cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 664 Documents
Pengaruh Pemanfaatan Penggunaan Aplikasi 'Klik KB' terhadap Pengetahuan dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi pada Masa Pandemi COVID-19 di Kota Tarakan Ratnanengsih, Ratnanengsih; Lestari, Tanti Tri; Octamelia, Mega
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.919

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada perubahan kehidupan di Indonesia termasuk dalam penggunaan alat kontrasepsi. Pandemi menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan sebagai akibat dari penurunan angka keikutsertaan dan putus menggunakan alat kontrasepsi. Masyarakat mengurangi keluar rumah untuk mendapatkan pelayanan KB karena takut tertular covid-19, untuk mengatasi hal tersebut BKKBN meluncurkan aplikasi Klik KB. Aplikasi “Klik KB’ ini dapat menghubungkan secara langsung antara akseptor KB dengan bidan dan dapat melakukan konseling secara online. Namun sayangnya, pemanfaatan aplikasi tersebut belum optimal, salah satu faktor penyebabnya adalah adanya ketidaktahuan tentang aplikasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan penggunaan aplikasi “klik kb” terhadap pengetahuan dalam penggunaan alat kontrasepsi selama pandemic covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperiment dengan pendekatan pretest and posttest control group design dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang dibagi kedalam kelompok control dan kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukan responden terbanyak menggunakan alat kontrasepsi Suntik, berpendidikan terakhir SMA, tidak bekerja, dengan jumlah anak 2-3 dan berusia 20-35 tahun, juga terdapat pengaruh penggunaan aplikasi Klik KB terhadap pengetahuan. Diharapkan akseptor dan bidan berperan aktif pada program KB dan dapat menggunakan aplikasi ini agar memudahkan pelayanan.
Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Tukan, Ramdya Akbar; Najihah, Najihah; Wijayanti, Dewi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.920

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang masih menjadi masalah besar tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia, kasus hipertensi terus meningkat .seiring dengan berkembangnya zaman. Penyakit hipertensi.disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola hidup yang terkait dengan .kebiasaan konsumsi makan yang.tidak sehat, perokok, kurang berolahraga, gen, serta faktor stress. Melakukan kontrol tekanan darah merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit tekanan darah tinggi atau komplikasi dari penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kontrol tekanan darah pada lansia di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, dengan metode deskriptif sebanyak 18 responden. Hasil di temukan sebanyak 13 responden (72%) megalami tekanan darah tinggi, dan 5 responden (28%) memiliki tekanan darah normal, dengan kepatuhan kontrol tekanan darah sebanyak 6 responden (33%) dan 12 responden (67%) tidak patuh kontrol tekanan darah. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ketidakpatuhan kontrol tekanan darah yang tinggi sehingga diperlukan adanya edukasi berkelanjutan serta adanya educator terlatih dalam pelaksanaan pengukuran tekanan darah.
The Occurrence of Stunting during The COVID-19 Pandemic at Integrated Health Center: An Observational Study in Mekarjaya, Depok, West Java Putri, Salsabila Auni; Maskunah, Maskunah; Riyanti, Riyanti; Mulianingtyas, Grace Valentina; Suhendra, Faiza Assyifa; Octavia, Lestari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.921

Abstract

Pandemi COVID-19 dapat meningkatkan tantangan pemenuhan zat gizi, terutama untuk kelompok balita di negara dengan kondisi karakteristik dengan pendapatan rendah-mencegah termasuk Indonesia. Gangguan infeksi pada anak-anak, termasuk balita dapat diperburuk oleh kejadian malnutrisi dan berkontribusi pada kemungkinan transmisi virus SARS-CoV-2.  Posyandu menjadi ujung tombak dalam program pemantauan status gizi balita, termasuk di masa pandemi. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi status gizi pada balita saat pandemi covid-19 di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) “Kuntum Mekar A RW 21” di Mekarjaya, Kota Depok, Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder dari kegiatan penimbangan balita yakni: tinggi/panjang badan, jenis kelamin, dan usia. Hasil penelitian dengan total jumlah subjek 135 balita yang data hasil pengukurannya dapat diolah. Subyek terdiri dari 1 bayi baru lahir (0-3 bulan) yang tidak mengalami kategori stunting, 27 anak (4-12 bulan) dengan persentase stunting 7,4% dan stunting parah 3,7%, 31 balita (usia 13-23 bulan) dengan persentase stunting 12,9% dan stunting parah 3,2%. Dua puluh tujuh anak usia (24-35 bulan) persentase stunting 14,8%, 22 anak usia (36-47 bulan) persentase stunting 22,7% dan stunting parah 4,5%, dan untuk kelompok umur 47-59 bulan, 27 anak, persentase stunting 14,8%. Total prevalensi stunting di wilayah kerja Posyandu Kuntum Mekar A RW 21 Mekarjaya, Depok adalah 16,3%. Pendekatan penanganan stunting memerlukan kerjasama multisektor dan berkelanjutan untuk menciptakan generasi emas tahun 2045.
