cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus : Jl. Kol H. Burlian - M Husin No. 907 RT 12. RW. 04 Kel Karya Baru Kec. Alang-alang Lebar KM. 7,5 Palembang 30152 Telp 0711- 421981
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Babul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES Aisyiyah Palembang.
Articles 424 Documents
HUBUNGAN KOMUNIKASI ASERTIF PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN DI RUMAH SAKIT Mutmainah Handayani; Nurman Hidaya
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v10i1.188

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi yang kurang baik masih sering ditemukan dan berdampak pada mutu pelayanan rumah sakit. Tujuan :Diketahuinya hubungan komunikasi asertif dengan mutu pelayanan di rumah sakit. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi melalui pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 responden, tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat untuk menganalisis variable yang ada secara deskriptif dan analisis bivariat. untuk mengetahui hubungan variable bebas terhadap variable terikat. Hasil: Sebagian besar perawat menggunakan komunikasi yang baik (77,77%), mutu pelayanan di rumah sakit sebagian besar adalah baik (53,33%)  dan terdapat hubungan signifikan komunikasi dengan mutu pelayanan di rumah sakit (p value 0,000). Saran : Diharapkan pihak manajemen rumah sakit dapat meningkatkan kemampuan komunikasi asertif perawat dengan cara melakukan pelatihan komunikasi asertif bagi perawat agar mampu meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit.Kata Kunci : Komunikasi, Mutu Pelayanan, Rumah Sakit
PENGARUH SIMULASI FIRST AID KEGAWATDARURATAN KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN PENANGANAN FRAKTUR Dessy Suswitha; Dewi Rury Arindari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.369

Abstract

Latar belakang: Kegawatdaruratan merupakan suatu keadaan di mana seseorang berada pada suatu kondisi ancaman kematian yang memerlukan pertolongan segera guna menghindari kecacatan dan kematian. Upaya untuk mengurangi dampak negatif dari kasus kegawatdaruratan adalah dilakukan Pendidikan kesehatan dengan simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan diketahuinya Pengaruh  Simulasi First Aid Kegawatdaruratan kecelakaan Terhadap Pengetahuan penanganan fraktur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah semua mahasiswa tingkat II Prodi DIII Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang berjumlah 71 siswa. Sampel penelitian sebanyak 30 siswa dengan teknik sampel random sampling. Pengumpulan data penelitianmenggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji t-test. Hasil: Penelitian: uji paired sample t-test pengetahuan sebelum simulasi First Aid Kegawatdaruratan dengan rata- rata 76,19, standar deviasi 9,690 dengan nilai minimal 63 dan nilai maksimal 89, hasilpaired sample t-test pengetahuan sesudah dilakukan simulasi First Aid Kegawatdaruratan dengan rata- rata 85,62, standar deviasi 7,420 dengan nilai minimal 68 dan nilai maksimal 100. terdapat pengaruh Simulasi First Aid Kegawatdaruratan kecelakaan terhadap Pengetahuan penanganan fraktur p-value= 0,000< α = 0,05. Saran: Disarankan peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan melihat efektivitas penggunaan metode simulasi yang telah dibentuk menjadi suatu kurikulum atau program yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan siswa. Kata Kunci: Pengetahuan, simulasi first aid kegawadaruratan, pertolongan pertama fraktur
LITERATUR REVIEW: FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA ASMA YANG BERULANG Wayan Rika Setiawan; Ani Syafriati
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i2.510

Abstract

Latar Belakang: Asma merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran nafas yang melibatkan banyak sel-sel inflamasi seperti eosinofil, sel mast, leukotrin dan lain-lain. Inflasi kronik ini berhubungan dengan hiperresponsif jalan nafas yang menimbulkan episode berulang dari mengi (wheezing), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk terutama pada malam dan pagi dini hari, kejadian ini biasanya ditandai dengan obstruksi jalan nafas yang bersifat reversible baik secara spontan atau dengan pengobatan. Tujuan: Untuk menganalisa faktor-faktor penyebab terjadinya asma yang berulang dan untuk menganalisa pengetahuan pasien tentang penyakit asma. Metode: Penelititan ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review. Dalam melakukan penelitian ini peneliti melakukan pencarian jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet menggunakan seach engine Google Schoolar, PubMed, dan ProQuest dengan kata kunci : faktor faktor penyebab asma, penyebab asma, penyebab asma yang berulang, asma, pengetahuan pasien tentang penyakit asma. Hasil: Jurnal penelitian yang tidak terpilih, terdapat kemiripan, dan tidak sesuai dengan kriteria inklusi kemudian dilakukan eksklusi sebanyak 3.254 artikel, sehingga didapatkan 20 artikel full text yang dilakukan review. Saran: Dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perawat tentang faktor-faktor asma yang berulang agar meminimalisir terjadi asma yang berulang di masyarakat Kata Kunci : Faktor Penyebab Asma, Penyebab Asma Berulang, Asma, Pengetahuan tentang Asma
HUBUNGAN STATUS KEPEGAWAIAN DENGAN IMPLEMENTASI SASARAN KESELAMATAN PASIEN OLEH PERAWAT PELAKSANA Raden Surahmat; Nurul Fitriah; Shenny Mutiara Sari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v10i1.179

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan keselamatan pasien merupakan salah satu tujuan utama pelayanan yangtidak hanya berlaku pada rumah sakit umum tetapi juga harus diimplementasikan pada rumah sakitjiwa yang harus dilaksanakan oleh seluruh perawat tanpa membedakan status kepegawaian. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perawat dan hubungan status kepegawaiandengan implementasi sasaran keselamatan pasien oleh perawat di Rumah Sakit Ernaldi Bahar ProvinsiSumatera Selatan tahun 2018. Metode : Penelitian merupakan penelitian deskriptif kuantitatif denganmenggunakan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 70 perawat pelaksana di 7 ruang rawatinap dan IGD Rumah Sakit Ernaldi Bahar pada bulan September sampai Desember 2018 dengan alatukur menggunakan kuisioner serta dianalisis menggunakan komputerisasi. Hasil: Berdasarkananalisis univariat pada karakteristik perawat, diketahui pendidikan vokasi 40 responden (70%), Ners(19 (27,1%), Magister 2 (2,9%). Jenis kelamin perempuan 46 (65,7%), laki-laki 24 (34,3%). Usia ratarata34 tahun. Masa kerja ≤ 2 tahun 12 (17,1%), > 2 tahun 58 (82,9%). Status kepegawaian PNS 50(71,4%), Kontrak 20 (28,6%). Analisis bivariat diketahui nilai p value (p=0,042) yang menunjukkanbahwa terdapat hubungan antara status kepegawaian dengan implementasi sasaran keselamatan pasien.Saran: Seluruh pihak rumah sakit terutama perawat pelaksana dan pihak manajemen perluberkomitmen terus meningkatkan monitoring dan evaluasi dalam mengimplementasikan keselamatanpasien sebagai usaha meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.Kata Kunci : Perawat, Rumah Sakit, Sasaran Keselamatan Pasien, Status Kepegawaian
PENGARUH RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Sri Mulia Sari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.360

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah. Komplikasi dari DM adalah hipoglikemia, diabetes ketoasidosis, sindrom hiperglikemia hiperosmolar non ketotik, oleh karena itu diperlukan terapi untuk menurunkan kadar gula darah, yang salah satunya Terapi Benson. Tujuan: Diketahuinya Pengaruh Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Metode: Desain penelitian ini adalah pre eksperimental, dengan rancangan penelitian one group pre-post test design. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden yang dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus sampai dengan 30 November 2019 di Puskesmas Palembang. Kemudian data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata nilai kadar GDS sebelum relaksasi benson dengan nilai tertinggi 498 mg/dl dan nilai terendah 212 mg/dl. Rata-rata nilai kadar GDS sesudah terapi benson dengan nilai tertinggi 377 mg/dl dan nilai terendah 110 mg/dl. Ada pengaruh relaksasi Benson terhadap penurunan kadar gula darah dengan hasil p value = 0,001 (<0,05). Saran: Salah satu  alternative untuk menurunkan kadar gula darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 adalah dengan cara relaksasi benson. Kata Kunci: Relaksasi Benson,  Gula Darah
HUBUNGAN PAPARAN MEDIA PORNOGRAFI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH Mandria Yundelfa; Nikma Nurza Fitri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i2.501

Abstract

Latar belakang: Fenomena seksual pranikah di Indonesia semakin memprihatinkan, dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (2018) mengatakan pada tahun 2017 sebagian pria umur 25-54 tahun melakukan hubungan seksual pertama kali sebelum perkawinan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paparan media pornografi. Metode: Jenis penelitian ini bersifat descriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana variabel independen (paparan media pornografi) dan variabel dependen (perilaku seks pranikah). Penelitian dilakukan tanggal 20-26 Juni 2020 di SMK Tamansiswa Padang secara online melalui google form. Populasi penelitian adalah seluruh siswa/siswi SMK Tamansiswa Padang yang berjumlah 63 orang. Sampel sebanyak 39 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan lebih dari separoh (61,5%) responden terpapar media pornografi yang tinggi demikian pula dengan perilaku seksual pranikah yaitu separoh (51,3%) responden berperilaku seksual pranikah yang tidak baik. Uji statistik disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna (p = 0,006) antara paparan media pornografi dengan perilaku seksual pranikah di  SMK Tamansiswa Padang tahun 2020. Saran: Peneliti selanjutnya hendaknya mengkaji lebih spesifik mengenai faktor-faktor yang berpengaruh  dari  adanya perilaku seksual dengan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS dan IMS pada remaja beserta dampak yang ditimbulkan baik dampak fisiologis maupun psikologis . Kata kunci          : Paparan Media Pornografi, Perilaku Seksual Pranikah
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AIR DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP KECEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Anggeriani, Rini; Lamdayani, Rinda
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ibu pada masa nifas yang menderita luka perineum apabila tidak dijaga dengan baik dan perawatan perineum yang tidak benar dapat mengakibatkan timbulnya infeksi pada perineum. Perawatan luka perineum bertujuan untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Perawatan luka perineum dilakukan oleh masyarakat Indonesia, salah satunya dengan  mengunakan air rebusan daun sirih yang mempunyai efek antibiotik, berdasarkan pada efek terapi ini maka sirih juga bisa dijadikan bahan untuk perawatan luka yang biasanya digunakan dengan cara untuk cebok dan rendam. Penelitian: untuk mengetahui apakah air daun sirih dapat mempercepat proses penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Metode: Penelitian ini bersifat pre eksperimen menggunakan rancangan posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini 30 responden dengan mengunakan teknik purposive sampling. Hasil: pada pemberian air daun sirih (piper betle l) terhadap kecepatan penyembuhan luka perineum pada ibu post partum dengan uji Mann Whitney U didapatkan bahwa pada kelompok kontrol rerata penyembuhan luka selama 7,60 hari lebih lambat dibandingkan dengan kelompok intervensi yang diberikan air daun sirih yaitu rerata penyembuhan luka 5,47 hari dengan p value = 0,000 artinya pada kelompok intervensi percepatan penyembuhan luka perineum lebih cepat dibandingkan kelompok kontrol. Saran: Pentingnya mensosialisasikan rebusan daun sirih kepada ibu nifas sebagai alternatif perawatan luka perineum yang bersifat alami. Gunakan air rebusan daun sirih, yaitu 100gr daun sirih segar ditambahkan 1L air dimasak selama 20 menit setelah mendidih, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menyembuhkan luka perineum. Kata Kunci: Luka Perineum, Air Daun Sirih
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN SENAM HAMIL Pratama, Renda; Maya, Aminah
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v9i3.144

Abstract

Latar belakang: Kehamilan melibatkan berbagai perubahan fisiologis antara lain perubahan fisik, perubahan sistem pencernaan, sistem respirasi, sistem traktusurinarius, sirkulasi darah serta perubahan fisiologis. Senam hamil adalah suatu gerakan senam yang dirancang khusus oleh paraahli medis dan kebugaran untuk menguatkan otot-otot kewanitaan guna mempermudah proses persalinan. Dengan berbagai manfaat yang ada dari pelaksanaan senam hamil, masih ada ibu yang belum melaksanakan senam hamil dengan berbagai faktor. Tujuan:  Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan senam hamil di BPM Husniyati dan Misni Herawati di Kota Palembang. Metode: Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang sudah memasuki trimester III di BPM Husniyati dan BPM Misni Herawati dan bersedia menjadi responden. Sampel diambil secara accidental selama waktu penelitian hingga jumlah sampel terpenuhi. Sampel penelitian ini berjumlah 30 ibu hamil. Analisis data yang dipakai adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil: ini menunjukkan hubungan antara umur dengan pelaksanaan senam hamil, tidak ada hubungan antara paritas dengan pelaksanaan senam hamil dan tidak ada hubungan tingkat pendidikan dengan pelaksanaan senam hamil. Saran: Saran dari penelitian ini agar tenaga kesehatan dapat lebih meningkatkan pengetahuan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang manfaat senam pada ibu hamil Kata Kunci : Senam hamil, umur,  paritas, pendidikan
FAKTOR RESIKO GIZI KURANG PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN Rahmalia Afriyani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 11, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v11i1.266

Abstract

Latar belakang: Gizi merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Indonesia ( RISKESDAS) tahun 2018, prevalensi kejadian gizi kurang di Indonesia pada tahun 2013 yaitu 19,6% terjadi penurunan jika dibandingkan pada tahun 2018 adalah 17,7%, angka ini belum memenuhi target RPJMN 2019 yaitu 17,0%. Tujuan: mengetahui faktor resiko kejadian gizi kurang pada balita usia 1-3 tahun di wilayah kerja puskesmas Pakjo Palembang. Metode: Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatakan crossectional. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 2 Desember 2018 - 12 Januari 2019 di Puskesmas Pakjo Palembang. Responden pada penelitian ini adalah seluruh ibu atau pengasuh yang memiliki balita usia 1-3 tahun  berjumlah 79 orang. Analisia data yang digunakan adalah uji chi square untuk analisa bivariat dan uji regresi logistik untuk analisa bivariat. Hasil: didapatkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami gizi kurang  (79,7%), mendapatkan asupan nutrisi yang kurang ( 58,2%), tidak memiliki riwayat penyakit  infeksi (59,5%) dan memiliki status imunisasi dalam kategori lengkap ( 89,9%). kemudian terdapat hubungan yang signifikan antara asupan nutrisi (0,001) dan riwayat penyakit infeksi ( 0,003) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi (0,214) dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 1-3 tahun. Saran: untuk dilakukan pengontrolan asupan nutrisi yang mampu mempengaruhi terjadinya gizi kurang.Kata kunci: Asupan  Nutrisi, Gizi Kurang, Riwayat Penyakit Infeksi, Status Imunisasi
OPTIMASI GELLING AGENT CARBOPOL 940 DAN HPMC DALAM FORMULASI GEL MINYAK ATSIRI KULIT BATANG KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii [Ness.] Bl) DENGAN METODE FACTORIAL DESIGN Ulik Alta; Bella Irmala Sari
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i2.492

Abstract

Latar belakang: Minyak atsiri kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmannii [Ness.] Bl) terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat yaitu Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus. Sejauh ini belum ada laporan ilmiah terkait formulasi gel berbahan aktif minyak kayu manis. Oleh karena itu, sangat menarik untuk mengembangkan kayu manis menjadi sediaan yang lebih modern dalam bentuk sediaan gel dengan kombinasi gelling agent carbopol 940 dan HPMC. Tujuan: Penelitian ini untuk meneliti pengaruh variasi HPMC dan carbopol 940 terhadap sifat fisik gel, konsentrasi HPMC dan carbopol 940 untuk menghasilkan formula optimum, dan stabilitas fisik gel minyak atsiri kulit batang kayu manis  selama  penyimpanan.  Metode:  Penelitian  ini  merupakan  rancangan  ekperimental  murni eksploratif acak dua arah menggunakan metode Factorial Design dengan dua faktor dan dua level .Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan terhitung dari bulanMei hingga bulan Agustus 2019. Lokasi tempat penelitian adalah Laboratorium Teknologi Formulasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Palembang. Hasil: Formula optimum gel minyak atsiri kulit batang kayu manis terdiri dari 0,95% HPMC dan 0,5% carbopol 940. Hasil uji sifat fisik gel minyak atsiri kulit batang kayu manis diperoleh gel yang homogen dengan viskositas 1074.16 ± 47.46 dPa.S, daya sebar 4.86 ± 0.27 cm, dan daya lekat 1.70 ± 0.05 detik. Kesimpulan: minyak atsiri kulit batang kayu manis dengan kombinasi gelling agent carbopol 940 dan HPMC dapat digunakan sebagai gel antijerawat dengan formula optimum carbopol 940 (0,95%) dan HPMC (0,5%). Kata kunci : Gel, Kayu Manis, Factorial Design, HPMC, Carbopol 940

Page 9 of 43 | Total Record : 424