cover
Contact Name
Muhammad Rahmani
Contact Email
-
Phone
+628115652128
Journal Mail Official
pena.kreatif@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammaditah Pontianak Jln. A. Yani No. 111 Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
ISSN : 20893027     EISSN : 25412264     DOI : http://dx.doi.org/10.29406/jpk
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Kreatif merupakan jurnal pendidikan yang akan menerbitkan hasil penelitian dosen maupun guru. Jurnal pene Kreatif akan diterbitkan dua jenis terbitan: (1) Media Cetak, (2) Elekronik/online Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan menerbitkan artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian di bidang pendidikan, model-model pembelajaran, strategi pembelajar serta isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional pada pengembangan pendidikan dengan tujuan memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan di Indonesia.
Articles 134 Documents
DESIGNING STORYTELLING INSTRUCTION FOR SENIOR HIGH SCHOOL SPEAKING Biuti Badarul Alam Nimas Puspita Arruum; Wardah Wardah; Yuniarti Yuniarti
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2022): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v11i2.4069

Abstract

This research aimed at designing and developing the procedure of storytelling technique activities in teaching speaking narrative text. This research was conducted at SMA Negeri 1 Ambawang in the academic year 2020/2021. This research was development research which consists of three phases; analysis, design, and development. The result of the analysis in this research showed that the students lack vocabulary and have little time to get a chance to speak English. The result of this research was an instructional design of storytelling. The result of designing storytelling instruction is formed in a lesson plan of teaching speaking narrative text. The designed storytelling instruction consists of six sections: introduction, observing, guiding, practicing, assessing, and closing. It is recommended that the teacher use storytelling techniques to teach English especially in speaking skill
DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA Evi Kharisma Azhari; Tyasmiarni Citrawati
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2022): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v11i2.3412

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang juga dihantui virus corona atau Covid 19. Virus corona adalah virus yang menyebabkan karena infeksi saluran pernapasan, seperti penyakit flu. Sehingga menyebabkan masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah di rumah. Hal ini pendidikan di Indonesia juga ikut terdampak. Kebijakan pemerintah pada pendidikan yaitu menetapkan sistem daring dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid 19. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif untuk memperoleh informasi tentang dampak covid 19 terhadap pendidikan di Indonesia. Yang menjadi responden pada penelitian ini yakni guru 3 orang, peserta didik 3 orang dan orang tua 3 orang sebagai perwakilan dari masing masing responden. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan mengambil sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dalam implementasi proses pembelajaran di rumah, pendidik dan peserta didik dibantu dengan berbagai aplikasi belajar online. Tetapi banyak juga kesulitan atau kendala yang dirasakan oleh pendidik maupun peserta didik bahkan orang tua peserta didik. Dengan dampak yang besar akibat adanya Covid 19, Indonesia mempunyai tantangan besar agar masih tetap focus dalam meraih tujuan pendidikan Indonesia yang lebih maju
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENJELASKAN HASIL BELAJAR STANDAR KOMPETENSI AKHLAQ TERCELA MATA PELAJARAN PAI PADA SISWA KELAS XI IPS2 DI SMA NEGERI 1 RASAU JAYA Hermanto Hermanto
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i1.5562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam menjelaskan hasil belajar standar kompetensi akhlak tercela dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas XI IPS2 di SMA Negeri 1 Rasau Jaya. Model pembelajaran Jigsaw dipilih sebagai pendekatan yang efektif dan inovatif dalam pembelajaran akhlak tercela. Dalam model ini, siswa bekerja dalam kelompok kecil untuk menguasai materi pembelajaran secara mendalam, dan kemudian berbagi pengetahuan dengan anggota kelompok lain. Dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw, diharapkan siswa dapat menginternalisasi konsep-konsep akhlak tercela dengan lebih baik dan menjelaskan hasil belajar standar kompetensi akhlak tercela secara efektif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan satu kelompok eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI IPS2 di SMA Negeri 1 Rasau Jaya. Data dikumpulkan melalui instrumen tes dan observasi partisipatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memiliki dampak positif terhadap pemahaman siswa terhadap konsep-konsep akhlak tercela dalam mata pelajaran PAI. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: a. Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru meliputi analisis kurikulum, penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), penyusunan lembar kerja siswa, dan penyiapan alat evaluasi pembelajaran. b. Proses pembelajaran yang dilakukan guru meliputi kegiatan awal untuk memberikan motivasi, apersepsi, dan penjelasan singkat tentang model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Guru membentuk kelompok Jigsaw yang terdiri dari 5-6 siswa dan menjelaskan cara kerja dalam kelompok. Siswa melakukan diskusi dalam kelompoknya dan satu anggota kelompok mempresentasikan hasil diskusi. Setelah diskusi selesai, guru membimbing siswa menyimpulkan materi dan memberikan evaluasi belajar.c. Hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan. Pada siklus pertama, rata-rata skor hasil evaluasi belajar siswa adalah 66.67%, yang masih di bawah skor ideal 75%. Namun, pada siklus kedua, terdapat peningkatan signifikan dengan 86.67% siswa mencapai nilai yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).Dalam kesimpulannya, penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Rasau Jaya telah memberikan hasil yang sangat baik dan signifikan dalam peningkatan hasil belajar siswa. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa, keterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta pemahaman konsep-konsep akhlak tercela dalam mata pelajaran PAI. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada guru dan pengembang kurikulum untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, Akhlaq Tercela, PAI
LEARNERS’ PERCEPTION OF THE USE OF LOCAL-BASED DIGITAL STORYTELLING ON LEARNING RESILIENCE AND LEARNING AUTONOMY Ryani Yulian; Ufi Ruhama'; Yuniarti Yuniarti
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i1.5658

