cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 453 Documents
Penggunaan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) pada materi bilangan bulat untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Salatiga Mu'awanah, Nafisatul; Riani, Dinar Kasih; Mampouw, Helti Lygia
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v6i6.20062

Abstract

Sebagian besar siswa mengalami kesulitan memahami bilangan bulat, khususnya saat mengoperasikan tanda negatif dan juga penyelesaian masalah kontekstual yang berkaitan dengan bilangan bulat. Oleh karena itu, peneliti merumuskan desain pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan siswa dengan cara menggunakan pendekatan pembelajaran berkaitan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat dengan menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tertulis. Analisis data menunjukkan bahwa terdapat dampak positif dalam penerapan pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching terhadap peningkatan hasil belajar siswa, khususnya pada materi Bilangan Bulat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa secara signifikan. Hal ini terbukti dari peningkatan rata-rata nilai dari 73,8 menjadi 87,8. 
Algoritma Penyelesaian Matriks Fuzzy Tak Persegi dengan Invers Moore-Penrose Fadhilla, Widya Rizky; Surodjo, Budi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25132

Abstract

Artikel ini menyajikan mengenai algoritma untuk menyelesaikan sistem persamaan matriks fuzzy tak persegi dengan bentuk umum sistem yang dikaji adalah X`A=B` dengan merupakan A matriks krispi tak persegi dan B` adalah matriks fuzzy. Hal ini dikaji karena sistem linear dalam dunia nyata seringkali melibatkan ketidakpastian yang dapat dimodelkan dengan fuzzy. Metode yang dikembangkan merupakan perluasan dari teknik perluasan Friedman dengan melakukan dekomposisi matriks A ke dalam partisi tak negatif dan membentuk matriks perluasan S. Metode ini memanfaatkan konsep invers moore-penrose matriks fuzzy serta konsep perluasan pada matriks fuzzy untuk mendapatkan solusi fuzzy minimal. Solusi fuzzy minimal dapat berupa solusi lemah dan solusi kuat dikarenakan solusi tunggal berkemungkinan tidak ada atau tidak dapat ditemukan secara langsung. Hasilnya berupa solusi fuzzy yang unik dan optimal dalam konteks matriks fuzzy tak persegi.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Tipe Soal Matematika Nalaria Realistik Ditinjau dari Resiliensi Matematis Nabila, Valesya; Apiati, Vepi; Herawati, Linda
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.24070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis peserta didik dalam menyelesaikan tipe soal Matematika Nalaria Realistik (MNR) ditinjau dari resiliensi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa pengisian angket resiliensi matematis, tes kemampuan penalaran matematis dan wawancara tidak terstruktur. Instrumen yang digunakan yaitu peneliti, angket resiliensi matematis, dan soal tipe MNR yang disesuaikan dengan kemampuan penalaran matematis. Subjek penelitian ini terdiri dari 4 peserta didik kelas VIII-K SMP Negeri 1 Tasikmalaya. Penentuan subjek didasarkan pada pertimbangan peserta didik yang memenuhi indikator kemampuan penalaran matematis paling banyak di setiap kategori resiliensi matematis dengan tidak mempertimbangkan jawaban benar maupun salah serta mampu memberikan informasi yang jelas dan lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan kategori resiliensi matematis tinggi (S-3), (S-4) dan sedang (S-8) mampu menyajikan pernyataan melalui tulisan, mengajukan dugaan, melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu, memeriksa kesahihan suatu argumen dan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi. (S-4) tidak menuliskan jawaban akhir pada penyelesaian soal tetapi saat wawancara mampu menjelaskan dengan baik dalam melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu. Sedangkan (S-8) melakukan kesalahan dalam melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu. Peserta didik dengan kategori resiliensi matematis rendah (S-10) hanya mampu menyajikan pernyataan melalui tulisan, mengajukan dugaan, melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Materi Transformasi Geometri ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Junaedi, Aurellia Salsabilla; Purwosetiyono, FX Didik; Zuhri, M. Saifuddin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.21494

Abstract

Komunikasi matematis adalah proses penyampaian gagasan, konsep, dan hasil matematika secara efektif dan jelas kepada orang lain melalui berbagai cara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan siswa SMA dalam komunikasi matematis saat menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar dengan menggunakan kedua gaya kognitif field dependent dan field independent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen utama peneliti dan instrumen bantu seperti tes GEFT, angket transformasi geometri, wawancara untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam komunikasi matematis, dan dokumentasi. Karena penelitian ini berlangsung dua kali, datanya menggunakan triangulasi tenik untuk memastikan keabsahan. Pengumpulan, pengurangan, penyampaian, dan penarikan kesimpulan adalah semua bagian dari analisis data. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek penelitian ini. Empat siswa di kelas XI-1 SMA Negeri 3 Rembang di Rembang adalah subjek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Dependent tidak dapat memenuhi semua kriteria kemampuan komunikasi matematis. Siswa dengan gaya kognitif Field Independent, di sisi lain, dapat memenuhi semua kriteria.
Peramalan Omset Penjualan Toko “Game Playstation 4 dan 5” di Shopee Menggunakan Metode Autoregressive Integrated Moving Average dan Long Short-Term Memory Wibowo, Agung; Walid, Walid
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.24957

Abstract

Penelitian ini bertujuan membangun model peramalan omset penjualan harian pada toko “Game PlayStation 4 dan 5” di platform Shopee selama periode Januari 2023 hingga Desember 2024. Dua pendekatan yang digunakan, adalah Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk menangkap pola linier, serta Long Short-Term Memory (LSTM) untuk pola nonlinier. Model ARIMA dibangun setelah uji stasioneritas dan diferensiasi satu kali, dengan identifikasi parameter melalui analisis ACF dan PACF. Model terbaik yang diperoleh adalah ARIMA(4,1,5) dengan MSE sebesar 1,19833×10¹³, RMSE sebesar 3.461.695, dan MAPE sebesar 0,9783 pada data pengujian. Sementara itu, pemodelan LSTM dilakukan dengan optimasi hiperparameter menggunakan Bayesian Optimization berbasis algoritma Tree-structured Parzen Estimator (TPE). Model terbaik, LSTM_95_ts30, dengan arsitektur lima lapis, time step 30, dan dropout 0,1, memperoleh MSE sebesar 5,99894×10¹², RMSE sebesar 2.449.273, dan MAPE sebesar 0,2079 pada data pengujian. Hasil peramalan untuk periode 1–30 Januari 2025 menggunakan model LSTM menunjukkan prediksi stabil dengan kisaran omset harian sekitar Rp9,7 juta–Rp10,9 juta. Temuan ini menunjukkan bahwa ARIMA lebih efisien untuk peramalan jangka pendek, sedangkan LSTM lebih unggul dalam menangkap fluktuasi kompleks dan pola nonlinier pada data e-commerce.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah Etnomatematika Pada Materi Segitiga dan Segi Empat Kelas VIII UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa Laoli, Jon Wancer; Lase, Sadiana; Mendrofa, Netti Kariani; Telaumbanua, Yakin Niat
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.24786

