cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
lp2m@uai.ac.id
Editorial Address
Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
ISSN : 26556277     EISSN : 26568144     DOI : -
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2025): April 2025" : 9 Documents clear
Edukasi Ibu Hamil dan Penguatan Peran Suami dalam Pemeriksaan Triple Eliminasi sebagai Strategi Pencegahan Masalah Gizi dan Kesehatan Anak Prastia, Tika Noor; Nauli, Humaira Anggie; Listyandini, Rahma; Parwati, Siti Sarah; Ranida, Liskawati; Putri, Dwi Aprilliyana; Fitriani, Anisa; Nuraini, Febrita Dya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4049

Abstract

AbstrakCakupan pemeriksaan penyakit HIV, sifilis dan hepatitis B di Indonesia masih di bawah target nasional. Pada tahun 2024, partisipasi ibu hamil pada pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, sifilis, dan hepatitis B) di wilayah Puskesmas Ciomas masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan memperkuat peran suami sehingga dapat meningkatkan partisipasi aktif ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi di wilayah Puskesmas Ciomas melalui program edukasi PELINDUNG (Pemeriksaan Triple Eliminasi Ibu Mengandung) dan PAPIH (Perkumpulan Ayah Pendamping Ibu Hamil). Sasaran program adalah ibu hamil pada trimester 1 dan 2. Didapatkan data bahwa ibu hamil berhasil dijangkau sebanyak 110 orang dan suami ibu hamil sebanyak 20 orang yang tergabung dalam WhatsApp Group PAPIH. Metode kegiatan PELINDUNG meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan (Triple Eliminasi) menggunakan Rapid Test Diagnostic, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Edukasi pada suami ibu hamil dalam kegiatan PAPIH diberikan melalui WhatsApp Group yang diikuti dengan diskusi interaktif oleh tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari  48% menjadi 83%, peningkatan cakupan pemeriksaan dari 27,5% ke 44,8%, serta dukungan penuh dari suami ibu hamil. Program ini menunjukkan pendidikan yang terintegrasi dan keterlibatan pasangan dapat meningkatkan partisipasi dalam pemeriksaan Triple Eliminasi. Kata kunci: Dukungan Suami, Edukasi, Ibu Hamil, Triple Eliminasi.
Edukasi Pentingnya Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Sekolah Dasar GP Tombasian Atas Sari, Tika Bela; Ningsih, Andi Pramesti; Sudirham, Sudirham
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4054

Abstract

Abstrak Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui tindakan sadar individu dalam kehidupan sehari-hari. Anak usia sekolah merupakan kelompok rentan terhadap penyakit dan masih banyak siswa yang belum memahami secara menyeluruh manfaat dari (PHBS) di sekolah dasar GP Tombasian Atas, sehingga pendidikan kesehatan sangat penting untuk menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru tentang PHBS, khususnya praktik mencuci tangan yang benar, dan diikuti oleh 34 peserta (32 siswa dan 2 guru) di SD GP Tombasian Atas, Kecamatan Kawangkoan, Sulawesi Utara. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan yang disertai pemberian materi dan poster edukatif. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta observasi praktik mencuci tangan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 35,3% siswa menjawab benar pada pertanyaan mengenai tanda mencuci tangan yang benar, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 88,2%. Selain siswa, guru juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan ini untuk memastikan keberlanjutan praktik PHBS di sekolah. Rendahnya pengetahuan PHBS yang ditemukan pada siswa merupakan bagian dari kebutuhan mitra sekolah yang teridentifikasi sebelumnya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan guru dan pendekatan berkelanjutan diharapkan mampu membentuk kebiasaan hidup sehat dalam jangka panjang.Kata kunci: Penyuluhan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Siswa.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Minyak Serai Wangi “Sarewa” sebagai Upaya Pencegahan Infeksi di Dusun Gejagan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang Damayanti, Prashinta Nita; Luhurningtyas, Fania Putri; Februani, Riska; Dewi, Faradilla Afri Nirmala; Aini, Zhahiria Nur
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.3748

Abstract

Abstrak Menyentuh berbagai permukaan atau benda dengan tangan dapat menjadi salah satu jalur utama penyebaran kuman, memungkinkan patogen berpindah dari satu individu ke individu lainnya. Salah satu langkah efektif untuk mengurangi risiko penularan penyakit infeksi adalah mencuci tangan secara rutin dengan sabun. Di Dusun Gejagan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, banyak ditemukan tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus), yang diketahui mengandung senyawa-senyawa dengan sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus. Namun, serai wangi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun cuci tangan berbahan aktif minyak serai wangi (Sarewa) sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan penyakit infeksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah mengenai cara mencegah penyakit infeksi dan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan dengan jumlah peserta sebanyak 34 orang ibu-ibu PKK Dusun Gejagan. Keberhasilan program ini dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Selain itu, survei kepuasan juga dilakukan dengan mengumpulkan tanggapan peserta melalui kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai cara pencegahan penyakit infeksi serta pembuatan sabun cuci tangan. Nilai rata-rata pre-test peserta yang awalnya 62% meningkat menjadi 90% setelah pelatihan. Evaluasi terhadap kepuasan peserta menunjukkan bahwa 100% peserta menilai kegiatan ini menarik dan sangat bermanfaat.Kata kunci: Minyak Serai Wangi, Pelatihan, Sabun Cuci Tangan, Sarewa.
Menciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna Untuk Anak Usia Dini Dengan Sentuhan Kearifan Lokal Mil, Silvie; Nurillah, Desi; Yulia, Cici
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4062