Identifikasi Polimorfisme Gen N-Asetiltransferase 2 (NAT2) Pada Suku Batak Pasaribu, Ezra; Paranginangin, Jason Merari; Dewi, Lucia Vita Inandha
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki berbagai macam suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang terdiri lebih dari 300 etnik. Penelitian tentang TB pada suku Jawa (40%) Sunda (15,50%), Melayu (3,7%), Batak (3,6%), Madura (3%) dan Betawi (2,88%). Tujuannya untuk mengetahui adanya polimorfisme pada gen NAT2 subyek sehat suku Batak beserta tipe polimorfisme dan jenis tipe asetilatornya. Dampak polimorfisme NAT2 yaitu toksisitas obat, neuropati perifer. Metode menggunakan metode RFLP dengan pengambilan sampel 10 suku Batak. Sampel darah di isolasi DNA menggunakan Wizard® Genomic DNA Purification Kit kemudian dilakukan PCR RFLP dengan menggunakan enzim restriksi : Taq1, Kpn1, BamH1 dan dielektroforesis. RFLP enzim restriksi Kpn1 menggunakan marker berukuran 100bp. Taq1 didapatkan NAT2*4 dan alel mutan NAT2*6A. BamH1 didapatkan NAT2*4 dan alel mutan NAT2*7B. Terdapat polimorfisme gen NAT2 pada suku Batak yaitu NAT2*4/*5B, NAT2*4/*6A, NAT2*4/*7B, NAT2*5B/*5B dan NAT2*7B/*7B dan tipe polimorfisme gen NAT2 pada suku Batak yaitu asetilator sedang NAT2*4/*5B (20%), NAT2*4/*6A (33,3%) dan pada NAT2*4/*7B (20%), asetilator lambat NAT2*5B/*5B (13,3%) dan NAT2*7B (13,3%). Tipe asetilator pada suku Batak provinsi Sumatra Utara yaitu asetilator sedang dan lambat.
Efek Antihipergklikemi dan Perbaikan Fungsi Ginjal, Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R & G.Forst) dengan Parameter Kadar Kreatinin dan Histopatologi pada Tikus Diabetes Nefropati yang Diinduksi Streptozotosin-Nikotinamid Sanggel, Mariyo Jane; Purwidyaningrum, Ika; Saptarini, Opstaria
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun matoa (Pometia pinnata J.R. & G. Forst) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai pengobatan di Indonesia. Tanaman matoa telah digunakan oleh masyarakat Asia (Papua Nugini, Malaysia dan Indonesia) sebagai salah satu obat tradisional dan empiris yang memiliki banyak kegunaan dalam pengobatan antihipertensi, antioksidan dan antibakteri. Salah satu kegunaannya adalah sebagai obat antidiabetes. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui efek antihiperglikemi dan pengaruh pemberian ekstrak etanol terhadap daun matoa dapat mempengaruhi kreatinin, dan menurunkan kadar glukosa darah yang telah diinduksi STZ-NA. serta hasil histopatologi ginjal. Subyek penelitian eksperimental dengan menggunakan 30 ekor tikus jantan wistar yang dikondisikan DM tipe 2 selama 24 hari. Tikus dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok I normal, kelompok II kontrol negatif STZ-NA 65 mg/kg BB dan 230 mg/kg BB, kelompok III kontrol positif glibenklamid 0,45 mg/kg BB, kelompok IV ekstrak etanol daun matoa 98 mg/kg BB, kelompok V ekstrak daun matoa 196 mg/kg BB, kelompok VI ektrak daun matoa 392 mg/kg BB. Semua kelompok diberikan induksi STZ-NA kecuali kelompok normal diberikan pakan standar. Pemberian ekstrak sediaan uji dilakukan selama 14 hari. Kesimpulan ekstrak daun matoa (Pometia pinnata J.R. & G. Forst) memiliki efek dalam menurunkan kadar glukosa darah dan kadar kreatinin terhadap fungsi ginjal tikus, serta mampu memperbaiki pada gambaran histopatologi ginjal tikus diabete nefropati. Kata kunci: Ekstrak etanol daun matoa, serum kreatinin, diabetes nefropati dan histopatologi ginjal. .
