cover
Contact Name
Dr. Supian, S.Ag., M.Ag.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltitian.fib@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung G, LT. III, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi, Mendalo, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26153440     EISSN : 25977229     DOI : -
Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian penerapan teori dalam bidang ilmu humaniora. Jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Arab. Jurnal ini mengutamakan pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan ilmu bahasa (linguistik), ilmu sastra (Daerah, Indonesia, Inggris, Arab), Sejarah, Arkeologi, Seni, Sosiologi, Antropologi, Etnografi dan Agama. Jurnal Titian terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 235 Documents
Analisis Nilai-Nilai Sastra Sebagai Pengembangan Karakter Anak dalam Dongeng “Si Kancil Kena Batunya” Zailani, Ahmad Renal; Fitriyana, Nur; Fatah, Feirhat Muhammad; Firmansyah, Dodi
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.29594

Abstract

This research focuses on literary analysis in folktales and utilizes a qualitative descriptive research method. Conceptually, children's literature is distinct from literature intended for adults (adult literacy). Both fall within the realm of literature that encompasses life with all its emotions, thoughts, and insights. What sets them apart is the emphasis on depicting life with special meaning for children, as elucidated in the work. Children's literature (in children's literature) is a form of imaginative creation with the use of specific language that portrays a fantastical world, providing a certain understanding and experience, and possessing specific aesthetic values that can be created by both adults and children. Abstract Penelitian ini berpusat pada analisis sastra dalam dongeng, dan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Secara konseptual, sastra anak-anak berbeda dengan sastra yang ditujukan untuk orang dewasa (adult literacy). Keduanya berada dalam ranah sastra yang mencakup kehidupan dengan semua perasaan, pemikiran, dan wawasan kehidupan yang terkandung di dalamnya. Yang membedakan keduanya adalah penekanan pada gambaran kehidupan yang memiliki makna khusus bagi anak-anak, yang dijelaskan dalam karya tersebut. Sastra anak (dalam sastra anak-anak) merupakan bentuk kreasi imajinatif dengan penggunaan bahasa tertentu yang menggambarkan dunia khayalan, memberikan pemahaman dan pengalaman tertentu, serta memiliki nilai estetika tertentu yang dapat diciptakan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Feminist Stylistic Analysis of Ava Max’s Song “Not Your Barbie Girl” Manurung, Anna Shinta Vholyna; Perangin-angin, Angelia Maria Igesia; Tanjung, Putri Aziza Muvta; Hasanah, Nurul; Marsha, Siti Azzahra; Rangkuti, Rahmadsyah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.29609

Abstract

This study analyzes Ava Max's "Not Your Barbie Girl" using a feminist stylistic analysis approach with Sara Mills’ Theory, focusing on its message of women's liberation and rejection of gender stereotypes. The qualitative research focuses on song lyrics and language use, identifying how the song describes women and challenges existing gender constructions. The results suggest that the song adopts a strong feminist perspective, emphasizing self-empowerment, resilience, and rejecting societal constraints. The song disrupts dominant narratives surrounding femininity, positioning women as active agents in their lives. The combination of empowering lyrics and energetic music encourages listeners to embrace their strength and challenge oppressive systems. This study contributes to understanding feminism's expression through popular culture, particularly in music. Abstrak Penelitian ini menganalisis “Not Your Barbie Girl” karya Ava Max dengan menggunakan pendekatan analisis stilistika feminis dengan teori Sara Mills, dengan fokus pada pesan kebebasan perempuan dan penolakan terhadap stereotip gender. Penelitian kualitatif berfokus pada lirik lagu dan penggunaan bahasa, mengidentifikasi bagaimana lagu tersebut menggambarkan perempuan dan menantang konstruksi gender yang ada. Hasilnya menunjukkan bahwa lagu tersebut mengadopsi perspektif feminis yang kuat, menekankan pemberdayaan diri, ketahanan, dan menolak batasan sosial. Lagu ini dapat dilihat sebagai narasi dominan seputar feminitas, dan memposisikan perempuan sebagai agen aktif dalam kehidupan mereka. Kombinasi lirik yang memberdayakan dan musik yang energik mendorong pendengar untuk menerima kekuatan mereka dan menantang sistem yang menindas. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami ekspresi feminisme melalui budaya populer, khususnya dalam musik.
Representasi Perilaku Anak dalam Film Kartun Shinchan, Upin Ipin, dan Omar Hana Rinaningsih, Rinaningsih; Viona, Riyani Lintang; Permatasari, Sri Metaria; Pamekas, Anggraitha Widya Cahyaningrum; Zahrah, Vidya Lathifa; Xielfa, Balqist Maghfira; Martono, Nanang
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cartoon films are one of the media that can describe children's daily lives. This can be shown through various activities and behaviors of children shown in several series of cartoon films. Children's lives are closely related to the setting or background of the surrounding social environment. This study describes the representation of children's behavior in the Shinchan, Upin Ipin, and Omar Hana cartoon series. This research uses quantitative content analysis method. The objects studied are scenes in Shinchan, Upin Ipin and Omar Hana cartoons. The variables operationalized in this study are children's daily activities, parents' interactions with children, children's behavior, and the problems faced by children described in the three films. most of the children's activities that are often described in the film are playing outside the home. Most of the children's interactions with parents represented in Shinchan, Upin Ipin and Omar Hana cartoons are chatting with parents. Most of the children's behavior represented in Shinchan, Upin Ipin and Omar Hana cartoons is obedient to parents. Most of the children's problems represented in Shinchan, Upin Ipin and Omar Hana cartoons arise because the child's wishes are not fulfilled. Abstract Film kartun menjadi salah satu media yang dapat menggambarkan kehidupan anak sehari-hari. Hal ini dapat ditunjukkan melalui berbagai aktivitas dan perilaku anak yang ditampilkan pada beberapa seri film kartun. Kehidupan anak berkaitan erat dengan setting atau latar lingkungan sosial di sekitarnya. Penelitian ini mendeskripsikan representasi perilaku anak dalam serial kartun Shinchan, Upin Ipin, dan Omar Hana. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Objek yang diteliti adalah adegan-adegan dalam film kartun Shinchan, Upin Ipin dan Omar Hana. Variabel yang dioperasionalkan dalam penelitian ini adalah aktivitas keseharian anak, interaksi orang tua dengan anak, perilaku anak, dan masalah yang dihadapi anak yang digambarkan dalam ketiga film tersebut. sebagian besar aktivitas anak  yang sering digambarkan dalam film tersebut adalah bermain di luar rumah. Sebagian besar interaksi anak dengan orang tua yang direpresentasikan dalam kartun Shinchan, Upin Ipin dan Omar Hana yaitu mengobrol bersama orang tua. Sebagian besar perilaku anak yang direpresentasikan dalam kartun Shinchan, Upin Ipin dan Omar Hana yaitu patuh kepada orang tua. Sebagian besar masalah anak yang direpresentasikan dalam kartun Shinchan, Upin Ipin dan Omar Hana muncul karena keinginan anak tidak terpenuhi.
The ‘Then’ and ‘Now’ Environmental and Security Obstacles and Prospects of Maritime Industry in Nigeria Big-Alabo, Sotonye; Ezugwu, Umezurike J
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.29720

Abstract

The movement of goods and services along inland waterways is one of the oldest means of transporting goods and services from one point to another. However, the inland waterways in Nigeria, including navigable rivers, lakes, creeks, lagoons, and canals, face numerous problems and obstacles, such as sea piracy, terrorism, smuggling, kidnapping, and pollution. These and a host of other issues have truncated the achievements and development of the Nigerian maritime industry. However, to deal with the highlighted issues and excel in the maritime industry, there is a need to guard against environmental pollution through the application of environmental ethics and secure the inland waterways using maritime security operatives and agencies. Hence, inland water transportation offers the most economical, energy-efficient, and environmentally sustainable means of transporting all types of cargo from place to place. In view of this, Africa in general and Nigeria in particular should reflect on the development and management of this sea-borne trade, which is critical and cardinal to the development of international trade with other nations of the world. Since maritime transport is the propelling anchor and evolving force that brings about substantive revenue and helps in the survival of both national economic growth and the exportation of hydrocarbons, we used the hermeneutical method of philosophy to drive home the points of this research.
Nilai-Nilai Kultural dalam Pakaian Adat Perempuan Pada Masyarakat Melayu di Kawasan Seberang Kota Jambi Kajian Etnolinguistik Firliyana, Nur; Afria, Rengki; Fardinal, Fardinal
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.29977

