cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mandiri
ISSN : 25984241     EISSN : 2598425X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles 313 Documents
Pendampingan Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Tata Kelola Keuangan Secara Sederhana di Kecamatan Penajam Irwansyah; Sri Mintarti; Muhammad Ikbal; Anisa Kusumawardani; Ledy Setiawati; Putri Maharani; Febry Ananda Dwi Kartika Sari
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.6280

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani padi sawah melalui penerapan tata kelola keuangan sederhana di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Permasalahan utama yang diidentifikasi pada mitra, yaitu Kelompok Tani "Sido Makmur", "Harapan Baru", dan "MRR Berseri", adalah rendahnya literasi keuangan di mana sekitar 80% anggota belum pernah melakukan pencatatan keuangan usaha tani dan 90% tidak memiliki perencanaan penggunaan hasil panen. Kondisi ini menyebabkan petani sulit memantau perkembangan usaha, menentukan harga jual yang tepat, serta rentan mengalami kerugian. Kondisi tersebut menyebabkan pendapatan yang diperoleh belum optimal dan sulit dievaluasi secara sistematis. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan praktis-kontekstual melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Program ini melibatkan kelompok tani di Desa Sidorejo, Giripurwa, dan Suko Mulyo dengan total 68 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya pencatatan keuangan, termasuk pencatatan pendapatan dan pengeluaran, serta kemampuan dalam menyusun perencanaan usaha tani berbasis data mengalami kenaikan sebesar 70%. Selain itu, petani mulai mampu melakukan analisis sederhana terkait biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas pengambilan keputusan.Selain itu, petani mulai mampu melakukan analisis sederhana terkait biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha sehingga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas pengambilan keputusan. Perubahan perilaku juga terlihat dari meningkatnya kemandirian petani dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha tani secara lebih terstruktur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat serta berpotensi direplikasi di wilayah lain secara berkelanjutan, efektif, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi lokal yang dinamis dan berkelanjutan
Empowering Mosque Youth Through Training on the Use of the "My Mosque" Application in Muara Penimbung Ulu Village, Ogan Ilir Iwan Efriandy; Abdul Rohman; Anton Indra Budiman; Miranda Septy Andini; Shelly Prahadian Putri
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7008

Abstract

Kebijakan Kementerian Agama mengenai pemberdayaan masjid menempatkan masjid sebagai institusi multifungsi yang tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kondisi tersebut menuntut tata kelola masjid yang profesional, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan keuangan yang transparan serta akuntabel. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus serta Ikatan Remaja Masjid (Irmas) dalam mengelola administrasi dan keuangan masjid melalui pelatihan penggunaan aplikasi “Masjidku” di Desa Muara Penimbung Ulu, Kabupaten Ogan Ilir. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan penggunaan aplikasi berbasis web yang menyediakan fitur pengelolaan administrasi, pencatatan transaksi keuangan, perhitungan zakat, pengelolaan data jamaah, penyusunan laporan kas, dan penggalangan dana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan aplikasi “Masjidku” untuk mendukung pengelolaan administrasi dan penyusunan laporan keuangan masjid secara digital. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 60% dalam memahami dan menggunakan aplikasi. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana masjid sehingga diharapkan mampu menerapkan sistem administrasi dan pelaporan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan aplikasi “Masjidku” merupakan salah satu upaya yang efektif dalam mendukung pemberdayaan remaja masjid dan penguatan tata kelola masjid berbasis digital
P PENGEMBANGAN KOPERASI KELURAHAN MERAH PUTIH DI KELURAHAN PANEMBAHAN, KOTA YOGYAKARTA MELALUI KOLABORASI MULTI-STAKEHOLDERS DAN PENERAPAN BUSINESS PLAN SEDERHANA suswanta suswanta; Muchamad Muchamad Zaenuri; Sukwan Sukwan Hanafi; Riski Riski; Djuniawan Djuniawan Karna Djaja
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7121

