cover
Contact Name
Kartika Rizki Sudarwanti
Contact Email
kartikarizki@unwahas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS
ISSN : 25411608     EISSN : 25797123     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/abd
Jurnal Pengabdian Masyarakat Unwahas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Wahid Hasyim Semarang yang berisikan tentang hasil pengabdian masyarakat mengenai berbagai aspek ilmu yaitu Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertaniaan, Kesehatan, Sains dan Teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG Ika Yuniwati; Ely Trianasari; Aldy Bahadury Indraloka
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6583

Abstract

Pengolahan pasca panen dari  porang merupakan suatu cara untuk dapat meningkatkan penghasilan para kelompok tani. Wilayah Kembiritan adalah salah satu Wilayah yang menghasilkan  porang. Kelompok Petani Wilayah Kembiritan dapat memanen  porang sekitar 2-3 ton setiap tahunnya. Penjualan  porang yang telah dilakukan dalam bentuk  porang basah dan chip porang. Kualitas dan kuantitas hasil perajangan sangat berdampak pada hasil penjualan kelompok tani. Pengolahan  porang dalam belum chip porang mengalami permasalahan antara lain tidak memiliki teknologi tepat guna yang mampu merajang chip porang dengan hasil yang memuaskan. Hal tersebut ditinjau pada segi kualitas (ketebalan hasil rajangan yang sama) maupun kuantitas (kecepatan produksi rajangan  porang). Hal tersebut memberikan kesimpulan bahwa perlu dilakukan pengembangan mesin perajang  porang. Pengabdian ini dimulai dengan pengembangan mesin pembuat chip porang yang sesuai dengan kondisi pertanian porang Wilayah Kembiritan yaitu potongan dengan ketebalan 0,6 sampai dengan 1 mm. Kemudian dilakukan sosialisasi perajangan  porang yang berkualitas, pelatihan cara penggunaan dan perawatan mesin Pada sesi akhir kegiatan serah terima mesin dilakukan agar terdapat kontribusi kepada mitra secara terus menerus. Kata kunci: Chip Porang, Kualitas, Kuantitas, Mesin Perajang
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MESIN PENGUPAS BAWANG MERAH SERTA SOSIALISASI PIRT DI UMKM BRAMBANG GORENG IBU SUWARTI DI DESA BRINGIN, KEC. GODONG, KAB. GROBOGAN Gilar Pandu Annanto; Darmanto Darmanto; Ernawati Budi Astuti
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6558

Abstract

UMKM brambang goreng Ibu Suwarti selaku mitra dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki kendala dalam memperluas usahanya. Kendala pertama yaitu mengenai Kapasitas produksi yang terbatas karena dalam proses produksi masih menggunakan cara – cara konvensional serta. Kendala selanjutnya adalah produk yang masih belum memiliki izin PIRT karena keterbatasan informasi dari mitra. Oleh sebab itu untuk mengatasi kendala yang pertama, dirancang sebuah mesin pengupas bawang merah/brambang untuk mempercepat waktu produksi. Mesin dirancang berdasarkan kondisi tempat usaha mitra dengan spesifikasi kapasitas pengupasan sebesar 10 kg per proses dengan motor penggerak berdaya 0,5 hp. Sosialisasi mengenai prosedur pengajuan izin PIRT dan pendampingan persiapan produk juga dilakukan agar mitra bisa memperluas jaringan pemasarannya hingga ke toko – toko besar. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, pengimplementasian mesin pengupas bawang merah dapat meningkatkan total produksi bulanan hingga mencapai 1,4 kali lebih besar dibandingkan total produksi bulanan sebelum menggunakan mesin.Kata kunci: pirt, bawang, produksi, teknologi tepat guna, umkm
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN HOLISTIK PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI KELURAHAN SETIABUDI RT 005 JAKARTA SELATAN Tesha Aninditha Pricilla; Anisa Rahmadani
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6563

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan memenuhi kebutuhan penduduk dalam meningkatkan kesehatan secara fisik, mental (psikologis), sosial dan spiritual di masa pandemi Covid 19. Layanan bimbingan dan konseling yang diberikan meliputi layanan konseling individual dan layanan informasi yang menyesuaikan kebutuhan penduduk. Kelurahan Setiabudi RT 005 merupakan wilayah yang saat ini tengah berada dalam zona kuning rawan Covid 19. Jumlah kasus terkonfirmasi di wilayah ini terbilang cukup tinggi sebanyak 14 penduduk yang terpapar virus. Ini disebabkan karena kurangnya penyediaan layanan yang difokuskan kepada penduduk dalam menangani berbagai permasalahan sosial untuk mencapai kesejahteraan dalam hidup. Sehingga diadakannya kegiatan pengabdian berbasis layanan bimbingan dan konseling sebagai solusi terhadap problema yang dialami penduduk setempat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif bagi kehidupan penduduk setempat.Kata Kunci : layanan, Covid 19, kebutuhan, kesehatan.
EDUKASI PELUANG BISNIS MP-ASI BAGI IBU RUMAH TANGGA DESA WAIARA Nur Chotimah; Kartini Rahman Nisa; Siti Farida; Nurul Sakinah Fibrianty
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6554

Abstract

Pentingnya pengetahuan dan pemahaman tentang peluang bisnis menjadi dasar agar bisnis yang di bangun menjadi sukses dan memiliki penghasilan yang baik. Edukasi perlu dilakukan agar bisnis yang dibangun dapat terarah dengan baik. begitu banyak peluang bisnis yang yang dapat dijadikan sumber penghasilan namun jika tidak memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik akan mempengaruhi eberlangsungan bisnis tersebut. MP-ASI dapat dijadikan peluang bisnis karena memiliki segmentasi pasar yang tinggi sebab menjadi kebutuhan dasar bayi yang harus dipenuhi. Tingginya angka kelahiran menjadikan MP-ASI menjadi peluang bisnis yang menjanjikan sehingga diharapkan menjadi sumber ekonomi kelurga dan juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru, maka dari itu perlu diberikan edukasi tentang peluang bisnis MP-ASI kepada ibu rumah tangga di desa Waiara sehingga dapat memberikan pengetahuan serta pemahaman agar dapat menangkap peluang bisnis ini.Kata kunci: Peluang Bisnis, MP-ASI, Ibu Rumah Tangga
PELATIHAN PENGOLAHAN FROZEN FOOD BERBASIS IKAN PADA GURU-GURU MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) Erni Rukmana; Wina Dyah Puspita Sari; Esi Emilia; Risti Rosmiati
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6559

Abstract

Indonesia mempunyai potensi sumber daya alam khususnya sumber daya perikanan. Bagian pesisir barat dan timur dari Provinsi Sumatera Utara yaitu di wilayah Pantai Timur Sumatera Utara Kabupaten Deli Serdang merupakan daerah penghasil ikan. Pelatihan ini bertujuan untuk guru-guru di MTs Al-Wasliyah 19 mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang cara mengolah produk frozen food seperti bakso ikan, nugget ikan, tahu walik, dan dimsum. Lokasi pengabdian masyarakat MTs Al-Wasliyah 19, daerah yang dekat dengan pesisir laut. Metode pengabdian ini adalah tahap persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Hasil olahan frozen food berbasis ikan dapat menjadi usaha tambahan income generate untuk sekolah.Kata kunci: pelatihan, pengolahan, frozen food, ikan
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN GURU MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS Nayang Helmayunita; Dian Fitria Handayani; Vanica Serly; Aimatul Yumna; Herlina Helmy
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6564

Abstract

Berdasarkan surat permintaan dari tim MGMP Ekonomi SMA/MA Tanah Datar, MGMP Ekonomi SMA/MA Tanah Datar membutuhkan adanya pelatihan yang diberikan kepada para guru Ekonomi SMA/MA Tanah Datar untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Hasil observasi awal dan wawancara dengan koordinator MGMP Ekonomi Tanah Datar, diketahui bahwa para guru mata pelajaran ekonomi banyak yang mengalami hambatan dalam proses kenaikan pangkat jabatan yang disebabkan karena salah satu tuntutan dari PKB tersebut. Data dari koordinator MGMP, dari 49 orang anggota MGMP Ekonomi SMA/MA Tanah Datar, hanya 3 orang guru saja yang mampu untuk menyusun karya ilmiah, terutama dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas. Kesulitan guru dalam PTK ada dua yaitu pada tataran konseptual kesulitannya mengenai metodologi PTK, kesulitan memahami kajian teori, kesulitan membuat daftar pustaka, mengolah siklus-siklusnya kemudian menyusunnya dalam sebuah kalimat yang runtut, sistematis dan terorganisir. Pada tataran operasional guru kesulitan dalam mengalokasikan waktu PTK dengan kegiatan lainnya, guru kesulitan dalam menuangkan gagasan pada tulisan yang terstruktur dan tajam dan guru kesulitan dalam pendanaan PTK di sekolah. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan selama dua hari secara tatap muka. Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahapan. Pertama, dilakukan observasi awal mengenai pengetahuan awal dari para guru terkait penelitian tindakan kelas. Kedua, pemaparan materi, Ketiga adalah tahapan evaluasi. Pada akhir kegiatan diketahui terjadi peningkatan kemampuan guru dalam menyusun penelitian tindakan kelas. Melalui kegiatan pelatihan ini dapat memberikan pemahaman kepada para guru dalam membuat penelitian tindakan kelas dan menyusun laporan penelitian tindakan kelas.Kata Kunci: Pengembangan, Keprofesian, Berkelanjutan, Pelatihan, Penyusunan, Penelitian, Tindakan Kelas
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI PESANTREN AL-ULUM KOTA KENDARI Jamiludin Jamiludin; La Batia; Anugrah Puspita Ayu Muhammad
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6555

Abstract

Permasalahan prioritas mitra adalah para santri dan santriwati belum pernah mendapatkan edukasi terkait pandemik COVID-19 di pesantren. Sehingga mitra kurang mengetahui protokol kesehatan selama pandemik COVID-19; dan kurangnya fasilitas penunjang protokol kesehatan di lingkungan pesantren. Tujuan program ini adalah mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam pencegahan COVID-19. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu pemberian penyuluhan kepada para santri mengenai perilaku hidup bersih dan sehat sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, dilakukan pemutaran video terkait cara pencegahan penyebaran Covid-19 melalui link Youtube pada saat penyuluhan di lokasi mitra. Keberlanjutan program setelah program ini selesai sepenuhnya dikembalikan kepada peserta dalam hal ini santri dan santriwati serta ustadz dan ustadzah yang mengikuti pelatihan. Terlihat bahwa ada hasil positif dalam hal perbaikan dan peningkatan pola pikir dalam hal ini untuk membiasakan diri menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat utamanya di masa pandemik COVID-19. Terlihat pula bahwa peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mitra juga mengharapkan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini dimasa mendatang.Keywords: Covid-19, Edukasi PHBS, Pesantren
PENINGKATAN KAPASITAS KEWIRUSAHAAN KOMUNITAS SANGGAR BATIK RAKYAT (SABARA) CABANG GENUK DENGAN SKILL PRODUKSI ECOPRINT Ceacilia Srimindarti; Pancawati Hardiningsih; Moch Irsad; Achmad Badjuri
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6560

Abstract

Seorang wirausaha harus memiliki mindset pengetahuan yang terupdate dalam memahami hal-hal baru yang sedang berkembang untuk menunjang bisnis yang ada. Mindset wirausaha yang dinamis merupakan hal yang krusial untuk meraih kesuksesan dalam bisnis. Komunitas Sanggar batik Rakyat (SABARA) cabang Genuk terdiri gabungan ibu-ibu yang memiliki potensi keterampilan jahit-menjahit, karena sebagian besar pernah bekerja di Garmen di wilayah Demak. Kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat menjadi sangat tepat dengan membangun kemampuan yang sudah dimiliki dan diarahkan untuk berusaha sendiri menjadi wirausaha baru dengan berbekal kemampuan yang sudah dimiliki. Peningkatan kapasitas kewirausahaan dilakukan dengan memberikan pelatihan, bimbingan teknis dan pendampingan secara berkelanjutan melalui berbagai skill salah satunya membuat kriya tangan di kain dengan teknik Ecoprint dengan harapan dapat dikembangkan untuk membuat produk turunan lain.Kata kunci: Mindset Wirausaha, Sanggar Batik Rakyat (SABARA), Teknik Ecoprint
PEMBERDAYAAN PERGURUAN TINGGI DALAM RANGKA IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR, KAMPUS MERDEKA SEBAGAI EVALUASI PENDIDIKAN KARAKTER DIMASA PANDEMI (PKM Pada Perguruan Tinggi Kota Surakarta Jawa Tengah) Wartoyo Wartoyo; Anita Trisiana
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6570

Abstract

Pelaksanaan pendidikan karakter saat ini di masa Pandemi dirasakan sangat terasa berbeda sekali. Perubahan yang sangat frontal terjadi dalam pembelajaran, dan ada perubahan tatanan nilai yang menjadi bagian dari penerapan pendidikan karakter. Gambaran situasi masyarakat bahkan situasi dunia pendidikan di Indonesia menjadi motivasi pokok mainstreaming implementasi pendidikan karakter di Indonesia.  Pentingnya pengembangan pendidikan karakter ini gayung bersambut dengan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk itu Perguruan Tinggi memiliki peran yang sangat strategis untuk mengupayakan evaluasi pendidikan karakter dimasa pandemi, sebagai salah satu wujud dukungan dari pemberdayaan kampus merdeka belajar. Khalayak sasaran dalam program kemitraan masyarakat ini adalah Masyarakat Non Produktif, yaitu Perguruan Tinggi di Kota Surakarta. Khalayak sasaran tersebut dijadikan sebagai Kampus Merdeka Belajar yang memerlukan pemberdayaan pendidikan dan pelatihan berupa kegiatan evaluasi pendidikan karakter sebagai salah satu kegiatan yang akan menopang dan menyaring permasalahan konflik sosio- kultur yang muncul dalam masyarakat sehingga ketentraman dan kenyamanan akan tercapai dalam kehidupan masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa perguruan tinggi menindaklanjuti kebiajakan MBKM, yang kemudian melakukan beberapa program kegiatan yang mendukung evaluasi pendidikan karakter melalui integrasi dari berbagai kebijakan yang dimiliki, sebagaimana adanya kebiajakn 4A (Anti: Korupsi, Intoleransi, Kekerasan Seksual, Perudungan). Seperti di Universitas Slamet Riyadi Kebijakan 4A tersebut dikembangkan menjadi 6A, dengan tambahan Anit: Narkoba, dan Radikalisme, Terorisme. Untuk itu masing-masing PT mampu meningkatkan dan memberikan pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat khususnya pengembangan IPTEK di Perguruan Tinggi.Kata kunci: Pemberdayaan; Merdeka Belajar; Pendidikan Karakter
PENYULUHAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD OLEH ORANGTUA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Ghiyats Ristiana; Aseptiana Parmawati; Siti Ruqoyyah
ABDIMAS UNWAHAS Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v7i1.6556

Abstract

Pembentukan karakter seseorang tidak dapat dilakukan dengan mudah, hal tersebut memerlukan proses yang tidak sebentar. Sedangkan pada tahun 2020 sedang maraknya kasus COVID-19 tersebar, sehingga membuat pembelajaran harus dilakukan secara daring. Tentunya hal ini dapat menjadi peluang terhambatnya pembentukan karakter siswa, terlebih pada siswa Sekolah Dasar. Banyak orangtua yang mengeluhkan tentang anaknya yang hanya mendapatkan pembelajaran secara akademik saja, sedangkan orangtua terkadang tidak bisa selalu mendampinginya untuk menyelesaikan tugas-tugasnya serta dalam proses pembentukan karakter siswa SD ini masih ada kendala. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu orangtua membentuk karakter anaknya yang masih di Sekolah Dasar. Pengabdian ini merupakan penyuluhan yang diadakan di sekolah dan nantinya akan disampaikan kemudian pada orangtua. Berdasarkan hasil interview, dapat disimpulkan bahwa orangtua siswa SD tersebut merasa terbantu dan anak-anak mereka jadi lebih terarah dalam pembentukan karakternya.Kata kunci: COVID-19, Pembentukan Karakter, Orangtua Siswa