Abstract

Traditional clothing is a cultural value of society. Clothing is the most obvious expression of one's identity. In accordance with the objectives of this study to describe the cultural values and meanings in the traditional clothing of Seberang Malay women in Jambi City, Jambi Province. The method in this research is descriptive qualitative using ethnolinguistic and lexicological approaches. Data and data sources in the study were obtained from interviews, recordings, and notes from informants. The results of this study obtained 8 lexicons that appear in the traditional clothing of Seberang Malay women in Jambi City.  For cultural meaning, 7 lexicons were obtained, consisting of 4 lexicons of cultural meaning in clothing and accessories, namely tengkuluk, bekerobong, kain duo, tudung lingkup, baju kurung, songket. There are 3 cultural meanings in the motifs used, such as the Duren Pecah, Angso Duo, and kaal Sanggat motifs. Cultural values in traditional clothing for Malay women in Jambi Kota Seberang; a) religious value, b) harmony value, c) beauty value, d) modesty value, e) art and creativity value, f) customary value, g) prosperity value, h) social value, i) tolerance value, j) respect for nature, k) philosophy Abstrak Pakaian adat merupakan suatu nilai budaya masyarakat. Pakaian merupakan ekspresi identitas seseorang yang paling jelas terlihat. Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini untuk mendeskrisikan nilai dan makna kultural dalam pakaian adat perempuan Melayu Seberang Kota Jambi, Provinsi Jambi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnolinguitk dan leksikologi. Data dan sumber data dalam penelitian diperoleh dari wawancara, rekaman, dan pencatatan yang berasal dari informan. Hasil dari penelitian ini didapatkan 8 leksikon yang muncul dalam pakaian adat perempuan Melayu Seberang Kota Jambi.  Untuk makna kultural didapatkan 7 leksikon, yang terdiri 4 leksikon makna kultural dalam pakaian dan aksesoris yaitu tengkuluk, bekerobong, kain duo, tudung lingkup, baju kurung, songket. Terdapat 3 makna kultural pada motif kain yang digunakan, seperti motif Duren Pecah, Angso Duo, dan Kapal Sanggat. nilai-nilai kultural dalam pakaian adat Perempuan melayu di Jambi Kota Seberang; a) nilai keagamaan, b) nilai keselarasan, c) nilai kecantikan, d) nilai kesopanan, e) nilai seni dan kreatifitas, f) nilai adat, g) nilai kemakmuran, h) nilai social, i) nilai toleransi, j) nilai penghormatan kepada alam k) nilai filosofis.
Sikap Durhaka Seorang Anak dalam Cerpen “Anak Panah” Karya Harris Effendi Thahar (Tinjauan Sosiologi Sastra) Varenza, Fannesa; Syafril, Syafril
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.30176

Abstract

This article aims to assess and examine the disobedient attitude of a child in a short story Anak Panah by Harris Effendi Thahar. Researchers are interested in studying this short story Anak Panah by Harris Effendi Thahar because there are relevant social problems that occur in the social reality of society. The theory used in this research is the sociology of literature using the mimetic approach. The method used in the process of providing data in this research is descriptive qualitative method. The data collection method in this research includes reading, identifying, recording, and interpreting data with descriptive qualitative data analysis techniques in the form of literature studies. The results of this analysis can reveal the social reality of society. This research was conducted to find out the social criticism contained in the short story Anak Panah by Harris Effendi Thahar in the form of a child's disobedient attitude towards his parents. This research also aims to give appreciation to this short story. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk menilai dan mengkaji mengenai sikap durhaka seorang anak dalam sebuah cerpen Anak Panah karya Harris Effendi Thahar. Peneliti tertarik mengkaji cerpen Anak Panah karya Harris Effendi Thahar ini karena terdapat permasalahan sosial yang relevan terjadi dalam realita sosial masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologi sastra dengan menggunakan pendekatan mimetik. Dalam melakukan proses penyediaan data dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data padapada penelitian ini yaitu berupa kegiatan membaca, mengidentifikasi, mencatat, dan menafsirkan data dengan menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif berupa studi pustaka. Hasil analisis ini mampu mengungkapkan realitas sosial masyarakat. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kritik sosial yang terdapat di dalam cerpen Anak Panah karya Harris Effendi Thahar yaitu berupa sikap durhaka seorang anak pada orang tuanya. Penelitian ini sekaligus bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap cerpen ini. 
Analisis Semiotik pada Cerpen Kontemporer Keadilan Kita Berbeda Rasa Karya Genta Al-Kornie Carlisya, Hajar Fatihah; Rahmawati, Nova
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v8i1.30256

Abstract

Penelitian ini membahas analisis makna denotasi dan konotasi dalam cerpen kontemporer berjudul Keadilan Kita Berbeda Rasa karya Genta Al-Kornie. Fokus pada kebebasan penulis dalam mengembangkan imajinasi dan keunikan cerpen kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik untukmenjelaskan makna dalam karya sastra tersebut. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam pengumpulan dan analisis data, dengan objek penelitian berupa cerpen yang memunculkan ketidakseimbangan sosial. Dengan mempertimbangkan makna denotasi dan konotasi kata-kata kunci seperti wine, pahit, kopi, gelas indah, berputar, rasa, tangga, dan sepi, penelitian ini mengungkap dimensi mendalam dalam interpretasi keadilan. Kesimpulannya, cerpen ini tidak hanya menyajikan makna literal, tetapi juga merangsang refleksi tentang kompleksitas keadilan dalam konteks social dan budaya. Abstract This research examines the analysis of denotative and connotative meanings in the contemporary short story titled Keadilan Kita Berbeda Rasa by Genta Al-Kornie. Focusing on the writer’s freedom to develop imagination and the uniqueness of contemporary short stories. This study employs a semiotic approach to elucidate meanings within the literary work. A qualitative descriptive method is utilized for data collection and analysis, with the research object being a short story that highlights social imbalances. Considering the denotative and connotative meanings of key words such as wine, bitter, coffe, beautiful glass, spinning, taste, stairs, and quit. the research unveils profound dimensions in the interpretation of justice. In conclusion, the short story not only presents literal meanings but also stimulates reflections on the complexity of justice in social and cultural contexts.
Menggugah Pandangan Sempit Tentang Manusia dengan Memahami Hakikat Manusia dalam Perspektif Metafisika Sakunab, Marius Deparno; Riyanto, F.X Armada
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.30339

Abstract

This paper focuses on understanding human nature from a metaphysical perspective. This paper is done because of the author's unrest over the humanitarian crisis experienced by the world, one of which is caused by the narrow views of certain parties which results in the mistreatment of others. The purpose of writing is to realize these narrow views that humans need to be respected and valued instead of being destroyed. The problem is that humans often experience mistreatment from the cruel actions of certain parties because of a narrow view of humanity that does not understand the nature of humans as God's creation. This research uses two methods, namely the case study method and the literature study method. The results of the research show that it turns out that in the metaphysical view, humans are understood as subjects (existing) on their own who must be treated well, respected, and appreciated. Human nature as a subject should be seen from its fullness and totality because humans as "existing" are very noble and dignified before the Existent. Abstract Tulisan ini berfokus pada pemahaman akan hakikat manusia dalam perspektif metafisika. Karya tulis ini dilakukan oleh karena keresahan penulis atas krisis kemanusiaan yang dialami oleh dunia yang salah satunya disebabkan oleh pandangan sempit dari pihak tertentu yang mengakibatkan perlakukan buruk atas sesamanya. Tujuan penulisan adalah untuk menyadarkan pandangan-pandangan sempit ini bahwa manusia perlu dihormati dan dihargai bukan malah dirusak. Permasalahannya adalah manusia sering mengalami perlakuan buruk dari tindakan keji pihak tertentu sebagai akibat dari pandangan yang sempit tentang kemanusiaan yang sama sekali tidak memahami hakikat manusia sebagai ciptaan Allah. Penelitian ini menggunakan dua metode yakni metode studi kasus dan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata dalam pandangan metafisika manusia dipahami hakikatnya sebagai subjek (yang ada) atas dirinya sendiri yang harus diperlakukan baik, dihormati dan dihargai. Hakikat manusia sebagai subjek seharusnya dipandang dari kepenuhan dan ketotalitasannya sebab manusia sebagai “yang ada” sangat mulia dan bermartabat di hadapan Sang Ada.
Inovasi Program Identitas Kependudukan Digital dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan Kependudukan di Indonesia Yulanda, Aseng; Frinaldi, Aldri
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.30348

Abstract

Innovation of the digital population identity program in Indonesia and efforts to improve the quality of population services. This research used a qualitative approach using literature review. The results of the analysis show that the digital population identity program innovation is a solution of several problems in managing population documents, such as loss, damage or falsification of documents, which can hinder people's access to population services. Apart from that, the manual process in processing population documents is often inefficient, as well as the lack of accessibility of population services for people in various regions in Indonesia. However, the implementation of the digital population identity program is also faced with the challenge of a lack of technological understanding among the public, especially among the elderly or people with low levels of digital literacy. Therefore, this research provides an overview of the importance of innovation in improving the quality of public services and providing solutions to problems faced by society. Abstrak Inovasi program identitas kependudukan digital di Indonesia dan upaya meningkatkan kualitas layanan kependudukan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode pengumpulan data melalui penelitian literatur kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa inovasi program identitas kependudukan digital merupakan solusi atas beberapa masalah dalam pengelolaan dokumen kependudukan, seperti kehilangan, kerusakan, atau pemalsuan dokumen, yang dapat menghambat akses masyarakat terhadap layanan kependudukan. Selain itu, proses manual dalam pengurusan dokumen kependudukan seringkali memakan waktu dan tidak efisien, serta kurangnya aksesibilitas layanan kependudukan bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Namun, penerapan program identitas kependudukan digital juga dihadapkan pada tantangan kurangnya pemahaman teknologi di kalangan masyarakat, terutama di kalangan lansia atau masyarakat dengan tingkat literasi digital yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan gambaran tentang pentingnya inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Pemberian Sanksi Administrasi Terhadap Pencantuman Sertifikat Halal Tanpa Izin Badan Pengelola Jaminan Produk Halal Harahap, Syahrul Bakti; Saragih, Alkausar; Siregar, Bonanda Jafatani
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i2.30719

Abstract

Halal certificate is a business license for halal product managed by BPJPH based on written Halal Fatwa Issued by the MUI, (Article, 1 paragraph (10) of law No. 33 of 2014, conserving halal product assurance. This research concerns the giving administrative sections for the inclusion of halal certificates without BPJPH permission. Method used in this research is legal research method normative juridical, is a type of approach in legal research which provides a normative point of view, is a type of approach in legal research that provides problem analysis from aspects of legal concepts. The background or in norming.  Research result imposing administrative sanction against the inclusion of halal certificates without BPJPH permission. Abstract Sertifikat halal adalah izin usaha untuk produk halal yang dikelola oleh BPJPH berdasarkan Fatwa Halal tertulis yang dikeluarkan oleh MUI, (Pasal, 1 ayat (10) undang-undang No. 33 tahun 2014, tentang jaminan produk halal. Penelitian ini membahas tentang pemberian bagian administrasi untuk pencantuman sertifikat halal tanpa izin BPJPH. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum yuridis normatif, yaitu suatu tipe pendekatan dalam penelitian hukum yang memberikan sudut pandang normatif, yaitu suatu tipe pendekatan dalam penelitian hukum yang memberikan analisis masalah dari aspek konsep-konsep hukum. Latar belakang atau dalam pembuatan norma.  Hasil penelitian penjatuhan sanksi administratif terhadap pencantuman sertifikat halal tanpa izin BPJPH.