Abstract

Artikel ini membahas pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dalam pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Panembahan, Kota Yogyakarta, melalui kolaborasi multi-stakeholders dan penyusunan business plan sederhana sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas awal pengurus dalam tata kelola koperasi, penyusunan business plan, serta membangun jejaring kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi partisipatif, wawancara, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa koperasi menghadapi berbagai permasalahan, antara lain belum tersusunnya standar operasional prosedur (SOP), rendahnya kapasitas manajerial pengurus, keterbatasan jejaring kemitraan, serta belum adanya business plan yang sistematis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pemahaman peserta meningkat dari 40,0% pada pre-test menjadi 88,8% pada post-test, atau meningkat sebesar 48,8 poin persentase. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumen business plan sederhana, penyusunan struktur organisasi yang lebih jelas, serta terbentuknya forum koordinasi antara koperasi, pemerintah kelurahan, akademisi, dan mitra lokal sebagai langkah awal penguatan kolaborasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR efektif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi pada tahap awal. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkala, implementasi business plan, penguatan sistem monitoring, serta perluasan kemitraan untuk mendukung pengembangan koperasi secara berkelanjutan
Bantuan Perencanaan Desain Masjid RT.05 RW.13 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Ghina Amalia; Utari Sriwijaya Minaka
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7281

Abstract

Sejak Islam hadir terutama ketika masa awal hijarh Rasulullah ke Kota Madinah hingga saat ini, masjid selalu menjadi bangunan penting bagi umat Muslim. Keberadaan masjid memiliki fungsi yang luas, tidak hanya digunakan untuk sholat namun juga sebagai tempat kegiatan sosial kemasyarakatan. Sehingga keberadaan masjid dalam suatu Kawasan sangat penting. RT 05 RW 13 Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Sukajadi Kabupaten Banyuasin adalah suatu Kawasan  yang terdiri dari dari 5 (lima) Rukun Warga dan 34 Rukun Tetangga. Total jumlah Penduduk di Kawasan ini sebanyak 21.151 jiwa dengan 10.664 Laki-laki dan 10.487 Perempuan. Berdasarkan survey lapangan yang telah dilakukan, ditemukan suatu  permasalahan di Lokasi tersebut yaitu sarana ibadah yang tersedia saat ini dinilai tidak lagi mampu mengakomodasi jumlah penduduk yang mayoritas muslim dan adanya lonjakan jemaah yang terjadi. Terutama dalam kegiatan keagamaan besar sehingga menghambat kekhusyukan dan partisipasi warga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan dokumen perencanaan berupa DED dan RAB. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Terlihat dari sambutan dan dukungan yang baik dari warga dan aparat RT selama proses pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat menyatakan terimakasih atas bantuan perencanaan pembangunan masjid yang telah dilakukan. Selain itu berdasarkan kuisioner yang telah disebarkan, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menyatakan paham terhadap urgensi dan point penting dari diadakannya kegiatan ini. Setelah kegiatan ini dilakukan diharapkan kedepannya dokumen DED dan RAB ini digunakan dalam proses pembangunan Masjid di wilayah RT.05 RW.3
Digital Entrepreneurship Literacy Through Online Selling Training at SMK Xaverius Palembang Fransiska Soejono; Ming Chen; Agatha Septianna S.R; Andrew Gunawan; Yukie Jocelyn
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7385

Abstract

Digital transformation has reshaped how products are promoted, sold, and trusted, creating new opportunities for vocational students to become young entrepreneurs. However, the partner school reported limited student understanding of entrepreneurship practices supported by e-commerce and digital platforms. This community service program aimed to strengthen digital entrepreneurship literacy through structured online selling training at SMK Xaverius Palembang. The activity was conducted on 3 September 2025 using lectures, video-based learning, and simulations. Program evaluation used a 10-item multiple-choice questionnaire covering core competencies such as online selling concepts, marketplace knowledge, digital marketing, product photography, customer service, target market, branding, and performance indicators. Descriptive analysis was applied to summarize correct and incorrect responses. The results from 131 respondents showed an overall correct-response rate of 96.4%. Perfect scores (100%) were achieved on items related to the definition of online selling, identifying popular marketplaces, and the importance of product photos. The lowest percentages of correct responses were recorded for items concerning the advantages of online selling and the concept of target markets, both at 85.5%. These findings describe participants’ understanding of online selling topics at the end of the activity. Follow-up sessions should emphasize segmentation, positioning, and customer value communication to support sustainable digital entrepreneurship
Pelatihan Pengolahan Data Kuantitatif melalui Analisis dan Penyajian Data dengan Google Colab faradillah; Silvia Mariana; Muhammad Fadhiel Alie; Imelda Saluza; Lastri Widya Astuti
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7544

Abstract

Pelatihan pengolahan dan visualisasi data merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi analitis mahasiswa dalam mendukung penyusunan skripsi dan pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi dengan tujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengolah data penelitian secara sistematis dan menyajikannya dalam bentuk visual yang informatif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktikum terbimbing dengan memanfaatkan platform Google Colab sebagai lingkungan pemrograman berbasis Python yang mudah diakses. Materi yang diberikan meliputi pengenalan ekosistem Python, teknik data cleaning untuk menjamin kualitas dan integritas data, pengolahan data menggunakan library Pandas, perhitungan statistik deskriptif, serta penyajian data melalui berbagai teknik visualisasi yang komunikatif. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari 52,67 menjadi 81,33, atau setara dengan peningkatan sebesar 54,43%, dengan capaian tertinggi pada aspek keterampilan teknis penggunaan Google Colab (73,33%). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami tahapan pengolahan data penelitian, melakukan transformasi data secara sistematis, mengidentifikasi pola dan tren melalui visualisasi, serta menghasilkan insight yang relevan untuk mendukung analisis data penelitian. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan dan memperoleh pengalaman praktis dalam memanfaatkan Google Colab sebagai alat bantu analisis data. Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat mendukung penyusunan skripsi yang lebih berkualitas dan memperkuat kemampuan pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based decision making) di bidang kesehatan. Sebagai tindak lanjut, direncanakan kegiatan pendampingan lanjutan berupa pelatihan analisis data tingkat lanjut, pengenalan metode statistik untuk penelitian kesehatan, serta bimbingan pemanfaatan perangkat lunak analisis data dalam penyusunan skripsi. Kegiatan berkelanjutan tersebut diharapkan dapat membentuk budaya literasi data di lingkungan akademik serta meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi
Penyuluhan Mengenai Desain, Logo, dan Slogan untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Bank Sampah Kenanga Palembang sri martini; Erna Yuliwati; Eka Sri Yusmartini; Elfidiah Martini; Dian Kharismadewi; Mardwita Martini; Eko Ariyanto
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7560

Abstract

Permasalahan umum yang dihadapi oleh sebagian besar UMKM saat ini adalah ketatnya persaingan untuk memasarkan produk yang dapat bersaing dengan berbagai produk sejenis yang diproduksi oleh industri skala besar yang telah lebih dulu dikenal masyarakat. Salah satu hal yang menjadi tantangan bagi produk UMKM dalam persaingan di pangsa pasar umum dan komersial adalah masih relatif terbatasnya kemampuan untuk membentuk citra atau branding produk. Dengan demikian, Produk UMKM tidak hanya dituntut untuk dapat memperbaiki kualitas produk itu sendiri, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan citra produk dengan cara memberikan desain kemasan, logo, dan slogan yang menarik dan spesifik terhadap produknya.  Identifikasi visual tersebut diharapkan dapat membuat produk lebih mudah dikenali saat bersanding dengan produk sejenis di pangsa pasar komersial.  Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat pelaku UMKM di Bank Sampah Kenanga di Kawasan 19 Ilir Kotamadya Palembang menunjukan peningkatan yang signifikan. Perbandingan hasil pra-test dan post-test pada sesi evaluasi terhadap wawasan dan keterampilan peserta terkait citra produk mereka yang berbentuk sabun padat, eco enzim, dan anyaman dekorasi ruangan berbahan dasar limbah organik menunjukan peningkatan sebesar 45%
Peningkatan Literasi Olah Data Statistik Melalui Pelatihan Penggunaan Google Colab Imelda saluza; faradillah Faradillah; Lastri Widya Astuti Astuti; Dhamayanti Dhamayanti
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7574

Abstract

Data literacy is a crucial competence for health students in supporting evidence-based practice. However, the reality in the field shows that the constraints of expensive conventional statistical software licenses and limited hardware specifications often hinder students' research data processing. This community service aims to improve data literacy and digital competence of students through quantitative data analysis training based on Python using Google Colab. This activity involved 25 students from the Midwifery and Pharmacy Study Programs at STIKES Keluarga BundaLiterasi data merupakan kompetensi krusial bagi mahasiswa kesehatan dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based practice). Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa kendala lisensi perangkat lunak statistik konvensional yang mahal serta spesifikasi perangkat keras yang terbatas sering kali menghambat proses pengolahan data penelitian mahasiswa. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi data dan kompetensi digital mahasiswa melalui pelatihan analisis data kuantitatif berbasis Python menggunakan Google Colab. Kegiatan ini melibatkan 25 mahasiswa Program Studi Kebidanan dan Farmasi STIKES Keluarga Bunda Jambi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) melalui hands-on workshop secara daring selama satu hari. Evaluasi kegiatan dilakukan secara komprehensif melalui uji kompetensi (pretest dan posttest), observasi keterampilan, dan angket kepuasan berbasis skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang sangat signifikan dengan nilai Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,72, yang termasuk dalam kategori tinggi. Uji hipotesis membuktikan peningkatan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,001). Selain itu, 91,5% peserta menyatakan tingkat kepuasan pada kategori Baik dan Sangat Baik, terutama terkait kemudahan akses cloud computing yang mendemokratisasi penggunaan alat analisis data tanpa membebani spesifikasi perangkat keras. Kesimpulannya, integrasi Python dan Google Colab terbukti menjadi solusi inovatif, gratis, dan fleksibel dalam mengatasi hambatan teknis, sekaligus membangun kesiapan mahasiswa kesehatan dalam menghadapi transformasi digital dan prinsip reproducible research Jambi. The implementation method used a Participatory Action Learning (PAL) approach through a one-day online hands-on workshop. Activity evaluation was conducted comprehensively through competence tests (pretest and posttest), skills observation, and Likert-scale satisfaction questionnaires. The results showed a highly significant increase in competence with a Normalized Gain (N-Gain) value of 0.72, which falls into the high category. Hypothesis testing proved this increase was statistically significant (p < 0.001). Furthermore, 91.5% of participants expressed satisfaction in the Good and Very Good categories, especially regarding the ease of cloud computing access which democratizes the use of data analysis tools without burdening hardware specifications. In conclusion, the integration of Python and Google Colab proves to be an innovative, free, and flexible solution in overcoming technical barriers, while building health students' readiness to face digital transformation and reproducible research principles.
Penguatan Financial Well-Being Guru melalui Pelatihan Manajemen Keuangan Pribadi shafiera lazuarni; Endah Dewi Purnamasari; Try Wulandari
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7584

Abstract

Kesejahteraan finansial tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola pengeluaran, utang, tabungan, dan tujuan keuangan. Identifikasi awal menunjukkan bahwa sebagian guru di Kota Palembang telah memiliki penghasilan rutin dari gaji dan tunjangan sertifikasi, tetapi belum menyusun anggaran secara konsisten, masih melakukan pembelian impulsif, memiliki beban cicilan yang cukup besar, serta belum menyiapkan dana darurat dan investasi secara memadai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat financial well-being guru melalui pelatihan manajemen keuangan pribadi. Kegiatan diikuti oleh 68 guru sekolah dasar dari berbagai sekolah di Kota Palembang, dengan SD Negeri 225 Palembang sebagai mitra pelaksana. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari secara daring melalui Zoom Meeting oleh tiga dosen Manajemen bersertifikasi Certified Financial Planner. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan ABCD yang dipadukan dengan pre-test, post-test, pemaparan materi, studi kasus, simulasi, diskusi, dan lembar kerja digital. Hasil kegiatan menunjukkan pergeseran pemahaman ke kategori Baik dan Sangat Baik pada seluruh aspek. Setelah pelatihan, 63 peserta mencapai kedua kategori tersebut pada pemahaman financial well-being, 61 peserta pada penyusunan anggaran dan pengendalian pembelian impulsif, 60 peserta pada pengelolaan cicilan dan dana darurat, serta 58 peserta pada tujuan keuangan dan investasi dasar. Sebanyak 88,2% peserta menilai materi sangat relevan dan 83,8% menyatakan sangat puas terhadap kualitas pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang kontekstual dan praktis dapat menjadi langkah awal dalam mendukung perilaku keuangan guru yang lebih terarah
Evaluasi Efektivitas Pelatihan Integrasi AI dalam Optimalisasi Workflow Pembelajaran dan Asesmen bagi Guru SMK PGRI 2 Palembang Hendra Di Kesuma; Ni Wayan Priscila Yuni Praditya; Robi Yanto; Imelda Saluza; Suzan Agustri; Abdul Kholik
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7589

Abstract

Vocational high school teachers are required to carry out a long chain of repetitive tasks: developing syllabi and lesson plans, creating teaching materials and visual media, composing test items and rubrics, analyzing assessment results, and completing classroom administration. This workload consumes time that should be devoted to direct interaction with students, while teachers' use of Artificial Intelligence (AI) remains partial and is not yet integrated as a single workflow. This study evaluates the effectiveness of an AI-integration training for teachers at SMK PGRI 2 in Palembang city, designed to cover lesson planning, material and media development, item writing, and assessment analysis through teacher administration. The one-day training was held on February 21st, 2026 and attended by 24 of 48 active teachers (50%). The evaluation was descriptive, examining participants' baseline condGuru SMK dituntut menjalankan rangkaian pekerjaan yang panjang dan berulang, menyusun silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mengembangkan materi ajar serta media visual, menyusun soal dan rubrik penilaian, menganalisis hasil asesmen, hingga menyelesaikan administrasi kelas. Beban ini menyita waktu yang seharusnya dialokasikan untuk interaksi langsung dengan peserta didik, sementara pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh guru SMK masih bersifat parsial dan belum terintegrasi sebagai satu alur kerja (workflow) yang utuh. Kegiatan pengabdian ini menyelenggarakan pelatihan integrasi AI bagi guru SMK PGRI 2 Palembang yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran melalui pemanfaatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan, mencakup perencanaan pembelajaran, pengembangan materi dan media, penyusunan soal dan tugas, hingga analisis hasil asesmen dan administrasi guru. Pelatihan dilaksanakan dalam satu hari pada 21 Februari 2026 dan diikuti oleh 24 dari 48 guru aktif (50%). Pemantauan pelaksanaan dilakukan secara deskriptif terhadap kondisi awal peserta, capaian produk, dan pola keterlibatan selama kegiatan. Sebelum pelatihan, peserta terbiasa menggunakan aplikasi perkantoran standar Microsoft namun belum optimal, memanfaatkan Canva sebatas penyuntingan gambar promosi, dan belum mengenal teknik prompting AI, khususnya untuk penyusunan RPP dan materi pembelajaran. Setelah pelatihan, seluruh peserta (100%) berhasil menyusun draf RPP sesuai mata pelajaran yang diampu, dan 18 dari 24 peserta (75%) aktif mengajukan pertanyaan terkait teknik prompting, mengindikasikan keterlibatan dan minat belajar yang tinggi sekaligus kebutuhan penguatan lanjutan. Pendampingan pasca kegiatan disediakan melalui grup WhatsApp untuk mendukung penerapan mandiri. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan AI yang dirancang sebagai satu alur kerja utuh, disertai mekanisme pendampingan pasca kegiatan, mampu meningkatkan pemberdayaan awal guru SMK dalam memanfaatkan AI meskipun dilaksanakan dalam waktu yang terbatasition, product outcomes, and engagement patterns. Before the training, participants were familiar with standard Microsoft applications but had not used them optimally, used Canva only for editing promotional images, and were not yet acquainted with AI prompting techniques, particularly for lesson-plan and material development. After the training, all participants (100%) successfully produced a draft lesson plan for their respective subjects, and 18 of 24 participants (75%) actively asked questions about prompting techniques, indicating high engagement as well as a need for further reinforcement. Continued mentoring was provided through a WhatsApp group to support independent application. These findings confirm that AI training designed as one coherent workflow, accompanied by post-training mentoring, effectively drives initial AI adoption among SMK teachers even within a limited time frame.