cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 759 Documents
Strategi Guru dalam Pengembangan Logika Anak Usia Dini Oktani Haloho
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1063

Abstract

One type of intelligence that is very important and must be possessed by children is mathematical logic. This study aims to describe effective and efficient strategies that can be implemented by teachers in growing, stimulating and developing mathematical logic intelligence and logical thinking in early childhood at the Pembina Village Kindergarten in Pendahara Village. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of the study illustrate that the teacher s strategy in choosing children s learning methods is very important. The development of early childhood logic can be stimulated by learning activities by finding patterns and finding logistical relationships combined with appropriate and fun learning methods.
Peran Ibu Rumah Tangga sebagai Pendamping Belajar Anak di Masa Pandemik Covid 19 di Kota Kupang Nomesio Suryanto Djehalut; Burhan Kiko; Nurdin Nurdin; Syahrul Syahrul
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.936

Abstract

The purpose of this study was to know the obstacle of online learning from home by children and to know the mothers role to accompany their children in learning during pandemic COVID-19. The research employed a qualitative method based on purposive sampling to choose the subjects such as children and parents. Interview, observation, and documentation were employed to collect data. Then, data were analyzed in one circle among data collection, data reduction, visualization, and conclusion. This study shows that online learning is difficult to conduct because most mothers have low education, the internet is not a good connection, and mothers are difficult to divide their time both accompanying children and working at home. Mothers roles are to accompany and help their children to do homework, motivate, give learning happiness, guide their children, and divide the childrens time. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui masalah yang dihadapi ibu rumah tangga dalam mendampingi anaknya belajar dan untuk mengetahui peranan ibu rumah sebagai pendamping belajar anak di masa pandemi Covid-19. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian dan juga teknik purposive sampling untuk penentuan subjek ibu rumah tangga dan anak. Peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data, kemudian dianalisis dalam bentuk lingkaran di antara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) ibu rumah tangga memiliki pendidikan rendah, koneksi internet yang tidak bagus, dan susah membagi waktu untuk menemani anak saat belajar daring dan mengurus pekerjaan rumah, dan (2) ibu rumah tangga berperan menemani dan membantu anaknya mengerjakan tugas, memotivasi, memberikan suasana nyaman, memberikan pemahaman pada materi yang dipelajari, dan membagi waktu anak untuk belajar dan bermain selama pandemi covid-19.
Generative Art sebagai Pembentuk Motif Geometris Ariesa Pandanwangi; Agus Prijono; Ratnadewi Ratnadewi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.959

Abstract

Designing motifs is still mostly done manually, using a pencil and then drawing on paper. The purpose of this research is to offer a solution in making geometric motifs by utilizing algorithmic art produced through computer technology. This method is a combination of the use of algorithmic art and the design used in making geometric motif designs. Algorithmic Art is a subset of generative art that is the result of an algorithmic process and is designed by the artist and usually uses a random process to generate variations based on external input. The results of this study are geometric motifs using the algorithmic art method. Geometric motifs can be applied to fabrics, decorations, and others.
Pengaruh Praktikum Perubahan Wujud Materi Berbasis Video Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas V Sekolah Dasar Aulia Nur Baitty; Wati Sukmawati
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.859

Abstract

Video based practicum learning is very important to further develop and understanding of science concepts for elementary school students. This researcher aims to determine the effect of the video based material transformation practicum on the understanding of the concepts of 5th graders students at SDN Duren Sawit 07 Jakarta. The research used a quasi-experimental quantitative method with a Nonequivalent Control Group Design. The place and population of the research, were the 5th grade students of SDN Duren Sawit 07 Jakarta, totaling 56 students, divided into experimental class and control class. Information was collected using pretest and posttest question. This show that the typical value of the experimental class and control class using the N-Gain equation is 70,72% in the experimental class and 43,32% in the control class. The strategy of testing hypothesis information using Peireds T-Test obtained an importance value of 0,000 < 0,05. The results showed that there was an effect that video based practicum could increase understanding of science concepts for 5th grade elementary school students. Pembelajaran praktikum berbasis video sangat penting untuk lebih mengembangkan teoritis dan pemahaman konsep sains peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktikum perubahan wujud materi berbasis video terhadap pemahaman konsep siswa kelas V SDN Duren Sawit 07 Jakarta. Penelitian tersebut menggunakan metode kuantitatif quasi experimental dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Tempat dan jumlah populasi penelitian adalah peserta didik kelas V SDN Duren Sawit 07 Jakarta yang berjumlah 56 peserta didik, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Informasi dikumpulkan dengan menggunakan pretest dan posttest. Menunjukkan bahwa nilai mean pemahaman konsep IPA kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menggunakan persamaan N-Gain adalah 70,72% di kelas eksperimen dan 43,32% di kelas kontrol. Strategi pengujian informasi hipotesis dengan menggunakan uji-t Peired diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh praktikum berbasis video dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA bagi peserta didik kelas V SD.
Citra Fisik dan Psikis Tokoh Perempuan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF Eka Sartika; Ayu Hidayanti Ali; Sri Dewila Kasiaradja; Rinda Lailatussobaria; Fitrawati Abdullah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1062

Abstract

Tokoh perempuan dalam novel selalu memiliki daya tarik untuk diteliti. Terutama soal citra fisik dan psikisnya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citra fisik tokoh perempuan di dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan teknik studi kepustakaan. Metode penelitiannya adalah deksriptif analitik. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa citra psikis tokoh-tokoh perempuan dalam novel layangan putus karya Mommy ASF ini adalah rasa marah, kecewa, terluka, dan selalu mengalah Citra fisiknya adalah kecantikan dan mengalami kehamilan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah citra pisik dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF lebih banyak ditemukan daripada citra fisiknya.
Mengulik Nilai-Nilai dan Eksistensi Sagele dalam Tradisi Ngguda pada Masyarakat Kabupaten Bima Nurfah Nurfah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.903

Abstract

The Sagele tradition is a planting tradition accompanied by traditional music and singing that tells the joy and gratitude of the Bima people from generation to generation starting to enter the rainy season. This study aims to describe the values ​​and existence of sagele in the ngguda tradition in the people of Bima Regency. In addition, in this study, the author uses the theory of cultural perspective as an analytical knife to examine a problem that is carried out. The descriptive method is a method of collecting data carried out by researchers so that an analysis is formed on the values ​​and existence of sagele in the ngguda tradition in the people of Bima Regency. The results found in this study; First, sagele has several positive values, namely: togetherness, mutual cooperation, friendship, guidance and artistic values ​​that are born from the rhythm of sagele. Second, in the current era, the existence of sagele in the ngguda tradition in the Bima Regency community is still maintained and used by some people, but it is estimated that in the coming years sagele in the ngguda tradition will fade by itself. Tradisi sagele merupakan tradisi menanam diiringi musik dan nyanyian tradisional yang menceritakan keceriaan dan rasa syukur masyarakat Bima secara turun temurun mulai memasuki musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai dan keberadaan sagele dalam tradisi ngguda pada masyarakat Kabupaten Bima. Selain itu, dalam penelitian ini penulis menggunakan teori perspektif budaya sebagai pisau analisis untuk mengkaji suatu masalah yang dilakukan. Metode deskriptif merupakan suatu metode pengumpulan information yang dilakukan oleh peneliti sehingga terbentuk suatu analisis tentang nilai dan keberadaan sagele dalam tradisi ngguda pada masyarakat Kabupaten Bima. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu pertama, sagele memiliki beberapa nilai positif yaitu: kebersamaan, gotong royong, persahabatan, bimbingan dan nilai seni yang lahir dari irama sagele. Kedua, pada periode sekarang, keberadaan sagele dalam tradisi ngguda di masyarakat Kabupaten Bima masih dipertahankan dan digunakan oleh sebagian masyarakat, namun diperkirakan pada tahun mendatang sagele dalam tradisi ngguda akan memudar dengan sendirinya.
Penghulu sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Layanan Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial Daeng Ayub; Cantika Putri; Wilson Wilson
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.793

Abstract

Penghulu plays a very important role in implementing the village government in the interests of the community. As a facilitator, Penghulu promotes and perfects the needs of the library community. The role of the penghulu as a facilitator brings a good impact on library services by facilitating and completing the needs of the community. This study aims to describe Penghulu as a facilitator to improve Bintang Cemerlang library services based on social inclusion. This is a qualitative study that employs a qualitatively descriptive methodology. The results of this study show that Penghulu has increased as a facilitator to improve Bintang Cemerlang library services based on social inclusion. This is reflected in the increasing sub focus of facilitators as resource persons, facilitators as teachers, facilitators as mediators, and facilitators as stimulants. Peranan Penghulu Kampung teramat penting dalam proses terselenggaranya pemerintahan desa untuk kemaslahatan masyarakat. Penghulu sebagai fasilitator mengedepankan dan menyempurnakan kebutuhan komunitas perpustakaan. Peran penghulu sebagai fasilitator membawa dampak yang baik terhadap layanan perpustakaan dengan memfasilitasi dan melengkapi kebutuhan yang diperlukan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penghulu sebagai fasilitator untuk meningkatkan layanan perpustakaan Bintang Cemerlang berbasis inklusi sosial. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis bersifat naratif. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Penghulu telah berperan dalam meningkatkan layanan perpustakaan dalam peran sebagai fasilitator pada perpustakaan Bintang Cemerlang berbasis inklusi sosial. Hal ini tercermin dari meningkatnya subfokus fasilitator sebagai narasumber, fasilitator sebagai guru, fasilitator sebagai mediator, dan fasilitator sebagai perangsang.
Penerapan dan Implementasi Kurikulum Ismuba terhadap Pembentukan Karakter Islami Siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul Wisnu Giri Antoro; Anita Aprilia; Hendro Widodo
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.809

Abstract

The moral degradation that occurs in the current era is a very worrying thing. Therefore, it is necessary to conduct further research on this matter. As such, this study discusses more about the application of the Ismuba curriculum in an effort to form Islamic character in Muhammadiyah Al Mujahidin Middle School students. The purpose of this study is to analyze the application of the ismuba curriculum that is run at SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. This research will reveal the conditions that occur in the field related to Al Mujahidin or can be called a descriptive qualitative method. Meanwhile, the data obtained came from interviews with school principals, waka curriculum related to curriculum development and documents regarding the curriculum of SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Based on the results of the research conducted at SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, especially regarding the implementation and application of the ismuba curriculum in an effort to form the Islamic character of SMP Muhammadiyah Al Mujahidin students, it has been going very well, but of course there are still shortcomings, such as the collaboration between teachers who still have to continue improved, so that the plans in the curriculum can be implemented more optimally. Degradasi moral yang terjadi pada era sekarang merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini lebih membahas mengenai penerapan kurikulum ismuba dalam upaya pembentukan karakter islami pada siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa penerapan kurikulum ismuba yang dijalankan di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mengungkap kondisi yang terjadi di lapangan yang berkaitan dengan Al Mujahidin. Adapun data-data yang diperoleh berasal dari wawancara dengan kepala sekolah dan waka kurikulum terkait pengembangan kurikulum dan dokumen-dokumen mengenai kurikulum yang dimiliki SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Berdasarkan hasil penelitian, khususnya mengenai pelaksanaan dan penerapan kurikulum ismuba dalam upaya pembentukan karakter islami siswa SMP Muhammadiyah Al Mujahidin sudah berjalan dengan sangat baik, akan tetapi tentu masih ada kekurangan, seperti pada kerjasama antar guru yang masih harus terus ditingkatkan, agar rencana dalam kuikulum bisa terlaksana dengan lebih maksimal.
Potensi Konflik Antara Pemilik Lahan dengan Pemilik Hewan Ternak di Nagari Bidar Alam Romi Mesra; Atri Waldi; Rahayu Rahayu; Mardiati Etika Puteri
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i3.911

Abstract

In general, problems that occur because the communitys livestock enter and eat other peoples plants, of course, raise anger from the owners of agricultural land or plantations because some of their crops are damaged and some even fail to harvest due to being eaten, trampled and damaged by livestock. that society. The purpose of this study was to uncover potential conflicts between land owners and livestock owners in Nagari Bidar Alam. The method used is a qualitative research method. Researchers found potential conflicts as follows: (1) Low awareness and knowledge of the community who own livestock, (2) Farm animal owners do not graze their livestock properly, (3) Livestock are released or not put into cages at night, (4) Weak rules or the application of rules related to the maintenance of livestock, (5) Mutual blaming between livestock owners and land owners, (6) Application of the law of the jungle in conflict resolution, (7) The low role of the government in conflict resolution, (8) The condition of the conflict has been going on for a long time and seems considered normal in society. This research is expected to become knowledge for the community, especially the related government, so that they are more motivated to try to provide solutions to overcome the problems of livestock in Bidar Alam Village. Pada umumnya masalah yang terjadi karena hewan ternak masyarakat masuk dan memakan tanaman masyarakat lainnya sehingga memunculkan kemarahan dari pemilik lahan pertanian atau perkebunan. Tidak lain karena tanaman mereka ada yang rusak bahkan ada juga yang sampai gagal panen akibat dimakan, diinjak-injak dan dirusak oleh hewan ternak masyarakat tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap potensi konflik antara pemilik lahan dengan pemilik hewan ternak di Nagari Bidar Alam. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini temuannya tidak diperoleh melalui bentuk hitungan melainkan memahami dan menafsirkan makna interaksi sosial dalam situasi tertentu menurut perspektif peneliti sendiri. Hasil penelitian ditemukan potensi-potensi konflik sebagai berikut: (1) rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat pemilik hewan ternak, (2) pemilik hewan ternak tidak mengembalai hewan ternaknya dengan baik, (3) hewan ternak dilepas atau tidak dimasukkan ke kandang di malam hari, (4) lemahnya aturan atau penerapan aturan terkait pemeliharaan hewan ternak, (5) saling menyalahkan antara pemilik hewan ternak dengan pemilik lahan, (6) penerapan hukum rimba dalam penyelesaian konflik, (7) rendahnya peran pemerintah terkait dalam penyelesaian konflik, (8) kondisi konflik sudah berlangsung lama dan terkesan dianggap biasa terjadi di tengah masyarakat. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi pengetahuan bagi masyarat terutama pemerintah terkait agar lebih terdorong berupaya memberikan solusi mengatasi permasalahan hewan ternak di Nagari Bidar Alam.
Eksistensi Komunitas Srikandi Pasundan bagi Transpuan Ehza Alifan Hanif; Mirna Nur Alia Abdullah; Siti Komariah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.991

Abstract

The existence of transgender women (transwomen) cannot be taken for granted by society and even by their families because they have values and norms that are contrary to society. This thing make transwomen leave their families and environment and choose to join the transwomen community, one of them is the Srikandi Pasundan Community. The purpose of this study is to get an overview of the Srikandi Pasundan Community strategy in maintaining the existence of transwomen. Theory which used in this study, that is community development theory which put forward by Phillips and Pitman and social capital theory which put forward by Robert Putnam. Those theories could analyze existence of Srikandi Pasundan Community which is transwomen community started from background behind and position community, contribution of community for transwoman, impact of existence of community. This study used approach qualitative with method studies case for get results and analysis data. Technique collection data that conducted that is observation, Interview, and documentation. Results from study this showing that existence of Srikandi Pasundan Community have contribution and impact positive for transwomen and community.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue