cover
Contact Name
Suniya Dewi
Contact Email
suniyadewi0285@gmail.com
Phone
+6281804125177
Journal Mail Official
info@balimedikajurnal.com
Editorial Address
Jl Kecak No. 9A Gatot Subroto Timur, Denpasar, Bali, Indonesia 80239
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Bali Medika Jurnal
ISSN : 26157047     EISSN : 26146517     DOI : https://doi.org/10.36376/bmj
Core Subject : Health,
BMJ bertujuan memprakarsai dan merangsang penelitian berdampak tinggi dan inovatif yang relevan bagi akademisi dan praktisi di industri kesehatan. Audiensi publikasi ini utamanya terdiri dari akademisi, mahasiswa pascasarjana, praktisi dan semua yang tertarik pada bidang penelitian kesehatan. Jurnal ini menerima artikel dari para praktisi dan akademisi serta penelitian kualitatif dan kuantitatif. Setiap makalah akan dinilai berdasarkan standar nasional, orisinalitas / inovasi kertas, kontribusi terhadap pengetahuan, relevansinya dengan subjek dan kualitas penyajiannya. Makalah-makalah tersebut akan direview oleh mitra bestari yang kredibel dan dapat dipercaya.
Articles 225 Documents
Penggunaan Aplikasi Kesehatan Halodoc di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar: Healthy application halodoc usage in department of population and civil registration denpasar city Perwira, A.A. Gde Agung Nanda; Permana, Dewa Gde Yoga; Werthi, Komang Tri
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 3 (2022): Bali Medika Jurnal Vol 9 No 3 Desember 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i3.301

Abstract

Loyalitas adalah situasi disaat konsumen berfikir positif tentang suatu produk atau jasa yang diikuti pembelian kembali dengan pola yang konsisten. Loyalitas memiliki peran sangat penting dalam sebuah perusahaan, mempertahankan loyalitas berarti meningkatkan kinerja dari keuangan serta mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Loyalitas yang dimaksud dalam konteks penelitian ini adalah loyalitas penggunaan aplikasi kesehatan Halodoc. Peneliti melakukan penelitan dengan tujuan mengetahui loyalitas penggunaan aplikasi kesehatan Halodoc di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar dengan metode pengumpulan data melalui kuesinoer yang disebar ke pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar. Aplikasi Kesehatan Halodoc sangat membantu masyarakat khususnya pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar dalam melakukan pencegahan dan pengobatan untuk masalah kesehatan yang dialami. Loyalitas penggunaan aplikasi kesehatan Halodoc oleh pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa penggunaan aplikasi kesehatan Halodoc di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar masuk dalam kategori sangat loyal dengan kata lain karyawan sadar dengan adanya aplikasi Halodoc dan memanfaatnya secara efektif pada masa pandemi Covid – 19.   Loyalty is a situation when consumers think positively about a product or service which is followed by repurchasing with a consistent pattern. Loyalty has a very important role in a company, maintaining loyalty means improving financial performance and maintaining the viability of the company. Loyalty referred to in the context of this study is loyalty to the use of the Halodoc health application. Researchers conducted research with the aim of knowing loyalty to the use of the Halodoc health application at the Denpasar City Population and Civil Registration Service using a data collection method through questionnaires distributed to Denpasar City Population and Civil Registration Office employees. The Halodoc Health Application really helps the community, especially employees of the Denpasar City Population and Civil Registry Office in carrying out prevention and treatment of health problems they are experiencing. Loyalty in the use of the Halodoc health application by employees of the Denpasar City Population and Civil Registration Service can be proven by the results of a study which stated that the use of the Halodoc health application in the Denpasar City Population and Civil Registration Service is in the very loyal category, in other words employees are aware of the Halodoc application and use it effectively during the Covid – 19.
Gambaran prilaku sosial anak usia prasekolah: Description of the social behavior of preschoolers Wahyudi, Hendro; Sari, Niken Ayu
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.304

Abstract

Penggunaan smartphone tidak hanya berasal dari kalangan pekerja, tetapi hampir semua kalangan termasuk anak-anak dan balita sudah memanfaatkan smartphone dan menghabiskan banyak waktu mereka dalam menggunakan smartphone. Efek penggunaan smartphone pada anak usia dini berdampak negatif yaitu penurunan konsentrasi saat belajar, menimbulkan gangguan kesehatan, memperlambat perkembangan kognitif,dan dapat mempengaruhi pembentukan perilaku sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku sosial pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 108 orang, teknik sampling yang digunakan yaitu Nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 85 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penggunaan smartphone dengan frekwensi tinggi 50,6% dan perilaku sosial pada anak usia prasekolah dengan kategori kurang 49,4 %. Penggunaan smartphone secara terus menerus akan berdampak buruk bagi pola perilaku dalam keseharian anak, menyebabkan anak-anak kurang peka terhadap lingkungan sekitarnya sehingga, interaksi sosial antara anak-anak dengan lingkungan sekitar berkurang.   The use of smartphones does not only come from workers, but almost all groups including children and toddlers have used smartphones and spend a lot of their time using smartphones. The effect of using smartphones in early childhood has a negative impact, namely decreasing concentration while studying, causing health problems, slowing cognitive development, and can affect the formation of social behavior. The purpose of this study was to describe social behavior in preschool-aged children. The design of this study uses a cross-sectional descriptive design. The population in this study were 108 people, the sampling technique used was nonprobability sampling with purposive sampling technique, the number of samples in this study were 85 respondents. The results of this study indicate the use of smartphones with a high frequency of 50.6% and social behavior in preschool-aged children with a less category of 49.4%. Continuous use of smartphones will have a negative impact on children's daily behavior patterns, causing children to be less sensitive to their surroundings so that social interaction between children and their surroundings decreases.
Hubungan dukungan keluarga dan petugas kesehatan dengan pemeriksaan iva pada wanita usia subur (wus) di banjar tegal: The relationship of family and healthcare workers support with iva examination in women of childbearing age (wus) in banjar tegal Yanti, Ni Luh Gede Puspita; Citrawati, Ni Ketut
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.305

Abstract

Kanker leher rahim paling sering menyerang wanita di seluruh dunia yang dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Kanker serviks pada fase awal sering kali tidak menimbulkan adanya gejala, namun bila sudah berkembang menjadi kanker serviks, barulah muncul gejala-gejala seperti pendarahan serta keputihan pada vagina yang tidak normal, sakit saat buang air kecil dan rasa sakit saat berhubungan seksual. Deteksi dini perlu dilakukan untuk menekan angka kejadian, salah satunya dengan metode Inspeksi Visual Asetat (IVA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan petugas kesehatan dengan pemeriksaan IVA pada WUS yang dilaksanakan di Banjar Tegal, Desa Kubutambahan Buleleng. Penelitian menggunakan design kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 112 WUS yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga (p=0,000) dan petugas kesehatan (p=0,000) dengan pemeriksaan IVA. WUS yang mendapatkan dukungan dari keluarga dan petugas kesehatan dalam melakukan pemeriksaan IVA akan cenderung bersedia melakukan pemeriksaan IVA secara rutin. Petugas kesehatan diharapkan rutin dalam memberikan pendidikan kesehatan dan memotivasi WUS serta melibatkan keluarga, sehingga cakupan IVA meningkat.   Cervical cancer most often attacks women around the world which can cause death in sufferers. Cervical cancer in the early stages does not often cause any symptoms, but when it has developed into cervical cancer, the symptoms appear such as abnormal vaginal bleeding and discharge, pain when urinating and pain during sexual intercourse. Early detection needs to be done to reduce the incidence, one of them with Visual Inspection with Acetic acid (VIA) method. This research aims to determine the relationship between family and healthcare workers support with VIA examination in WUS which was carried out in Banjar Tegal, Kubutambahan Village, Buleleng. The research used a quantitative design with a cross sectional approach. The research sample was 112 WUS who were taken by purposive sampling technique. Bivariate data analysis using Chi Square test. The results showed that there was a relationship between family (p=0.000) and healthcare workers (p=0.000) support with VIA examination. WUS who get support from their families and healthcare workers in doing VIA examinations will tend to be willing to do VIA examinations routinely. Healthcare workers are expected to routinely give healthcare education and motivate WUS and involve the families, so the VIA coverage increases.
Pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap c-reaktive protein dan sel penanda inflamasi dengan resiko dislipidemia: The effect of giving biotin variant concentration on c-reaktive protein and inflammatory marker cells in rat with the risk of dyslipidemia Cahyani, Agung Eka; Santosa, Budi; Mukaromah, Ana Hidayati
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.306

Abstract

Dislipidemia dapat menyebabkan aterosklerosis sehingga risiko penyakit jantung koroner, penyakit kardiovaskular atau Cardiovascular Disease (CVD) dan stroke meningkat. Peningkatan kadar C-Reaktive Protein (CRP) serta munculnya sel penanda inflamasi menjadi penanda dalam tahapan perkembangan lesi awal aterosklerosis. Pemberian suplemen seperti penambahan biotin perlu diberikan untuk menjaga kadar lipid dalam darah. Biotin disebut juga vitamin B7 atau vitamin H yaitu vitamin larut dalam air, bertindak sebagai kelompok prostetik karboksilase dalam beberapa jalur metabolisme. Biotin dinyatakan vitamin yang aman, asupan dengan kadar 300 kali lipat dari normal terbukti tidak beracun. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap kadar C-Reaktive Protein (CRP) dan sel penanda inflamasi pada tikus wistar dengan resiko dislipidemia. Tikus wistar jantan usia 8 minggu dengan berat awal 150-200 gram diadaptasi selama 7 hari, diberi pakan standar dan air minum ad libitum. Sampel setelah adaptasi, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol  negatif diberikan  pakan  standar, kelompok  kontrol  positif diberikan pakan dengan diet tinggi  lemak. Kelompok perlakuan 1, 2 dan 3 diberi pakan diet tinggi lemak dan dosis biotin berturut-turut 1,232 mg/kg; 68,39 mg/kg dan 97,72 mg/kg selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan sel penanda inflamasi dengan uji One Way ANOVA (p ≤ 0,05), namun kadar CRP secara kualitatif tidak menunjukkan perbedaan. Simpulan ada pengaruh pemberian variasi konsentrasi biotin terhadap sel penanda inflamasi pada tikus wistar dengan resiko dislipidemia.
Pengalaman petugas rekam medis dalam pengembalian dokumen rekam medis ke ruang filling: Experience of medical record officers in returning medical record documents to the filling room purwanti, ika setya; Devhy, Ni Luh Putu
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.307

Abstract

Fungsi dari rekam medis adalah sebagai pengelolaan data pasien selama masa perawatan baik itu data demografi maupun data klinis. Menurut ketentuan yang berlaku pengembalian berkas rekam medis pasien rawat inap yang tepat waktu harus dipulangkan dalam waktu 1x24 jam setelah pasien pulang rawat. Apabila rekam medis dikembalikan lewat dari waktu yang telah di tentukan, maka rekam medis tersebut masuk dalam rekam medis yang terlambat pengembaliannya. Tujuan penelitian ini adalah mencari tahu pengalaman Petugas Rekam Medis dalam Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap ke Ruang Filling. Penelitian ini akan menggunakna metode penelitian kualitatif deskriptif. Waktu Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di instalasi rekam medis RSUD Wangaya Kota Denpasar. Sampel adalah petugas assembling rekam medis rawat inap dan bagian instalasi rekam medis. Ditemukan bahwa pengembalian berkas rekam medis ada yg sudah tepat waktu sesuai aturan 1x24 jam dan ada juga yang belum tepat waktu dalam pengembalian karena pengisian berkas rekam medis pasien belum lengkap. Ada SPO rumah sakit bahwa berkas rekam medis harus dikembalikan ke instalasi rekam medis 1x24 jam. Kendala dalam pengembalian berkas RM disebabkan oleh belum terisinya tanda tangan dokter DPJP dan diagnosis pasien yang masih belum terlengkapi.   The function of the medical record is to manage patient data during the treatment period, both demographic data and clinical data. According to the applicable provisions, the timely return of inpatient medical record files must be sent home within 1x24 hours after the patient returns home. If the medical record is returned past the specified time, then the medical record is included in the medical record that is late for return. The purpose of this study was to find out the experience of Medical Records Officers in returning Inpatient Medical Record Documents to the Filling Room. This research will use descriptive qualitative research methods. Time This research will be carried out in May 2021 at the medical record installation of Wangaya Hospital, Denpasar City. The samples are inpatient medical record assembling officers and medical record installation department. It was found that some returned medical record files were on time according to the 1x24 hour rule and some were not returned on time because the patient's medical record file was incomplete. There is a hospital SPO that states that medical record files must be returned to the medical record installation 1 x 24 hours. The obstacle in returning the RM file was caused by the DPJP doctor's signature not being filled in and the patient's diagnosis still incomplete.
Perbandingan kandungan timbal (pb) dalam urin perokok aktif dan pasif pekerja ojek online di desa dauh puri kelod: The ratio of plumbum (pb) levels in the urine of active and passive smokers of online motorcycle taxi workers in dauh puri kelod village Prihatiningsih, Diah; Subhaktiyasa, Putu Gede; Putra, I Gusti Putu Agus Ferry Sutrisna
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.308

Abstract

Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang yang yang berada disekitarnya. Asap rokok yang disebabkan oleh perokok aktif dapat membahayakan kesehatan para perokok itu sendiri maupun perokok pasif. Paparan timbal yang secara berlebihan merupakan masalah penting di dunia. Semakin tinggi tingkat dan semakin lama paparan, maka semakin besar efek toksik yang diberikan. Urin merupakan salah satu sisa metabolisme tubuh yang dapat memberikan gambaran keadaan kesehatan tubuh kita. Kadar timbal dalam urin juga bisa membantu menegakkan diagnosis. Kadar logam timbal dapat ditemukan dengan mudah pada orang yang merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal dalam urin perokok aktif dan perokok pasif pada pekerja ojek online di Desa Dauh Puri Kelod. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Penelitian ini dilakukan di Desa Dauh Puri Klod Denpasar Barat. Sampel penelitian ini berjumlah 10 orang perokok aktif dan 10 orang perokok pasif. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar timbal urin perokok aktif pekerja ojek online tertinggi adalah 17,7 µg/dL dan kadar terendah adalah 1,8 µg/dL. Sedangkan kadar timbal dalam urin perokok pasif pekerja ojek online tertinggi adalah 23,4 µg/dL dan terendah adalah 12,8 µg/dL. Kemudian diuji dengan uji independent sample t-test dimana nilainya 0,000 maka p < 0,05 yang berarti bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara kadar logam timbal dalam urin perokok aktif dan perokok pasif pekerja ojek online di Desa Dauh Puri Kelod.   Smoking habits not only harm the smoker, but also for those around him. Cigarette smoke caused by active smokers can endanger the health of smokers themselves and passive smokers. Excessive lead exposure is an important problem in the world. The higher the level and the longer the exposure, the greater the toxic effect given. Urine is one of the remains of the body’s metabolism that can provide an overview of the state of our body’s health. The level of lead in the urine can also help make the diagnosis. Lead metal levels can be found easily in people who smoke. The purpose of this study was to determine the levels of lead in the urine of active smokers and passive smokers of online motorcycle taxi workers in Dauh Puri Klod Village. The design of this study is descriptive research with an observational approach. This study was conducted in Dauh Puri Kelod Village, West Denpasar. The sample of this study consisted of 10 active smokers and 10 passive smokers. This study uses a total sampling technique. The results of this study indicate that the urine lead level of active smokers of online motorcycle taxi workers is 17,7 µg/dL and the lowest level is 1,8 µg/dL. Meanwhile, the highest level of lead in the urine of passive smokers of online motorcycle taxi workers is 23,4 µg/dL and the lowest is 12,8 µg/dL. Then tested with the independent sample t-test where the value is 0,000 then p < 0,05 which means that there is a significant difference between the levels of lead metal in the urine of active smokers and passive smokers of online motorcycle taxi workers in Dauh Puri Kelod Village.
Efektifitas ekstrak kulit batang kemuning (murraya paniculate (l) jack) sebagai penurun low density lipoprotein darah tikus wistar yang mengalami hiperkolesterolemia: The effectiveness of the bark extract of kemuning as a lowering of low density lipoprotein (ldl) in wistar rats with hypercholesterolemia Prihatiningsih, Diah; Putra, I Gusti Putu Agus Ferry Sutrisna; Juliantara, I K. Putra
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.309

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan masalah kesehatan yang serius. Penyakit ini disebabkan penumpukan kolesterol dalam bentuk low density lipoproptein  di pembuluh darah sehingga menimbulkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah jantung. Penggunaan simvastatin  da;a, hyperlipidemia dapat menimbulkan efek samping pada penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu perlu pengembangan obat lain yang berasal dari bahan herbal (tanaman). Salah Satu tanaman yang memiliki potensi sebagai penurun hiperkolesterolemia adalah kemuning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur ekstrak kulit batang kemuning sebagai penurun Low Density Lipoprotein (LDL) pada tikus galur wistar yang mengalami hiperkolesterolemia.  Penelitian ini merupakan eksperimental, dengan rancangan One Group Pretest and Posttest Design untuk mengetahui efektifitas ekstrak kulit batang kemuning sebagai penurun low density lipoprotein pada tikus wistar yang hiperkolesterolemia.  Penelitian ini menggunakan enam kelompok, yaitu dua kelompok kontrol dan empat kelompok eksperimental, dengan randomisasi sederhana. Pada penelitian terdapat pretest sebelum diberi perlakuan, dengan demikian hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat karena dapat membandingkan antara keadaan sebelum diberi perlakuan dan setelah perlakuan. Sampel. Ekstrak kulit batang kemuning mengandung Flavonoid dengan  kandungan 892,35 mg/100 g QE , Fenol 2089,345/100 g GAE dan Tannin 1876,87 mg/100g GAE. Ekstrak kulit batang kemuning dapat menurunkan low density lipoprotein (LDL) pada tikus galur wistar yang mengalami hiperkolesterolemia, dengan penurunan terbaik pada  P3 yaitu sebesar 50,05% untuk pemberian ekstrak sebanyak 69 g/ 150 BB. Ekstrak kulit batang kemuning juga dapat menaikkan high density lipoprotein (HDL) setelah pemberian ekstrak kulit batang kemuning pada tikus galur wistar yang mengalami hiperkolesterolemia, dengan peningkatan terbaik ditunjukkan P3 yaitu sebesar 29,48%      Cholesterol is a serious health problem. This disease is caused by cholesterol in the form of low density lipoprotein in the blood vessels, causing the occurrence of heart blood vessels. The use of simvastatin and hyperlipidemia can cause side effects in long-term use. Therefore, it is necessary to develop other drugs derived from herbal ingredients (plants). One of the plants that has the potential to reduce hypercholesterolemia is yellow. The purpose of this study was to measure the bark extract of kemuning as a lowering of Low Density Lipoprotein (LDL) in Wistar rats with hypercholesterolemia. This research was experimental, with a One Group Pretest and Posttest Design to determine the effectiveness of the extract of the bark of kemuning as a lowering low density lipoprotein in hypercholesterolemic wistar rats. This study used six groups, namely two control groups and four experimental groups, with simple randomization. In the study, there was a pretest before being given treatment, with the treatment it can be known more accurately because it can compare between the conditions before being given treatment and treatment. Sample. Yellow stem bark extract contains flavonoids with 892.35 mg/100 g QE, 2089.345/100 g GAE phenols and 1876.87 mg/100 g GAE tannins. Yellow stem bark extract can reduce low density lipoprotein (LDL) in Wistar rats with hypercholesterolemia, with the best decrease in P3 which is 50.05% to provide extract as much as 69 g/150 BW. Kemuning bark extract can also increase high density lipoprotein (HDL) after presenting the yellow skin extract in Wistar strain rats experiencing hypercholesterolemia, with the best increase shown in P3 stems, which is 29.48%
Partisipasi mahasiswa terhadap pencegahan penyebaran covid 19 berbasis theory of reasoned action: Student participation in preventing the spread of covid 19 based on theory of reasoned action Tambi, Imelda Feneranda Seravia; Hurai, Rufina
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.310

Abstract

COVID-19 mempengaruhi seluruh sistem kesehatan melalui efek langsungnya sebagai penyakit menular, serta kemampuannya untuk mengubah angka kematian dan beban penyakit secara keseluruhan melalui dampak pada penyakit tidak menular. Salah satu upaya untuk menganalisis kesiapan niat mahasiswa dalam berpartisipasi dalam pencegahan covid 19, adalah dengan memanfaatkan penggunaan Theory of Reasoned Action. tujuan penelitian adalah menerapkan Theory of Reasoned Action untuk memprediksi niat mahasiswa dalam berpartisipasi aktif dalam pencegahan penularan covid 19. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Uji analisis jalur digunakan untuk melihat pengaruh koefisien sikap, norma subjektif pada intensi dan pengaruh intensi pada perilaku. Hasil menunjukkan bahwa Theory of Reasoned Action dapat memprediksi niat mahasiswa dalam berpartisipasi aktif dalam pencegahan penularan covid 19. Norma Subyektif memiliki kontribusi terbesar dan signifikan dalam mempengaruhi niat, dan niat memiliki pengaruh besar dan signifikan terhadap perilaku mahasiswa dalam pencegahan penularan covid 19.   COVID-19 affects entire health systems through its direct effects as a communicable disease, as well as its ability to alter mortality rates and overall disease burden through impacts on non-communicable diseases. One of the efforts to analyze the readiness of students' intentions to participate in the prevention of covid 19, is to utilize the Theory of Reasoned Action. the purpose of the study was to apply the theory of planned behavior to predict student intentions to actively participate in preventing the transmission of covid 19. The sampling technique used was simple random sampling. Path analysis test was used to see the effect of attitude coefficient, subjective norm on intention and the effect of intention on behavior. The results show that the Theory of Reasoned Action can predict students' intentions to actively participate in preventing the transmission of covid 19. Subjective norms have the largest and significant contribution in influencing intentions, and intentions have a large and significant influence on student behavior in preventing the transmission of covid 19.
Gambaran hasil ph dan keton pada urine puasa: Description of ph and ketones results on fast urine Parwati, Putu Ayu; Prabangkara, Ni Made Indira; Mulyantari, Ni Kadek
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.311

Abstract

Pemeriksaan laboratorium merupakan pemeriksaan yang sering dilakukan untuk kepentingan klinik. Beberapa pemeriksaan darah yang dilakukan di laboratorium membutuhkan persiapan pasien khusus seperti puasa 10-12 jam. Hal ini akan memberikan hasil yang akurat bagi pemeriksaan darah terkait, namun juga bisa menimbulkan hasil yang kurang akurat bagi pemeriksaan lain. Salah satu pemeriksaan yang juga sering dilakukan yaitu pemeriksaan urine lengkap. Pemeriksaan urine yang dipengaruhi oleh kondisi tubuh puasa yaitu pH dan keton urine. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hasil pH dan keton urine puasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan random sampling sebanyak 27 orang. Pemeriksaan pH dan keton urine dilakukan menggunakan carik celup. Hasil pH urine puasa yaitu 5,0 sebanyak 6 orang (22,22%); 6,0 sebanyak 18 orang (66,67%); dan 6,5 sebanyak 3 orang (11,11%). pH urine responden tergolong pH urine asam yang kemungkinan adanya hubungan dengan puasa. Urine pH asam dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu kelaparan, diabetes, dehidrasi, asidosis sistemik. Hasil pemeriksaan keton urine puasa didapatkan hasil negatif sebanyak 27 orang (100%). Hasil pemeriksaan keton urine negatif karena menggunakan spesimen urine pagi yang hanya melakukan puasa selama 12 jam. Pada keadaan orang normal pemeriksaan  benda keton dalam urine negatif karena semua hasil metabolisme lemak dipecah menjadi air dan karbon dioksida. Pada kondisi puasa atau kelaparan berat dimana terdapat kekurangan karbohidrat sebagai sumber energi, maka badan akan menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi sehingga terjadi peningkatan keton sebagai hasil metabolisme lemak.     Laboratory examination is an examination that is often done for the benefit of the clinic. Some blood tests performed in the laboratory require special patient preparation such as fasting 10-12 hours. This will provide accurate results for related blood tests, but can also lead to less accurate results for other tests. One of the tests that is also often done is a complete urine examination. Urine examination is influenced by fasting body conditions, namely pH and urine ketones. The purpose of this study was to describe the results of fasting urine pH and ketones. The type of research used is descriptive research using random sampling as many as 27 people. Examination of urine pH and ketones was carried out using a dipstick. The results of fasting urine pH were 5.0 as many as 6 people (22.22%); 6.0 as many as 18 people (66.67%); and 6.5 as many as 3 people (11.11%). The pH of the respondent's urine is classified as acidic urine pH which may have a relationship with fasting. Urine acid pH is influenced by several factors including hunger, diabetes, dehydration, systemic acidosis. The results of the fasting urine ketone examination showed negative results as many as 27 people (100%). The results of the urine ketone examination were negative because they used a morning urine specimen that only fasted for 12 hours. In normal people, the examination of ketone bodies in the urine is negative because all the products of fat metabolism are broken down into water and carbon dioxide. In conditions of fasting or severe starvation where there is a shortage of carbohydrates as an energy source, the body will use fat reserves as an energy source, resulting in an increase in ketones as a result of fat metabolism.
Pengaruh konseling asi terhadap tingkat depresi ibu nifas di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah bali mandara: The influence of lactation counseling with depression level in inpatient department bali mandara hospital Rastiti, Ni Putu; Dolesgit, Ni Made Garnis; Sagitarini, Putu Noviana; Pradiksa, Hary
Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 (2022): Special Issue Bali Medika Jurnal Vol 9 No 2 Oktober 2022
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v9i2.312

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah masa yang dimulai saat setelah plasenta lahir dan saat organ kandungan kembali seperti sebelum hamil. Banyak perubahan  yang dialami wanita pada masa ini. Perubahan yang terjadi tidak hanya secara fisik tetapi juga mental. Peran sebagai ibu baru  juga penuh dengan tantangan. Masalah kesehatan mental yang paling berbahaya adalah depresi. Depresi yang tidak tertanggungi secara dini dapat memicu keinginan bunuh diri. Konseling dapat mengurangi tingkat depresi pada ibu baru di masa nifas. Permberian informasi tentang bagaimana menyusui bayi dapat menurunkan level depresi secara efektif. Penelitian ini  dilakukan di Instalasi Rawat Inap RSUD Bali Mandara. Design penelitian ini adalah one group pre test-post test. Subjek  dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel terdiri dari 20 orang responden. Pengukuran tingkat depresi menggunakan Edinburg Postnatal Depression Scale (EPDS). Uji Wilcoxon mendapatkan hasil 0,000 yang menunjukkan terdapat pengaruh konseling laktasi terhadap tingkat depresi pada ibu post partum.   Postnatal period is the moment which is starting from delivering baby and placenta and ending when all the reproduction organ being normal. There are many changes of a women in this period. They had physical and mental change. A role to be a new mother is also challenging. The most dangerous mental problem that can happen is depression which can lead into suicide. Counseling can reduce depression level of a new mother in this period. Delivering information about how to breastfeed their baby can decrease the depression level effectively. This research is in In patient Department RSUD Bali Mandara. The design of this research is one group pre test-post test. The subject of this research is postpartum mother in RSUD Bali Mandara that met the inclusion criteria. Sample consist of 20 responden. The researchers measure the deppression level using Edinburg Postnatal Depression Scale (EPDS). The result of the Wilcoxon Test is 0,000. The p value is <0,05. It show there is a different of deppression level before and after counselling lactation. It means there is influence of lactation counseling with deppresion level in postpartum mother.