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa yang masih berada pada kategori cukup, kurangnya penerapan etnomatematika, gaya belajar yang monoton, serta keterbatasan bahan ajar interaktif. Sebagai solusi, dikembangkan modul pembelajaran berbasis masalah dengan integrasi unsur budaya Nias pada materi segitiga dan segi empat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Gunungsitoli Idanoi dengan instrumen berupa tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, bahasa, dan media, serta angket respon guru dan siswa. Data penelitian terdiri atas data kualitatif berupa saran dan komentar, serta data kuantitatif yang diperoleh dari hasil angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis (kepraktisan siswa 95,56% dan guru 96,67%), dan efektif dengan rata-rata hasil belajar 86,48 serta ketuntasan klasikal di atas 60%. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis etnomatematika ini layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Menggali Kontribusi Faktor Psikologis terhadap Kreativitas Matematis pada Siswa Cerdas Istimewa Nuriah, Eva; Patmawati, Hetty; Yulianto, Eko
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.24206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor psikologis seperti kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan self-efficacy (SE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa cerdas istimewa (CI) di SMPN 2 Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh CI di SMPN 2 Tasikmalaya dengan sampel yang diambil sebanyak 23 siswa CI dengan teknik puposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematis, angket untuk mengukur EQ dan SE, serta data sekunder mengenai IQ siswa. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa IQ secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis, berbeda dengan EQ dan SE yang menunjukkan kontribusi signifikan. Selain itu, secara simultan, kombinasi ketiga faktor psikologis ini memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa CI.
Profil Kemampuan Penalaran Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Matematika ditinjau dari Efikasi Diri Siswa Kusmiyatun, Dyah Ayumi; Indianti, Intan; Purwanti, Heni
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.21910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi persamaan dua variabel, yang ditinjau dari efikasi diri siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa di SMP N 1 Pulokulon pada tahun ajaran 2024/2025, yang dipilih berdasarkan hasil angket efikasi diri. Satu siswa berada pada tingkat level, satu siswa pada tingkat strength, dan satu siswa pada tingkat generality. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data terdiri dari tiga langkah: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan efikasi diri mereka bervariasi. Subjek pada tingkat level dapat menyelesaikan soal dengan benar, baik secara tertulis maupun lisan, serta mampu memenuhi indikator penalaran matematis seperti menyajikan pernyataan matematika, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi, dan menarik kesimpulan. Subjek pada tingkat strength dapat menyelesaikan soal, namun hasil akhirnya kurang maksimal karena terburu-buru sehingga melakukan kesalahan dalam langkah-langkah penyelesaian. Subjek ini hanya memenuhi dua indikator penalaran matematis, yaitu menyajikan pernyataan matematika dan mengajukan dugaan. Sementara itu, subjek pada tingkat generality mampu menyelesaikan soal dengan baik dan benar pada soal kedua, memenuhi indikator penalaran matematis seperti menyajikan pernyataan matematika, melakukan manipulasi, dan menarik kesimpulan. Namun, pada soal pertama, subjek mengalami kesalahan langkah sehingga hasilnya tidak sempurna dan hanya memenuhi indikator menyajikan pernyataan matematika. Secara keseluruhan, siswa-siswa ini dapat menyampaikan konsep-konsep matematis dengan baik, baik secara lisan maupun tertulis, serta dapat menginterpretasikan hasil penyelesaian masalah.
Penerapan Model Collaborative Learning Untuk Mengoptimalkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika Julyana, Putri; Anggraini, Villia; Fitri, Dewi Yuliana
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25145

Abstract

This research stems from the fact that mathematics learning in schools still largely uses a teacher-centered expository approach. This condition causes students to lack a deep understanding of concepts and are unable to optimally demonstrate creative thinking skills. They tend to memorize formulas, have difficulty solving non-routine problems, are passive in discussions, and are not accustomed to expressing opinions. To address these issues, this study applies the Collaborative Learning (CL) model, which is oriented towards heterogeneous group cooperation to encourage active interaction, exchange of ideas, and collaboration in solving mathematical problems. This study aims to examine the effect of the application of Collaborative Learning on mathematical creative thinking skills compared to conventional learning. The approach used was an experiment with a Posttest Only Control Group Design. Samples were taken randomly and divided into experimental and control classes. The research instrument was a mathematical creative thinking ability test analyzed through the Liliefors normality test, F homogeneity, and t-test. The results showed an average posttest score of 64.67 for the experimental class and 62.50 for the control class, with a t-value of 0.305 and t-table of 1.68. Since t count t table, it was concluded that there was no significant difference between the two groups. This finding indicates that the implementation of Collaborative Learning has not shown a significant impact on improving students' mathematical creative thinking skills.
Analisis Persepsi Peserta Didik SMP terhadap Pelajaran Matematika Nurpadillah, Alya; Afriansyah, Ekasatya Aldila
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25367

Abstract

This study aims to describe students' perceptions of mathematics lessons based on three aspects: understanding, accepting, and evaluating mathematics. This study employed a qualitative descriptive approach involving 33 respondents who were students at SMP Negeri 1 Malangbong. This approach was chosen to obtain an in-depth picture of the phenomenon studied based on students' direct experiences and views. Information was collected through statement forms and semi-structured interviews, which were verified through source and technique triangulation. The results of the statement form analysis indicate that the aspect of understanding mathematics is in the very strong category (83%), the aspect of evaluating mathematics is in the strong category (65%), while the aspect of accepting or absorbing is in the moderate category (56%). The interviews conducted aimed to support these results, where most students stated that they understand mathematical concepts but still have difficulty in applying them and their self-assessment of their abilities tends to be low. Students with strong learning motivation and harmonious relationships with teachers generally have a more positive perception of the learning process. The conclusion of this study indicates that students' perceptions of mathematics lessons are categorized as positive, but need to be strengthened in the acceptance aspect through a more contextual learning approach.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 5 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue