cover
Contact Name
Budi Hermawan
Contact Email
-
Phone
+6281703408296
Journal Mail Official
info@kdi.or.id
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
eCo-Buss
ISSN : 26224291     EISSN : 26224305     DOI : https://doi.org/10.32877/eb
Core Subject : Economy, Science,
Focus on the development of economic sciences especially ECommerce and Business, both scientific and practical review, so it is expected to become a scientific medium for the creation of integration between theoretical studies and practical studies for the development of economic science in various social aspects.
Articles 769 Documents
Pengaruh Brand Experience Terhadap Brand Loyalty yang dimediasi Brand Love pada Konsumen Buttonscarves Khofifah Rahmania; Juniwati Juniwati; Erna Listiana
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4056

Abstract

The rapid growth of the modest fashion industry has intensified competition among premium fashion brands, requiring companies to build strong emotional connections with consumers beyond product quality alone. This study aims to examine the influence of Brand Experience on Brand Loyalty among Buttonscarves consumers, with Brand Love serving as a mediating variable. A quantitative causal approach was employed, involving 100 respondents selected through purposive sampling, with the sample size determined using the Cochran formula. Data were collected through a questionnaire using a five-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS software. The results reveal that Brand Experience has a positive and significant effect on both Brand Love and Brand Loyalty. Brand Love also has a positive and significant effect on Brand Loyalty and is proven to mediate the relationship between Brand Experience and Brand Loyalty. These findings indicate that a positive brand experience does not directly generate loyalty but must first foster consumers' emotional attachment to the brand. This study concludes that Buttonscarves needs to strengthen both brand experience and brand love simultaneously to build sustainable consumer loyalty in the competitive modest fashion market.
Peran Kualitas Produk, Konten Pemasaran, dan Gaya Hidup Dalam Meningkatkan Minat Beli Produk Kahf di Kalangan Gen Z Kota Bekasi Jopirwin Zalukhu; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4058

Abstract

Fenomena meningkatnya minat pria Generasi Z terhadap produk perawatan kulit menjadi latar belakang penelitian ini, di tengah masih adanya kesenjangan antara kebutuhan merawat kulit dengan konstruksi maskulinitas yang berlaku di masyarakat, serta inkonsistensi temuan pada studi-studi terdahulu mengenai variabel-variabel yang berkontribusi terhadap minat beli konsumen. Studi ini mengkaji sejauh mana kualitas produk, konten pemasaran, dan gaya hidup berkontribusi terhadap minat beli, dengan mengacu pada kerangka teori perilaku konsumen serta Theory of Planned Behavior sebagai landasan analisis. Riset ini mengadopsi metode kuantitatif dengan mengikutsertakan 100 partisipan dari generasi Z yang berdomisili di Kota Bekasi sebagai responden. Pemilihan sampel dilaksanakan lewat metode purposive sampling, yakni pengambilan sampel berdasarkan kriteria spesifik yang sudah dirumuskan sebelumnya. Untuk pengumpulan data, digunakan instrumen kuesioner dengan skala Likert, yang selanjutnya diolah menggunakan SPSS 29. Hasil analisis mengindikasikan bahwa ketiga variabel terbukti adanya siginifikan yang mempengaruhinya pada minat beli, baik ketika diuji satu per satu (parsial) maupun ketika diuji secara bersama-sama (simultan). Temuan tersebut menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu produk, optimalisasi konten pemasaran, serta penyesuaian dengan pola gaya hidup konsumen menjadi elemen krusial yang mendorong tumbuhnya minat beli di kalangan konsumen.
Peran Brand Image, Celebrity Endorser, dan Social Media Marketing Dalam Keputusan Pembelian Viva Cosmetics di Kota Bekasi Salwa Nurfadila Turmudi; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4063

Abstract

Intensitas persaingan pada sektor industri kosmetik domestik mewajibkan setiap entitas bisnis untuk menguasai berbagai determinan yang menggerakkan Keputusan Pembelian pelanggan demi mengamankan kelangsungan usaha. Penyelidikan ilmiah ini difokuskan untuk mengukur dampak Brand Image, Celebrity Endorser, serta Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian barang dari Viva Cosmetics di wilayah Kota Bekasi, baik melalui pengujian terpisah maupun gabungan. Pendekatan kuantitatif berjenis survei diterapkan di sini, dengan menetapkan seratus orang sebagai responden lewat metode purposive sampling berdasarkan kriteria spesifik yang selaras dengan tujuan studi. Perolehan data utama bersumber dari daftar pertanyaan yang diedarkan, lalu melalui tahap pengujian kevalidan serta keandalan alat ukur, dilanjutkan uji prasyarat analisis meliputi kenormalan, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, serta ditutup perhitungan regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa secara terpisah, Brand Image bersama Social Media Marketing memberikan dampak positif serta nyata terhadap Keputusan Pembelian, sementara Celebrity Endorser belum terbukti membawa pengaruh yang berarti. Di sisi lain, lewat pengujian gabungan, ketiga faktor tersebut terbukti secara bersama-sama menentukan Keputusan Pembelian konsumen Viva Cosmetics di Kota Bekasi secara signifikan. Kontribusi dari riset ini diharapkan mampu memberi masukan bagi manajemen perusahaan guna menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran pada masa mendatang.
Keputusan Pembelian Produk Eiger Ditinjau Dari Brand Image, Lifestyle, dan Green Marketing Pada Masyarakat Kecamatan Jatiasih Rindhi Kurnia Sari; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4064

Abstract

Isu lingkungan menjadi perhatian masyarakat umum akibat peningkatan kesadaran akan kerusakan alam yang disebabkan oleh aktivitas manusia, di mana Indonesia memproduksi sekitar 64 juta ton limbah setiap tahunnya namun hanya 10-15% yang berhasil melalui proses daur ulang. Eiger masih berada di posisi utama pada kelompok merek outdoor lokal, tantangan besar tetap muncul dalam menjaga brand image di tengah kompetisi yang sangat tinggi. Keputusan pembelian produk Eiger dalam studi ini ditelaah untuk mengetahui sejauh mana kontribusi brand image, lifestyle, dan green marketing dalam memengaruhinya di kalangan masyarakat Kecamatan Jatiasih, ditinjau secara parsial maupun simultan sehingga dapat dipahami sejauh mana ketiga faktor mampu memberikan dampak yang berarti dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Riset ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh dari hasil kuesioner yang dibagikan melalui google form, dengan skala pengukuran likert 1-5, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 29, melibatkan 100 responden yang bertempat tinggal di Kecamatan Jatiasih dan memenuhi syarat memiliki pengalaman membeli produk Eiger. Hasil pengujian memperlihatkan ketiadaan signifikan pada brand image, sedangkan pada lifestyle dan green marketing adanya signifikan yang mempengaruhinya. Adanya signifikan secara simultan brand image, lifestyle, dan green marketing pada keputusan pembelian. Eiger perlu memperkuat pendekatan lifestyle serta green marketing, antara lain melalui penghadiran produk yang selaras dengan gaya hidup konsumen serta penguatan komunikasi nilai keberlanjutan lingkungan pada setiap kategori produk yang dipasarkan.
Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Azarine di Kota Bekasi Dewi Tiara; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4069

Abstract

Studi ini didorong oleh pesatnya pertumbuhan industri perawatan kulit di Indonesia, tetapi masih ada kesenjangan antara seberapa baik pelaku bisnis memahami apa yang dibutuhkan pelanggan dan bagaimana perilaku mereka bekerja untuk meningkatkan pilihan pembelian. Selain itu, penelitian sebelumnya telah memberikan temuan yang berbeda-beda mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana kualitas produk, harga, dan brand ambassador memengaruhi pilihan orang saat melakukan pembelian. Ini menggunakan ide-ide dari teori perilaku konsumen dan teori perilaku terencana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan melibatkan 100 orang yang membeli produk skincare Azarine di Kota Bekasi. Sampel dipilih menerapkan metode purposive sampling dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan. Analisis data. Analisis data untuk kajian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan kemudian diperiksa menerapkan teknik analisis regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa kualitas dan harga secara positif dan signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Brand ambassador juga memiliki efek yang signifikan, tetapi itu negatif. Ketiga faktor tersebut bersama-sama sangat mempengaruhi keputusan pembelian (F = 9.370; Sig < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa membuat produk lebih baik dan menetapkan harga yang tepat penting bagi pelanggan untuk memutuskan untuk membeli. Namun, perusahaan harus melihat kembali menggunakan brand ambassador untuk membuat rencana mereka bekerja lebih baik.
Determinan Harga Saham Pada Bank Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Agis Laela Ritami; Deni Hamdani; Ashyffa Sylvia Febryanti; Farista Zalfa Lutfiana; Tuti Pardiah
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4072

Abstract

Fluktuasi harga saham sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental sehingga diperlukan analisis terhadap indikator kinerja keuangan yang mampu menjelaskan perubahan nilai perusahaan di pasar modal. Namun, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan risiko kredit terhadap harga saham masih menunjukkan temuan yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Non-Performing Loan (NPL) terhadap harga saham pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian terdiri atas 15 bank yang dipilih menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 60 laporan keuangan sebagai unit analisis. Data dianalisis melalui uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets berpengaruh positif yang signifikan terhadap harga saham, sedangkan Loan to Deposit Ratio dan Non-Performing Loantidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa Return on Assets merupakan determinan yang paling dominan di antara variabel yang diteliti dalam memengaruhi harga saham bank. Oleh karena itu, peningkatan efisiensi pengelolaan aset menjadi strategi penting bagi bank untuk meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan.
Analisis Proses Operasional Air Freight Dalam Mendukung Kelancaran Proses Ekspor Barang Pada PT Ritra Cargo Indonesia Cabang Bali I Made Bayu Candra Widhyatmika; AA Ayu Mirah Kencanawati; Luh Kemala Putri Widhiari
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4080

Abstract

Pertumbuhan volume air freight di PT Ritra Cargo Indonesia Cabang Bali meningkatkan beban administrasi, koordinasi, kepabeanan, dan penanganan kargo, sementara keterlambatan dokumen, kesiapan barang, gangguan CEISA, serta proses Ground Handling JAS masih memicu keterlambatan berantai hingga kegagalan keberangkatan. Kajian ini menganalisis alur operasional air freight, mekanisme koordinasi internal dan eksternal, bottleneck utama, serta strategi perbaikan pada aktivitas ekspor perusahaan. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas Manajer Air Freight, Staf Admin, Staf Operasional Airport, serta Staf Gudang/Traffic. Data sekunder mencakup job description, alur JAS, dokumen PEB dan NPE melalui CEISA, serta arsip operasional. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi simpulan, serta pemetaan proses dengan DMAIC, COSO, dan Theory of Constraints. Hasil menunjukkan bahwa alur kerja telah tersusun dari penerimaan booking hingga pengarsipan, tetapi skema FEA lebih kompleks daripada CEA. Tiga bottleneck utama muncul sebelum barang masuk bandara, pada proses CEISA, serta pada airport handling dan JAS. Pembagian tanggung jawab telah jelas, namun kecepatan proses masih bergantung pada respons pihak terkait, kestabilan jaringan, dan ketepatan informasi. Temuan ini menegaskan perlunya checklist dokumen, pengajuan PEB lebih awal, standardisasi kesiapan barang, PIC setiap shipment, logbook kendala, serta evaluasi dan pelatihan teknis berkala untuk menekan kesalahan dan menjaga ketepatan keberangkatan kargo.
Pengaruh Kecukupan Modal dan Risiko Kredit terhadap Stabilitas Bank di Indonesia Qisthina Dwi Rantikasari; Muhammad Iqbal Pribadi; Sri Wahyuni Jamal
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4081

Abstract

Selama periode 2020-2024, penyaluran kredit perbankan di Indonesia terus tumbuh, namun pertumbuhan tersebut berpotensi memunculkan risiko yang dapat mengganggu stabilitas perbankan apabila tidak diimbangi dengan kecukupan modal serta pengelolaan risiko kredit yang memadai. Studi ini dilakukan untuk menguji bagaimana pengaruh dari kecukupan modal serta risiko kredit terhadap stabilitas bank umum (konvensional), syari’ah, dan bank pembangunan daerah (BPD) tercatat di Bursa Efek Indonesia dan menjadi anggota pada Asosiasi Bank Pembangunan Daerah sepanjang tahun 2020-2024, dengan model Z-Score digunakan sebagai alat ukur stabilitas. Penelitian ini menerapkan pendekatan jenis kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang didapatkan dari situs resmi masing-masing perusahaan. Sebanyak 53 perusahaan perbankan menjadi sampel penelitian sepanjang periode 2020-2024, menghasilkan 265 data observasi yang tersaring melalui teknik non-probability sampling. Data sampel dianalisis menggunakan regresi data panel, yaitu random effect model. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecukupan modal, yang proksikan dengan capital adequacy ratio, memiliki pengaruh positif signifikan terhadap stabilitas bank, sementara risiko kredit yang diproksikan dengan rasio non performing loan dan non performing financing memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap stabilitas bank.
Pengaruh Non Performing Loan, Biaya Operasional per Pendapatan Operasional, dan Loan to Deposit Ratio terhadap Return On Assets pada Bank Swasta Emiten Periode 2021-2025 Felicia Noor Sheilawaty Putri; Deni Hamdani; Nisa’a Meira Chaerunisa; Nova Putri Ariga
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4084

Abstract

Inkonsistensi hasil penelitian terdahulu mengenai faktor penentu performa finansial bank, ditambah dengan dinamika makroekonomi pasca-pandemi, melandasi urgensi evaluasi mendalam atas stabilitas profitabilitas pada sektor perbankan swasta nasional. Penelitian ini dirancang untuk menguji dampak risiko pembiayaan yang diukur melalui Non Performing Loan (NPL), efisiensi tata kelola operational lewat rasio Biaya Operasional per Pendapatan Operasional (BOPO), serta kapasitas likuiditas melalui Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap capaian Return On Assets (ROA). Menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, studi ini memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan periode 2021–2025. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling hingga diperoleh 10 bank swasta yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil pengujian secara parsial membuktikan bahwa risiko kredit (NPL) membawa dampak negatif terhadap profitabilitas akibat lonjakan beban cadangan kerugian yang menggerus margin keuntungan. Begitu pula dengan BOPO yang menunjukkan korelasi negatif signifikan, mengindikasikan bahwa pembengkakan beban internal merusak efisiensi aset. Di sisi lain, pengelolaan LDR berkontribusi positif terhadap ROA, menandakan keberhasilan fungsi intermediasi dalam menyalurkan pembiayaan produktif. Secara serentak, ketiga indikator tersebut memiliki pengaruh yang masif terhadap fluktuasi profitabilitas bank. Secara praktis, manajemen bank swasta disarankan meningkatkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan serta memacu efisiensi operational demi menjaga ketahanan finansial.
Pengaruh Debt To Asset Ratio, Net Profit Margin, dan Total Asset Turnover Terhadap Pertumbuhan Laba Vabia Amara Putri Kusmawanto; Astrin Kusumawardani; Wajib Ginting; Deni Hamdani
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4093

Abstract

Penelitian ini disusun untuk melihat bagaimana Debt To Asset Ratio (DAR), Net Profit Margin (NPM), dan Total Asset Turnover (TATO) berkaitan dengan Pertumbuhan Laba perusahaan sektor healthcare yang tercatat di BEI selama rentang waktu 2021-2025. Riset ini memakai pendekatan kuantitatif yang bersifat dekstriptif sekaligus verifikatif dengan mengandalkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan tiap perusahaan sepanjang periode tersebut. Pemilihan sampel dilakukan lewat teknik nonprobability sampling berjenis purposive sampling. Proses pengujian mencakup statistik dekriptif, rangkaian uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji korelasi product moment, uji koefisien determinasi, hingga uji-t dan uji-f dengan bantuan SPSS versi 27. Temuan riset memperlihatkan bahwa DAR dan NPM masing-masing berkorelasi positif dan signifikan dengan Pertumbuhan Laba secara parsial, sedangkan TATO tidak memperlihatkana adanya korelasi. Ketika ketiganya diuji bersamaan, DAR, NPM, dan TATO justru terbukti berkorelasi signifikan dengan Pertumbuhan Laba. Secara umum, hasil ini mengarah pada kesimpulan bahwa cara perusahaan sektor healthcare mendanai operasinya serta seberapa efisien mengubah penjualan menjadi laba, jauh lebih menentukan pertumbuhan laba dibanding seberapa efisien memanfaatkan asetnya.