Abstract

AbstrakLebak Muncang merupakan desa wisata di kawasan Ciwidey Kabupaten Bandung Jawa Barat yang terkenal akan kekayaan kearifan lokal, budaya, tradisi dan nilai-nilai karakter positive yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah. RA Birrul Walidai, sebuah Taman Kanak-Kanak di daerah tersebut, berfokus pada pendidikan anak usia dini khususnya dalam membaca, menulis dan berhitung. Hasil analisis situasi dan kebutuhan mengidentifikasikan perlunya peningkatan pengetahuan guru tentang bagaimana menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru PAUD di Desa Lebak Muncang dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak yang terintegrasi kearifan lokal melalui penyelenggaraan kegiatan pelatihan. Kegiatan diikuti oleh 6 orang peserta, terdiri dari kepala sekolah, guru. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dan konsultasi dengan narasumber yang kompeten bidang pendidikan anak usia dini dan psikologi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari 80% (pre-test) mencapai 85% (post-test) dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 96%. Semua peserta dapat memahami materi yang disampaikan narasumber dengan baik dan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. Diharapkan setelah kegiatan ini dilaksanakan, kepala sekolah dan guru-guru RA Birrul Walidain dapat mengimplementasikannya di kelas dan anak-anak dapat lebih menikmati proses belajar dengan menyenangkan.Kata kunci: Anak Usia Dini, Guru, Kearifan Lokal, Pembelajaran Yang Menyenangkan, Taman Kanak-Kanak.
Pemanfaatan Internet of Things untuk Ekonomi Hijau bagi Petani Bunga Matahari di Arjasari Bandung Nurhasanah, Nunung; Samijayani, Octarina Nur; Jameelah, Maryam; Adilfi, Endrika Septya; Auni, Khairul; Sani, Ragil Perdana; Naufal, Muhammad Bintang; Shiddiqqie, Muhammad Hafidz
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4017

Abstract

Abstrak Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tanaman yang tahan kekeringan dan berpotensi besar bagi kesejahteraan petani. Minyak dari bijinya dimanfaatkan dalam industri makanan dan kosmetik, sementara produk sampingan digunakan untuk pakan ternak, bioenergi, dan industri tekstil. Meskipun memiliki potensi, Indonesia belum tercatat sebagai produsen minyak biji bunga matahari, dengan produksi global didominasi Ukraina dan Rusia. Kesenjangan antara produksi dan konsumsi menunjukkan peluang bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam pasar global. Petani bunga matahari menghadapi tantangan dalam produksi dan pemasaran. Produktivitas minyak masih belum optimal, metode pengeringan biji konvensional kurang efisien, dan penerapan GMP belum maksimal. Selain itu, belum semua produk olahan biji bunga matahari bersertifikasi halal, membatasi akses pasar. Kegiatan pemberdayaan bertujuan meningkatkan efisiensi produksi dan pemasaran dengan melibatkan 11 petani melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan penerapan teknologi. Hasilnya, teknologi ruang rak pengering mempercepat waktu pengeringan dari 6 hari menjadi 2 hari, dan mesin peras baru meningkatkan efisiensi dari 30 menit menjadi 20 menit per liter minyak. Pelatihan GMP dan IoT membantu petani meningkatkan standar produksi, sementara sertifikasi halal meningkatkan penjualan minyak herbal dari Rp1.500.000/bulan menjadi Rp2.500.000/bulan. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing industri bunga matahari di Indonesia, membuka peluang bagi petani untuk berkembang di pasar global.Kata kunci: Ekonomi Hijau, Internet of Things, Minyak Bunga Matahari, Petani Bunga Matahari, Produktivitas.
Integrasi Nilai Islam dan Kesehatan dalam Pariwisata: Penyuluhan untuk Masyarakat Margaluyu Pangalengan Rusmiati, Elis Teti; Cahya, Mochamad Robby Fajar; Gustina, Irwanti; Rahmadi, Muhamad Hanan; Dewi, Sari Amalia; Winata, Nanda Putu; Fazri, Muhammad Faizal
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4088