Abstract

The study aimed to examine the learners’ perception of the use of local-based digital storytelling on learning resilience and learning autonomy. Perceived ideas were purposively taken from 30 learners who experienced a local-based digital storytelling-making process in an English for Communication in Academic Settings class. The findings of the study revealed that learners perceived digital storytelling as highly motivating and useful for learning resilience and learning autonomy. They indicated a need for more local-based digital storytelling in their language learning, recognizing its value in understanding the necessity of resilience in overcoming adversities. Learners believe that digital storytelling practice improves their creativity, critical thinking, and information retention, hence strengthening the connections between real-life experiences and academic knowledge. The collaborative and participatory aspect of digital storytelling enhances students' self-learning and ownership of learning autonomy. Examining learners’ perceptions can be useful to articulate their ideas about the language learning process related to learning strategies, strengths and weaknesses to improve. It can also assist language educators to promote inclusivity in the classroom by providing insight into the individual qualities of learners.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Melalui Whatsapp
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i1.4305

Abstract

Pembelajaran atau perkuliahan yang dilakukan oleh perguruan tinggi saat ini masih melakukan pembelajaran dengan dua metode, yaitu pembelajaran luring dan pembelajaran daring. Mahasiswa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno telah melakukan pembelajaran dengan dua metode tersebut, namun untuk mahasiswa semester enam pembelajaran dilakukan dengan cara daring. Persepsi mengenai pembelajaran melalui whatsapp ini perlu diketahui agar dapat memperbaiki sistem pembelajaran yang dilakukan melalui media whatsapp nantinya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data berasal dari observasi dan wawancara yang dilakukan kepada sepuluh mahasiswa pendidikan anak usia dini Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno. Manfaat pembelajaran melalui whatsapp menurut mahasiswa pembelajaran terasa lebih santai dan fleksibel, catatan penting masih tersimpan dalam whatsapp, dan meringankan beban mahasiswa. Namun kekurangan dari pembelajaran melalui whatsapp menurut mahasiswa adalah kurang fokus saat pembelajaran, kurang interaktif, dan ruang penyimpanan handphone yang cepat penuh.
PERAN MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK Mantasopa, Iin; Hengki, Hengki; Nopita, Nopita; Rahmat, Rahmat; Herawati, Sinta; Sapariah, Sapariah; Zulyanti, Zulyanti
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12 No 2 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i2.6914

Abstract

Permasalahan dalam pendidikan yaitu rendahnya mutu pendidikan pada semua jenjang dan satuan pendidikan. Hal yang dapat dilakukan untuk menangani permasalahan ini adalah dengan melakukan manajemen pendidikan pada sekolah. Salah satunya di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak sudah melakukan manajemen melalui kegiatan sekolah yang fokus pada kompetensi keterampilan siswa. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan bahwa pihak sekolah mengatakan manajemen pendidikan sangat diperlukan untuk setiap sekolah guna untuk meningkatkan kualitas sekolah secara umum, penting bagi kepala sekolah untuk mendorong transparansi dan membangun hubungan saling percaya dengan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif Deskriptif, berdasarkan hasil kesimpulan bahwa strategi yang dilakukan SMA Muhammdiyah 1 Pontianak untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah: Mahasiswa - Akademik, 3) Meningkatkan prasarana lembaga pendidikan melalui: a) standar pendidikan minimal S1, b) pembagian program dan penugasan yang jelas, c) prasarana yang memadai, d) lingkungan yang mendukung proses pembelajaran, e) yayasan dan dukungan masyarakat. Hambatan yang ada saat ini mencakup jumlah siswa yang besar dan kurangnya kesempatan pembelajaran berbasis teknologi di kelas.
IMPLEMENTASI NUMBERED HEADS TOGETHER : EFEKTIVITAS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i1.5584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model Numbered Heads Together terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Negeri 53 Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 53 Palembang, dengan sampel kelas III B, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan: Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh model Numbered Heads Together terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Negeri 53 Palembang, karena diperoleh nilai thitung 22,354 > ttabel 2,045. Perhitungan pada penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 23.
Understanding Indonesian Vocational High School Students’ Process of Learning: A Case Study on Chemical Analysis Vocational High School in Pontianak Yulistiani, Ribka; Kurniawan, Rizmahardian Ashari; Kurniati, Tuti; Mukhlishin, Hamdil
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2024): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v13i1.6948

Abstract

This research is a descriptive study that generally aims to analyze the results of chemistry learning in the acid-base subject of class XI 4 students at SMKN 4 Pontianak in terms of their learning styles. Students at SMKN 4 Pontianak have varied learning outcomes and different learning methods and styles. Learning styles are very important to know for both teachers and students of class XI APL SMKN 4 Pontianak. With knowledge of learning styles, we can identify and use learning methods that best suit each student's learning preferences. This can result in a better and more effective understanding of the material, as well as increasing satisfaction in the learning process. The instruments for this research are a learning style questionnaire, interview guide. Based on the results of data analysis, information was obtained that the tendency for student learning styles to be dominated by the kinesthetic learning style for unimodal learning styles was 56.25% and the K-V learning style for multimodal learning styles was 18.75%. The students' learning outcomes on the acid-base material taught by the teacher show the following daily average scores: acid-base titration 70.3, Mohr titration 73.9, and redox titration 76.4.
PENERIMAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MODEL TAM Candra, Elfira Dwi
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12 No 2 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i2.6605

Abstract

Media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswa sehingga mengoptimalkan hasil belajar di sekolah. Mata pelajaran keuangan merupakan salah satu mata pelajaran berbasis praktek mengenai transaksi dan perhitungan. Melalui mata pelajaran tersebut penggunaan media pembelajaran yang memanfaatkan microsoft excel yang kemudian dimodifikasi menjadi aplikasi keuangan sederhana mampu membantu dalam pembelajaran keuangan. Selain menggunakan aplikasi komputer, akses internet juga digunakan dalam pembelajaran untuk menambah wawasan secara teoritis melalui salah satu aplikasi pembelajaran yang gratis. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengukur tingkat penerimaan media pembelajaran melalui model TAM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilakukan pada salah satu jurusan yaitu Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan OTKP sejumlah 50 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari jumlah populasi yaitu 50 siswa dikarenakan jumlah populasi yang kurang dari 100. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan melakukan uji t dan uji F. Penggunaan model TAM membantu untuk melihat pengaruh penerimaan penggunaan media pembelajaran terhadap minat belajar dengan indikator perceived usefullnes sebagai X1 dan perceived ease of use sebagai X2. Berdasarkan hasil uji hipotesis baik secara parsial maupun simultan diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 yang menjelaskan bahwa variabel bebas secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap minat belajar.
PENGARUH PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2023): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v12i1.4327

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan pembelajaran daring terhadap kemandirian belajar siswa pada Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru Sekolah Dasar Negeri yang terdapat di Kota Makassar. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dan menghasilkan 90 guru sebagai sampel penelitian berdasarkan rumus slovin. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likeart dan telah teruji validitasnya serta menghasilkan nilai reabilitas 0,93 untuk instrumen pelaksanaan pembelajaran daring dan nilai reabilitas 0,92 untuk instrumen kemandirian belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana. Temuan dalam penilitian ini mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh pelaksanaan pembelajaran daring yang positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar siswa pada Sekolah Dasar Negeri di Kota Makassar. Besarnya kontribusi pelaksanaan pembelajaran daring terhadap kemandirian belajar siswa yaitu sebesar 29% yang mengidentifikasi bahwa pelaksanaan pembelajaran daring dapat memberikan pengaruh yang positif dalam membentuk kemandirian belajar siswa pada Sekolah Dasar Negeri di Kota Makassar ditengah pandemi covid-19.

Page 9 of 14 | Total Record : 134