret aritmetika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dilaksanakan di MAS Jabal Nur Paloh Lada, Kabupaten Aceh Utara. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa dari kelas XI-2 dan XI-3, dengan 5 orang di antaranya dipilih sebagai sampel berdasarkan hasil penilaian konsep diri dan kemampuan berpikir kreatif. Adapun kegiatan pengumpulan data dapat dilakukan berupa angket, tes, serta wawancara dan dokumentasi. Sehingga didapatkan hasil dari penelitian ini yang menunjukkan bahwa siswa memiliki Tingkat kemampuan berpikir kreatif bervariasi dengan konsep diri tinggi. Sementara itu, siswa dengan konsep diri sedang cenderung berada pada kategori kemampuan berpikir kreatif rendah, demikian pula siswa dengan konsep diri rendah yang juga berada pada kategori rendah. Dengan demikian, hasil analisis mengindikasikan bahwa konsep diri tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam memahami materi barisan dan deret aritmetika. 
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Bertipe Hots Materi Fungsi Kuadrat ditinjau dari Kemampuan Matematika Gunawan, Oktaviant Wahyu; Sugiyanti, Sugiyanti; Wulandari, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.21986

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematika merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika bertipe HOTS materi fungsi kuadrat untuk siswa kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMA Negeri 14 Semarang yang berjumlah 6 orang yaitu, 2 siswa kemampuan matematika tinggi, 2 siswa kemampuan matematika sedang, dan 2 siswa kemampuan matematika rendah. Subjek ditentukan dari nilai ulangan harian fungsi kuadrat waktu kelas X dan dari rekomendasi guru kelas mapel matematika. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa a) siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, dan self – regulation. b) siswa dengan kemampuan matematika sedang memenuhi empat indikator berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, evaluation, dan inference. c) siswa dengan kemampuan matematika rendah hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis yaitu interpretation.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping untuk Meningkatkan Kreativitas Matematika Siswa Kelas VII SMP Widyasari, Lia Fitri; Yani T, Ahmad; Mirza, Ade; Yusmin, Edy; Pasaribu, Revi Lestari
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25036

Abstract

Pendidikan esensial dalam membangun sumber daya manusia unggul dan kemajuan nasional, terutama matematika yang sering menantang siswa. Penelitian ini mengeksplorasi dampak model pembelajaran mind mapping pada kreativitas matematika siswa kelas VII SMPN 1 Singkawang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group. Sampel terdiri dari 58 siswa yakni, 30 dari kelas VII A (eksperimen) dan 28 dari kelas VII F (kontrol), dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kemampuan belajar yang relatif sama. Instrumen tes esai mengukur kefasihan, keluwesan, dan orisinalitas. Analisis data dilakukan secara bertahap. Pertama, data diuji normalitas dan homogenitas untuk memenuhi syarat statistik. Selanjutnya, perbedaan antar kelompok diuji menggunakan uji-t independen. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001. Penelitian ini secara kuat menandakan bahwa penerapan model pembelajaran mind mapping memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kreativitas matematika siswa. Implikasinya, model pembelajaran mind mapping efektif memupuk pemikiran lancar, fleksibel, dan inovatif, membantu siswa dalam mengorganisasikan ide-ide secara visual, tetapi juga mendorong pola pikir yang lebih lancar, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi soal-soal matematika. Dengan demikian guru direkomendasikan mengadopsinya sebagai alternatif pengajaran, sementara sekolah menyediakan fasilitas pendukung untuk implementasi optimal.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Siswa SMK Fatharani, Tafia Hasna; Prayito, Muhammad; Harun, Lukman
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.19798

Abstract

Pelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap kurang menarik dan sulit oleh sebagian siswa, seperti siswa kesulitan dalam memecahkan permasalahan dalam pelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran matematika berbasis powtoon dengan Pendekatan Kontekstual yang valid untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan RD (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Dengan menggunakan sampel yang terdiri dari 35 siswa kelas X TJKT 2 sebagai kelas eksperimen (pembelajaran menggunakan video pembelajaran matematika berbasis powtoon dengan Pendekatan Kontekstual) dan 36 siswa kelas X TJKT 1 sebagai kelas kontrol (pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional dengan metode ceramah). Pada uji validitas produk, penilaian ahli media 81,30% dan ahli materi 85,00% dalam kategori sangat baik. Pada analisis ketuntasan diperoleh data kemampuan pemecahan masalah menggunakan video pembelajaran matematika berbasis powtoon dengan Pendekatan Kontekstual berada pada persentase 100% sehingga mencapai KKM. Pada uji N-Gain sebesar efektivitas = 3,7342 sehingga video pembelajaran efektif digunakan pada pembelajaran matematika. Media video pembelajaran ini juga dikatakan praktis melalui angket siswa yang menunjukkan bahwa persentase kelayakan video pembelajaran sebesar 81,63% dengan kategori sangat baik.
Model Matematika Dinamika Perilaku Bullying dengan Intervensi Sekolah dan Resiliensi Siswa Ilmi, Noraniza Bahrotul; Muniroh, Muna Afdi; Hastari, Ratri Candra; Prasetya, Nizarkasyi Fighar
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.24956

Abstract

In this study, a model of bullying behavior transmission was developed by incorporating school interventions and student resilience. Finding the equilibrium point, figuring out the basic reproduction number , and assesing the equilibrium point’s stability are all part of dynamical analysis. Two equilibrium points are identified, namely the bullying-free equilibrium and the bullying-present equilibrium.. The dynamical analysis result shows that the bullying- free equilibrium point is locally asymtotically stable if , conversely, when  the bullying-present equilibrium point is locally asymtotically stable. The numerical simulations result are consistent with the analytical result.
Pengelompokan Kab/Kota di Sumatera Barat Berdasarkan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Menggunakan Algoritma K-Medoids Alya, Rahmika
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25067

Abstract

The increasing population in West Sumatra poses challenges in birth control. The Family Planning (FP) program addresses this through Long-Term Contraceptive Methods (LTCM) such as tubectomy, vasectomy, IUD, and implants. However, LTCM adoption remains uneven across districts/cities, limiting program effectiveness. This study aims to classify districts/cities in West Sumatra based on LTCM usage using the K-Medoids algorithm, which is more robust to outliers compared to K-Means. Secondary data were obtained from the 2024 SIGA BKKBN database on the number of reproductive-age couples (RAC) using LTCM. The analysis included outlier detection with boxplots, data standardization, and clustering using K-Medoids with Silhouette methods to determine the optimal cluster. The results revealed two clusters: one with 14 regions of low LTCM usage and another with 5 regions of higher usage. These findings indicate disparities in contraceptive adoption, highlighting the need for targeted policies to increase LTCM use in low-usage regions.
Efektivitas Model Project Based Learning Terintegrasi Steam Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif ditinjau dari Kemampuan Penalaran Matematis Nisa, Novia Lairia Ainun; Indiati, Intan; Sugiyanti, Sugiyanti
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.21474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PjBL) yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, ditinjau dari tingkat kemampuan penalaran matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain post only control group. Subjek penelitian adalah siswa sekolah menengah yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan model PjBL-STEAM dan kelompok kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kreatif, tes penalaran matematis, serta lembar observasi untuk mengevaluasi proses pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL-STEAM secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa siswa dengan tingkat kemampuan penalaran matematis tinggi cenderung menunjukkan peningkatan lebih besar dalam berpikir kreatif, sementara siswa dengan kemampuan penalaran matematis rendah tetap menunjukkan peningkatan meskipun tidak sekuat kelompok lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa keterpaduan STEAM dalam model PjBL efektif dalam memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kreatif melalui kegiatan kolaboratif dan eksploratif. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model PjBL-STEAM merupakan pendekatan yang inovatif dan relevan dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21, khususnya kemampuan berpikir kreatif, dengan mempertimbangkan variasi tingkat penalaran matematis siswa. Model ini dapat diimplementasikan lebih luas dalam pembelajaran matematika dan sains untuk menghasilkan pengalaman belajar yang bermakna.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Berdasarkan Tingkat Rasa Ingin Tahu Nuryanti, Tri; Nurjamil, Dedi; Rustina, Ratna
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan tingkat rasa ingin tahu. Fokus penelitian diarahkan pada ketercapaian indikator berpikir kritis matematis, yaitu Interpretation, Analysis, Evaluation, dan Inference, dengan memperhatikan tingkat rasa ingin tahu siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksplorasi. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling dari siswa kelas IX SMP Negeri 2 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket rasa ingin tahu, dan wawancara tak berstruktur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan rasa ingin tahu kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator berpikir kritis matematis serta menunjukkan antusiasme dalam menyelesaikan soal. Subjek dengan rasa ingin tahu kategori sedang juga mampu memenuhi seluruh indikator, namun masih kurang percaya diri dalam memberikan jawaban. Sementara itu, subjek dengan rasa ingin tahu kategori rendah hanya mampu memenuhi indikator Interpretation dan Analysis. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat rasa ingin tahu memiliki peran penting terhadap ketercapaian kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa pengembangan rasa ingin tahu siswa dapat dijadikan salah satu alternatif dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis.
Kemampuan Pemodelan Matematika Siswa SMP Kelas VII Berbantuan E-LKPD Materi Operasi Bilangan Bulat Muhammad, Bagas Al Faruq; Kurniadi, Elika
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i1.25968

Abstract

This study aims to describe students' mathematical modeling abilities in learning integer operations assisted by E-LKPD, namely with Liveworksheets learning media. This study uses a qualitative descriptive research type with research subjects, namely 25 students of class VII.1 SMP Negeri 3 Tanjung Raja. Data were collected through tests and interviews. Data analysis is based on the results of each student's written test and interviews with students according to the predetermined category of mathematical modeling abilities. Students' mathematical modeling abilities are seen based on indicators of mathematical modeling abilities. The results of the study show that students' mathematical modeling abilities in learning assisted by Liveworksheets are categorized as very good with a percentage of 52%, categorized as good with a percentage as 24%, categorizes as sufficient with a percentage of 18%, and categorized as less with a percentage of 6%. In working on the test questions given by the researcher, most students can meet the indicators of mathematical modeling abilities well and are able to solve problems with correct answer conclusions. However, in the process of solving the problems, students still encountered obstacles such as errors in identifying the problem, creating an inappropriate mathematical model, not identifying variables correctly, and confusion and errors in the mathematical solution process. Although they made errors in some parts of the problem solving, overall, students were able to solve the problems given well.
Kemampuan Berpikir Fleksibel Matematis Siswa Kelas VII pada Materi Perbandingan Ditinjau dari Attitudes Toward Mathematics Nurdianti, Risa; Setialesmana, Depi; Herawati, Linda
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i1.23904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir fleksibel matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi perbandingan ditinjau dari attitudes toward mathematics. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskripsif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian melalui penyebaran angket attitudes toward mathematics, tes kemampuan berpikir fleksibel matematis, dan wawancara. Instrumen yang digunakan yaitu peneliti sendiri sebagai instrumen utama dan instrumen pendukung berupa angket attitudes toward mathematics dan soal tes kemampuan berpikir fleksibel dalam soal uraian dengan materi perbandingan. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 siswa kelas VII-A SMP Negeri 3 Tasikmalaya yang dipilih berdasarkan pertimbangan, yaitu siswa yang menunjukan kategori konsisten pada hasil angket atttitudes toward mathematics, dan siswa yang memiliki skor attitudes toward mathematics yang paling dominan serta yang paling banyak memenuhi indikator kemampuan berpikir fleksibel tanpa memperhatikan kebenaran jawaban mereka pada setiap kategori attitudes toward mathematics. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa siswa dengan attitudes toward mathematics yang positif  mampu menyelesaiakan soal melalui seluruh indikator kemampuan berpikir fleksibel, yaitu mengubah perspektif, mempertimbangkan opsi, dan menghasilkan alternatif, sementara siswa dengan attitudes toward mathematics yang negatif hanya mampu menyelesaikan soal melalui dua indikator kemampuan berpikir fleksibel saja yaitu mengubah perspektif, dan mempertimbangkan opsi.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 5 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue