cover
Contact Name
Eka Jelita Lubis
Contact Email
ekajelita14@gmail.com
Phone
+6281215445700
Journal Mail Official
rifajuniartika@gmail.com
Editorial Address
kecamatan kotanopan kabupaten mandailing natal, Sumatera Utara Medan
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam
ISSN : 20858647     EISSN : 2686326x     DOI : https://doi.org/10.15548/alqalb
This journal accepts scientific articles or research reports in general areas of psychology such as education, clinical, industrial and organizational, and religious social psychology. However, the main focus of this journal is the development of Islamic psychology so that this topic will dominate the articles in Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam
Articles 154 Documents
RESILIENSI PADA ANAK BERKONFLIK DENGAN HUKUM (ABH) DI INDONESIA DITINJAU DARI EFIKASI DIRI Amalia, Rizka; Nuqul, Fathul Lubabin
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1223

Abstract

The recidivism rate in Indonesia in the case of ABH reached 42,8% (Marliana, 2017). Then, an effective interpolation is needed to achieve personal qualities through resilience. The purpose of this paper was to determine the effect of self-efficacy on increasing resilience on ABH in Indonesia.This paper is using a quantitative method that had 102 subjects of ABH which consist of representatives of some regions in Indonesia. The data collection used in this research is a cluster sampling technique. The data collection was used two-scale, named Resiliency Scales for Children and Adolescents (Saklofske et al, 2016) which consist of 51 items and the “General Self-Efficacy Scale” (Schwar & Jerussalem, 1995) which consist of 10 items.  The result of the analysis shows that the range of resiliency on ABH is intermediate level with 52,9% of the presentation. Simultaneous results obtained by the regression analysis show that there is no significant effect between self-efficacy on law conflicted children's resilience in Indonesia.
BANK SYARIAH DAN PENERAPAN K3 : SUATU TINJAUAN Siregar, Liesma Maywarni
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v8i1.1163

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan suatu kehararusan bagi sebuah organisasi. Berbagai hal dapat saja menimpa semua karyawan di tempat kerja atau di luar tempat kerja dalam rangka menyelesaikan pekerjaannya. Salah satu bentuk organisasi formal adalah lembaga keuangan syariah atau bank Syariah. Bank Islam atau selanjutnya disebut dengan bank syariah menurut Undang-Undang Nomor 21 tahun 20108 tentang Perbankan Syariah, merupakan institusi yang memberikan layanan jasa perbankan berdasarkan prinsip syariah. Prinsip syariah adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.  Prinsip ini menggantikian prinsip bunga yang terdapat dalam sistem perbankan konvensional.Terdapat tiga alasan mengapa program keselamatan kerja merupakan keharusan bagi setiap perusahaan untuk melaksanakannya, antara lain adalah: Moral, Manusia merupakan makhluk termulia di dunia, oleh karena itu sepatutnya manusia memperoleh perlakuan yang terhormat dalam organisasi. Atau memperoleh hak untuk perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja. Hukum, alasan lain yang sama pentingnya dengan moral terdapat juga alasan undang-undang ketenagakerjaan merupakan jaminanbagi setiap pekerja untuk menhadapi resiko kerja yang dihadapinya yang ditimbulkan pekerjaan. Ekonomi, alasan ekonomi akan dialami oleh banyak perusahaan karena mengeluarkan biaya-biaya yang tidak sedikit jumlahnya akibat kecelakaan kerja yang dialami pekerja.
ADAPTASI ALAT UKUR ISLAMIC WORK ETHICS DALAM BAHASA INDONESIAdonesia Firmansyah, AF Mirza; Kadiyono, Anissa Lestari
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1236

Abstract

Islamic Work Ethics Questionnaire merupakan salah satu alat ukur mengenai work ethics yang didasarkan pada nilai-nilai agama islam. Sejauh ini belum ditemukan adaptasi alat ukur islamic work ethics dalam bahasa Indonesia. Adaptasi alat ukur islamics work ethics diperlukan karena banyaknya penelitian mengenai work ethics di Indonesia yang memiliki penduduk mayoritas beragama islam dan banyaknya perusahaan di Indonesia yang menggunakan nilai-nilai islam sebagai dasar dari budaya perusahaan. Islamic work ethics terdiri dari 17 item. Dalam penelitian ini, alat ukur tersebut diadaptasi melalui 6 tahap berdasarkan panduan adaptasi alat ukur lintas budaya. Berdasarkan uji coba terhadap 50 karyawan di Indonesia, diperoleh nilai koefisien reliabilitas 0.789. Dengan demikian, hasil adaptasi alat ukur islamic work ethics dapat digunakan untuk penelitian mendatang guna melihat etika kerja islami pada karyawan di Indonesia.
PENGARUH POLA ASUH PERMISIF TERHADAP INTERAKSI SOSIAL YANG DIMODERASI OLEH SELF-DISCLOSURE PADA GENERASI Z Khairani, Khairani; Septania, Sovi
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1070

Abstract

Teknologi berpotensi menimbulkan efek sosial yang negative pada remaja, seperti kebutuhan akan pengakuan yang semakin tinggi, menurunnya kualitas interaksi langsung dengan sekitar hingga potensi resiko mengalami depresi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin luas, teknologi akan membuka peluang bagi remaja untuk mengungkapkan diri melalui berbagai media. Alasan untuk berbagi informasi diri lebih banyak bertujuan sebagai bentuk ekspresi diri secara bebas daripada untuk memperoleh informasi atau sebagai kontrol sosial. Secara normal, remaja masih dipengaruhi oleh hubungan keluarga melaui pola asuh orang tua terkait dengan akses remaja terhadap teknologi. Tujuan dari penelitian ini untuk meneliti pengaruh pola asuh permisif terhadap interaksi sosial yang dimoderasi oleh self-disclosure. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif purposive sampling dengan analisis data korelasi Pearson dan analisis regresi. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tiga skala yaitu skala pola asuh permisif, skala interaksi sosial dan skala self-disclosure dengan melibatkan 153 subjek. Hasil empiris menunjukan bahwa pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif terhadap interaksi sosial yang dimoderasi oleh self-disclosure sebesar 57.7% (p<0.001). Ketika self-disclosure dikeluarkan dari analisis, terjadi penurunan sumbangan efektif menjadi 56% (p<0.001). Self-disclosure secara langsung berkontribusi sebesar 21& (p<0.001) terhadap interaksi sosial. Pola asuh permisif dan self-discloure memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap interaksi sosial sebesar -0.752 dan -0.470 (p<0.001), sedangkan pola asuh permisif memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap self-disclosure sebesar 0.462 (p<0.001). Dinamika hubungan antar variabel telah didiskusikan lebih lanjut. Kata kunci: Pola Asuh Permisif, Self-Disclosure, Interaksi Sosial, Generasi Z
GEJALA MAKSIAT, PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA MINANGKABAU rustam, Fadhilah
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1266

Abstract

Maraknya tindakan maksiat di Sumatera Barat belakangan ini telah mempengaruhi suasana kejiwaan anak-anak, pendidik dan orang tua di Minangkabau. Mereka akan melihat, bahwa ternyata praktik maksiat tidak jauh dari lingkungan sosial mereka. Mereka tidak hanya khawatir bahwa anak-anak mereka akan terpapar berita-berita negatif, tetapi juga bisa menjeremuskan generasi muda pada perilaku maksiat itu. Tulisan ini  ingin membahas tentang tantangan orang tua dan pendidik di Sumatra Barat menghadapi maraknya fenomena maksiat di daerah ini. Padahal, Minangkabau adalah daerah berbudaya Islamis sesuai dengan filosofi “adat bersendi syarak syarak bersendi Kitabullah” (ABSSBK).
PROBLEM SELF CONCEPT (KONSEP DIRI) DALAM PSIKOLOGI MODERN inayatusufi, Syekha Anintya
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1187

Abstract

Artikel ini berangkat dari asumsi bahwa psikologi sebenarnya merupakan kajian penjelasan yang sistematis berupa gambaran jiwa, perilaku, dan fungsi mental manusia. Namun demikian, dalam dunia psikologi modern, kajian seputar problem konsep diri dengan proses kesadaran keberagamaan sebagai tolak ukur kejiwaan manusia masih diterlantarkan. Dengan menggunakan metode literatur review artikel ini menemukan beberapa point penting mengenai pendefinisian diri oleh psikolog modern lebih menekankan pada hal yang bersifat empiris. Selanjutnya problem kejiwaan yang bermasalah sesungguhnya berangkat dari masalah pendefinisian yang tidak esensi itu. Problem tersebut disebut dengan konsep nafs yang jauh dari makna sesungguhnya hal ini berbeda sama sekali dengan makna diri dalam psikologi Islam. para psikolog muslim menghadirkan makna diri lebih kepada hal-hal yang sangat esensi, yang disebut dengan ruh dan fitrah. Daripada itu makalah ini mengkaji lebih lanjut konsep diri yang diasaskan dengan dasar worldview of Islam sehingga mendorong lahir dan berkembangnya psikolog, individu, masyarakat serta produk keilmuan yang beradab.
FONDASI PSIKOLOGI POSITIF QUR’ANI: CHARACTER STRENGTHS DAN VIRTUE DALAM TINJAUAN PSIKOLOGI POSITIF DAN AL-QUR’AN Hude, Muhammad Darwis; Nawawi, Abd Muid; Faizin, Faizin
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1270

Abstract

Psikologi positif mengadopsi berbagai kearifan tradisi yang pernah berkembang di dunia, seperti kepercayaan, agama, budaya, dan lain-lain. Dari tradisi Islam, Martin EP Seligman mengambil tradisi filsafat al-Farabi. Ini dinilai secara substansi tidak mewakili tradisi Islam yang sesungguhnya. Al-Quran sebagai sumber utama dalam Agama Islam harus digunakan secara ekstensif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis-komparatif. Metode tafsir tematik-semantik digunakan secara sistematis guna pencarian fondasi psikologi positif Qurani melalui isyarat-isyarat ayat al-Quran relevan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa al-Quran memberikan gambaran integratif dan holistik konseptual terhadap psikologi positif. Kedua konsep, baik psikologi positif maupun al-Quran, sama-sama melihat potensi manusia  sebagai potensi bawaan yang diwujudkan melalui kebajikan dan kekuatan karakter. Titik perbedaan secara paradigmatis terletak pada cara pandang melihat potensi manusia. Manusia dalam psikologi positif sengat bergantung pada kapasitas diri manusia itu sendiri (antroposentris), dimana manusia adalah pusat potensi positif itu. Sementara kekuatan transenden-spiritual hanya bersifat sekunder. Manusia dalam al-Quran digambarkan sebagai makhluk yang  teo-antroposentris, dimana segala potensi positif manusia berpusat pada sistem ketuhunan. Pandangan ini berimplikasi pada fitur-fitur kebajikan dan kekuatan karakter yang juga selalu terikat dengan aspek spiritual-transenden
PERAN KECERDASAN EMOSI TERHADAP SCHOOL WELL-BEING SISWA SMP DI KOTA YOGYAKARTA Fauzi Rahman; Hafizh Zain Abdillah; Ni Made Dita Iswary Sukadana; Putri Cahyanti
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i1.1208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran kecerdasan emosi terhadap school well-being siswa SMP di Kota Yogyakarta menggunakan teknik analisa regresi linier terhadap 123 partisipan yang terpilih berdasarkan cluster random sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala kecerdasan emosi  yang memuat 36 aitem pernyataan (koefisien α Cronbach = 0,94) dan skala school well-being yang berisi 30 aitem pernyataan (koefisien α Cronbach = 0,95). Hasil analisa data menunjukkan nilai koefisien regresi (t) sebesar 3,723 dengan taraf signifikansi sebesar 0,00 (p < 0,05) yang berarti bahwa kecerdasan emosional berperan secara signifikan terhadap school well-being siswa SMP dengan sumbangan efektif sebesar 12,83%.
PERAN AGAMA DALAM MEMELIHARA KESEHATAN JIWA DAN SEBAGAI KONTROL SOSIAL MASYARAKAT Azisi, Ali Mursyid
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i2.1683

Abstract

Religion has such a central role in maintaining mental health and as a social control in the survival of people's lives. Religion also teaches to always do good to anyone and can reduce the occurrence of deviations. Based on the analysis and analysis of literature used in studying this article, it can also be concluded that religion is very important in life, especially religious people. Because, with the rules in religion, eventually directing every human being to a good life, orderly, far from deviations healthy physical and spiritual. In this article describes the role of religion in maintaining mental health and as a controller of the social life of the people who are the main pillars in survival in the community.
STORYTELLING UNTUK MENGATASI PERILAKU AGRESIF ANAK Solichah, Novia
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v11i2.1580

Abstract

This research aims to know the influence of storytelling to overcome the aggressive behavior of child. This experimental quantitative study uses single case experiment design. Data collection is conducted through a series of assessment such as observation, interviews, graphic tests (HTP, DAP, BAUM) and CBCL. After the intervention, the subject shows a positive change in his behavior. The subject is willing and able to be obedient and polite to the teacher, not screaming, not hitting, kicking, pinching and picking up a friend's seat, calling a friend with a good call or according to name, requesting permission before asking or borrowing a friend's goods, and would apologize if guilty. In other words, storytelling is able to help overcome the aggressive behavior of child.

Page 9 of 16 | Total Record : 154