Abstract

AbstrakPengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaboratif di Desa Margaluyu dilatarbelakangi kurangnya pemahaman nilai-nilai Islam dalam pengelolaan pariwisata dan kurangnya kesadaran kesehatan lingkungan sehingga dibutuhkan pendekatan integratif sebagai solusinya. Tujuan kegiatan: (1) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang integrasi nilai Islam dan kesehatan dalam kepariwisataan, (2) mendorong penerapan solusi praktis untuk menunjang kualitas hidup dan daya tarik wisata. Kegiatan diikuti 35 peserta terdiri dari pelaku usaha pariwisata, tokoh masyarakat, karang taruna, serta perangkat desa. Tahapan kegiatan (1) observasi dan analisis kebutuhan mitra, (2) perancangan materi integratif Islam-Kesehatan, (3) pelaksanaan penyuluhan dan simulasi, (4) evaluasi dampak melalui kuesioner dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan (1) pemahaman peserta meningkat, dengan rata-rata skor pre-test 57% naik menjadi 83% pada post-test. (2) penerapan solusi praktis mulai berjalan, seperti pelatihan sanitasi Islami, pengelolaan makanan halal-thayyib, serta rencana pembuatan tempat wudhu di area wisata. Peserta juga terlibat aktif dalam merumuskan langkah konkret. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan integratif antara agama dan kesehatan dapat menjadi solusi inovatif dalam penguatan pariwisata berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata kunci: Kesehatan, Nilai Islam, Pariwisata Berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan.
Peningkatan Kualitas Pengajaran Guru melalui Pembelajaran Berbasis Computational Thinking di Pesantren JMC Pagelaran Safitri, Riri; Rahmatia, Suci; Nashihin, M Ihsan; Jamal, Ade; Rahmah, Azzahra Auliya; Puteri, Zahra Ramadhani Permata; Zubair, Aranda Ilham
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.3653

Abstract

Abstrak Yayasan Pesantren Jam’iyyatul Mubtadi Cibayawak (JMC), Pagelaran Banten merupakan yayasan yang bergerak pada bidang pendidikan. JMC Pagelaran mempunyai beberapa unit pendidikan, yaitu PAUD, SMP dan MA. Permasalahan yang dihadapai JMC Pagelaran adalah masih kurangnya kualitas pengajaran guru, khsusnya dalam penerpan pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thnking Skills) dan penggunaan media ajar berbasis digital. Hal ini disebabkan masih kurangnya penguasan IT guru, masih kurangnya sarana dan prasarna penunjang pembelajaran berbasis digital serta masih kurangnya pengetahuan guru mengenai metode pengajaran. Permasalahan lainnya yang juga menjadi penyebab utama adalah masih kurangnya motivasi guru dalam meningkatkan komptensi pengajaran dan mencoba hal baru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru dengan peningkatan kemampuan HOTS melalui pembelajaran berbasis Computational Thnking, penguasaan IT dalam pengembangan media ajar dan tentunya peningkatan motivasi guru. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan ,sharing, pelatihan dan praktek pembuatan media ajar berbasis Computational Thinking dan diikuti oleh 26 guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi guru dari 50% menjadi 81%, peningkatan penguasaan IT dari 19%  menjadi 78% dan peningkatan kualitas pengajaran dari 48%  menjadi 82%.Kata kunci: Computational Thinking, Edukasi, HOTS, Media Pembelajaran.
Pengembangan Usaha Tepung Ikan Bilih Sebagai Fortifikan Zat Gizi Sumber Besi Dan Zinc untuk Pencegahan Stunting Habibi, Nur Ahmad; Yuniritha, Eva; Zulkifli, Zulkifli; Darwel, Darwel; Utami, Citra Tristi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4178

Abstract

Abstrak Nagari Paninggahan memiliki potensi sumber daya alam berupa ikan bilih (Mystacoleucus padangensis), yang merupakan ikan endemik di sekitar Danau Singkarak dengan kandungan zat besi dan zinc yang tinggi. Namun, pemanfaatan ikan bilih sebagai bahan pangan bergizi masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan usaha pembuatan tepung ikan bilih sebagai fortifikan sumber zat gizi mikro. Kegiatan yang dilakukan meliputi forum diskusi kelompok (FGD) untuk pengembangan usaha, pelatihan pengolahan ikan bilih menjadi tepung, penerapan cara pengolahan pangan yang baik, serta pengembangan usaha. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 11 orang, terdiri dari 5 pengusaha ikan bilih di nagari, 1 kader nagari, dan 5 perangkat desa. Metode evaluasi yang digunakan meliputi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait proses pengolahan produk setelah dilakukan pendampingan. 100% peserta mengetahui nilai gizi Seng dan Fe pada ikan bilih, 80% peserta berminat untuk memproduksi produk, dan 1 peserta sudah mulai memproduksi untuk dikirim ke industri obat tradisional. Terjadi peningkatan nilai jual ikan bilih dari Rp.80.000 dalam kondisi mentah menjadi Rp.600.000/kg. Pengembangan ini meningkatkan nilai tambah ikan bilih, membuka peluang ekonomi lokal, serta mendukung program pencegahan stunting bagi masyarakat.Kata kunci: Fortifikan, Ikan Bilih, Masalah Gizi, Pengembangan Usaha.
Front Cover Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 7, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v7i2.4935

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 9