Penerapan Program PHBS Dalam Penanggulangan DBD Di Kecamatan Medan Selayang Syahda, Suhaila; Susanti, Nofi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permenkes No. 2269/MENKES/PER/XI/2011, yang mengatur upaya mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat di Indonesia, mengacu pada praktik manajemen PHBS yang dimulai dari pengkajian, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh kurangnya pelaksanaan Program PHBS, oleh karena itu penting untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pelaksanaan Program PHBS dengan pemberantasan penyakit DBD di Kecamatan Medan Selayang. Penelitian ini menggunakan strategi pengambilan sampel secara acak. Populasi penelitian terdiri dari semua penduduk yang terkena DBD di Kecamatan Medan Selayang; sampel penelitian terdiri dari 69 orang dari populasi yang tersedia. Temuan penelitian ini adalah Berdasarkan hasil uji chi-square p = 0,009, Ho ditolak dan Ha diterima karena p < 0,05. Cara pencegahan DBD memiliki hubungan yang signifikan dengan pelaksanaan Program PHBS. Kesimpulannya, diketahui bahwa pelaksanaan program PHBS lemah, dengan tingkat pencegahan DBD sebesar 20,3%, dan PHBS tidak memadai, dengan tingkat pencegahan DBD sebesar 11,6%. Nilai p sebesar 0,009 diperoleh dari uji chi-square, yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara cara pencegahan DBD dan pelaksanaan program PHBS; perilaku pencegahan DBD berisiko 2,6 kali lebih besar terhadap pelaksanaan program PHBS.
Gambaran Hasil Pemeriksaan HIV Pada Penderita Tuberculosis Paru Di Rumah Sakit Khusus Paru Medan Purba, Sanna Kamisna Royani; Ginting, Radina Yuni Mahesa
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Human Immunodeviciency Virus (HIV) telah menjadi faktor predisposisi terpenting dalam berkembangnya Tuberculosis (TB) sejak awal Tahun 1980an dimana sepertiga penderita yang terinfeksi HIV di dunia memiliki koinfeksi dengan TB Paru. Tb pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dapat memiliki gambaran klinis tidak khas sehingga menyebabkan kesulitan diagnosis, dan menjadi infeksi oportunistik terbanyak dan menyebabkan kematian penderita HIV. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan secara retrospektif dengan melihat rekam medik pasien dari bulan januari – juni tahun 2022. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan: Sebanyak 6 orang (2,75%) positif hiv menderita tuberculosis, Sebanyak 212 orang (97,25%) negative hiv menderita tuberculosis, Dari 6 orang yang positif HIV diantaranya 3 perempuan, dan 3 laki-laki.
Kebersediaan untuk Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat pada Perempuan Usia Dewasa dan Pra Lanjut Usia Anggraini, Nofa; Marlina, Rismawati Leni
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya preventif yang telah dilakukan adalah screening melaluimetode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Upaya screening tersebut menjadi salah satu program yang terintegrasi dengan kegiatan di Puskesmas yang dilakukan terhadap perempuan usia 30-50 tahun Tujuan Penulisaan : penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas promosi kesehatan terhadap kebersediaan pemeriksaan IVA. Metode Penelitian : Jenis penelitian desain One sample T Test atau pre test – post test design yaitu desain yang terdapat pre- test sebelum diberi perlakuan tanpa kelompok kontrol, sampel pada penelitian ini berjumlah 84 orang uji statistik menggunakan uji z. Hasil Penelitian : Hasil analisis univariat menunjukan adanya kebersediaan untuk melakukan IVA yaitu sebelum promosi kesehatan berjumlah 65 orang (77,4 %) dan sesudah promosi kesehatan berjumlah 83 orang (98,8%). Dalam penelitian disimpulkan sebelum dan sesudah promosi kesehatan terdapat linearitas dalam kebersediaan IVA Tes.Hasil analisis bivariat di ketahui Asymp. Sig (2 – Talled) bernilai 0.000, karena 0.000 < 0.05 maka dapat di simpulkan bahwa hipotesis di terima. Artinya adanya efektivitas promosi kesehatan tentang kanker serviks dan IVA tes di Puskesmas Cengkareng Barat Tahun 2022. Kesimpulan dan Saran : diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dengan melakukan penyuluhan kesehatan ataupun promosi kesehatan agar tercapainya kebersediaan pemeriksaan IVA.
Peran Pemerintah Dan Perilaku Masyarakat Dalam Menjaga Ekosistem Hutan Mangrove Di Kabupaten Langkat Ash Siddiq, M Daffa; Susilawati, Susilawati
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:Sebagai paru-paru dunia hutan mangrove di Indonesia merupakan salah satu hutan penyumbang O2 (Oksigen), dan penampung cadangan biomassa terbesar. Terdapat 5,3 juta ha hutan mangrove di Indonesia berkurang dalam 19 tahun terakhir. Setelah 8,6 juta ha hutan mangrove Indonesia pada tahun 2002 berkurang dan hanya tersisa 3,3 juta ha di tahun 2021. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan mangrove dan perilaku masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan mangrove di kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Metode:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method (metode campuran) dengan menggabungakan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kuantitatif dilakukan dengan desain pendekatan Cross Sectional.Data di peroleh dari data primer dan data skunder. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintahmemiliki peran penting sebagai pembuat aturan serta kebijakan dalam upaya menjaga ekosistem hutan mangrove di kabupaten Langkat.  Dari hasil Uji Statistik hubungan perilaku masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah dengan pendekatanChi-Square menunjukkan bahwa rata-rata p-value 0,000 (< 0,05) sehingga H0 di tolak dan Ha diterima, maka perilaku masyarakat memiliki hubungan dengan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa pemerintah memiliki peran penting sebagai pembuat aturan serta kebijakan dalam upaya menjaga ekosistem hutan mangrove, kebijakan pemerintah di kabupaten Langkat juga mempengaruhi perilaku  serta pengetahuan masyarakat yang dapat membantu dalam upaya penjagaan ekosistem hutan mangrove.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA RISIKO DI PUSKESMAS LINGGAR KABUPATEN BANDUNG Fazriana, Erlina; Rahayu, Fenti Prianti; Supriadi, Supriadi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.930

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia dapat menyebabkan masalah terutama dalam segi kesehatan. Proses degeneratif pada lansia menyebabkan terjadinya penurunan kondisi fisiologi. Pada lansia tekanan darah akan cenderung tinggi sehingga lansia beresiko mengalami hipertensi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan hipertensi salah satunya kualitas tidur. Kualitas tidur adalah suatu keadaan dimana tidur yang dijalani seorang individu menghasilkan kesegaran dan kebugaran di saat terbangun . Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia risiko di Puskesmas Linggar Kabupaten Bandung. Metode penelitian analitik kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 86 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner PQSI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk mengetahui kualitas tidur dan pengukuran tekanan darah menggunakan spyhgmomanometer dan stethoscope. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji spearmen rank. Hasil analisis didapatkan sebagian besar responden sebanyak 64 responden (74,4%) memiliki kualitas tidur buruk dan sebagian besar responden sebanyak 30 responden (34,9%) mengalami hipertensi stadium 1. Hasil uji spearmen rank didapatkan nilai p-value (0,000) < (0,05), maka H1 diterima. Hal ini berarti terdapat hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia risiko di Puskesmas Linggar Kabupaten Bandung. Dari penelitian ini diharapkan lansia risiko dapat meningkatkan kualitas tidur untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah dengan cara merubah kebiasaan minum terlalu banyak dimalam hari.